NovelToon NovelToon
Amor Prohibido (Cinta Terlarang)

Amor Prohibido (Cinta Terlarang)

Status: tamat
Genre:CEO / Percintaan Konglomerat / Cinta Seiring Waktu / Kehidupan di Kantor / Tamat
Popularitas:27.5k
Nilai: 5
Nama Author: J.E.A strange

Walau’pun tidak di setujui oleh sang ibu, Nathan tetap menikahi Alice. Hidup pasangan suami istri ini sangat bahagia, apalagi mereka di karuniai dua orang anak. Asher dan Zelda.

Tapi Naas di saat kedua anak itu berumur 10 tahun dan 7 tahun, Nathan dan Alice di bunuh oleh adik tirinya. Untuk menyelamatkan kedua anak ini, tuan Smith meminta pelayan setianya untuk membawa Asher dan Zelda ke Madrid tempat asal dari pelayan itu.

Awalnya kedua anak ini baik-baik saja di Madrid, sampai pada akhirnya terpisah karena serangan sekelompok orang bersenjata di stasiun kereta bawah tanah Barcelona saat mereka berlibur di kota itu yang mengakibatkan pelayan mereka meninggal dan Asher terkena tembak.

Sedangkan Zelda yang sudah berada di dalam kereta tidak bisa keluar lagi dan akhirnya dia dibawah oleh sepasang suami istri.

Bagaimanakah kisah mereka? Yuk di baca saja ya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon J.E.A strange, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Aku percaya padamu

Hari ini Alice akan melakukan fitting gaun pengantin di salah satu butik terkenal di kota Houston. Karena Nathan sedang mengadakan meeting, Alice ditemani oleh Rosse.

Kini mereka berdua sudah berada di butik, sang pemilik menyambut Alice dan Rosse lalu mengajak masuk dan duduk, kemudian pergi mengambil gaun yang akan di kenakan oleh Alice.

Tidak berselang lama pemilik itu datang membawa gaun dan mengajak Alice ke ruang fitting. Alice dan Rosse berdiri mengikuti wanita itu dari belakang.

Rosse duduk dan memperhatikan Alice yang sedang mencoba gaun pengantin, Rosse tersenyum dan membayangkan dia yang mengenakan pakaian itu.

Sementara di luar nampak Ruth dan Sophia masuk ke butik dimana Alice dan Rosse berada, kedua wanita itu memang sengaja mengikuti kekasih Nathan. Mereka ingin membuat Alice membatalkan pernikahannya dengan Nathan.

Ruth dan Sophia berpura-pura melihat gaun-gaun yang di pajang sambil mata mencari keberadaan Alice. Mereka tidak tahu kalau wanita yang mereka cari sedang berada di ruang fitting, saat salah satu pegawai masuk membawakan teh untuk Rosse, Sophia melihat Alice sedang berdiri di depan cermian.

“Dia berada di ruang fitting,” bisik Sophia kepada Ruth sambil berpura-pura memegang gaun.

“Bagus, tunggu sampai dia meninggalkan butik lalu kita ikuti dia.” Ruth dan Sophia kembali ke mobil dan menunggu Alice sampai selesai melakukan fitting.

Tidak menunggu lama, Ruth dan Sohpia melihat Alice dan Rosse keluar dari butik dan masuk ke mobil, Ruth bersiap-siap mengikuti kedua wanita itu.

Sementara Alice dan Rosse tidak tahu kalau mereka berdua diikuti saat meninggalkan butik, kedua wanita itu berencana mencari restoran untuk makan siang.

“Rosse membelokkan mobil masuk ke sebuah restoran terkenal, dia memarkirkan kendaraannya dan mengajak Alice untuk turun. Mereka berdua masuk bersama-sama lalu pelayan menyambut kedua wanita itu.

Alice dan Rosse diantar oleh pelayan ke meja yang berada di pojok, kedua wanita itu duduk lalu mengambil buku  menu dari tangan pelayan. Alice dan Rosse mencari makanan apa yang ingin mereka makan.

Di luar restoran nampak mobil Rosse baru saja terparkir, kedua wanita itu turun dari kendaraan dan masuk ke restoran. Ruth melihat Alice dan Rosse sedang berbincang, dia menarik tangan Sophia untuk ikut bersamanya duduk di dekat meja Alice dan Rosse.

Begitu mereka berdua duduk, seorang pelayan pria datang dan memberikan buku menu kepada kedua wanita itu. Rosse dan Sophia mengambilnya lalu melihat apa yang ingin mereka pesan.

Sedangkan Alice dan Rosse selesai memesan makanan mereka berbincang-bincang soal pekerjaan. Semenjak Alice bekerja di perusahan Miller corp, Rosse sangat terbantu. Apalagi dengan kepintaran sahabatnya itu, beberapa bisnis bisa terselesaikan dengan baik.

“Oh ya, bagaimana dengan investasi yang dilakukan oleh ayahmu di perusahan TRX. Corp?” tanya Alice sambil melayangkan pandangan ke lain tempat dan tidak sengaja dia melihat Ruth dan Sophia hanya berbeda satu meja dari mereka.

Alice memang tidak sempat memperhatikan Ruth dan Sophia masuk ke restoran karena terhalang oleh buku menu yang sedang dia pegang serta sedang melihat-melihat makanan yang ingin dia pesan.

“Ya, semua berjalan dengan lancar.” Rosse menjawab tapi dia segera mengerutkan dahi saat melihat raut wajah Alice berubah. “Ada apa?” tanya Rosse dengan penasaran.

“Jangan melihat mereka, satu meja di antara kita ada mantan Nathan dan seorang wanita yang tergila-gila kepada Nathan.” Rosse membulatkan matanya dan mengangkat kedua alis sehingga membentuk kerutan di dahinya.

“Benarkah?” tanya Rosse dengan mencondongkan wajahnya tepat di depan Alice.

“Iya, kita tunggu saja apa yang ingin dilakukan oleh kedua wanita itu.” Rosse menganggukkan kepala dan berpura-pura bersandar di kursi kemudian melayangkan pandangan ke meja yang di maksud Alice.

Rosse berpura-pura mengambil tas yang ada di kursi sampingnya dan mengeluarkan ponsel lalu menopangkan tangannya di atas meja sambil mata tetap menatap benda pipi itu.

“Sepertinya mereka berdua mengikuti kita dari butik.” Alice mengernyitkan dahi menatap Rosse.

“Benarkah?” tanya Alice dengan suara pelan lalu mendapatkan anggukan kepala dari Rosse. “Untuk apa mereka mengikuti kita?” Rosse hanya mengedikkan pundaknya, dia juga tidak tahu apa tujuan kedua wanita itu.

“Kita tunggu saja,” ujar Rosse lalu pesanan mereka datang. Pelayan mengatur makanan Alice dan Rosse di meja.

“Oh ya Ruth, bagaimana hubunganmu dengan Nathan? Bukanka dua hari yang lalu kamu mengunjungi kantornya?” Sophia sengaja bertanya dengan suara sedikit keras agar Alice mendengarnya.

“Baik, aku ke kantornya atas permintaan Nathan. Kamu tahu sendiri aku adalah cinta pertamanya, jadi mana mungkin secepat itu dia melupakanku.” Ruth berbohong kalau Nathan yang memintanya untuk ke kantor, dia sengaja berkata begitu untuk membuat Alice cemburu.

“Tentu saja, mana mungkin Nathan bisa melupakanmu.” Sophia menambah bahan bakar untuk memanasi Alice.

Sementara Alice hanya diam dan tidak ingin terprovokasi dengan perkataan Ruth dan Sophia, dia sangat percaya kepada Nathan. Sedangkan Rosse dia menutup mulutnya dan terkikik mendengar sindiran dari Ruth dan Sophia.

Rosse tahu bagaimana Nathan mengejar Alice, Nathan begitu mencintai sahabat yang duduk di hadapannya. Nathan tidak akan mengkin mengkhianati Alice.

“Alice, aku masih ingat bagaimana Nathan mengejar-ngejarmu dan berapa kali kamu menolaknya. Pada akhirnya dia minta tolong padaku.” Alice dan Rosse tertawa mengingat itu, sengaja Rosse memperdengarkannya kepada kedua wanita itu kalau bukan sahabatnya yang tergila-gila pada Nathan.

“Ya, Nathan sangat berjasa padamu.” Alice sengaja menambah bahan bakar supaya Ruth dan Sophia lebih panas lagi.

Wajah Ruth langsung kecut mendengar obrolan Alice dan Rosse yang sengaja didengarkan padanya dan Sophia, dia ingin menghampiri kedua wanita itu tapi Sophia menahannya.

“Biarkan saja, kita akan mencari jalan agar Nathan tidak menikah dengannya,” ujar Sophia dengan setengah berbisik dan akhirnya Ruth mengurungkan niatnya.

Alice dan Rosse nampak sangat menikmati makanan mereka, tiba-tiba ponsel Alice berbunyi. Dengan cepat Alice mengeluarkan benda pipi itu dan melihat panggilan dari Nathan.

“Halo, Babe. Aku sedang di restoran bersama Rosse.” Tanpa ditanya oleh Nathan Alice meberitahukan keberadaan dia dan Rosse, sementara di ujung telepon nampak Nathan tersenyum mendengar suara sang kekasih.

“Baiklah, aku akan menyusul ke sana.” Wajah Alice langsung berubah senang mendengar Nathan akan bergabung dengan dia dan Rosse.

“Ok, aku tunggu.” Alice menutup telepon lalu tersenyum kepada Rosse. “Nathan akan datang ke sini.” Rosse terlihat senang, dia ingin melihat wajah kedua wanita itu saat kekasih Alice datang.

Mendengar dari mulut Alice kalau Nathan akan datang, Ruth langsung mengajak Sophia untuk meninggalkan restoran. Ia tidak ingin Nathan mempermalukan dia di depan Alice dan Rosse.

Melihat Ruth dan Sophia pergi, kedua wanita itu langsung tertawa. Alice tahu Ruth hanya ingin memanasinya agar dia bertengkar dengan Nathan, untung saja Alice tidak mudah di provokasi.

Tidak menunggu lama, nampak Nathan sudah tiba di restoran. Alice ingin mengerjai kekasihnya itu, wajahnya di rubah menjadi masam seolah-olah sedang merajuk.

Nathan menghampiri meja Alice dan Rosse, dia memperhatikan wajah sang kekasih sedikit berbeda. Ia menatap Alice dengan mengernyitkan dahi mencoba berpikir kenapa calon istrinya seperti itu.

Padahal di telepon tadi terdengar suara Alice sangat bahagia tapi sekarang kenapa kekasihnya itu berbeda. Dengan tersenyum Nathan menyapa Alice dan Rosse.

“Maaf membuat kalian menunggu,” ucap Nathan seraya menarik kursi di  samping Alice sambil mata tetap memperhatikan wajah sang kekasih yang di tekuk. “Ada apa denganmu?” tanya Nathan dengan berbisik.

“Mantanmu serta wanita yang tergila-gila padamu baru saja pergi.” Alice berkata tapi mata tidak ingin menatap wajah Nathan.

“Benarkah?” tanya Nathan dengan menatap Rosse.

“Iya, begitu mendengar kamu akan datang mereka berdua langsung pergi.” Rosse membenarkan apa yang dikatakan oleh Alice, wanita itu tahu Alice hanya bersandiwara merajuk kepada Nathan.

“Apa yang mereka lakukan di sini?” Kembali Nathan bertanya kepada Alice dengan wajah heran.

“Hanya ingin memperdengarkan kepadaku kalau kamu meminta mantanmu untuk bertemu di kantor.” Nathan mengerutkan dahi kemudian menggeleng-gelengkan kepala.

“Omong kosong, dia yang datang sendiri ke kantorku dan meminta aku untuk kembali padanya.” Mendengar itu Alice langsung menatap Nathan dengan memicingkan matanya.

“Jadi benar dia datang ke kantormu?” Nathan menganggukkan kepala menjawab pertanyaan Alice.

“Tapi tidak lama, Sayang. Aku langsung mengusir dia, kamu jangan mendengarkan apa yang dia katakan.” Nathan memegang tangan Alice dan menatap dengan lembut wajah sang kekasih.

“Aku tidak akan pernah kembali padanya, percaya padaku.” Alice tersenyum, dia tidak tahan mengerjai kekasihnya. Alice memegang pipi Nathan dan membelainya.

“Aku percaya padamu.” Wajah Nathan langsung berubah senang kemudian mengecup kening Alice.

Rosse merasa iri melihat hubungan cinta sahabatnya tapi dia juga bahagia melihat Alice dan Nathan saling mencintai, apalagi tidak lama lagi mereka berdua akan menikah.

1
Eka Aphalah Aphalah
mabuk Taek lah,,emng dr awal Lo ketemu Ama rekan bisnis Lo otak Lo udah kotor zelo
jd jgn salahkan Lo mabok
salahin az burung murahan looo
GOD BLESS
hadeh...nyonya smith ga lbh rendah derajatmu drpd alice, cuma pembantu/ pengasuh dikeluarga tuan smith. ini ni...kacang lupa sama kulitnya
Sri Rahayu
pindah kemana ?
Agni amrin
bagus
Agni amrin
bagus
✮⃝🍌 ᷢ ͩ ~ Ꮢнιєz༄⃞⃟⚡
jangan bilang klo mereka Asher Zelda versi dewasa thor.. jangan biarkan mereka saling jatuh cinta ya.. 😓
✮⃝🍌 ᷢ ͩ ~ Ꮢнιєz༄⃞⃟⚡
sumpah ya itu c Danny bener2 udah kerasukan iblis😤
✮⃝🍌 ᷢ ͩ ~ Ꮢнιєz༄⃞⃟⚡
dirumah tuh ga ada CCTV kah, sampai Danny aman2 aja menuang racun🤔
✮⃝🍌 ᷢ ͩ ~ Ꮢнιєz༄⃞⃟⚡
hadeeehh rombongan manusia2 rakus.. yang ada di otak nya cuma harta tahta doank.. buta hati buta fikiran dah ga bisa bedakan baik n buruk lagi🤦‍♀️🤧
✮⃝🍌 ᷢ ͩ ~ Ꮢнιєz༄⃞⃟⚡
Dany tuh adik tiri kah thor.. karena, watak nya mirip sama emak nya, serakah n licik
✮⃝🍌 ᷢ ͩ ~ Ꮢнιєz༄⃞⃟⚡
wkwkkk kompor mledug keburu ke siram karung basah tuh duo keong racun🤭🤣🤣
✮⃝🍌 ᷢ ͩ ~ Ꮢнιєz༄⃞⃟⚡
waadduuhhh ternyata tikar butut naik ke dipan.. mantan orang susah juga dy🤦‍♀️
Garang Anggriawan
Ceritanya menarik, nih! Boleh kali thor dilanjut?
MouthofMexico
Ah, lanjutannya gimana nih? Aku udah kepo pake banget huhu
GOD BLESS
rpnya hanya seorang pengasuh. lebih rendah la level pengasuh di bandingkan sama yg kuliah sdh hmpir mendapat titel sarjana. nyonya smith jgn lupa kacang sm kulitnya ya. jgn sdh krn sdh dinikahi tuan smith kau jd lupa kau sm asal mu😠😠
booksand peonies
Hai 🙋 Aku datang lagi nih.. Dengan membawa semangat dan dukungan.. Ayo barengan berkarya dengan hati suka cita,dan jaga kesehatan selalu.
Eja Drajat Adriansyah
seru banget novelnya, semangat terus buat author, ku tunggu karya indahnya☺
SongbirdGarden
Thor, kamu mau ngeluarin berapa karya pun pasti aku baca!
Intan Haryanti
Sambil nunggu kelanjutan cerita aku sampe baca ulang bab-bab yg aku suka nih
SecretGiggle
Hari ini aku mantengin HP ku karena nunggu update-an dari author :( Suka banget :( lanjutannya jangan lama-lama
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!