NovelToon NovelToon
Takdir Cinta Adira

Takdir Cinta Adira

Status: tamat
Genre:Pengantin Pengganti / Cinta Seiring Waktu / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Tamat
Popularitas:250k
Nilai: 4.7
Nama Author: Fajar Riyanti

Menjadi pengantin baru harusnya membuat bahagia. Tapi tidak dengan yang dialami seorang gadis bernama Adira Callysta yang terpaksa harus menikah dengan calon kakak iparnya sendiri, Aaron Al-Devano. karena kekasihnya, Kevin yang adik dari Aaron memilih pergi dihari pernikahan mereka. Apakah Adira akan belajar mencintai Aaron dan menerima Aaron yang sekarang berstatus sebagai suaminya? Ataukah ia akan menunggu Kevin kembali?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fajar Riyanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 6 : TCA

Aaron menangkap tubuh Adira yang hampir terjatuh. Adira mendongak dan melihat ke arahnya

"Kak Aaron.." ucap Adira

Aaron menatap Adira dan berganti ke arah wanita tua didepannya.

Aaron sedikit menoleh ke arah Jack yang berdiri dibelakangnya "berikan padanya"

"Baik tuan" Jack berjalan ke arah wanita itu dan memberikan sebuah cek

Wanita tua itu terbelalak saat melihat nominal dalam cek itu

"Saya rasa itu lebih dari cukup. Jadi tolong jangan ganggu istri saya lagi" ucap Aaron

Wanita tua itu terlihat sangat senang "cukup ini sangat-sangat cukup"

Adira yang penasaran merebut cek itu dari tangan bibinya dan ikut terbelalak melihat nominal nya

"Hah!! 500 juta!" Adira melihat ke arah Aaron

"Kamu tidak perlu mengeluarkan uang sebanyak ini untukku"

Bibi Adira Kembali merebut cek itu dari tangan Adira

"Sekarang anda bisa pergi" ucap Aaron

"Baik-baik, terimakasih" Bibi Adira pergi meninggalkan mereka

Aaron menoleh kembali ke arah Adira dan menarik tangan istrinya itu membawanya masuk ke dalam mobil

"Sepertinya kamu mengabaikan kata-kataku tadi pagi" Aaron menatap lurus kedepan

Adira melihat ke arah Aaron yang duduk disampingnya "Maafkan aku kak, aku hanya keluar sebentar untuk mengunjungi cafe tempatku bekerja dulu"

"Berarti kamu sudah memikirkan resikonya?"

"Kak ini salahku, kakak hukum aku saja. Jangan pecat pelayan Elsa dan pelayan Anna. Aku siap menerima hukuman apapun" Adira nampak pasrah karena memang itu adalah kesalahannya

Aaron hanya terdiam dan tidak menjawab apapun

"Harusnya kakak tidak perlu melakukan hal seperti tadi. Mereka bukan orang yang puas dengan satu kali tindakan. Nantinya mereka akan terus memanfaatkan itu sebagai ladang mereka untuk mencari uang" ucap Adira

"Kamu tenang saja. Itu adalah urusanku"

Adira melihat ke arah keluar jendela kaca mobil "eh tunggu, hentikan mobilnya"

Seketika Jack langsung menghentikan mobil itu

"Ada apa?" tanya Aaron

"Itu adalah taman tempat biasa aku dan Kevin kunjungi. Bolehkah aku turun sebentar untuk melihatnya?"

"Turunlah" jawab Aaron

Adira terlihat sangat senang dan menuruni mobil. Aaron mengikuti di belakangnya

"Kenapa kakak ikut turun? Kakak bisa menungguku dimobil, aku hanya akan melihat-lihat sebentar saja" ucap Adira

"Aku hanya ingin memastikan kalau kamu tidak kabur lagi" jawab Aaron

Adira tersenyum mendengar ucapan Aaron "Tenang saja, kali ini aku tidak akan kabur"

Adira Kembali melangkahkan kakinya masuk ke dalam taman itu. Bayangan-bayangan Kevin kembali muncul dalam ingatan Adira.

Adira terdiam sedih dan menahan air matanya agar tidak keluar tapi air mata itu tetap menerobos keluar

"Kenapa Kevin pergi meninggalkan aku kak? Harusnya ini menjadi awal yang indah untuk kami. Tapi.... " Adira tidak bisa melanjutkan kata-katanya lagi karena hatinya yang teramat sangat sakit

Aaron bisa melihat selama ini gadis itu berusaha untuk tegar dan terlihat ceria. Tapi sekarang ia terlihat begitu rapuh.

Aaron berjalan menghadapnya dan memeluk tubuh gadis itu. Tangis yang selama ini tertahan akhirnya pecah di pelukan Aaron

Aaron mengusap lembut punggung Adira "Jangan khawatir, Kevin pasti akan kembali untukmu"

Tidak mudah bagi Adira untuk melupakan bayangan Kevin yang sudah mengisi hatinya selama satu tahun ini.

Adira bisa mencium wangi tubuh Aaron, setidaknya pelukannya bisa sedikit menenangkannya.

🌺🌺🌺

Pelayan Elsa dan pelayan Anna berdiri dengan cemas saat melihat mobil tuannya datang karena Adira yang belum kembali pulang

Aaron dan Adira turun dari mobil dan membuat kedua pelayan itu semakin takut karena tuannya pasti akan sangat marah

"Aku sudah memperingatkan kalian berdua bukan tadi pagi untuk tidak memberinnya ijin keluar" ucap Aaron

"Maafkan kami tuan, kami sudah mencoba melarang Nona tapi nona Adira tetap memaksa keluar" ucap Elsa dengan tubuh sedikit bergetar

"Jangan memarahi mereka kak, semua ini salahku" Adira coba melindungi dua pelayan wanita itu

Aaron melihat ke arah Adira yang berdiri Disampingnya

"Baiklah, sebagai hukumannya mulai besok kamu yang menggantikan pekerjaan mereka berdua"

"Apa??" kaget Adira

"Kamu yang bilang sendiri kalau kamu tidak punya kesibukan bukan? Sekarang aku memberimu kesibukan" ucap Aaron

"Kalau begitu kenapa tidak membiarkan aku kembali bekerja di cafe saja. Tidak ada bedanya bukan?" sergah Adira

"Kalau kamu tidak mau tidak apa-apa. Aku akan memecat mereka"

"Tidak! Jangan! Baiklah aku setuju" Adira nampak pasrah

Aaron berjalan masuk, Adira melihatnya dengan kesal dan mulai mengumpat sebelum akhirnya ikut masuk.

Aaron membuka jas nya dan mulai membuka kancing kemejanya. Ia melihat ke arah Adira yang berdiri dibelakangnya seperti orang bingung

"Kenapa? Aku mau mandi, kamu mau ikut mandi?"

Adira tersadar dan mendengus kesal "tidak! Terimakasih. Aku akan menunggumu diluar"

Adira melenggang keluar kamar. Aaron tersenyum melihat tingkahnya

Di pagi hari Adira sudah terbangun dan disusul dengan Aaron. Sebenarnya semalam Aaron ingin menyuruh Adira untuk tidur di ranjang tapi ia takut Adira akan salah paham.

Selesai bebenah mereka berdua melenggang ke ruang makan

"Jangan lupa pekerjaan mu hari ini" ucap Aaron mengingatkan

"Iya aku tau" jawab Adira

Kali ini ia tidak mau mengorbankan pekerjaan dua pelayan wanita itu

"Selesaikan sarapan mu. Aku berangkat dulu" Aaron beranjak dan melangkah kakinya

"Tunggu kak" Adira bangun dan mengejar Aaron

Aaron memutar badan menghadap ke arah istrinya "Ada apa lagi?"

Adira meraih tangan Aaron dan mencium punggung tangannya. Seperti ini bukan yang seharusnya dilakukan seorang istri saat suaminya akan pergi bekerja.

"Hati-hati di jalan kak" ucap Adira

Jack dan kedua pelayan wanita itu pun senyum-senyum melihat apa yang dilakukan Adira. Aaron mencoba bersikap biasa untuk menutupi kegugupannya karena perlakuan istrinya barusan

Suara mobil terdengar meninggalkan area rumah itu

Adira mulai melakukan tugasnya. Pelayan Elsa dan pelayan Anna berusaha membantunya tapi Adira melarangnya. Bagi Adira melakukan semua pekerjaan rumah sudah tidak asing baginya. Selama ia tinggal dengan paman dan bibinya juga semua pekerjaan itu dia yang melakukannya

Disiang hari Adira yang sudah selesai dengan semua pekerjaannya menyandarkan dirinya disofa. Pelayan Elsa dan pelayan Anna menemaninya dengan berdiri disampingnya

Terdengar suara bel, pelayan Elsa hendak membukakan pintu tapi Adira melarangnya

"Biar aku saja. Mungkin itu kak Aaron" ucap Adira

Adira melangkahkan kakinya dan membukakan pintu. Matanya di buat terkejut melihat siapa yang berdiri dihadapannya sekarang

🌺🌺🌺

1
Anggun Putri Delya
Luar biasa
Gadis Puspa Kartika
Luar biasa
sherly
hadew cemburuan melulu kalian
sherly
begitulah kalo TDK saling percaya...
sherly
Luar biasa
sherly
kayaknya ketemu melulu dikafe Ama Clara...
sherly
makanya jujur biar ngk salah paham
sherly
selain Kevin, si aroon juga diancam makanya dianya mau nikahin Dira
sherly
kirain aaroon biang keroknya ternyata si amiraaa...
sherly
kalo seperti ini kenapa kok yg jd tersangkanya aroon atas gagalnya pernikahan Kevin... hdew teka teki
sherly
sikap aroon pdhl ke Dira tu perhatian tp kenapa si Diranya kayak gitu sih...
sherly
astaga Dira segitu cintanya kamu Ama Kevin, Dah ditinggalpun masih ngaku istri Kevin .. kasian banget si aaaroon dah
sherly
menikah Ama Kevin bukannya kamu baru aja ditinggal Ama Kevin dihari pernikahanmu waduh kayaknya eror nih otaknya
sherly
galak amat neng....emang sih nikahnya terpaksa tp kan Aaron juga korban kelakuan Kevin... syukur dianya mau gantiin Kevin jd kamu ngk malu...
𓆉︎ᵐᵈˡ𝘚𝘜𝘍𝘐♥𝘡𝘜𝘓🍁❣️
akhirnya alina sama denis menikah wkwk, tunggu anakmu 2 tahun bang baru bikin adek baru huhu.dan yaahh happy ending 🎉
𓆉︎ᵐᵈˡ𝘚𝘜𝘍𝘐♥𝘡𝘜𝘓🍁❣️
keadaan lagi khawatir masih sempat aja bang aaron yaa huhu, akhirnya terbongkarkan keduk mu mira dasar ngak tahu malu.
𓆉︎ᵐᵈˡ𝘚𝘜𝘍𝘐♥𝘡𝘜𝘓🍁❣️
stella hatinya udah diselaputi dendam, untung aja aaron muncul tepat waktu dari awal emang aaron hero buat adira huhu. wahh adira hamil tahniahh
𓆉︎ᵐᵈˡ𝘚𝘜𝘍𝘐♥𝘡𝘜𝘓🍁❣️
kenapa adira adeh kau bikin marah si aaron wajar aaron marah bego si dira adeh.terus pegi gitu aja hurmm.
𓆉︎ᵐᵈˡ𝘚𝘜𝘍𝘐♥𝘡𝘜𝘓🍁❣️
jgn pikirkan org lain dira kau itu isteri sah dan kau lebih tinggi pangkat dari si alin itu huh, dasar clara salah sendiri juga dira juga yg kena.
𓆉︎ᵐᵈˡ𝘚𝘜𝘍𝘐♥𝘡𝘜𝘓🍁❣️
dasar alina ngak waras emng semudah itu meminta isteri sah ninggalin suaminya, dira kau jgn terpengaruh yaa.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!