NovelToon NovelToon
Impossible Love

Impossible Love

Status: tamat
Genre:Time Travel / Persahabatan / Tamat
Popularitas:17.9k
Nilai: 5
Nama Author: cilamici

Kedatangan Fredi ke rumah seorang kawan yang baru dikenalnya melalui media sosial ternyata mengantarnya mendapat pengalaman yang tak terlupakan setelah di perjalanan menemukan sebuah buku harian jadul,

Pengalaman apakah itu?

Yuk ngintipin Fredi... hihi

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon cilamici, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

6. Tersesat

"Mas Dedi...Mas Dedi... bangun Mas Dedi,"

Terdengar sayup suara seseorang membangunkan Fredi diantara suara orang-orang bicara dengan nada ngapak yang kental,

Fredi pun kemudian tampak pelahan membuka matanya, ia mengucek matanya sebentar yang terasa masih belum begitu jelas,

Ada apa ini? Kenapa begitu ramai orang? Batin Fredi terheran-heran saat pelahan samar-samar tampak kini terlihat di sekelilingnya orang-orang berkerumun, mereka tampak melihat ke arah Fredi dengan wajah khawatir,

Fredi pelahan bangun dari posisinya yang terbaring di atas tanah berumput, yang di sekitarnya banyak pula tumbuh pohon kamboja dengan bunga-bunganya yang putih cantik,

Ya bunga yang sedemikian cantik, namun entah kenapa selalu identik dengan tanah pemakaman, dan...

"Astaga,"

Fredi seperti kaget, manakala ia kemudian melihat tak jauh dari tempatnya terbaring ada beberapa baris makam dengan batu-batu nisannya yang terlihat masih jelas namanya,

Fredi lantas menatap satu orang yang posisinya paling dekat dengan dirinya, tentu saja ia ingin bertanya dia kenapa? ini di mana? Slamet, di mana Slamet?

"Agh!"

Fredi tampak memegangi kepalanya yang kini tiba-tiba saja terasa begitu pusing,

Kenapa ini? Ada apa dengan kepalaku? Apa yang sebetulnya terjadi?

Fredi terus bertanya-tanya dalam hati, sungguh ia sangat kebingungan dengan situasi yang masih sulit ia mengerti,

Ya, Slamet, Fredi yakin betul jika ia semula ada di kamar Slamet, ia akan pergi mandi, tapi tiba-tiba saat mengeluarkan barang-barang dari tas ransel ia kembali tertarik dengan buku harian seseorang bernama Amelia,

Ya Amelia, entah siapa dia, tapi yang jelas, Fredi sangat menyukai tulisannya,

Tulisan tangan yang rapi, yang terkadang di beberapa bagian ia akan menyelipkan pula gambar-gambar bunga kecil, dan kadang juga menempelkan stiker-stiker yang di atasnya seperti ada plastik cembung nya,

"Ngg... Mas Dedi, sepertinya panjenengan terluka, mungkin akan lebih baik jika saya antar panjenengan ke puskesmas lebih dulu sebelum pulang ke rumah,"

Kata seorang laki-laki berkumis tebal yang posisinya paling dekat dengan Fredi yang kini duduk di atas tanah berumput,

Fredi pun sejenak tampak menatap laki-laki berkumis tebal yang sama sekali belum pernah ia lihat sebelumnya,

Laki-laki yang entah kenapa juga terus memanggilnya Mas Dedi, entah Dedi siapa, Dedi Dores atau Dedi Corbuzier, jelas Fredi tidak tahu,

Laki-laki berkumis tebal yang terus ditatap oleh Fredi itupun lantas menyadari jika Fredi sepertinya tidak bisa mengingat siapa dirinya,

Maka, karena itu, laki-laki berkumis tebal itupun dengan santun mencoba mengingatkan Fredi,

"Saya Giman Mas Dedi, salah satu supir angkutan keluarganya panjenengan,"

Fredi tampak mengerutkan keningnya, jelas sekali ia masih sama sekali tidak ingat nama Giman, dan sejak kapan keluarganya memiliki usaha angkutan,

Supir angkutan?

Giman?

Siapa sih?

"Sudah dua hari panjenengan kami cari-cari, syukurlah akhirnya panjenengan ditemukan di sini, pasti Pak Siswoyo akan sangat lega mengetahui panjenengan selamat,"

Kata laki-laki berkumis tebal bernama Giman tersebut,

Fredi sebetulnya ingin bertanya banyak pada laki-laki itu, namun posisi mereka yang kini dikerumuni banyak orang dan juga kepalanya yang terasa benar-benar pusing, maka Fredi pun memilih untuk menganggukkan kepalanya saja,

Pak Giman, si laki-laki berkumis tebal itupun lantas membantu Fredi berdiri, dan kemudian memapah Fredi untuk bisa berjalan,

Seseorang lain tampak memungut barang yang ada di dekat Fredi, yang tak lain adalah buku harian bergambar kartun gadis berambut ikal warna kuning.

...****************...

1
fifi yanthi
cerita² dari novel nya sering kali gak tuntas,knp yaa
Aishnina(✿ ♥‿♥)
lah koq endingnya gini doang ya thor..
kan mama tirinya amelia blom diapa2in
keenakan dia dong udah ngebunuh tp blom kebongkar kejahatannya
Aishnina(✿ ♥‿♥)
pemalang hadir...
bapak orang tegal perbatasan brebes
bang fredi boleh kalo mau mampir
monggoh... 😄
D̶͔̭̪̻Hͥ̽ͣ̃̔A̷͙ͭͫ̕N̺̻̔̆ͅI̍̅̀̎̊
bagus tp kok gak dilanjut....
iraya
go go go cila..
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
Buku harian ajaib, seperti pintu Doraemon 🤭
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳: betul" 🤣🤣🤣
total 2 replies
ALNIE
penasaran kelanjutan nya ......🤭🤭🤭 smga othor sehat selalu dan di beri semangat buat up setiap hari ...aamiin 😇
Cila Mici: hihihihi... baiklah baiklah
total 1 replies
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
berarti mereka berjodoh 🤭💕
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
apa ya 🤭
Susan
Sepertinya mereka berdua berjodoh nih...Fredi dan dokter Amel
Cila Mici: iya nih, kayaknya jodoh yg tertunda dari jaman dulu hihi
total 1 replies
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
akhirnya Fredi pun kembali 🤭
Cila Mici: wkwkwkwk
total 1 replies
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
hilang lg 😣
ALNIE
hingga akhirnya othor ngantung jemuran 😂😂😂😂😂🙈🙊
ALNIE
apa kabar othor ku sayang .... knpa lama bgt ga up .... reader mu ini sangat merindukan karya mu ...🥰
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
akhirnya Dedi ditemukan 😣
Susan
lagi Thor
Retno Noni
kemana aja kak,ditunggu up nya disetiap novel..sehat terus buat kakak 😊
Karoh Mucharomah
akhirya up juga...
hendra
top
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
cepet pulang fredi, kasihan slamet
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!