NovelToon NovelToon
Terjerat Cinta Sang Kakek

Terjerat Cinta Sang Kakek

Status: tamat
Genre:Duda / Cinta Terlarang / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Beda Usia / Tamat
Popularitas:218.1k
Nilai: 4.7
Nama Author: Andrieta rendra

CINTA BEDA USIA

Semua pasti sudah tidak asing dengat kalimat tersebut kan?

Itulah yang sedang dialami oleh seorang gadis cantik keturunan Turki Jawa itu. Saat pertama kali dia melihat sosok Jendra, pria tampan mantan playboy yang sudah memiliki Cucu tetapi masih bujangan itu.

Entah bagaimana caranya, Pria berusia 47 tahun itu mampu meluluh lantahkan hati Khanza, membuat wanita yang tadinya berpikir bahwa pacaran adalah sebuah hal yang sangat membuang waktu saja itu. Akhirnya memilih melabuhkan hatinya pada seorang kakek bujang tua seperti Jendra.

Bagaimankah kisah selanjutnya? Apakah Jendra mau menerima dan menikahi wanita yang seumuran dengan anaknya? Apakah anaknya akan mengizinkan dirinya mengakhiri masa lajang dengan seorang wanita muda?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Andrieta rendra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Playboy Cap Kadal Buntung

🌊 KISAH INI HANYALAH KHAYALAN BELAKA, AKAN ADA ADEGAN - ADEGAN YANG MEMBUAT EMOSI DAN MENAMBAH TENSI, JADI MOHON TINGKAT KESABARANNYA DI TAMBAH YA GENGS 🌊❤️🌹

💐 HAPPY READING 💐

Sepanjangan Brio dan Khanza berbicara, akhirnya Khanza mengingat satu hal dan ingin sekali bertanya kepada Brio tentang semua masa lalu Jendra.

“Io, aku boleh tanya tidak?” Tanya Khanza, dengan wajahnya yang serius.

“Tanya apa?” Tanya Brio balik, dengan wajah penasaraan.

“Tapi kamu harus jawab jujur ya!” Ucapnya penuh penekanan. Menolak untuk Brio berkata bohong kepadanya.

Brio menyeritkan keningnya bingung. “Sejak kapan aku bohong sama kamu?” Tanya Brio, membuat Khanza menatapnya sinis.

“Aku pengen tahu, semua kisah masa lalu Jendra, semuanya! Tanpa ada yang kamu tutup - tutupi!” Tandasnya, lagi - lagi membuat Brio menatapnya dengan bingung.

“Itu sebenarnya kamu bertanya? Atau memang memaksaku untuk menjawabnya?!” Tanya Brio dengan malas.

Namun alih - alih menjawab, Khanza malah melipat tanganya di meja, untuk menunggu penjelasaan dari Brio.

Brio kini menimbang - nimbang, apakah dia harus menjelaskan semuanya kepada Khanza?  Atau tidak. Karena baginya sebenarnya semua orang pasti mempunyai privasinya masing - masing termasuk dengan Jendra.

Tapi yang Brio hadapi ini adalah Khanza, wanita ambisius yang tidak akan pernah berhenti jika dia tidak mendapatkannya.

“Gimana ya? Aku tidak tahu harus menceritakannya mulai dari mana.” Ujar Brio, menatap Khanza dengan wajah lesuhnya.

“Lagian, kenapa kamu tidak tanya orangnya langsung sih?” Tanyanya kesal.

“Kalau ada kamu kenapa aku harus tanya ke orang lain?!” Tanya Khanza balik.

Brio kembali terdiam, dia memang tidak seberapa tahu jelas tentang masa lalu mertuanya itu. “Ehm, aku tidak tahu sebenarnya bagaimana kisahnya, cuman yang pada intinya, dulu Mertuaku itu playboy cap kepala buntung, lalu dia menghamili seorang wanita, namun karena wanita itu berasal dari keluarga miskin, akhirnya dia melepaskan tanggung jawab, dan yah begitulah sampai sekarang.” Jelas Brio dengan singkat. Bahkan sangking singkatnya Khanza sama sekali tidak mendapatkan inti dari penjelasaanya.

“Terus intinya di mana?” Tanya Khanza dengan begitu polosnya, membuat Brio menatapnya dengan lekat.

“Kamu belum mendapatkan intinya?” Tanya Brio balik, dan di jawab dengan gelengan kepala oleh Khanza.

“Jadi yang aku bilang mertuaku hamilin cewek itu bukan intinya?” Brio bertanya dengan ekpresi kesalnya.

Khanza menganggukan kepalanya pelan, “ohh jadi Vita itu memang benar - benar anak kandungnya Jendra?” Tanya Khanza lagi.

“Maksudnya? Bagaimana?”

“Jangan bilang selama ini kamu berpikir kalau istriku itu anak angkat?” Brio menatap Khanza dengan begitu lekat. Menanyakan tentang pikiran dari wanita itu.

“Tidak, aku tidak berpikir seperti itu. Aku hanya mengira dia adalah anak dari istri pertama atau gimana gitu. Lagian aku tahunya juga Jendra itu sudah menikah. Dan tidak lagi bebas.” Jelas Khanza, karena memang itu yang sejak kemarin dia pikirkan.

Tetapi, setelah Jendra mengatakan dia belum menikah, dan bahkan tidak mempunyai pasangan. Di saat itu juga Khanza merasa ada peluang.

“Khanza, masa depanmu masih panjang, masa iya kamu sama Mertuaku.” Brio kembali memberikan peringatan kepada sahabat wanitanya itu.

Karena menurut Brio sangat di sayangkan jika hidup Khanza benar - benar hancur karena jatuh cinta oleh orang seperti Jendra.

Laki - laki yang hanya memikirkan dirinya sendiri dan keluarganya. Tanpa pernah perdulikan perasaan orang lain.

Khanza tersenyum, dia paham Brio sedang mengkhawatirkan dirinya. “Kalau masalah itu harusnya kamu tenang saja Brio, aku tidak akan menjauh dengan seseorang karena masa lalunya yang buruk.” ujar Khanza, meminta agar Brio tidak perlu mengkhawatirkannya.

“Seperti kamu yang mempunyai masa lalu yang buruk dengan Vita, begitupun juga dengan Jendra, kita tidak bisa mengubah karakter orang di masa lalu, tapi kita bisa mengubahnya di masa depan.” Sambungnya lagi, dan kali ini rasanya Brio sudah kehabisan kata - kata, untuk menasehati Khanza.

“Yo weslah, angle iki.” Gumam Brio dengan perasaan malasnya.

Khanza menyeritkan keningnya. “Kamu ngomong apa?” Tanya wanita itu bingung dengan bahasa yang digunakan oleh Brio.

“Tidak apa - apa Khanza.” Balas Brio lagi.

Tidak lama kemudian, Brio mendapatkan telpon dari istrinya Vita. Tetapi ketika Brio mengatakan sedang bersama dengan Khanza, Vita malah menyuruhnya untuk cepat pulang!

“Khan, aku pulang duluan ya, Vita sudah nyuruh pulang.” Pamitnya pada Khanza.

“Eh tunggu dulu, berikan aku alamat Bang Jendra dulu.” Pintanya, sebelum Brio beranjak dari tempatnya.

“Tunggu,” lirih Brio pelan, dan kembali duduk ditempat semula.

“Siapa kamu panggil Jendra tadi?” Tanya Brio, sepertinya dengan nada yang sedikit meledek.

Khanza merasa bingung, karena Brio seperti kaget atau tidak senang dengan panggilan itu. “Abang Jendra.” Ulangnya lagi.

“Hahahhahahaha, siapa - siapa?” Brio tertawa dengan begitu keras, lalu meminta Khanza untuk kembali mengulangnya.

“Hishh, apaan sih, apa salahnya coba manggil Abang?” Protesnya pada Brio, yang malah mentertawakannya.

Brio menggelengkan kepalanya, merasa bahwa Khanza dan Jendra sedang mengalami puber. “Kenapa kamu memanggilnya Abang? Padahal dia sudah Kakek - kakek, panggil saja begitu, atau panggil opa sekalian.” Balas Brio, kembali mendapatkan tatapan sinis dari Khanza.

“Dia yang memintaku memanggilnya abang.” Sahut Khanza, dengan sedikit nada penuh penekanan.

“Baiklah - baiklah, aku akan memberikanmu alamat kantor, alamat rumah dan bahkan nomor telpon dari si ABANGMU itu.” Brio berkata dengan menekan kata abang di kalimatnya untuk menyinggung Khanza.

“Mulai besok kamu sudah bisa mengejar si Abangmu itu ya.” Ucap Brio lagi, sebelum akhirnya dia pamit.

Khanza memandangi langkah Brio yang kian menjauh. Lalu dia kembali melihat Note yang diberikan Brio kepadanya tadi.

Khanza tersenyum melihatnya, sembari berpikir dia harus mulai dari mana untuk mendapatkan Jendra.

Tetapi, kembali Khanza berpikir, apakah Jendra akan mau dengannya? Apakah dia bisa menjadi type wanita idaman pria itu? Apakah dia harus berdandan seperti zaman 1990an agar bisa menarik hati Jendra. Pikiran Itu semua saat ini sedang mengitari otak Khanza.

“Ahhh sudahlah, jadi apa adanya saja, aku yakin Jendra akan menerima dan menyukai semua jika tampil apa adanya.” Gumam Khanza, menepis semua pikiran - pikiraanya yaang terdengar sangat konyol.

“Lagian ya udah, kalau aku udah berusaha tetapi dia gak mau, aku juga tidak bisa memaksakannya. Tetapi aku pasti akan berjuang terlebih dahulu saat ini.” Sambungnya lagi. Meyakinkan dirinya bahwa perasaanya mungkin bisa kembali dinaikan ke  tingkat yang lebih tinggi.

Sebab, jika julukan Playboy Cap Kadal Buntung melekat pada Jendra. Maka selera pria tua itu berarti tidak biasa. Dan Khanza pasti akan berusaha untuk menjadi yang luar biasa untuk memenangkan hati pria paruh baya itu.

Merasa sudah puas merenungi nasib dan juga apa tindakan yang akan dia lakukkan untuk memulai perjalanannya untuk mencari pintu. Dia memilih untuk pulang, karena hari terlihat sudah mulai menggelap. Dia akan melakukkan persiapannya mulai besok untuk mencari kunci.

Eits, ini bukan kunci untuk pintu sembarangan, tetapi ini kunci pintu yang hanya di miliki satu orang saja, dan dia harus berjuang untuk mencari kunci dari pintu tersebut agar bisa membukannya.

*To qBe Continue. **

**Note : teman-teman, kalau bisa babnya jangan di tabung ya, karena itu akan berpengaruh dengan Level yang akan Mimin dapatkan nanti ***🙏🏻🙏🏻* dan Akan mimin pastikan bahwa karya ini bukanlah promosi, dan akan selalu ada di sini sampai tamat.

*Dan Jangan lupa yah, dukunganya🥰 jangan Sinder.*

*Woy sedekah woy!!!! Jempolnya itu di goyangk'an jempolnya**😎*

Jangan pelit! Mimin, jangan jadi pembaca gelap woy, legal **😭Like,Komen,Hadiah,Dukungan dan Votenya ya semua para pembaca yang terhormat, jangan lupa biar Mimin lebih rajin lagi Updatenya****😘😘

**Kalo malas-malasan entar Mimin juga malas-malasan loh ***😭😭😭*

*Terima kasih**🙏🏻🙏🏻*

1
Hariyati
gak puas sama endingnya kenapa vita tidak diliputi rasa bersalah
Hariyati
mampuss kau jendra
Hariyati
kenpa gak mati aja vita dalam kandungan, gedek aku liatnya
Hariyati
😭😭😭😭
Dia Amalia
pepet trus khanza kakek2nya🤣😂😘
Yunita Abas Arianto
baik
mama De
keluarga pemarah 🤦🤦🤦🤦
Lina RA
novel plg aneh y pernah ku baca, pria@ sgt bodoh
Lina RA
thats stupit girl
fifa
kebanyakan flash on'y
fifa
flash on'y di ulang LG
Vonny
kok kayak aku sih 🤣
Triiyyaazz Ajuach
klrga Khanza udh bermslh
Triiyyaazz Ajuach
omegat ternyata benar adiknya Khanza pengedar
Triiyyaazz Ajuach
adiknya Khanza pengedar narkoba??
Triiyyaazz Ajuach
eh kan bsa jadi tren baru Jendra ada sugar baby, ada sugar daddy skrg sugar grandpa 😄😄😄
Triiyyaazz Ajuach
yasalam ya mandi lah Khanza klau nggak mandi sebulan ya bau atuh neng hadeehh
Triiyyaazz Ajuach
Jendra insecure ya
Triiyyaazz Ajuach
😄😄😄 Jendra lgsg shock
Triiyyaazz Ajuach
dan smp skrg Jendra msh merasa bersalah pada Vika
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!