NovelToon NovelToon
Hubungan Satu Malam

Hubungan Satu Malam

Status: tamat
Genre:One Night Stand / Single Mom / Tamat
Popularitas:983k
Nilai: 5
Nama Author: lee_yuta

Berharap bisa lari dari kenyataan yang ada, namun justru membuat Killa terjatuh ke dalam kejadian yang tidak pernah dia duga dan itu membuatnya sangat terpukul.

Hubungan yang tidak pernah dia ingat dengan seorang pria bule, membuat Killa memilih untuk pergi sejauh mungkin. Hingga Killa memilih kembali dengan membawa seorang anak laki-laki berusia lima tahun.

Killa pikir, setelah dirinya pergi lama meninggalkan negaranya, dia akan kembali dengan tenang dan memulai hidup baru bersama putranya. Akan tetapi, ternyata tidak segampang itu. Dia dipertemukan kembali dengan seorang pria yang wajahnya masih melekat di ingatan Killa.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lee_yuta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ch. 6. Lintah

Bukan tanpa alasan Killa berkata seperti itu. Bukan juga sepenuhnya salah wanita itu. Tetapi semua yang terjadi padanya karena wanita itu. Wanita yang ia anggap dekat dan sudah sebagai kakak baginya, namun rupanya menusuk Killa dari belakang.

Bagaimana tidak, uang yang selalu ia kirim untuk orang tua sambungnya, justru mereka buat hidup senang-senang. Sedangkan orang tua sambungnya pun juga melakukan hal yang sama. Beralasan sakit parah, agar Killa mau mengirimi mereka uang lebih setiap bulannya. Sampai-sampai Killa rela bekerja di sebuah club selepas keluar dari kantor. Dan terjadilah sekarang dia yang punya anak dengan pria asing.

"Tentu saja kamu sangat penting bagi kami, Kill. Kamu kan anggota keluarga kami. Masa iya kami melupakanmu begitu saja," sahut suara seorang wanita dari seberang sana.

Tampak sekali dari nadanya kalau wanita itu berusaha meyakinkan Killa yang entah sudah berapa kali dibujuknya, akan tetapi selalu gagal.

"Yakin, kalian menganggapku sebagai anggota keluarga? Bukan sebagai ATM berjalan kalian?" Tuding Killa langsung.

Selama ini ia selalu menahan apa yang ingin sekali ia ungkapkan pada mereka. Hingga batasnya pada hari ini. Killa audah tidak bisa lagi menahannya.

Entah, mereka dapat nomor ponselnya dari mana. Padahal ia sudah berganti nomor, meskipun tetap menyinkronkan kontak yang ada di ponselnya terdahulu pada email miliknya. Sehingga ia masih mengetahui kontak mereka siapa aja yang dulu pernah ia simpan.

"Tentu saja, Sayang. Kamu sudah bagian dari kami dari lama, kan?" Sahut seseorang yang suaranya masih sangat Killa ingat.

Ck! Killa berdecih sembari memiringkan bibirnya. Sungguh manis sekali bibir mereka di kala mengucap hal yang membuatnya sangat terluka. Lebih tepatnya membuka luka lamanya kembali.

Killa sangat ingat betul bagaimana mereka memperdaya dirinya sewaktu masih muda. Lebih tepatnya saat ia berusia enam belas tahun, di mana Killa waktu itu baru kehilangan kedua orang tuanya. Sehingga harta peninggalan mereka jatuh pada sang kakek sebagai walinya. Namun, satu tahun kemudian kakek juga menyusul anaknya. Sehingga harta peninggalan orang tua Killa dikelola oleh paman dan bibinya.

Killa yang belum paham betul mengenai itu, ditipu oleh mereka dan disuruh menandatangani sebuah surat yang tidak tahu pasti apa itu. Pun detik selanjutnya semua harta warisan dari orang tuanya jatuh ke tangan paman dan bibinya. Hingga tak berselang lama Killa dibuang lalu ditemukan oleh orang baik, namun hanya topengannya saja.

Rupanya mereka memungut Killa bukan tanpa alasan. Melainkan memanfaatkan kecerdasan Killa hingga Killa bisa diperah oleh mereka. Meskipun harus membesarkan Killa sampai wanita itu dewasa.

"Sudahlah, Bi. Nggak usah basa basinya. Aku udah muak sekali dengan kelakuan kalian selama ini. Meskipun aku juga berterimakasih pada kalian karena sudah mau merawatku, walau dengan pamrih yang setimpal." sindir Killa begitu pedas.

Meskipun mereka sudah memeras dirinya, tak sekali pun Killa menggugat mereka. Karena memang semua di dunia ini tidak ada yang gratis. Jadi, ia anggap saja semua itu untuk membayar jasa mereka selama merawat dirinya.

Setelah mengatakan hal itu, Killa langsung mematikan sambungan teleponnya dengan mereka. Detik itu juga, ia memblokir nomor yang baru saja menghubunginya. Tidak mau lagi berurusan dengan orang yang menyakitinya di masa lalu.

Sedangkan di masa sekarang ini, Killa tidak akan membiarkan mereka mengusik hidupnya lagi. Apa lagi di tambah dengan adanya Gara di hidupnya. Sebisa mungkin Killa tidak akan menyembunyikan Gara dari orang-orang yang memanfaatkan dirinya. Ia tidak akan lagi mengulang kepedihan hidupnya di masa lalu, pada putra semata wayangnya tersebut.

"Mengganggu saja." Kesalnya sembari menaruh ponselnya di atas meja, untuk kemudian melanjutkan lagi kegiatan yang sempat terjeda tersebut.

Menghanyutkan pikiran serta fokusnya pada benda yang ada di depannya, tanpa terasa sore pun datang dan Killa sudah menyelesaikan hampir delapan puluh persen untuk kesiapan butiknya.

Wanita muda itu tidak melakukan semuanya sendiri, sudah pasti meminta tolong pada jasa kurir yang mengantar barang-barang keperluan butiknya untuk menaruh di tempat yang ia inginkan.

Tentu saja, Killa memberi uang tambahan untuk mereka. Karena jika tidak ada mereka, butiknya tidak akan segera siap dalam satu minggu ke depan. Maka dari itu, Killa melakukan tugasnya sembari mengajak mereka bicara. Lebih tepatnya Killa yang selalu melontarkan pertanyaan pada mereka perihal kota ini dan orang-orangnya seperti apa.

Dari percakapan yang terjadi di antara mereka, Killa juga mendapat info kalau saja butuh orang untuk membantunya, mereka dengan senang hati menawarkan diri mencarikan orang yang memang kompeten dalam bidangnya.

Killa sangat bersyukur masih ada orang baik yang akan membantunya kelak. Sehingga ia tidak merasa benar-benar sendiri tinggal di kota yang baru ia singgahi kali ini.

"Kalau begitu boleh bantu saya nggak, Pak? Carikan orang yang mau bersih-bersih di butik nantinya. Karena saya belum nemu orang di bagian ini," pita Killa dengan tutur kata yang sopan. Soalannya lawab bicaranya lebih tua darinya.

"Kalau untuk soalan bersih-bersih mah anak ato istri saya juga bisa, Mbak. Kebetulan mereka juga nganggur, dan minta dicarikan perkerjaan. Katanya ingin bantu-bantu saya juga dalam cari nafkah," ujar bapak itu sedikit malu.

Mungkin karena mengajukan anak dan istrinya, jadi terdengar seperti meminta pekerjaan pada Killa.

"Iya, Mbak Kill. Anak dan istrinya Pak Tarjo ini sangat gigih. Daripada mereka jadi tukang cuci dan setrika keliling rumah, lebih baik kalo Mbak Killa pekerjakan di sini saja. Lagian pekerjaan mereka juga sangat memuaskan, dan yang paling penting mereka ini keluarga yang sangat jujur, Mbak. Hanya saja takdirnya yang tidak selalu mujur." Timpal orang yang satunya lagi.

Killa menimang ucapan mereka. Bisa saja Killa percaya dan langsung memperkerjakan mereka berdua tanpa syarat. Tetapi itu nanti tidak akan adil jika tidak melalui masa uji coba seperti yang lainnya.

Sudah dibilang, daripada terlanjur terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan, mengantisipasinya jauh lebih baik.

"Boleh, deh. Kalau begitu mulai besok suruh anak dan istri Pak Tarjo kesini, ya? Saya liat dulu hasil kerjanya selama satu minggu. Kalau memang seperti apa yang dikatakan oleh Pak Tardi, akan saya perkerjakan semau mereka sampai mereka lelah ikut saya nanti." Kelakar Killa mencoba mencairkan suasana tegang yang melingkupi pak Tarjo.

Mendengar jawaban dari Killa, sontak pak Tarjo langsung sujud syukur. Tidak menyangka dia bisa bertemu dengan wanita muda yang baik hatinya. Bahkan tidak menanyakan mereka lulusan apa untuk bisa bekerja dengan wanita muda ini.

"Terimakasih, Mbak .... terimakasih." ucap pak Tarjo tiada henti sembari mengatupkan kedua tangannya di depan dada. Sebab tidak berani hanya untuk menyalami wanita muda yang ada di depannya ini.

1
Sunny Kwok
Luar biasa
Azlina85
Tamat??? Padahal baru menuju klimax jg
ZHANG LINGHE 🥰🥰🥰
VANO.KILLA.SAHABAT SAHABAT TISHA ANAK DIGA BAGASKARA
Mei Prw
luar biasa
Lisa Gusti
Luar biasa
Novi Yantisuherman
Ponakan gw aja Seumuran gw wkwkwkwk,kadang rada geli kalo manggil BIBI/Sob//Sob//Cry/
neny
Luar biasa
dita faza
kaget tamat..aaaaaaaAAAAAAAAAA
Reni Anjarwani
padahal lg bagus2nya malah tamat
Fina Fitriani
bagus ceritany.... semoga kelanjutannya klop dan pas untuk the end dr cerita ini😘
Dewi Kadimen
Luar biasa
Katherina Ajawaila
killa kaku aja ms panggil dady nya anak om, mmg nya om senang. panggil dady lebih baik, ikutin Gara
Katherina Ajawaila
ngk ada mesra2 nya, dasar gendeng
Katherina Ajawaila
jgn main nyisor aja Vano, sahin dulu kali
Katherina Ajawaila
dasar bule gendeng. tapi bersyukur dr pd wkt itu di gagahin laki hitam
Katherina Ajawaila
girang bacanya Thour. 🤣🤣🤣🤣
Katherina Ajawaila
Gara ketemu Dady
Katherina Ajawaila
hasil bibit unggul kamu Vanno
Katherina Ajawaila
Luar biasa
Katherina Ajawaila
terus kejar Vano jgn SMP lepas, seru thour
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!