Cinta Datang setelah status mereka berubah, dari mereka sama Sekali tidak saling mengenal hingga akhirnya sebuah kata "SAH" membuat status laki lakinya dan perempuan berubah.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Encha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
06.
Mel sudah bersiap akan ke kampus hari ini, namun dia menatap meja makan yang terlihat kosong tidak adanya Rey di sana.
" Selamat pagi Nyonya " Sapa Rotman
Mel menarik kursi dan duduk di sana,,
" Kok tumben sepi, Kak Rey kemana Pa ?"
" Tuan sudah berangkat pagi pagi sekali. "
Mel mengangguk dan menatap beberapa macam makanan di meja, namun rasanya dia tidak lapar.
" Nyonya Anda,_ Ucap Rotman saat melihat Istri Bos nya beranjak.
" Saya belum lapar, Nanti bisa sarapan di kampus."
" Tapi Nyonya,-
Belum selesai Rotman bicara Mel sudah melangkah keluar,,
Abas yang melihatnya langsung beranjak dan membuka pintu Mobil.
" Nyonya tunggu " Teriak Rotman dari dalam membuat Mel juga Abas menoleh.
" Kenapa Pa " Ucap Mel
" Saya sudah siapkan sarapannya, Anda bisa makan di Kampus. "
" Tuan yang memerintah kan. " Lanjut Rotman saat Mel akan membantah.
Mel akhirnya menerima nya dan kembali masuk di susul Abas yang langsung berlari memutar.
Setelah Mobil keluar,,
Rotman terlihat mengetikan sesuatu pada layar ponsel nya.
*******
Sementara Di Kampus,,
Sarah sudah datang lebih dulu, namun dia masih berada di parkiran.
akan menunggu Mel atau Yogi di sana.
mereka satu jurusan dan selama ini mereka berteman dekat.
namun berbeda dengan Yogi yang ternyata malah menyukai Imelda dan mereka pacaran.
Sama halnya dengan semua mahasiswi di Kampus.
Sarah juga merasa patah hati akan hubungan keduanya, namun dia memendam rasa itu karena Mel merupakan sahabat nya Apalagi dirinya pun telah memiliki kekasih namun bedanya dia menjalin hubungan jarak jauh.
Tidak lama terlihat sebuah mobil datang, dan Sarah tersenyum saat tau jika itu adalah mobil Yogi.
laki laki tampan yang menjadi idola kampus termasuk dirinya.
Yogi terlihat keluar dari mobil,,
tangannya melepas kaca mata hitam yang selalu dia pakai membuat Damage nya bertambah dan sukses membuat Sarah terpesona.
" Sarah,, Lo ngapain di sini." Ucap Yogi mendekat.
Sarah menggeleng dan memalingkan wajahnya,,
" Gue,, -
" Hai guys . " Sapa Mel yang juga baru datang.
Yogi langsung menoleh dan tersenyum,,.dia segera menghampiri Kekasihnya dan akan memeluk nya.
Mel sedikit menghindar membuat Yogi heran.
" Sayang,, kenapa ?" Ucap Yogi.
" Gapapa Kok,, Aku cuma kepanasan. kita masuk aja yuk."
Yogi mengangguk dan mengandeng tangan Mel.
sedangkan Sarah terus menatap mereka.
dia pun mengikuti nya masuk.
" Apa yang kamu bawa ?" Ucap Yogi saat Mel meletakan sebuah lunch box di mejanya.
Mel tersenyum,,
apalagi yang harus dia katakan tidak mungkin jika dirinya membawa bekal karena suaminya.
" Ini Sarapan. " Ucap nya membuat Yogi menautkan alisnya.
" Kamu belum sarapan, Magh kamu Loh sayang sekarang kamu makan dulu Oke."
Mel terus menatap Yogi,,
Rasa bersalahnya semakin besar apalagi perhatian Yogi yang sama sekali tidak pernah berubah ataupun berkurang dari pertama mereka pacaran.
Mel langsung berhambur memeluk Yogi hingga tubuhnya hampir saja terjatuh namun tangannya segera menahan.
Mel memeluknya erat, air matanya tanpa terasa mengalir di wajahnya.
Apa yang harus dia lakukan, Yogi kekasihnya dan dia mencintai nya namun statusnya kini telah menjadi istri orang lain.
Yogi semakin bingung dengan sikap Mel, semenjak Dari Jakarta Mel seperti menyembunyikan sesuatu.
" Sayang hei,, kamu kenapa ?" Ucapnya mengusap rambut Panjang Mel
Mel hanya menggeleng namun terus memeluk nya,,
Yogi mengangguk dan membiarkan kekasihnya itu dalam dekapannya.
*******
Permana Grup.
Sebuah Perusahaan Bonafit dan terkenal di Bandung, perusahaan yang selalu menjadi nomor satu dalam bidang bisnis.
Kemampuan sang pemimpin bukan hanya bersifat dermawan namun juga otaknya yang sangat cerdas hingga selalu membawa Perubahan menjadi nomor satu.
Namun kini bukan lagi Rahardi yang menghandle perusahaan namun kini semuanya sudah di ambil alih oleh putranya yang baru saja datang ke Bandung setelah Pendidikan nya di luar negeri dialah Devandra Reyhan Permana.
Rey menatap Laptop nya dengan satu tangan memegang bulpoin.
Matanya elangnya begitu teliti menatap setiap huruf dan angka di sana.
Tok,,
tok,,
tok,,
" Permisi Tuan " Ucap seorang laki laki yang memang di utus menjadi sekretaris plus asistennya di Perusahaan dialah Andre yang usianya tidak jauh berbeda dengannya.
" Ada Apa. " Ucap Rey tanpa memalingkan wajahnya
" Pukul 11 Siang ini Anda ada meeting sekaligus makan siang dengan Perusahaan Emporis. "
Rey menghentikan kegiatannya dan beralih menatap Andre .
" Perusahaan Emporis ?" Ulang Reyhan.
" Ya Tuan, Perusahaan yang sebetulnya sudah akan menjalin Kerja sama dengan Perusahaan kita namun tertunda karena sebuah masalah Intern."
Rey mengangguk,,
" Kamu siapkan semuanya, dan satu jam lagi kita berangkat. "
" Baik Tuan saya permisi."
Rey menyandarkan kepalanya pada Kursi kebesaran nya,
Rasanya sangat Familiar dengan nama perusahaan yang akan menjalin Kerja sama dengannya.
Ting,,
Ponselnya berdering dan terlihat sebuah pesan masuk di ponselnya.
Abas mengirimkan sebuah Email di sana, Dia sudah menyelidiki siapa Sarah juga Yogi sesuai dengan Perintahnya.
Jadi laki laki itu benar kekasihnya Mel, dan hingga saat ini mereka masih menjalin hubungan.
Ting,,
Lagi lagi ponselnya bunyi.
Mata Rey menatap dimana Mel berada dengan Yogi di sebuah Taman Kampus.
Tangannya Langsung menghubungi Abas ,,
" Halo Tuan. " Ucap Abas. dari seberang.
" Kamu terus cari tau apa yang mereka bicarakan dan segera laporkan kepada saya."
" Baik Tuan"
Rey menyimpan Ponselnya dan beranjak keluar.
_____
Mel bersama Yogi di taman Kampus,
mereka memang sering berada di sana namun berbeda kali ini.
tidak seperti biasanya, tingkah Mel yang berbeda membuat Yogi merasa heran.
" Kamu ajak aku ke sini kenapa ?" Ucap Mel.
Yogi terdiam dan masih menatap Mel yang duduk di sampingnya,,
" Sayang,, Jika kamu ada masalah kamu bisa cerita sama aku jangan pernah pendam sendiri. ada aku yang akan selalu ada buat kamu."
Mel menatap Yogi yang sudah menggenggam kedua tangannya.
Bukan ini kemauan dirinya,
Dia sangat ingin kembali di masa masa dulu, dia belum menikah dan pacaran dengan Yogi.
Mel tersenyum,,
" I'm fine, and no problem " Ucap Mel tersenyum.
Namun Yogi bukan laki laki bodoh, dia sangat tau bagaimana Mel jika saat ini dia menyembunyikan sesuatu darinya.
bibir Mel bisa berkata seperti itu namun raut wajah Mel tidak bisa berbohong.
Yogi tersenyum,,
dia sendiri tidak mau memaksakan Mel untuk bisa bercerita kepada nya,,
Mungkin Mel butuh waktu Sekarang.
" Baiklah,, Tapi kamu harus ingat.
Aku sayang dan Cinta sama kamu, Aku akan selalu ada buat kamu Oke."
Mel tersenyum dan mengangguk,,
" Ya Aku tau,, Makasih Kamu udah hadir dalam hidup aku."
Yogi mengangguk dan menarik Mel dalam pelukannya.
Mel terdiam,, Tidak membalas ataupun menolaknya.
Pikirannya terus bagaimana cara dia bicara dengan Yogi tentang statusnya.
Apa yang bakal terjadi setelahnya..