Apa jadinya hidupku menikah dengan orang yang tidak pernah aku cinta dan meninggalkan tunanganku dan hidup bersama Andra sahabatku.
"Jangan mengaku cinta!! kalau kamu tidak bisa menjaga perasaan wanita mu dengan sangat baik!!"
_Andra Angkasa_
🥳 Update Hari Rabu Dan Minggu.😍
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Maya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 06 // Kesalahan
"Ndra!" panggil Mita di balik pelukan Andra yang dari tadi tidak ingin melepasnya.
"Ah!! iya maaf!!" Andra terkejut lalu melepaskan pelukannya, Andra mengetahui pasti Mita kehabisan nafasnya karena ia memeluknya begitu erat.
Semoga Mita bisa menerima aku menjadi suaminya, argh! tapi kenapa dia tidak marah dengan kejadian yang semalam? apa dia tidak mengetahuinya? atau dia tidak peduli denganku? atau Mita menyembunyikan rasa kekesalannya, terus dia akan diam-diam meninggalkan aku, tidak akan membiarkan itu terjadi, batin Andra mengeram.
"Ndra!" panggil Mita lembut.
"Iya sayang," jawab Andra, membuat Mita tersipu malu dengan panggilan asing itu, keluar dari mulut Andra.
"Aku ambil kan nasinya ya? kamu mau lauknya apa?" Tanya Mita mencoba menjadi istri yang baik.
"Aku mau kamu," Andra mengeluarkan kata-kata manisnya, lagi-lagi membuat Mita tersipu.
"Ndra!" panggil Mita kembali.
"Iya sayang," jawab Andra kembali.
"Aku serius!" tuntut Mita mengerucutkan bibirnya kesal.
"Kebiasaan kamu deh kayak gini," Andra kembali mengingat masa lalu.
"Maaf!" ujar Andra tersenyum lalu menatap dalam sang istri yang tengah kesal karena dari tadi Andra selalu tidak pernah serius kepadanya.
Para pelayan tersenyum melihat tuan muda begitu romantis kepada istrinya. "Semoga non Mita bisa merubah perilaku pak Andra!" ucap para pelayan berbisik.
*****
Prang.
"Kamu bisa berkerja atau tidak ahh??" teriak Andra mulai mencekik leher pelayan wanita yang tidak sengaja menumpahkan sesuatu di dekatnya.
"Ma...maaf tuan! saya tidak sengaja," pelayang tersebut kesulitan bernafas, karena cekikan Andra di lehernya.
Semua orang yang ada di sana ketakutan dengan sikap Andra yang kejam, tanpa belas kasih sedikitpun.
"Mungkin wanita itu akan mati sekarang juga," ucap bik Ijah yang sudah terbiasa dengan pemandangan mengerikan tersebut.
"Ya ampun, apa yang akan di lakukan Andra?" lirih Mita gemetar sembari menunduk ketakutan.
Mita yang melihat Adegan itu langsung menghentikan sikap kasar Andra kepada pelayan wanita itu.
semoga Andra tidak marah, karena aku mencampuri urusannya, kalau aku diam seperti ini, wanita itu akan mati, ayoklah! Mita kau pasti bisa, batin Mita mencoba mendekati Andra.
"Andra! lepaskan wanita itu! kasihan dia kesulitan bernafas!"
"Diam Mita! wanita ini harus di kasih pelajaran karena berani menganggu acara makan kita."
"Dia tidak sengaja Ndra! kumohon lepaskan!"
"Argh!" suara wanita itu kesulitan bernafas.
Mita tidak tega melihat hal itu. Aku harus melakukan sesuatu, aku tidak mau melihat wanita itu mati, batin Mita menatap pelayan itu sendu dan kasihan.
Mita nekad memeluk Andra dari belakang, membuat semua pasang mata kaget melihat tingkah Mita, termasuk Andra yang sedang memulai aksinya.
"Ndra! udah ya? lepasin dia! kita makan, aku laper!"
Deg. Suara jantung Andra berdetak kencang, mendengar Mita berkata seperti itu, Andra langsung melepaskan leher wanita itu.
"Huh, akhirnya non Mita berhasil membujuk tuan Andra," ucap semua pelayan yang bersembunyi menghela nafas panjang.
"Kesini kamu!" perintah bik Ijah kepada pelayan wanita itu.
pelayan wanita itu langsung berlari ke arah bik Ijah, dengan nafas yang sudah sampai meregang nyawanya tadi.
"Maaf sayang! aku membuatmu menunggu," ucap Andra tersenyum romantis lalu berbalik memeluk Mita.
"iya sa...sayang, aku sudah lapar," Mita memaksakan senyumannya semanis mungkin.
"Baiklah kita makan," Andra mencium bibir Mita sekilas. Mita tersenyum lalu menuntun Andra untuk duduk di dekatnya.
Sementara itu, Dion menuju ke arah ruang belakang memarahi para pelayan yang membuat tuan mudanya marah. "Dasar bodoh! kalian ingin mencari kematian di sini ah?"
*****
"Sayang!" panggil Andra tersenyum.
"Iya," jawab Mita sedikit ketakutan karena suara serak dan dingin itu memanggil namanya.
"Makannya jangan berantakan seperti ini!" Andra menjilat bibir Mita yang masih tersisa makanan di bawah bibirnya.
Sontak Mita kaget dengan aksi spontan Andra, Mita ketakutan melihat raut wajah Andra yang menyeringai, "Jangan takut sayang, tadi ada sisa makanan."
"Iy...iya sayang," cicit Mita mengangguk.
"Sayang! jadikan kita bertemu dengan Kelvin hari ini??" tanya Mita berhati-hati.
"Iya, aku akan mengawasimu."
"Baiklah."
Sebenarnya Andra telah merencanakan hadiah yang istimewa untuk Kelvin, entah apa yang ada di benak Andra sekarang.
*****
"Jangan-jangan Mita menipuku lagi? mungkin dia ingin menjebakku dan memanfaatkan hartaku." Kelvin tengah mondar-mandir di taman menunggu kedatangan gadis itu.
"Kamu hati-hati! aku akan mengawasimu dari sini!"
"Baiklah, aku hanya sebentar," ucap Mita mulai membuka pintu mobil Andra dengan menggunakan dress mahal setengah lutut yang di pilihkan Andra untuknya.
"Itu bukannya Mita? mobilnya mewah banget, ahh, dia kan sudah bangkrut,
mana mungkin dia mampu membeli mobil itu."
"Kelvin!" panggil Mita dengan suara sedih.
"Iya," Kelvin terkejut melihat penampilan Mita yang semakin cantik dan elegan dengan dress mahal di tubuhnya.
Mita melepas cincin pemberian Kelvin waktu itu, membuka genggaman tangan Kelvin lalu menutupnya kembali. "Maafkan aku!" Mita menangis, dan tidak tega menatap wajah Kelvin.
Syukurlah dia sudah tau diri, aku tidak perlu memutuskan hubungan dengannya, aku tidak perlu meminta cincin itu kembali, kan lumayan untuk aku jual, tapi aku mau mengerjai wanita miskin ini terdahulu, anggap saja ini pertemuan terakhir untuknya, batin Kelvin tersenyum miring.
Andra hanya bisa menggepalkan tangannya dari kejauhan melihat laki-laki bodoh itu membuat gadisnya menangis.
"kenapa kamu mengembalikan cincin ini?" Kelvin berpura-pura sedih.
"Ak...aku sudah menikah Vin, maafkan aku telah menghinati cinta kita!" sesal Mita menunduk, masih mengeluarkan air matanya.
"Oh, suamimu mana? kenapa dia tidak menemanimu?"
"Dia menungguku di mobil."
Jadi yang aku lihat barusan itu kenyataan, sialan! beraninya dia berbahagia dengan laki-laki itu, sedangkan aku mencari mangsa lagi untuk aku kuras hartanya, wanita murahan, aku akan kasih dia pelajaran, batin Kelvin menggepalkan tangannya.
Kelvin mendekat ke arah Mita yang dari tadi menunduk ketakutan, menangis melihat pujaan hatinya untuk yang terakhir kalinya.
"Kalau kau berani menyentuh istriku, aku tidak akan mengubah rencanaku untuk memberi pelajaran kepadamu," tegas Andra melihat pemandangan menyedihkan itu dari dalam mobilnya.
Benar saja, Kelvin mendorong tubuh Mita sampai Mita tersungkur jauh membuat tangannya mengeluarkan darah.
"Auw, sakit Vin, apa yang kamu lakukan??"
"Wanita murahan! ini alasanmu meninggalkan aku, karena menikah dengan laki-laki kaya itu," Kelvin menjambak rambut Mita dengan keras.
Bruk.
Suara tendangan mendarat ke tubuh Kelvin secara tiba-tiba, "Urus laki-laki bajingan ini!" perintah Andra geram.
Anak buah Andra mengangguk lalu membius Kelvin dan memasukannya ke dalam mobil. Sedangkan Mita tengah di gendong oleh Andra menuju ke mobil. "Mita! kamu baik-baik saja kan sayang?" panik Andra melihat istrinya yang kini tidak sadarkan diri karena ulah mantannya yang berngsek itu.
Tq Thor aku suka banget karya mu ini,
Semoga outhornya SEHAT dan SUKSES selalu iya,,Teruskan berkarya💪🏻💪🏻💪🏻👏🏻👏🏻👏🏻👍🏻👍🏻⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️🌺🌺🌺🌺🌺☕️☕️☕️☕️☕️☕️☕️
Mampir thor,,ikut nyimak🙋🏻♀️🙋🏻♀️🙋🏻♀️