NovelToon NovelToon
REUNILOVE

REUNILOVE

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintamanis / Patahhati / Tamat
Popularitas:41.8k
Nilai: 5
Nama Author: Laode Insan & Sungkono Pastra

Sebelum baca, like, kasih gift, komentar dan vote ya.😉

Reuni seharusnya jadi ajang silaturahim, tapi tidak bagi Novan dan Haris. Mereka ikut reuni untuk menjawab tantangan Andre musuh bebuyutannya sejak SMP, yaitu syarat hadir Reuni harus membawa pacar, dan bukan bohongan. Sialnya, tantangan itu datang ketika Novan baru saja putus, sedangkan Haris masih juga jomblo.

Novan dan Haris tidak ingin kalah. Berbagai cara dilakukan, mulai dari mencari di dunia maya instagram, facebook, tiktok, twitter, bahkan sampai ikut kelas motivasi, tapi selalu saja gagal.

Apakah Novan dan Haris berhasil dapat pacar dan bisa datang ke acara Reuni sekaligus mengalahkan Andre? Baca kisah seru dan kocak mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Laode Insan & Sungkono Pastra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

6. Panggil Saja Beb

Sang bos tercengang kaget dan batuk-batuk karena tersedak menghisap cerutunya. Mereka bertiga baru menyadari kalau tinggal berjarak tujuh puluh meter, tampak Haris berlari seorang diri menuju ke arah mereka.

“Gawat nih, rencana kita sepertinya ketahuan. Kita kalah strategi, kok malah jadi kita yang disergap?” sang bos bingung, kaget bercampur panik.

Tapi bukan itu saja yang membuat kaget. Ternyata di belakang Haris, makin banyak orang yang juga berlari mengejar dan menuju ke arah Novan.

“Wah benar bos. Gimana, kalau harus melawan, kita berdua siap. Apapun akan kami lakukan," ucap seorang pengawalnya.

“Jangan konyol. Nggak mikir orang sebanyak itu? Belum lagi nanti jadi heboh, masuk berita dan ramai," jelasnya.

Melihat situasi yang terjadi, tanpa pikir panjang, sang bos langsung memberi isyarat untuk pergi.

“Ayo cabut sekarang,” perintahnya. Ia panik dan spontan membuang cerutu yang masih panjang, lalu bergegas masuk ke mobil diikuti oleh dua pengawalnya. Mobil mereka langsung tancap gas.

“Ternyata hari ini hidup gue nggak mirip drakor ... tapi lebih mirip film mafia Hongkong. Hidup memang nggak bisa ditebak seperti akhir drakor, yah kok korea lagi sih." Novan menggerutu, tapi ia juga tidak bisa menahan rasa gembira dan menarik nafas lega.

“Lo emang sahabat baik Ris, gue nggak nyangka lo datang bawa bantuan di saat yang tepat," jelas Novan sumringah melihat Haris yang tinggal delapan meter lagi sampai di tempatnya berdiri.

Tapi apa yang terjadi, belum lama Novan menikmati kegirangan karena terkejut merasa mendapat bantuan mendadak, kini Novan kembali dibuat terkejut oleh Haris. Bukannya berhenti menghampiri Novan, Haris justru terus berlari melewati Novan sambil memandangnya datar, bahkan raut wajahnya cemas.

“Cepat selamatkan diri!” tegas Haris sambil terus berlari sekuat tenaga.

Novan kaget melihat Haris yang hanya teriak dan tidak berhenti meski untuk sejenak menghampirinya. Justru sekarang ia telah kembali menjauh meninggalkan Novan. Penasaran dengan apa yang terjadi, Novan lalu menoleh ke belakang. Akhirnya ia mengerti setelah melihat kawanan preman dan satpam yang mengejar Haris sambil mengacungkan telapak tangan tergenggam ke atas.

“Cilaka,” ujarnya panik. “Kenapa lo nggak bilang dari tadi sih Ris,” keluh Novan menyalahkan Haris, padahal tadi sudah diperingatkan.

Tanpa menunggu lagi, Novan akhirnya ikut lari menyusul dan lebih cepat berlari hingga berhasil mendahului Haris. Mereka berdua panik menyelamatkan diri.

“Kenapa sekarang jadi kayak film warkop gini,” gerutu Novan pada Haris yang berlari hampir berdampingan.

“Jangan banyak bicara. Kondisi gawat begini tidak usah pikir macam-macam. Cukup lari dan selamatkan diri kalau tidak ingin babak belur dihajar mereka,” tegas Haris dan terus berupaya lari meski nafasnya mulai pendek karena lelah.

Pagi ini, rencana Haris dan Novan untuk menghadiri acara rapat persiapan reuni berantakan. Padahal, dibalik rencana kehadiran mereka berdua, ada niat untuk mencoba bertemu kembali cinta pertama atau cewek-cewek yang pernah mereka tolak cintanya. Berharap mereka memaafkan dan mau menjadi pacar. Tapi niat itu gagal total.

Keduanya terus berlari hingga depan minimart dan mereka melihat mobil sedan mewah parkir di pelataran depannya. Seorang wanita sosialita bernama Freya berparas cantik dan seksi baru saja akan membuka pintu lalu masuk ke dalam mobilnya. Usianya sudah tiga puluh tiga tahun tapi masih terlihat muda seperti perempuan usia dua puluh lima tahun meski telah memiliki satu anak.

Dari jarak beberapa meter, Novan yang melihat mobil itu langsung memberi isyarat ke Haris.

“Ayo cepat, kita harus sembunyi. Nggak bisa berlari terus," jelas Novan setelah ia sempat menoleh ke belakang, belum terlihat susulan satpam dan preman yang mengejar. Rupanya mereka tertinggal di belakang karena sempat terkecoh. Novan merasa inilah saat yang tepat untuk sembunyi. Ia langsung menuju mobil diikuti Haris yang tidak protes.

Dalam hitungan detik, sesaat setelah Freya masuk mobil, Haris dan Novan juga dengan cepat langsung ikut masuk ke dalam mobil melalui pintu belakang sedan dan membuat wanita sosialita itu terkejut.

“Heh! Siapa kalian main masuk aja ke mobil gue!” hardik Freya kaget ketakutan. Ia berusaha meraih botol minuman yang tadi dibelinya di minimart dan menodongkan ke arah Novan dan Haris.

“Cepat keluar! Atau gue teriak nih biar kalian digebukin!” lanjutnya panik ketakutan tapi juga marah.

“Eh, maaf tante ... maaf. Kami cuma mau numpang ngumpet doang tante. Tolong, kami lagi dikejar preman,” sahut Novan terengah-engah mengatur nafas sambil menunduk tiarap di jok belakang dan sesekali mengawasi ke luar mobil.

Awalnya Freya kaget dan tetap ingin teriak walaupun kondisi parkiran depan minimart sedang sepi, tanpa ada orang atau kendaraan lain, bahkan tukang parkir dadakan juga tidak ada. Mungkin karena hari masih pagi.

Setelah mendengar penjelasan singkat dan ekspresi ketakutan Novan dan Haris, seketika Freya jadi sedikit tenang dan merasa keduanya tidak punya niat jahat meski masih meragukan. Bahkan timbul rasa kasihan melihat keduanya yang ketakutan dan terus menunduk seperti halnya orang sedang sembunyi. Di sisi lain, dengan melihat seragam sekolah yang dipakainya, membuat Freya jadi semakin tenang tanpa takut.

“Tolong ya tante, kami cuma numpang ngumpet aja,” Novan kembali memohon.

“Iya tante ... kami cuma sembunyi tante.” Haris ikut menimpali.

“Tante, tante ... enak aja manggil tante. Emangnya gue tante lo berdua? Emangnya gue udah kelihatan kayak tante-tante ya? Enak aja manggil tante!” Freya protes dan kembali geram.

“Iya maaf kak." Haris kembali bicara sambil tetap merunduk karena takut terlihat oleh preman yang mengejar.

“Emang gue kakak lo sampe dipanggil kak?!” Freya masih protes.

“Iya maaf beb.” Novan yang sudah kehabisan akal spontan aja berucap. Naluri playboy-nya menyeruak.

“Nah ... itu baru oke. Panggil aja Beb Freya," jelasnya sembari mengenalkan namanya. Kali ini amarah Freya mereda dan mulai tersenyum.

“Eh, kamu manis juga ya, kayak pernah lihat tapi lupa di mana. Kamu beneran masih SMA? Aku suka cowok-cowok SMA. Gemesin benget deh," jelasnya sambil tersenyum genit dan panggilannya berubah jadi aku kamu.

Novan dan Haris terkejut, spontan memperhatikan penampilan Freya yang masih terlihat muda dan stylist. Tipikal ibu muda sosialita ibukota metropolitan. Mereka berdua coba tersenyum manis. Tapi senyum manis itu jadi menciut saat Novan dan Haris melihat keadaan di luar. Ternyata ada dua orang preman mencoba mengintai keadaan sekeliling, termasuk mendekati mobil tersebut.

Menyadari bahaya mengancam, Haris dan Novan spontan menyuruh Freya untuk menjalankan mobilnya.

“Cepat jalan dan pergi dari sini beb kalau mau selamat!” tegas Novan tapi dengan suara agak ditahan karena panik. Freya juga panik dan tanpa banyak tanya ia mundurkan mobilnya dan langsung tancap gas. Mobil mulai melaju cepat.

Sedangkan preman baru menyadari belakangan saat melihat sekilas Novan dan Haris menurunkan kaca dan mereka terlihat di dalam mobil sambil menjulurkan lidah untuk mengolok.

“Itu mereka! Cepat kejar!” teriak salah seorang preman.

@       @      @

1
Amidah Anhar
Lanjut di sini sja BaB nya seru bacanya...
Anggi
🤣🤣
Anggi
cucok cyyn 🤣
Novi Nur S
nasib buruk menghampiri Novan sm Haris... kasihan...😁
Khalisah Rochman
nama tokoh cewekx semua berawalan huruf S... Santi, Senja, Sheila
Khalisah Rochman
saudaraku sdh byk n temenku sdh byk, aq butuh pacaaarrrrr.... 🤣🤣🤣🤣🤣
Khalisah Rochman
kacian..... 😔
Khalisah Rochman
😂😂😂😂 lucu thor.... mghibur
Khalisah Rochman
keluar mulut harimau, msuk mulut buaya 😂😂😂😂
Khalisah Rochman
🤣🤣🤣🤣🤣
Khalisah Rochman
😂😂😂😂
Basuki Rahmat
next
HaleJhope94
kasian banget nasip Lho Bang,,, udah berjuang,..eh jadinya mala sama orang lain😢

pokoknya semangat mencari yang baru💪
Cerita Ode: Seperti hidup, penuh perjuangan 😁
total 1 replies
HaleJhope94
Banyak ngoceh shi Lo Bang🤣🤣🤣😁
bawaanya Bukan romantis tetapi bosan dgr😁
Cerita Ode: Novan bawel sih, bukannya nikmati momen.
total 1 replies
HaleJhope94
Novan Kayaknya Fans berat sama pak Mali.. sedikit"
Dasar Madesur 😁
Cerita Ode: Madesur emang tuh 😁
total 1 replies
HaleJhope94
Lanjut...
HaleJhope94
Pak Mali:mata keranjang
Si Ibunya:Mata Emas😁..
upss,, mata duitan dah
Cerita Ode: Usil pak Mali, akhirnya kena emak2 lemparan kacangnya 🤣
total 1 replies
HaleJhope94
Ya ampun, sudah tua jga msh aja cari jodoh😁😁😁🤣
Cerita Ode: itu namanya Oma oma gaul 🤣
total 1 replies
Danish Aazh
novan haris🤣🤣🤣
Cerita Ode: Duo keren ya 🤣🤣
total 1 replies
HaleJhope94
Lanjut....
Cerita Ode: siip 👌
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!