aku adalah gadis yg biasa saja hanya berharap cinta tulus......
apakah itu mungkin terjadi.....
cinta bertepuk sebelah tangan....
mungkinkah aku mendapat cinta yang sesunggguhnya atau hanya ada derita di cintaku....
perjalanku masih panjang dan berliku untuk mendapat cinta yang sesungguhnya....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon meidina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
eps6
setelah selesai dengan pencak silat aku lanjut pulang dengan gontai ya mau gimana udah capek luar dalam.. huf.....
#Di rumah
ASSALAMUALAIKUM.... bu ibu
kok sepi sih pada kemana ya?! hem terpaksa masuk dengan kunci cadangan padahal hari ini mau curhat sama ibu malah di tinggal. "ngomong2 kemana nie bapak sama ibu kok gak kasih tahu mau pergi. padahal biasanya pasti telpon dulu kasih tahu kalau mau keluar" batin ku. semoga gak da apa2 lha....
akhirnya aku memililih mandi habis itu ganti baju dengan kaos oblong serta celana pendek kebangaan ku.. hehehe..
"enaknya makan mie instan nie mumpung gak da orang hehehe" ucapku. ya aku memang pecinta mie instan tapi apa daya kalau ada ibu bapak atau mas2 ku pasti udah kena ceramah abis2an sama mereka... nasib lha....
jam 17.00wib, nie kok belom ada yg pulang za trus aku di rumah sendirian gitu idih.... kenapa sih kok tega ma aku... akhirnya aku ketiduran di ruang tamu..
jam 20.00 wib
bpk dan ibu baru pulang dengan wajah yang sedikit lesu dan muram, aku terbangun karna mendengar pintu rimah di buka " kena ini kok sedih. ada apa ya?! tanya gak ya" batin ku. bpk dan ibu masuk dan duduk di sebelah ku dan ucapan bapak membuatku gemetar....
"nak maafin bpk ya..." ucap bpk dengan mata berkaca kaca. sementara ibu sudah berderai air mata menatap ku.
"minta maaf buat apa pak" ucapku binggung.
"minggu depan kamu mau kan menikah dengan hendra..." kata bapak dengan sendu.
"APA.. KENAPA PAK" ucapku kaget setengah mati.
"pakde husni kena serangan jantung dan minta ke kami untuk menikahkan kalian minggu depan di rumah sakit..." tambah bapak menjelaskan.
"......."aku diam.
" kalau kamu menolak tidak apa2 biar bapak yg bilang ke pakde husni" ucap bapak melihat dan menenangkan ibu yg masih sesenguk kan.
"ya kalau menurut bapak baik. ya aku nurut saja" ucapku pasrah.
"terima kasih ya nduk... kau memang putri bapak yg baik dan pengertian" ucap bapak dengan senyumnya...
"TAPI AKU MENOLAK" tegas mas syam.
"pak kasihan dina masih umur 18th belum lagi hendra tidak mencintainya mau jadi apa rumah tangga mereka nanti pak " lanjut ucapan mas syam.
"tapi tadi hendra sudah menyetujui pernikahan ini" jelas bapak pada mas syam.
"apa si jutek setuju gitu aja alamak.... ada apa ini..." batinku bertanya.
"baiklah kalau begitu. tapi ingat jika dina terluka dalam pernikahan ini aku akan membawa nya pergi dari kalian semua" ucap mas syam sedikit marah.
ibu dan aku hanya bisa melihat mas syam pergi dengan marah, ya dia mas yg sangat menyayangiku dan posesif karna waktu mas tahu akan memiliki adik perempuan dia sudah berjanji tidak akan membuat adik nya menangis, bahkan rela menantang siapapun yg membuat aku menangis.
aku berinisiatif mengejar mas syam,
"mas tunggu..." ucapku sambil berlari.
"...." diam dan hanya menoleh.
"mas jangan begini kasihan bpk dan ibu, aku menerima ini sebagai takdirku mas, aku juga mencintainya meski dia sering jutek dan marah gak jelas kepadaku" ucapku nyerocos..
"aku gak marah sama ortu kita dek, cuma mas gak mau kamu terluka,pernikahan itu bukan mainan, kalian akan hidup bersama dalam satu atap jika dia tidak mencintaimu, dia tidak akan bisa membuat mu bahagia" ucap mas syam sendu.
"mas yakin yang kamu anggap cinta itu hanya sebuah kekaguman terhadapnya" tambanya.
"iya mas aku tahu. aku belum mengerti cinta itu apa, tapi ku mohon biarkan aku menikah dengan nya,aku hanya ingin melihat ortu kita bahagia" ucap ku gemetar menahan tangis.
"baiklah dengan satu janji" ucap mas syam.
" baiklah" ucapku.
"jika suatu saat dia melukai mu dan membuat mu menagis, kamu akan mas bawa pergi darinya dan tak ada satu orang pun yg akan tahu kemana kecuali mas" ucap mas syam tegas.
"iya aku janji mas"sambil memeluk mas syam..
.
.
.
.
.
.
.
#maaf nya sedikit gak nyambung😅😅😅
tpi bnyk tulisan yg salah
😭😭😭😭