NovelToon NovelToon
Pura Pura Buta

Pura Pura Buta

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Nikahkontrak / Poligami / Tamat
Popularitas:33.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: Nafsienaff

Demi membongkar perselingkuhan istrinya Marfel chandra seorang pengusaha kaya raya terpaksa harus bersandiwara dengan pura pura buta.

Namun siapa sangka istrinya Ariana chandra justru mengenalkanya dengan seorang gadis kampung bernama Laura yang harus di nikahi oleh marfel dengan alasan agar bisa merawat marfel dengan baik.

Laura lusiana datang dan dengan kebesaran hatinya mau di nikahkan dengan marfel demi kesembuhan nenek tercintanya tanpa mengharapkan apapun termasuk cinta.

Seiring berjalanya waktu marfelpun berlahan mulai bisa melupakan rasa kecewa juga sakit hatinya pada ariana berkat kehadiran laura di sampingnya. Hingga akhirnya marfel melupakan misi utamanya berpura pura buta dan terus melanjutkanya demi laura. Istri kecilnya.


Musim ke 2
Cinta berhasil membuat Marfel sadar bahwa tidak seharusnya Marfel terus menghindar dari masa lalu. Dan Trio kembarnya adalah jendela untuk Marfel berdamai dengan masa lalu yang sempat membuatnya terluka dan kecewa.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nafsienaff, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 5

Laura berdiri di depan pintu kamarnya dan marfel dengan kepala terus tertunduk. Laura menggigit bibir bawahnya menatap sepasang kaki marfel yang masih menggunakan sepatu kulit warna hitam mengkilatnya. Laura yakin harga sepatu pria itu jika di jual bisa untuk di pakai modal usaha, entah membuka warung kecil kecilan atau mungkin untuk berdagang bakso.

Laura berdecak. Gadis itu menepuk jidatnya.

“Jangan konyol.. Ini bukan saatnya memikirkan harga sepatu apa lagi buka usaha.”

Laura melirik sedikit pada marfel yang berdiri di depan jendela kaca berhordeng putih. Laura tidak bisa dengan jelas melihat wajah suaminya karna semilir angin menerbangkan hordeng dan menutupi sebagian wajah marfel.

“Laura lusiana. Kamu istri ke 2 ku sekarang.”

Laura terus menundukan kepalanya mendengar suara berat marfel. Pria yang baru beberapa menit berjanji di depan semua saksi, orang tua, bahkan dengan nama yang kuasa untuk mencintai dan menjaganya dengan sepenuh jiwa dan raganya. Meskipun pernikahan itu sebenarnya hanya tuntutan bagi laura bukan kemauan.

“Aku pria buta laura, Mungkin aku akan menyusahkan kamu ke depanya.”

Laura hanya bisa diam mendengarkan. Pelan pelan laura mengangkat kepalanya.

“Dia kan buta, buat apa aku menunduk? Bahkan aku melotot di depanya pun dia pasti tidak akan tau.” Batin laura bergumam.

Marfel menolehkan kepalanya. Pria itu tersenyum manis, sangat manis bahkan sampai membuat laura terhipnotis bak gadis bodoh.

“Ya tuhan.. Dia sangat tampan. Bahkan mengalahkan oppa oppa.”

Sesaat laura terus menatap marfel yang juga menatapnya. Laura benar benar terpana dengan ketampanan suaminya itu. Ketampanan yang baru laura sadari karna selama ijab kobul laura terus menundukan kepalanya. Bahkan untuk sekedar menoleh saja laura merasa takut saat itu.

“Kamu tidak perlu khawatir, pernikahan kita hanya berlaku sementara. Kamu bisa bebas setelah masalahku dan ana selesai. Untuk itu tolong bantuanya untuk segala hal nanti.” Sambung marfel.

Laura tidak menggubris apa yang marfel katakan. Gadis dengan kebaya pengantinya itu malah mendekat dengan tampang bodohnya pada marfel.

Sementara marfel yang hanya pura pura buta tersenyum merasa terhibur melihat wajah menggemaskan gadis yang baru saja sah menjadi istrinya. Marfel tidak heran jika banyak kaum hawa yang terpikat dengan ketampananya. Tapi ekspresi bodoh tidak biasa laura benar benar sangat langka. Karna hampir semua wanita yang mendekatinya selalu bergaya centil dan menggoda.

“Dasar gadis bodoh.”

_____

Malamnya.

Laura terdiam di sudut ruangan. Gadis manis itu tampak bingung menatap ranjang king zise dengan seprai putih yang membalutnya. Malam ini adalah malam pertamanya. Dan laura takut dengan apa yang akan terjadi antara dirinya dan marfel nanti. Meskipun memang dirinya sudah sah menjadi istri pengusaha tampan itu tapi laura benar benar belum siap untuk melakukan hal intim dengan pria itu atau pria manapun.

Deringan ponsel laura membuat laura tersentak. Gadis itu berdecak dan mengusap usap dadanya karna terkejut dengan suara nyaring ponsel miliknya sendiri.

“Huh ngagetin aja sih.”

Laura berjongkok dan membuka tas berisi baju bajunya yang berada tepat di samping kaki kananya. Ya, ariana memang menyuruh laura untuk langsung membawa semua baju bajunya.

“Nana..” Laura bergumam ketika melihat nama nana di layar ponselnya.

“Ngapain malam malam dia telpon.”

Penasaran karna tidak biasanya nana menelpon, laura pun segera mengangkatnya.

“Halo na..”

“Ya ra, kamu dimana? Aku ke rumah kamu terus ke rumah sakit juga kamu nggak ada. Nenek juga sudah nggak ada di ruang rawatnya.”

Laura menggigit pelan bibir bawahnya. Ariana memang langsung memberikan apa yang bahkan tidak pernah laura bayangkan. Seperti tempat tinggal yang layak untuk nenek dan adiknya juga melunasi hutang hutang laura pada lintah darat yang hampir setiap hari meneror laura dan neneknya.

“Eemm.. Aku.. Aku..”

Laura bingung harus mengatakan apa pada temanya. Nana sangat baik dan banyak membantunya selama ini.

“Kamu kenapa ra? Kamu baik baik aja kan?” Tanya nana dengan nada khawatir.

“Aku..”

Tok tok tok

Suara ketukan pintu membuat laura menoleh cepat ke arah pintu. Kedua mata laura terbelalak.

“Ya tuhan.. Itu pasti tuan marfel..” Batin laura.

Laura langsung memutuskan sambungan telponya begitu saja. Dengan cepat laura kembali memasukan ponselnya kedalam tas bajunya namun kemudian laura terdiam saat menyadari sesuatu.

“Eh tunggu deh.. Tuan marfel itu kan buta.. Untuk apa aku pake gugup begini.. Dia kan nggak bisa lihat aku mau ngapain aja.”

Laura memanyunkan bibirnya dengan eskspresi berpikir. Gadis itu melupakan pintu yang tadi beberapa kali di ketuk dari luar.

Tok tok tok

“Ah ya tuhan.. Pintu..” Laura menepuk pelan keningnya sendiri kemudian bangkit dan melangkah cepat menuju pintu untuk membukanya.

“Tuan.. eh maksudnya papah.. Maaf..”

Laura tersenyum kikuk saat mendapati tedy yang berada di depan pintu kamarnya dan marfel.

“Mbok onah sudah berkali kali mengetuk pintu dan katanya kamu sama sekali tidak menyaut.”

Laura menggigit bibir bawahnya. Tedy sepertinya marah padanya kali ini.

“Ma maaf tuan.. Eh papah maksudnya.. Sa saya.. Saya tadi di kamar mandi..”

Tedy menganggukan kepalanya.

“Waktunya makan malam.” Katanya dengan nada melembut.

“Yang lain sudah menunggu di bawah. Ayoo..”

Laura mengerjapkan beberapa kali kedua matanya. Gadis manis dengan setelan kaos dan rok selutut warna pink itu benar benar merasa kaget. Tedy mengajaknya untuk ke bawah bersama.

“Laura.. Ayo..” Ulang tedy.

“Ah i iya pah..”

Laura tergagap namun tetap mengikuti langkah tedy. Tidak lupa laura menutup lebih dulu pintu kamarnya dan marfel sebelum mengikuti tedy dari belakang.

“Nak, kamu mau makan apa?” Tanya lina tersenyum lembut pada marfel yang terus menatap lurus ke depan.

“Eemm.. Memangnya ada apa aja mah..?” Tanya marfel dengan senyuman di bibirnya.

Marfel sebenarnya tau apa aja yang ada di atas meja di depanya. Marfel masih bisa melihat semuanya dengan jelas. Bahkan melihat ariana yang kini pindah duduk di seberangnya bukan lagi di sampingnya seperti biasa. Dan posisi ariana sekarang di gantikan oleh laura yang terus diam seperti patung di samping marfel.

“Banyak sayang. Ada ayam goreng, gurameh bakar. sayurnya juga banyak. Ada capcai, sup iga dan lainya. Kamu mau pake apa makanya biar mamah ambilin.”

Marfel tersenyum. Diam diam marfel melirik laura yang terus menunduk. Mungkin laura malu berada di tengah tengah keluarganya.

“Eemm.. Mungkin marfel mau ayam goreng sama capcai mah.. Biar ana yang ambilin.” Senyum ariana bersuara.

Senyum di bibir marfel memudar. Melihat wajah cantik ariana membuat marfel merasa muak.

“Tidak usah ana. Bukanya kamu sudah membayar laura untuk mengurusku?”

Ariana terdiam.

“Darimana marfel tau?” Tanyanya dalam hati.

Laura yang mendengar itu ikut terkejut. Marfel dan kedua orang tuanya pasti akan menganggapnya gadis matre yang mau melakukan semuanya demi uang.

“Fel aku...”

“Tapi nggak papa kok. Setidaknya kamu sudah membantuku mencari istri yang baik. Terimakasih ana.”

Ariana terdiam. Meskipun marfel memang tersenyum manis tapi apa yang di ucapkanya berhasil menyinggung ariana.

“Eemm.. Laura, bisa tolong bantu aku makan?”

“I iya tuan..” Jawab laura dengan bibir bergetar.

Laura bangkit dari duduknya dan meraih piring yang ada di depan marfel dengan sekujur tubuhnya yang bergetar. Ucapan marfel benar benar mengena di hati laura dan juga di hati ariana.

Laura terdiam. Gadis manis berkuncir rendah itu tidak tau harus mengambil yang mana untuk marfel makan. Makanan di depanya sangat banyak dan laura tidak tau yang mana yang marfel suka.

“Eem.. Aku mau makan sama sup saja.” Senyum marfel memberitahu.

Laura mengangguk pelan. Dengan menahan rasa gugup, takut, juga malunya laura menyinduk sup dan membubuhinya di piring berisi nasi yang di pegangnya.

Tedy dan lina yang melihatnya hanya bisa diam dan memperhatikan gerak gerik kikuk laura. Berbeda dengan ariana yang tampak tidak perduli dan memilih lebih dulu menyantap makan malamnya.

Dan selama makan malam berlangsung tidak ada yang bersuara selain marfel yang terus protes saat laura menyertakan irisan bawang dan wortel di setiap suapan untuknya.

1
223
sukaaa
223
sukaa
evita19
udah baca sejauh ini blm ada tindakan yg pasti dari pura pura buta nya
Retno Palupi
Luar biasa
Retno Palupi
yg cari wanita lain kan kamu sendiri? kenapa jd g rela?
Zur Thoib
ceritanya bagus Thor..... semangat 💪
Zur Thoib
Kecewa
Zur Thoib
Buruk
Rhaniie
Luar biasa
Bang Ken
sangat sangat sangat menyentuh
Rosnaeni Ros
cerita nya bosankn / kurang greget
Rosnaeni Ros
ihh laura ny trllu munafik
Siti Nurlelah
kok aku jadi gereget sendiri sih?
si Ariana itu selingkuh kenapa gak terciduk coba. malah seperti tidak terjadi apa2.
harusnya si Jo itu selidiki setiap ariyana selingkuh dan rekam juga perbuatannya buat bukti.
Abis itu ya gimana kek si Marfel bertindak tegas gitu loh.
ceraikan sekaligus penjarain si David karna nidurin istri org🤦
plis deh Thor yg tegas gitu loh ceritanya jgn di situ2 mulu
Nur Lela
❤️❤️❤️❤️
Dewiefatmawati Istri Mohamad Kuswantoro
lha si david jg go*lok...udh tau noh ariana cinta mati m lakinya...elu cuma dimanfaatin doang...sadarrr
Dewiefatmawati Istri Mohamad Kuswantoro
lah si marvelnya jg gitu..udh ditantang ariana cere gc dikabulin...toh bukti" jg udh kuat...aneh
Hijrah Dwi Rahayu
kembar 3 knp ngk sc ya, resiko banget yak
Mami Ani Aryani
nana koq goblok banget sih..
mosok daffa pria yg hampir sempurna koq bisa bisanya di tolak jd menantu..
trus, yg mo dijodohin sm klara cowok yg sperti apa.
Mami Ani Aryani
😂😂😂😂😂😂😂
Mami Ani Aryani
laura, sosok ibu yg hebat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!