Petra Afendy diambang kematiannya dia tiba-tiba mendengar suara yang aneh, suara itu berkata akan memberikannya kesempatan, tapi dia harus membuktikan bahwa dia layak menjadi seorang raja.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wahyuki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 5 : Hidup Atau Mati
Saat ini keadaan Petra tidak begitu baik, yah, tentu saja, dia yang kesulitan berhadapan dengan monster Ular Merah Raksasa, dia tidak tahu cara untuk menyerang monster itu.
‘Giant Red Snake’, monster itu sangat cepat dan kuat, bisa dibilang monster itu setara dengan Hunter peringkat B, Petra hanya bisa bertahan sambil menyerang memakai pedangnya yang sudah patah.
“Cih... Ini tidak berhasil. ”
Pedang itu tidak bisa menggores kulit ‘Giant Red Snake’, apalagi pedangnya sudah patah, kulit monster itu sangatlah tebal, kekuatan Petra saat ini tidak bisa menandingi monster ular itu.
Petra terus menerus menyerang monster itu, monster itu berhasil mengenai tangan Petra, dan pedangnya terlempar cukup jauh, dia tidak berfikiran bahwa tangan kosong bisa melukai monster itu.
Yahh, dia tidak berfikir seperti itu, pedang saja tidak bisa menembus kulit nya apa lagi cuma tangan kosong, satu-satunya yang bisa dia lakukan hanyalah melarikan diri.
“Hahh, tidak ada cara lain, aku harus melarikan diri. ”
Disaat dia ingin melarikan diri, tiba-tiba dia teringat dengan ucapan adiknya, ‘Aku paling tidak suka dengan orang yang selalu melarikan diri.’ dia mengingat hal yang dikatakan oleh adiknya, lalu dia tiba-tiba merasa bersemangat.
“Hahh.... Aku malu dengan diriku sendiri, sepertinya tidak ada pilihan lain....”
Petra berlari ke arah monster itu lalu dia memukul kepala nya dengan tangan kosong, dan ternyata serangannya mempan.
“Hah? Ternyata mempan! .... Tapi itu belum cukup untuk membunuhnya, sepertinya aku harus memukulnya lebih keras. ”
‘Giant Red Snake’ tubuhnya menjadi lebih besar lagi, pasti serangannya akan jauh lebih cepat dibandingkan sebelumnya, dan dia menerjang ke arah Petra sekali lagi.
Kecepatannya meningkatkan drastis, orang lain akan berfikir tidak bisa menghindari serangan itu.
Swwishhhhh !!
Petra menyipitkan matanya.
“Datang! ”
Dia sekarang bisa melihat dengan jelas serangan Monster ular itu, yang bahkan itu tidak mungkin bisa dihindari, karena serangannya lebih cepat dari pada yang sebelumnya.
Tepat sebelum ‘Giant Red Snake’ membuka rahangnya lebar-lebar dan mencoba menelannya, Petra dengan cepat menghindar dan membiarkan serangan itu melewatinya. Pada saat yang sama, dia memeluk monster itu dan menangkapnya dan mencengkram nya. Dia kemudian mengencangkan genggamannya.
Statistik Kekuatan Petra sudah mencapai 60.
Cengkraman tangan Petra yang sangat kuat dan membuat monster itu tidak bisa melepaskan dirinya dan meronta-ronta seolah-olah sedang kesakitan. Petra memperkuat lengannya dan membanting monster itu.
Krakkk!! #Suara tulang patah.
Tubuh Petra menghantam dinding dan lantai, tetapi dia tidak pernah melepaskan tangannya.
“Suara itu!! ”
Suara itu berasal dari monster ‘Giant Red Snake’, tulang nya patah dan tengkorak nya juga hancur, itu bisa di ketahui karena kepala ular itu mengeluarkan banyak darah.
(Kamu telah membunuh bos dongeng ini, Giant Red Snake. )
(Naik Level)
(Naik Level)
(Naik Level)
(Naik Level)
(Naik Level)
Seperti yang diharapkan dari monster bos.
Levelnya naik 5 setelah membunuh Giant Red Snake.
Petra dengan erat mengepalkan tangannya.
Hanya dalam satu hari, dia menaikkan levelnya dari 1 hingga 30.
Setelah dia mengalahkan monster itu, dia berteriak sambil berkata.
“Yeahhhh! Aku berhasil.... ”
Setelah dia mengatakan itu, dia langsung jatuh kebelakang karena kehabisan stamina.
*Tti-ring.*
(Stamina kamu telah habis, kamu tidak akan bisa bergerak untuk sementara waktu. )
“Ahhh.... ”
Setelah pesan itu muncul, muncul lagi pesan yang baru.
*Tti-ring.*
(Pesan baru telah hadir, apakah kamu ingin mengkonfirmasi? ) (Y/N)
Petra lansung memeriksa pesan itu dan berharap dia mendapatkan hadiah pemulihan Stamina.
“Periksa pesan”
(Karena kegigihan kamu untuk membunuh monster Giant Red Snake, kamu berhasil mendapatkan skill baru, apa kamu ingin memeriksa nya? ) (Y/N)
“Periksa Skill”
Karena kegigihan nya, dia berhasil mendapatkan skill baru, tapi dia sedikit bingung dengan skill nya.
Skill Khusus : Dapat mengambil skill lawan yang telah anda bunuh.
“Hah? Skill seperti apa yang aku dapat ini? ”
Dia sedikit bingung dengan syarat penggunaan skill nya, dia bisa mengambil skill dari lawan yang telah dia bunuh.
Petra yang kebingungan dengan syarat skill nya, dia melihat mayat monster Giant Red Snake dan mencoba mengambil skillnya, saat dia mencoba mengambil skill monster Giant Red Snake, dia gagal mengambil skill nya.
*Tti-ring.*
(Gagal mengambil skill)
Dia terus-menerus mencobanya hingga membuat pesan baru keluar.
*Tti-ring.*
(Kamu hanya bisa mengambil skill dari monster Mitologi, monster yang ingin kamu ambil Skillnya bukanlah monster Mitologi. )
“Hmm, sepertinya skill ini cukup berguna, aku bisa mengambil skill dari monster Mitologi, itupun jika aku berhasil mengalahkannya. ”
Sekarang Petra tidak bisa berjalan untuk sementara waktu karena kehabisan stamina, Skill Tenacity yang seharusnya bisa menaikkan Stamina hingga 70%, tapi staminanya tidak bertambah.
“Bukannya aku dapat skill Tenacity yang bisa memulihkan Stamina hingga 70%? Tapi kenapa staminanya tidak bertambah? ”
Petra tidak menyadari bahwa skill Tenacity sudah digunakan saat dia bertarung dengan monster Giant Red Snake, dia tidak sempat memperhatikan apapun, dia hanya fokus menyerang monster itu.
‘Periksa Statistik’
Nama: Petra Afendy
Level: 30
Kelas/Job: Tidak Ada
HP: 812
MP/Mana: 120
(Stat)
Kekuatan: 65
Stamina: 0
Agility: 56
Keahlian aktif:
— Dash/Kecepatan: 25
Keahlian pasif:
— Tenacity : 27
Akurasi: 20
Ketahanan: 50
Sepertinya statistik Petra ikut naik saat levelnya meningkat, dan stamina dia saat ini adalah 0, setelah dia memeriksa statistik nya pesan baru muncul.
*Tti-ring.*
(Stamina kamu saat ini adalah 0, kamu memerlukan waktu untuk memulihkan Stamina hingga 30%)
“Hahh.... Jadi aku harus disini sementara waktu sampai stamina ku pulih hingga 30%. ”
Beberapa menit dia menunggu, pesan baru muncul.
*Tti-ring.*
(Anda mendapatkan bonus hadiah.)
(Apakah anda ingin mengkonfirmasi hadiah? ) (Y/N)
“Ya.”
Petra memakai bonus hadiah itu, hadiah yang dia dapatkan adalah pemulihan luka fisik dan stamina sebesar 40%.
Stamina Petra sudah pulih 40%, dia berjalan keluar dan mengambil pedangnya yang patah, saat dia berjalan keluar, tidak ada satu ekor pun monster yang menunjukkan dirinya, yah tentu saja, mereka takut dengan Petra, karena dia berbeda dari yang sebelumnya.
Saat Petra menaiki tangga untuk keluar dari ruang bawah tanah, seseorang berteriak ke Petra dari atas.
“Siapa disana? ”
Petra mendengar suara orang lain yang terdengar seperti sedang waspada.
Petra dengan cepat mengangkat kepalanya. Dia melihat seorang tentara memegang senapan.
“Kamu siapa? Kenapa kamu keluar dari sana? Apa kamu belum melihat berita? ”
Ekspresi tentara itu begitu serius sehingga membuat ekspresi Petra juga ikut serius.
“Apakah terjadi sesuatu?”
“Apa itu? Bagaimana kamu bisa mengatakan itu? ”
Tentara itu mendekat, tetapi kemudian, dia melihat pedang yang patah di tangan Petra.
Item yang rusak tidak akan bisa lagi disimpan di dalam Inventory, dan Petra merasa tidak ingin meninggalkannya, karena pedang itu sudah membantu menaikkan levelnya, jadi dia membawa pedangnya keluar seperti itu.
Melihat itu, wajah tentara itu berubah dengan cepat. Dia kemudian mendekati Petra lalu bertanya.
“Apakah kamu seorang Hunter?”
“Ya, aku seorang Hunter. ”
“Ahh, maafkan aku. Silahkan lewat sini. Biarkan aku membimbing kamu disana. ”
“Ahh.... Baiklah.”
Merasa bahwa masalahnya akan menjadi lebih rumit jika dia berkata “Aku adalah Hunter Rank D. Jadi Petra memutuskan untuk diam dan mengikuti panduan tentara itu untuk saat ini.
Petra kemudian memalingkan pandangannya disekitarnya.
Jalanan nya dipenuhi oleh tentara, anggota polisi, dan para Hunter.
Juga, mayat milik monster, mobil hancur, dan bangunan dengan retakan membentur dinding mereka ....
‘Ahh... Aku tahu apa yang terjadi disini.’
Disana ada dongeng yang terbuka, dongeng memang sering terbuka di daerah terpencil.
“Itu bosnya.”
Tak lama kemudian, mahluk itu bisa terlihat di kejauhan. Di ruang kosong dan terbuka tidak terlalu jauh darinya, para pemburu mengelilingi monster raksasa yang terbuat dari batu. Monster itu setinggi tiang listrik.
Itu adalah monster tipe Golem.
Para pemburu kesulitan menyerang monster itu, karena semua kekuatan yang mereka luncurkan, tidak mempan terhadap monster Golem.
“Penyembuh! Konsentrasikan penyembuhan pada Tanker! ”
“Kami juga melakukan yang terbaik !!”
“Monster itu sangat kuat.”
“Ya benar.... Pertahanan monster itu terlalu kuat! Dan kami tidak punya cukup Pemburu tipe sihir di grup kami! ”
Karena mereka di panggil kesini dengan tergesa-gesa, tak satupun dari mereka tampaknya ada pemburu kelas tinggi. Baik pertahanan mereka sama sekali tidak terlihat efektif.
Petra muak melihat mereka yang tidak bisa mengalahkan monster itu, lalu dia mengambil beberapa langkah kebelakang. Bos tipe Golem ini mungkin memiliki pertahanan yang tinggi. Tapi pangkatnya mungkin lebih lemah dari bos yang ada di ruang bawah tanah.
“Jadi, apa aku bisa membuat pertahanan nya hancur? .... ”
Yang dibutuhkan sekarang adalah serangan kuat yang bisa menembus melewati pertahanan raksasa batu bodoh itu.
Petra mendapat jarak yang cukup jauh dan mengambil posisi melempar sesuatu.
Otot-otot yang berfokus di tangan yang memegang pedang patah itu menjadi sangat besar, lalu dia melemparkan pedangnya kearah monster itu.
Seketika para pemburu kaget melihat ada cahaya yang menuju ke kepala monster itu, dan monster nya pun mati.
Mereka melihat sebuah pedang tertancap di kepala monster Golem, dan segera mereka mencari siapa pemilik pedang itu, tapi tidak ditemukan siapapun disana.
Itu karena Petra lansung pergi saat dia melempar pedangnya.
*To Be Continued*
★Note: Petra sekarang sudah menjadi kuat, apa dia akan menjadi lebih kuat lagi kedepannya? Kita akan tahu hal itu di next episode. ★
**The King Artifact System**
smgt om😂