Seorang gadis remaja berusia 18 tahun bernama Delia. Dia masih duduk di bangku SMK kelas tiga. Dia gadis yang tomboy karena dia terbiasa hidup dengan kakaknya yang semuanya laki-laki. Dia tidak begitu percaya cinta tapi suatu ketika dia punya cinta pertamanya.
Di suatu ketika, dia melakukan praktik kerja di tempat kakaknya. Dia merasa kagum dengan salah satu teman kakaknya. Hingga akhirnya dia menyukainya. Dia mencintai lelaki yang berusia 38 tahun. Lelaki itu adalah Kak Aldi teman kakaknya. Kak Aldi bekerja di salah satu perusahaan yang sama dengan kakak Delia. Kak Aldi adalah laki-laki yang sibuk dengan karirnya.
Kak Aldi tidak pernah memikirkan percintaan. Kesehariannya disibukkan dengan pekerjaan. Tanpa disadari karena terbiasa berkomunikasi dan bertemu dengan Delia, membuat cinta pun tumbuh di hatinya.
Hingga suatu saat, datanglah Clara sebagai teman kerja Kak Aldi yang baru. Clara menyukai Kak Aldi dan berusaha mendekatinya. Dan akhirnya Kak Aldi mulai dekat dengan Clara.
Suatu ketika Delia pun tahu tentang kedekatan mereka. Delia pun berusaha melupakan Kak Aldi.
Setelah Lulus SMK, Delia melanjutkan kuliah di Perguruan Tinggi Negeri dengan mengambil jurusan ekonomi. Delia pun bekerja di salah satu perusahaan yang sesuai bidangnya.
Setelah 2 tahun Delia bekerja. Delia bertemu kembali dengan kak Aldi dalam sebuah acara kantor.
Akankah Delia dan Kak Aldi dapat bersatu?
Simak terus dikelanjutan ceritanya ya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon e'Rmaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 5# Hari Pertama
Setelah mereka selesai makan, mereka berkumpul di ruang keluarga untuk menonton televisi. Mereka saling bercanda tawa karena jarang sekali mereka bisa berkumpul bersama hingga lama.
Waktu sudah menunjukkan pukul 9 malam. Saatnya mereka istirahat, mereka pun masuk ke dalam kamar masing-masing.
"Dan, Don dan Delia segera masuk kamar kalian. Sudah malam sekarang waktunya istirahat," ucap ayah mengingatkan untuk tidur.
"Iya yah," jawab mereka bertiga.
Ayah dan bunda pun masuk ke dalam kamarnya. Tinggalah Delia, Kak Doni dan Kak Dandi yang masih asyik menonton televisi.
"Wah, sekarang sudah jam sepuluh malam nih. Delia dan Doni ayo kalian tidur karena sudah semakin malam. " ucap Kak Dandi pada Delia dan Doni.
"Iya kak. Sebentar lagi kami tidur. Tanggung kak, bentar lagi filmnya selesai kok." ucap Kak Doni.
"Ya sudah, kak Dandi masuk kamar dulu. Kalian jangan malam-malam tidurnya. " ucap Kak Dandi.
Kak Dandi pun masuk kamarnya. Tinggal Delia dan Kak Doni menonton televisi. Tapi tak lama kemudian, acara filmnya sudah selesai.
"Ayo Del, kita tidur!," ucap Kak Doni.
"Iya kak, Delia matikan televisinya dulu. " Jawab Delia.
Setelah itu, Delia dan Kak Doni pun segera masuk kamarnya.
👑👑👑👑👑
Satu minggu kemudian.
Tiba saatnya Delia dan teman-temannya melaksanakan tugas praktik kerja yang diberikan oleh gurunya.
Pagi hari, teman-teman Delia datang ke rumahnya.
"Assalamualaikum Delia, " ucap teman-teman Delia.
"Walaikumsalam.., " jawab Delia.
"Ayo adik-adik kita berangkat karena takut kesiangan sampai kantor, " ucap Kak Dandi.
Delia dan teman-temannya pun masuk ke dalam mobil Kak Dandi. Dan mereka berlima berangkat ke kantor tempat praktik kerjanya bersama Kak Dandi.
"Kalian sudah siap melaksanakan tugas praktik kerjanya?, " tanya Kak Dandi pada teman-teman Delia.
"Siap dong kak!, " jawab mereka.
"Nanti kalau Kak Aldi kasih tugas harus dikerjakan dengan baik ya," pesan Kak Dandi pada teman-teman Delia.
"Iya kak. Kami akan melaksanakan tugasnya dengan baik, " jawab Ciko.
"Semangat ya, " ucap Kak Dandi.
"Siap kak," jawab mereka.
Kak Dandi kembali fokus menyetir karena jalannya agak sedikit macet.
👑👑👑👑👑
Dan tepat pukul tujuh lebih tiga puluh menit, mereka sampai di kantor tempat kerja Kak Aldi dan Kak Dandi. Mereka pun turun dari mobil dan masuk ke area kantor bersama Kak Dandi.
Sesampainya di dalam kantor, Kak Dandi mengantarkan anak-anak menemui Kak Aldi. Disana Kak Aldi sudah menunggu kedatangan mereka.
"Hai adik-adik. Selamat pagi dan selamat datang di kantor kami," ucap salam Kak Aldi pada mereka berlima.
"Selamat pagi Kak Aldi," jawab mereka berlima serentak sambil tersenyum.
"Kalian sudah didampingi Kak Aldi. Kalau begitu Kak Dandi kembali kerja dulu ya," ucap Kak Dandi.
"Iya kak. Selamat bekerja ya Kak Dandi," jawab Delia.
"Al, titip adikku ya." Ucap Kak Dandi pada Kak Aldi.
"Iya Dan," jawab Kak Aldi.
Kak Dandi pun meninggalkan mereka Delia dan teman-temannya bersama Kak Aldi. Kak Dandi kembali bekerja di ruangannya.
"Nah, adik-adik apakah kalian sudah siap melaksanakan praktik kerja hehehehe..." Ucap Kak Aldi sambil tertawa.
"Siap Kak Aldi," jawab mereka berlima.
"Kalau begitu, kakak memberitahukan apa saja tugas kalian masing-masing," ucap Kak Aldi.
Kak Aldi membagi tugas untuk mereka berlima. Tiap anak diberikan tugas yang berbeda. Dan hanya tugas Delia belum disebutkan Kak Aldi.
"Kalian sudah jelas tugasnya?," tanya Kak Aldi.
"Sudah kak," jawab mereka berlima.
"Kalau begitu, kakak akan antar kalian satu persatu ke tempat kerja kalian." Ucap Kak Aldi.
Kak Aldi pun mengantar satu persatu anak-anak untuk bekerja di tempatnya masing-masing. Dan yang terakhir giliran Delia.
"Kak, aku kerjanya dimana?," tanya Delia.
"Lho, kamu gak kebagian ya Del. Gimana dong??," ucap Kak Aldi menggoda Delia.
"Kak jangan bercanda dong!!," ucap Delia.
"Aku gak bercanda kok, Del." Jawab Kak Aldi.
Delia pun cemberut karena sikap Kak Aldi.
"Iya.. iya...Jangan cemberut dong Del," ucap Kak Aldi.
"Habisnya kakak sih bercanda terus," ucap Delia.
"Iya adikku Delia. Tugasmu itu menemaniku," ucap Kak Aldi.
"Haaaa... maksudnya menemani Kak Aldi gimana sih kak???," tanya Delia penasaran dan bingung.
"Ya menemani aku kerja Del," ucap Kak Aldi.
"Menemani kerja???," Delia semakin bingung.
"Begini lho Del. Tugasmu nanti itu membantu tugas kakak," jelas Kak Aldi.
"Oh begitu ya kak. Nah begini dong dari tadi biar aku gak bingung kak hehehehe..., " ucap Delia.
"Dasar anak-anak!!," ucap Kak Aldi sambil memegang rambut Delia.
"Aku bukan anak kecil kak hmmmm....," sahut Delia.
"Ya sudah. Ayo kita mulai bekerja!!," kata Kak Aldi.
"Siap Kak Aldi !!, " jawab Delia.
Delia dan Kak Aldi pun mulai mempersiapkan untuk bekerja. Kak Aldi menjelaskan apa saja tugas Delia. Lalu Delia pun melaksanakan tugasnya untuk membantu tugas Kak Aldi untuk mengetik laporan.
"Gimana Del? apa kamu sudah jelas dengan tugas yang kaka sampaikan?," ucap Kak Aldi.
"Delia sudah jelas kok kak, " jawab Delia.
"Kalau begitu apakah kamu sudah bisa mulai mengerjakannya Del ?," tanya Kak Aldi sambil menatap Delia.
"Sudah bisa aku mulai kok kak," jawab Delia sambil melihat Kak Aldi yang sedang menatapnya.
"Ya sudah kalau begitu kamu bisa lanjutkan tugasnya," ucap Kak Aldi.
Delia bekerja satu ruangan dengan Kak Aldi. Delia langsung mengerjakan tugas yang diberikan Kak Aldi. Tugas yang dikerjakan Delia selalu diawasi oleh Kak Aldi. Hingga tak terasa waktu sudah hampir menunjukkan pukul dua belas siang. Saatnya semua karyawan makan siang.
Dan ketika jam makan siang, Kak Aldi mengajak Delia makan.
"Del, ayo kita makan dulu! karena ini waktunya jam makan siang." Ucap Kak Aldi
"Iya kak. Sebentar lagi sudah selesai kok, " jawab Delia.
Tak lama kemudian, Delia pun selesai mengerjakan tugasnya. Lalu teman-teman Delia menghampirinya.
"Del, ayo kita makan dulu!!," ajak teman Delia.
"Ayo kita makan!, " jawab Delia.
Mereka pun makan bersama dengan Kak Aldi dan Kak Dandi di rumah makan dekat kantor. Saat di tempat makan, mereka saling bercanda. Mereka makan sambil membicarakan kerja mereka di hari pertama.
"Gimana adik-adik kerjanya di hari pertama kalian?, " tanya Kak Dandi.
"Seneng kak. Jadi pingin beneran kerja kak hehhehehehe... " Ucap Zaki.
"Sabar. Nanti ada waktunya kalian benar-benar kerja," ucap Kak Dandi.
"Padahal kalau kerja beneran akan bikin kalian pusing lho, " sahut Kak Aldi.
"Apa seperti itukah kak?, " tanya Ciko.
"Iya dek. Kalau praktik kerja kalian tidak perlu banyak tuntutan kerja tapi kalau kami sangat banyak tuntutannya, " jelas Kak Aldi.
"Jadi mikir-mikir lagi nih kak kalau kerja kantoran hehehehe..., " ucap Ciko.
"Sebaiknya kalian fokus dengan praktik kerja kalian saja. Untuk kerja nanti kalian pikirkan kalau sudah selesai kuliah ya, " ucap Kak Dandi.
"Iya Kak Dandi, " jawab mereka.
👑👑👑👑👑
calonnya Doni siapa Thor? jangan2 Rizka atau Win lagi.. hehehehe
rasanya kalo di Jakarta tak mungkin dehh, bisa begini wong macet bener gitu .