Zahra Syariah zalza Bila adalah seorang anak broken home, ia anak yg di besarkan oleh ibunya sebatang kara, akibat orang tuanya yang berpisah di usia dimn anak lain masih mendapatkan peran kedua orang tua nya, Zahra harus mencari peran itu dari orang² terdekat nya, namun sifat Zahra yang selalu susah di atur dan selalu membuat masalah bagi ibunya di tambah ibu nya juga yg sudh tua, ibunya pun harus menikah kan Zahra dengan seorang duda yang bernama Ansar zuliyan kerna menurut nya Ansar akan mampu mendidik Zahra di dalam proses menuju dewasa.....
di bacaa ya teman teman biar tau Gimn kelanjutan kisahnya Zahra dan Ansar.....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon bini pond, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab.5
tidak terasa kejadian itu berlalu begitu saja...
sudah lebih 9tahun kejadian itu berlalu, dan kini Zahra telah memasuki di bangku SMA, sedangkan Ansar sendiri telah menikah dengan perempuan yang dijodohkan oleh kakeknya
perempuan itu bernama Azizah Putri Mutmainnah, seorang gadis muslimin yang kerap kali disapa dengan sebutan zizah, zizah merupakan anak dari teman kakek Ansar, Ansar dan Azizah dinikahkan bukan berdasarkan cinta namun karena keluarga Azizah yang meninggal dunia dan meninggalkan Azizah sendiri, karena kasihan kakek Ansar menikahkan Azizah dengan Ansar
selama 9 tahun itu ansar sendiri tidak pernah menyentuh tubuh Azizah sedikitpun ia menjaga perjakanya dengan sangat baik karena menurutnya pernikahan mereka bukan didasarkan cinta namun karena rasa empati
Azizah sendiri tidak keberatan dengan perbuatan Ansar itu menurutnya itu lebih baik,
sedangkan Zahri sendiri, tumbuh besar menjadi gadis yang ceria dan murah senyum
semenjak ayah dan ibunya berpisah Zahra tidak pernah lagi bertemu dengan ayahnya, ia dibesarkan oleh ibunya sebatang kara dan dibantu dengan kakek dan neneknya, dan semenjak saat itu pula Zahra merasa benci dengan laki-laki terutama dengan ayahnya yang melupakan tanggung jawabnya
dan seiring waktu Zahra mengerti mengapa ibunya memutuskan bercerai dengan ayahnya meskipun Zahra sendiri sulit menerima kenyataan bahwa keluarganya tidak sama seperti dulu...
di SMA negeri pelita jaya yang tempatnya berada di Karawang
(nama SMA nya ngarang please🙏🏻)
seorang gadis dengan tinggi sekitar 155 dengan seragam putih abu-abunya masuk ke dalam kelas yang tertulis kelas "PPLG 1"yaitu kelas jurusan komputer kelas 10
"selamat pagi "ucap gadis dengan tinggi 155 itu berdiri di depan pintu, gadis itu ialah Zahra yang kerap disapa dengan sebutan ara
"pagi juga raa"ucap seorang pria yang duduk di dekat jendela bagian belakang ia adalah Dika teman sekelas Zahra
//berjalan ke arah bangkunya dan duduk di sana
Zahra memandang ke seluruh arah kelasnya melihat banyaknya bangku yang masih kosong ia pun melihat jam di tangannya yang menunjukkan pukul 06:25 ,Zahra sadar ia berangkat begitu pagi saat melihat jam tangannya masih menunjukkan waktu segitu
di tempat Ansar
//seorang pria yang memiliki tinggi 178 itu berjalan dengan digandeng oleh perempuan di sampingnya, ia adalah Ansar dan Azizah istri nya
Mereka berdua akan menghadiri acara akikah anak kakaknya Ansar, anaknya Dimas, yah Dimas akhirnya harus bertanggung jawab untuk menikahi perempuan yg sudh hamil itu dan sekarang adalah acara akikah nya anak nya itu
Ansar sendiri sudh berdamai berkat bantuan kakek nya ia dan ayah nya bisa berdamai
Mobil BMW memasuki kawasan rumah mewah yang terlihat bak istana itu
"ingat kita harus tetap pura-pura seperti pasangan yang romantis zizah"ucap ansar membukakan Azizah pintu mobilnya
Ansar dan Azizah pun akhirnya masuk ke dalam rumah mewah itu
sesampainya mereka di depan pintu Ansar dipandang begitu rendah oleh istri kakaknya sendiri
"CKk pria pengecut"ucapnya berlalu meninggalkan Ansar dan istrinya
mendengar itu antar hanya mampu mengepalkan tangannya dan meredakan rasa emosinya mendengar perkataan istri kakaknya itu
"sabar kak"ucap istri antara yang menggandeng erat tangan sang suami
"baiklah ayo kita masuk"
akhirnya mereka berdua masuk dan nyampe di ruang keluarga di mana di situ ada Ayah ansar,ibunya, istri kakaknya, Dimas, kakek dan Ansar serta istriny
"sini nak"ucap ibu Ansar menarik tangan Azizah perlahan menyuruhnya duduk di sampingnya
"kapan kalian berdua akan memberikan ibu cucu"ucapan ibu Ansar yang spontan
"belum rezeki Bu sabar saja"ucapan Ansar pelan kepada ibunya
"kan ibu juga pengen cucu dari kalian berdua nak, apa jangan-jangan Nak zizah mandul "
'degg hati Azizah sangat sakit mendengar perkataan mertuanya itu
"jangan berkata seperti itu Bu itu istri Ansar, istri Ansar tidak mandul"
"kalau tidak mandut kenapa b-"ucap ibu Ansar terpotong saat ayahnya Ansar menutup mulut ibunya menggunakan telapak tangannya
"sudahlah jangan banyak bertanya biarkan saja mereka"
"baiklah baiklah ibu tidak akan bertanya maafin ibu ya nak"ucap ibu Ansar kepada Azizah yang terlihat termenung mendengar perkataan ibu ansar
.......
aku nggak tahu mau tulis novelnya kayak mana lagi TOLONGGG aku rasa makin hari makin nggak nyambung hehehee😭😭😭