NovelToon NovelToon
Heroes Association: Starting With Building The Heroes Academy

Heroes Association: Starting With Building The Heroes Academy

Status: sedang berlangsung
Genre:Time Travel / Sistem / Mengubah Takdir
Popularitas:748
Nilai: 5
Nama Author: Nerei N

seorang pemuda yang merupakan pahlawan terkuat mengalami reinkarnasi ke 18 tahun yang lalu, 1 tahun sebelum kedatangan abbys.

melalui ingatan tentang masa depan, dan bantuan system, pemuda itu mendirikan akademi pahlawan yang menampung pahlawan pahlawan terbaik, dari segi bakat maupun sifat dan karakter.

berbagai kejadian berlalu, pemuda itu perlahan mulai paham, bahwa kedatangan abbys yang dulu dianggap sebagai bencana bagi dunia ternyata merupakan desa pemula bagi hegemoni myriad race

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nerei N, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

5). Membuat Reruntuhan

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Disebuah pulau, Arya berdiri ditengah tengah mayat mayat Abbys yang bergelimpangan disekitar nya, sembari memegang pedang yang terbuat menggunakan kekuatan kehendak nya.

Setelah menghilangkan pedang ditangan nya, Arya mengalihkan pandangan nya kepada sekelompok penduduk desa tersebut.

"Apa kalian baik baik saja?" tanya Arya namun pemandangan didepan nya seketika membuat nya terdiam, dikarenakan apa yang ada didepan mata nya adalah seluruh penduduk desa yang sedang bersujud kepada nya.

"Terima kasih, dan terima lah rasa sembah dari kami semua" ucap orang yang terlihat paling tua dari mereka yang seperti nya adalah pemimpin desa tersebut.

"Ugh, lupakan, lebih baik aku langsung pergi sekarang" gumam Arya seketika menghilang dari pandangan penduduk desa.

...****************...

Di suatu tempat.

Arya muncul disebuah perbukitan setelah menghilang dari depan penduduk desa tersebut.

"Arghh, apa yang mereka lakukan tadi? Kenapa tiba-tiba mereka menyembah diriku begitu saja?" gumam nya dengan bingung.

[Tentu saja, manusia di zaman dulu melihat seseorang dengan kekuatan super seperti mu, pasti mereka akan menganggap mu sebagai dewa tanpa kompromi]

"Yah, kau tidak tidak salah, ngomong ngomong tentang masa lalu, dimasa mana sekarang aku berada?"

[Anda sekarang sedang berada di salah satu lembah terindah didunia, Kalalau Valley, 220 Tahun yang lalu]

"220 tahun yang lalu? Bukan kah itu artinya pulau ini sudah memiliki kontak dengan benua barat? Bagaimana bisa mereka masih percaya dengan yang nama nya dewa?" tanya Arya dengan bingung.

[Kontak dengan benua barat bukan berarti mereka tidak percaya dengan dewa, era modern saja masih banyak yang percaya pada mereka, apa lagi era industri seperti Hawai?]

"Yahhh ga ada yang salah dengan ucapan mu, membuat sebuah reruntuhan di daerah sini tidak akan menyebabkan turbulensi terhadap sejarah bukan?"

[Tidak, selama tidak mengubah sejarah yang sudah ditentukan, meski tetap akan menyebabkan sedikit gangguan, pada akhirnya itu hanya akan memperkuat sumber dunia yang ada pada bumi]

"Begitu, aku mengerti, dengan ini aku bisa memberikan bobot tambahan untuk Asosiasi Hero yang akan ku dirikan nanti" gumam nya sambil terbang mengelilingi lembah tersebut.

"Ah, seperti nya ini cocok, penuh dengan bebatuan, namun masih dapat dijangkau manusia, cocok dijadikan reruntuhan Asosiasi Hero pertama yang ditemukan" ucap Arya dengan menyeringai melihat tempat yang menurut nya cocok.

Setelah itu Arya mulai menggunakan kekuatan kehendak milik nya untuk membuat lubang di sebuah sisi bukit kearah dalam semacam sebuah terowongan.

"Sial, jika kawan kawan seperjuangan ku di timeline asli tahu bahwa hero terkuat menggunakan kekuatan dari bakat terbaik untuk membuat sebuah terowongan, aku penasaran seperti apa reaksi mereka" gumam nya.

[Tidak perlu kesal seperti itu, anda sendiri yang memutuskan untuk membuat reruntuhan untuk Asosiasi Hero, sistem tidak mempertimbangkan untuk menyuruh anda melakukan itu sama sekali]

"Mau bagaimanapun, sebuah organisasi raksasa yang akan menampung seluruh manusia, jikalau tidak memiliki akar fondasi yang kokoh akan menyebabkan beberapa spekulasi yang tidak diperlukan"

[Padahal, sistem sendiri tidak mempermasalahkan spekulasi spekulasi semacamnya]

"Tetap saja, aku ingin sebisa mungkin untuk menghindari era kekacauan paska kedatangan Abbys seperti timeline asli nya, jikalau setelah kelahiran kembali ku masih tetap membiarkan hal tersebut terjadi, maka aku tidak pantas memegang nasib seluruh umat manusia"

[Semangat yang bagus, memang pantas untuk seorang manusia dengan hati nurani yang paling murni]

"Hah? Apa maksud mu?" tanya Arya dengan bingung.

[Tidak, tidak ada apa apa]

"Oke terserah, setelah membuat terowongan, sekarang saatnya membuat ruangan besar diujung terowongan nya" ucap nya melanjutkan pekerjaan nya.

Setelah sebuah ruangan besar terbentuk diujung terowongan, Arya kembali dibuat bingung dengan apa yang harus dibuat didalam ruangan tersebut.

"Sistem, menurut mu, apa yang harus ku letakkan didalam ruangan kosong ini?" tanya Arya dengan bingung.

[Bagaimana kalau anda menaruh Hero dari sistem untuk menunggu orang datang di sini?]

"Menaruh Hero? Ini adalah 220 tahun yang lalu, jika aku kembali ke masa depan, apakah mereka masih akan hidup?" tanya Arya dengan penasaran.

[Hero yang dibeli dari sistem pada dasar nya adalah abadi, anda hanya perlu membuat mereka menyuruh mereka hibernasi hingga ada yang membangun kan mereka, meski itu akan membuat kekuatan mereka sedikit aus dari yang seharusnya]

"Haha, aus atau tidak nya itu tidak penting, yang penting mereka masih punya cara untuk hidup sampai mereka dibangunkan" seringai Arya.

"Setelah itu, mari kita buat beberapa relief disepanjang terowongan dan akhirnya di ruangan ini setelah itu" ucap nya sambil melihat-lihat kearah Toko sistem dan point yang diperoleh nya setelah membunuh dan menutup portal Abbys.

"23.800 point??? Aku ingat, setelah membeli anting penerjemah hanya tersisa 1.100 point saja, artinya aku mendapatkan 22.700 point dari kejadian tadi, aku tidak melihat tadi, seperti nya ada sekitar ribuan Abbys, pantas mereka tidak bisa mengalahkan nya, terlebih lagi itu adalah portal level kuning¹" gumam nya.

"Apakah sekarang aku sudah menjadi orang kaya? haha, itu bagus" tawa Arya dengan gembira.

[Jangan terlalu senang, ini hanya lah portal level kuning, bahkan dengan puluhan portal seperti ini tidak cukup untuk membeli cetak biru Alat Kebangkitan Kemampuan²]

Ucapan sistem seketika membuat nya terdiam. "Sial sistem, tidak bisakah kau membiarkan ku bahagia sejenak saja" geram Arya dengan menggertakan gigi nya.

[...]

"Hufff sudah lah, mari kita buat relief nya terlebih dahulu" gumam nya mulai membentuk banyak sekali relief, mulai dari relief manusia dengan kekuatan super, beberapa monster, portal, dan sebagainya.

Hingga.....

......................

"Hmmm, apa sebaiknya aku memberikan pesan di sini untuk memperingatkan umat manusia dimasa depan?" gumam nya sambil mengusap-usap dagu nya.

"Sudahlah lakukan saja, anggap sebagai sebuah ramalan, lalu langkah selanjutnya" ucap Arya setelah memberikan beberapa pesan di relief yang ada.

"Sistem beli sepuluh hero level 10, lalu beli tulang Abbys lengkap level 5" Arya membeli beberapa hal di sistem toko.

[Ding, transaksi terselesaikan, sepuluh Hero level 10 masing masing seharga 1.900 point, total 19.000, ditambah tulang Abbys lengkap level 5 seharga 2.000 point, total keseluruhan seharga 21.000 point, point anda yang tersisa saat ini 1.700 point, dan selamat, anda kembali menjadi orang miskin]

Melihat pesan sistem membuat suasana hati yang awal nya ceria menjadi cukup terasa sakit seperti ditusuk sebuah jarum.

Sebelum Arya sempat mengucapkan apapun puluhan cahaya muncul begitu saja didepan nya, membuat suasana hati nya menjadi lebih baik.

Cahaya tersebut tidak dapat menyakiti mata Arya dikarenakan level nya yang tinggi. Setelah puluhan cahaya tersebut menghilang, muncul lah puluhan manusia dengan berbagai aura di sekeliling nya.

Kesepuluh orang tersebut seketika menahan aura mereka ketika melihat Arya. Dipimpin oleh seorang pemuda elok dan gemulai, mereka memberikan hormat kepada Arya.

"Baiklah berdiri kalian, tidak perlu terlalu formal" ucap Arya.

"Baik" ucap mereka dengan mengangkat kepalanya.

'Ngomong ngomong sistem, apa kau sengaja mengatur nya untuk ku?' pikir Arya melihat kearah pria elok yang tadi memimpin, mengingatkan diri nya, betapa menjijikan nya perasaan yang dia rasakan di timeline asli ketika melihat orang seperti itu.

[Tidak, segala hal tentang pembelian Hero di toko sistem bersifat acak, jikalau anda ingin memilih Hero secara spesifik membutuhkan biaya tambahan, ditambah belum dibuka nya fungsi tersebut saat ini]

'Begitu aku mengerti, namun dimana tulang Abbys yang aku beli? Kenapa aku tidak melihat nya sama sekali?' pikir nya dengan bingung.

[Anda perlu memilih tempat untuk menaruh tulang tersebut secara otomatis]

'Begitu aku mengerti' pikir nya sambil berjalan kearah tengah ruangan tersebut.

Kemudian......

1
Sherr
gg min
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!