NovelToon NovelToon
Kamu Yang Meninggalkanku

Kamu Yang Meninggalkanku

Status: tamat
Genre:Angst / Romansa / Tamat
Popularitas:5.5k
Nilai: 5
Nama Author: jewu nuna

Saat kamu menemukan seseorang yang sangat amat kamu cintai, lebih dari sahabat, namun dia malah meninggalkanmu...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon jewu nuna, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kecupan Pertama

"Juna, kamu bisa pulang aja kok. Nanti pasti Hyunsuk cari cara buat pulang"

"Emang ngga papa, tante?"

"Yah ngga tau sih, tapi kalo kamu keberatan pasti Hana bisa kok di rumah sendiri"

"Tapi ini ujan deres banget, Juna malah ngga enak kalo Hana jadi takut sendirian dirumah"

"Aduh gimana ya? Kita ngga bisa balik karena ada penutupan jalan, atau,"

"Gapapa, kalian tenang aja. Juna nginep, jagain Hana sampe pagi"

"Huh? Serius?"

"Dua rius, tante"

"Kalo gitu makasih banyak ya, bunda pasti telfon Mamah kamu buat ijin kok"

"Iya, tante"

"Lo ngga jadi balik?"

Junkyu bebalik badan dan memasukka ponselnya ke saku.

"Tunggu bonyok lo dateng kan?"

"Iya sih, tapi kalo lo mau balik gapapa. Pasti mereka udah diperjalanan"

"Ga!"

"Dih, sinis"

"Lo laper ngga?"

Hana mengangguk.

"Mau ramen?"

Hana mengangguk lagi, lantas mengikuti langkah kaki Junkyu menuju dapur.

"Tiga! Kita buat tiga!"

"Jam berapa ini? Mau makan tiga mie?" Sindir Junkyu.

"Jam sembilan, emang kenapa sih? Lagian kan gue belum makan dari siang" kesalnya.

"Siapa suruh sih?"

"Ya kan geprek lo pedes!"

"Yg pesen elo ya kalo lo lupa"

"Ya kan, aw"

"Awas panas"

"Telat lo!"

Junkyu tertawa saat melihat Hana baru saja tersenggol panci yg sudah semari tadi Junkyu letakkan di atas kompor.

"Lagi pula ngapain sih mepet mepet?"

"Ya gue kan mau liat"

"Kaya ngga pernah masak mie instan aja lo"

"Biasanya kan bunda"

Junkyu melirik. Dia lupa kalau Hana tidak jago memasak, sekalipun itu mie intan.

"Ya udah sini, tapi jangan deket deket"

"Iya, bawel. Loh itu dimasukin sekalian daunnya?"

"Daun? Lo pikir sapi makan daun?"

Hana terkekeh "gue yg buka telornya"

"Ati ati, gini caranya" Junkyu mempraktekkan satu telur sebelum Hana memulai membuat ini jadi kacau nantinya.

"Ey, ngga susah. Cocok ngga jadi ibu dari anak anak lo nanti?" Rayu Hana.

"Ngga cocok, masih noob"

"Dih!"

Junkyu tertawa.

"Liat aja gue bakal belajar masak sama bunda"

"Ati ati nanti dapurnya gosong"

"Juna mah ngeselin! Lo liat aja nanti"

"Iya gue liatin, emang kalo udah jago masak bakal jadi apa?"

"Jadi ibu buat anak anak lo lah"

Junkyu menoleh "ck, lagian lo ngga jawab pertanyaan gue yg tadi"

"Yg mana? Emang ada hubunganya sam,"

"Yg kita jadi jadian atau engga"

"Kayanya, mienya udah mateng deh" Hana kembali mengalihkan. Setelah tadi perkara maskernya yg sudah meresap, sekarang mie yg katanya sudah matang? Padahal kuahnya saja belum mendidih.

Junkyu menghela napas.

"Belom"

"Oh iya ya?"

"Kenapa sih lo bego banget?"

"Ya makannya gue belajar dari lo supaya ngga bego"

"Kemarin lo yg minta kita jadian, sekarang waktu gue tagih kenapa malah lo yg ngehindar?"

"Lagian lo kan waktu itu nolak mulu, ya gue kira itu cuma bercanda"

"Emang keliatan kalo gue bercanda?"

"Serius kok mukanya, tapi lebih cocok jadi pelawak aja sih"

Junkyu mendegus, dia memilih menganduk mie didalam panci.

"Emang lo beneran serius?"

"Gue ngga keberatan kalo lo bergantung terus sama gue, emang dari itu aja ngga keliatan ya?"

"Jun, gue kira kita cuma temen"

"Menurut kita emang gitu, tapi menurut semua orang engga. Sama yg lo omongin ke gue waktu itu"

"..."

"Lo tau kan gue bakal selalu ada disamping lo? Bahkan gue sampe ngga punya waktu buat kencan sama cewek lain"

"Huh? Sorry ya kalo waktu lo kesita habis buat gue"

"Justru gue seneng, karena,"

"Jun, banjir"

Junkyu segera mematikan kompornya. Gelak tawa Hana membuat Junkyu juga tertawa. Sejak kapan dia melanjur seperti ini? Bahkan sampai melupakan dunia yg waktunya saja berjalan sesuai rencana.

"Jadi gue ngga nolak kalo kali ini lo mau ngajak gue pacaran lagi"

"Huh?"

"Tapi kalo lo ngga mau,"

Cup

"Siapa yg bilang?"

Junkyu tersenyum, pria itu menatap bibir Hana yg baru saja mengecup ujung bibirnya dengan cepat. Untuk Hana, ini kali petama dia mencium seorang pria. Lebih tepatnya tidak sengaja. Tapi rasanya ada berjuta kupu kupu yg sedang berterbangan di perutnya, bahkan detak jantung tak beraturan mulai terdengar ditelinganya sendiri.

"Siapa cowok pertama yg lo giniin?"

"Huh?"

"Ngga usah sok polos"

"Elo, lo pikir gue gampangan?" Sinisnya.

"Oh ya?"

"Ngga percaya lagi"

"Kalo yg lain?"

"Huh? Ngomong yg jelas dikit nap,"

Junkyu menarik tengkuk Hana. Menakutkan bibir mereka satu sama lain. Namun Hana lebih kejut mendorong tubuh Junkyu sedikit menjauh.

"Gawat kalo bonyok tau"

Junkyu terkekeh "gue lupa kalo mereka ngga pulang malem ini"

"Huh?"

"Tapi gue sengaja ngga bilang karena tau kalo lo ngga mau gue nginep disini sampe besok"

"Kok gitu?"

"Ada penutupan jalan"

Hana menoleh ke arah jendela. Hujan masih deras dan besar kemungkinan memang jalan diarea bandara ditutup karena meminimalisir bencana atau kecelakaan.

Tapi?

"Kenapa ngga bilang?"

"Gue udah jawab kan? Kalo lo pasti ngga mau gue nginep disini, udah ah ayo makan"

...***...

"Jadi kita jadian nih?"

"Lo tuh ngebet banget sih" sindir Junkyu.

"Lo mah!" Kesalnya, Hana yg sembari tadi tiduran di ranjang memutuskan untuk duduk, menbuka siaran televisi dari pada menikmati kesunyian malam dengan air hujan yg tambah deras.

Sementara Junkyu? Dia sedang sibuk menutupi semua korden di kamar dan membereskan beberapa barang yg berserakan.

"Gue tidur di sofa ya"

"Kaya biasanya!" Ucap Hana sinis.

"Dih? Judes amat sih pacar gue" kali ini Junkyu mendekat dan memeluk Hana dari belakang.

"Lepas ih"

Junkyu hanya diam, tidak bergerak. Semenatara Hana masih sibuk mencari acara televisi yg ingin dia tonton.

"Eh ini lucu banget!" Tawanya.

"..."

"Juna? Liat deh, lucu banget tuh"

"..."

"Jun?" Hana melirik.

"Dih, molor lagi"

Hana mengusap tangan Junkyu yg masih melingkar di perutnya. Sesekali melirik pada pria yg mendusal di celah lehernya.

Mimpi apa semalam? Hana bahkan tidak berpikir lebih jika Junkyu menerima pernyataan cintanya. Padahal pria itu sudah berulang kali menolak. Tapi walau begitu, dia senang karena pada akhirnya Junkyu sudah menjadi hal terindah yg Hana miliki

1
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Hana sudah menjadi WANITA Thor bukan GADIS lagi.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Bumil itu moodnya gampang banget berubah², jadi wajar sih Hana ngambek karna dia butuh suami untuk bermanja di saat² masa kehamilannya... sedangkan Haruto juga sedang sibuk²nya dengan kerjaan yang ga bisa dia tinggalin jadi perlu kesadaran masing² saja buat saling mengerti meskipun sulit.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Baguslah sudah saling mengerti satu sama lain, intinya komunikasi dan keterbukaan harus tetap berjalan.👍👍👍
Saling mengingatkan satu sama lain.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
LAGI PULA thor bukan "LAGI LUPA Hana ga pernah bilang."
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Jangan keras kepala Hana, kamu dari dulu kan gitu, untung dulu Juna lebih banyak mengalah jangan jadikan sakit mu malah bikin Haruto harus khawatir dan menunda pekerjaan kantornya dan ujung²nya menumpuk.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Ternyata Juna beneran sudah meninggal.😢
Benar katan Bunda mu hidup harus tetap berjalan, ga bisa terus terpaku di tempat di masa lalu jadi mulai biasakan buat nerima Haruto dannsaling melengkapi buat lembaran baru
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
aneh si Hana ini ga pernah bisa belajar dari dulu untuk ga terus egois padaha Haruto sudah mulai jujur membuka hatinya buat kamu tapiiii... ah susah sih di bilanginnya tar giliran Haruto pergi dan berpaling barubdeh ngerasa kehilangan dan nyesel.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Haruto egois, dia sendiri yang sedari awal ngasih benteng setelah pernikahan dan tanpa belas kasihan mengusir Hana dari kamarnya dan sampe Hana capek² juga harus bersihin kamar tempat dia tidur dan akhirnya sakit di tambah sekarang jarus melihat perlakuan dia dan Nara seolah itu hal biasa dan Hana ga ada jadi benar kata Hana mending ga usah pedulikan status mereka sesuai ketentuan awal.
Aku berharap sih Juna masih hidup dan Hana bercerai dengan Haruto balikan deh dengan Juna yang ga tegas dengan hati dan status hubungan pernikahannya dengan Hana.🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Kenapa bahasanya ada campuran bahasa asing Thor.🤔
maaf ga semua pembaca ngerti jadi kalau mau sertakan dialog bahasa asing harus sekalian sertakan juga translet bahasa Indonesianya karna jujur Aku bahasa inggris aja cuma ngerti dikit apa lagi bahasa lain.🙏😁
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Owh Juna meninggal karna kecelakaan pesawat... kisah persahabatan sekaligus percintaan kalian sungguh tragis banget, padahal kalian sudah cocok rapi harus berakhir dengan kematian lewat tangan Author.🤭
suka baca
bagus 😭 ceritanya ringann and sweet boy
Putri Wienda
ceritanya ringan, sweet bgtt
Putri Wienda
Weh, awalan yg gong
suka baca
pucuk dicinta, ulampun tiba
suka baca
WOI😭
suka baca
rakus bgt 😭
suka baca
bagus bgt, ceritanya ringan
suka baca
ayok 😭😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!