NovelToon NovelToon
To Be Celestial'S Emperor

To Be Celestial'S Emperor

Status: tamat
Genre:Fantasi / Action / TimeTravel / Fantasi Timur / Tamat
Popularitas:7.3M
Nilai: 4.6
Nama Author: Muhammad Nurwahyudi

Kehidupan Zhen Yuan yang mendapatkan tadir bersama dengan Xiao, dewa pengetahuan agung yang mendapat berkah dari surga sekaligus kutukan pembawa kehidupan roda kelahiran kembali...


update tiap hari

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Muhammad Nurwahyudi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ch. 5

Zhen Yuan bersama dengan ibunya melepas rindu mereka yang

telah lama terbendung. Zhen Yuan walau baru saja ia bertemu dengan Yuan namun

seolah terdapat sebuah rasa yang sangat menyesakkan ketika bertemu dengan

ibunya yang sekarang.

Sebab itu Zhen Yuan juga ikut terheran- heran dengan

perasaan yang dimilikinya itu. ia telah menjadi dewa terkuat di kehidupan

sebelumnya namun tidak pernah ia merasakan ataupun mengetahui hal ini.

ingatannya mengeani buku berkah pengetahuan surga juga tidak memiliki informasi

yang cukup.

“Nampaknya surga menyembunyikan lebih banyak hal

dibandingkan yang ia berikan padaku” gumamnya. Pernyataan itu sebenarnya sangat

cocok dengan kondisinya kini. Hanya surga yang mampu menjelaskan tentang

bagaimana ia dapat berhasil melakukan roda kelahiran kembali.

Namun sekarang ini menurutnya sangat sia- sia untuk

memikirkannya, jelas dengan kekuatannya saat ini ia tidak dapat melakukan

apapun untuk kehidupan masa lalunya dan juga bahkan untuk kehidupannya kedepan.

Bibi tua tidak lagi menemani mereka berdua, setelah beberapa

kata ia akhirnya pamit untuk pulang. Ibu Zhen, Yuan tidak lupa mengucapkan

terimakasih atas jasa bibi tua dan berjanji akan mengunjunginya tidak lama

setelah ini.

Zhen Yuan juga mengucapkan terimakasih pada bibi tua, dengan

usahanya mungkin ia lebih sulit untuk menjelaskan semuanya pada ibunya.

“Yuan kecil, kau jaga diri baik- baik yah. Ingat dewa

menolongmu tiga tahun yang lalu namun belum tentu ia akan menolongmu lain

kali.” Ucap bibi tua sambil mencubit pipi tembem Yuan dengan sedikit keras hingga

membuat Zhen Yuan meringis kesakitan.

“Bibi, sakit!” Zhen Yuan mengusap pipinya yang telah

memerah.

Ibunya hanya bisa menggelengkan kepalanya pelan, sedikit

terhibur dengan kelakukan Yuan. Kesedihannya kini sudah tercabut bagaikan

mencabut sebuah duri yang telah tertanam dalam sebuah daging bertahun- tahun. Ia

merasa sangat legah dan bahagia.

Namun sang dewa sepertinya tidak mengizinkan mereka

berbahagia cukup lama, suara langkah kaki terdengar bersahut- sahutan diluar

dengan menerobos masuk. Dari pintu depan lima orang dewasa berdiri dengan

waspada, dari sanalah sumber langkah kaki tersebut.

Zhen Yuan tentunya mengenali mereka berlima begitupula

dengan ibunya. Mereka berlima memasang ekspresi serius. Empat diantara mereka

merupakan tetua terhormat dari desa Cenglou dan seorang yang lebih tua

merupakan sang kepala desa, Cenglou Ye.

Diantara tetua terhormat, ayah Yuan, Zhen Shi juga disana. ia

memiliki ekspresi serius namun dengan wajah yang berbinar- binar. Ia juga

merupakan orang yang pertama maju dan berbicara kepada mereka berdua.

“Istriku... apakah berita itu benar?” pandangan Zhen Shi

kemudian jatuh pada seorang bocah yang berada di dalam pelukan istrinya. Bocah

itu terasa sangat familiar baginya dan terdapat rasa kehangatan yang tiada tara

serta kelegaan yang besar ketika memandangnya.

“Apakah putra kita, Zhen Yuan kembali?” Zhen Shi kembali

bertanya namun pandangannya masih menatap lekat pada Zhen Yuan.

Keempat orang yang berada di belakangnya juga ikut maju

memastikan. Mereka sejujurnya sangat terkejut mendengar berita tersebut. Mereka

sebelumnya tengah berdebat sengit mengenai peraturan dan tata cara kontes bakat

yang akan diadakan 3 tahun kedepan.

Lalu seorang pria paruh baya terburu- buru masuk dan menyela

mereka. Pria itu mengakui identitasnya sebagai salah seorang budak dari bibi

tua, kerabat dari Zhen Shi. Yang lebih parah dari pria itu adalah informasi

yang ia bawa kepada mereka.

Pria itu memberitahukan kepada mereka terkhususnya Zhen Shi

bahwa putranya, Zhen Yuan telah kembali dengan selamat setelah 3 tahun hilang

tanpa status yang pasti. Inilah yang membuat seakan kilat menyambar dilangit

yang kosong.

Mereka semua mengetahui bahwa Zhen Yuan adalah satu- satunya

korban dari pemilihan kandidat pengurus desa tinggi 3 tahun yang lalu. Mayatnya

hilang ditelan jurang yang tidak terbendung dalamnya.

Bahkan sang kepala desa sangat pesimis jika ia berada di

posisi Zhen Yuan ketika jatuh. Apalagi Zhen Yuan barulah bocah 7 tahun dengan

kultivasi terendah.

Mereka berlima buru- buru mendatangi rumah Zhen Shi dan

menyaksikan sendiri kebenaran informasi tersebut. Dan memanglah disepanjang

jalan telah tersiar kabar yang mengagumkan seperti itu membuat mereka semakin

tidak percaya.

Barulah ketika mereka melihat dengan mata kepala mereka

sendiri, seorang bocah yang sangat mirip dengan keperawakan Zhen Yuan berdiri

dalam rangkulan hangat ibundanya. Diantara keempatnya, kepala Desa memancarkan

rasa kekaguman yang sangat begitupula dengan sosok pria muda yang bernama Hu

Ming yang juga merupakan tetua terhormat.

Walau begitu, kedua tetua lainnya merasa sangat kecewa dan

juga terlihat gelisah. Seakan tidak menerima berita ini dan menentangnya. Mereka

berdua dikenal sebagai tetua terhormat yang juga tidak kalah dengan eksistensi

sang kepala Desa dan Zhen Shi. Tetua Yan men dan tetua Yan yu. Keduanya

bersaudara dan juga memiliki sifat dan ambisi yang sama.

“Istriku, apakah benar dia adalah Zhen Yuan kita?” kini Zhen

Shi tidak lagi berkata pelan, nadanya terlihat sangat bahagia dan menunjuk

kearah Zhen Yuan.

Yuan mengangguk pelan. “Sayang, Yuan kecil kita kembali!”

ucapnya sambil meneteskan air matanya. Zhen Yuan disisi lain beralih ke ayahnya

lalu mereka berdua berpelukan. Zhen Shi sangat bahagia hingga bergumam tidak

jelas.

“Ayah minta maaf karena tidak dapat melindungi Yuan saat

itu, maafkan ayah” Zhen Shi juga ikut terisak bersama istrinya. Mereka

bertigapun kembali berpelukan bagaikan keluarga yang sangat bahagia.

Sang kepala desa berubah menjadi terharu, disisi lain Tetua

Yan Men merasa mereka bertiga terlalu dramatis dan melebih- lebihkan.

“Kepala desa, tetua Zhen, kita tidak boleh terlalu seperti

ini dulu. kebenaran belum sepenuhnya terbukti” Yan men memulai.

“Apa maksudmu tetua Yan pertama?” tetua Hu Ming datang

menyela, ia memiliki hubungan yang dekat dengan tetua Zhen dan telah menjadi

sahabat karib. Tentulah ia tidak ingin kebahagian temannya terganggu oleh

sebuah parasit.

Hu Ming adalah seorang sarjana terpelajar, ia tentu sangat

menyadari mengenai konflik antara Zhen Shi dan kedua tetua Yan. Serta beberapa

masalah dengan kepala desa Cenglou Ye. Zhen Shi terutama sangat loyal pada

kepala desa sehingga kepala desa sangat memperdulikannya.

Tetua Yan terlihat sangat cemburu dengan itu sehingga

beberapa kali konflik dan masalah menimpa Zhen Shi maupun kepala desa karena

dalang kedua tetua Yan. Namun ia belum dapat ikut campur karena kekuatannya

merupakan yang terlemah diantara mereka berlima dan juga prestisenya yang

terlalu minim.

Ia hanya sesekali mengganggu rencana tetua Yan ketika

melibatkan banyak orang dan kerugian yang besar. Sampai puncaknya pada putaran

final pemilihan tetua baru di desa 3 tahun yang lalu. Satu- satunya kesalahan

yang luput dari perhatian Hu Ming adalah hal tersebut yang menyebabkan

kehilangan penerus utama dari teman dekatnya.

1
Basril aja
ceritanya terlalu bertele-tele tele..
apit fadilah
bagai mana kalau ketemu sama orang lain
apit fadilah
nah ini baru faraf yang betul 🤭
apit fadilah
katanya terlalu berbahaya kalau di beri pil drawing Qi,mungkin othor nya lupa.💪
Harman Loke
Zhen Yuan sebaiknya tingkatkan dulu kultivasimu dan kultivasinya orang tuamu baru menjual pil kepada orang lain
Harman Loke
tiiiiiiiiiingkaaaaaaaaaaaaatkaaaaaan teruuuuuuuusssssss kewaspadaan Zhen Yuan karena Zhen Li menginginkan kematianmu
Harman Loke
kuaaaaaaaaaaaaaaaaatkaaaaaaaannn teruuuuuuuuuuuuuuuuuuuuusssssss tekaaaaaaaaaaaaaaaaadmuuuuuuuuuu Zhen Yuan jangan terpengaruh dengan yg lain
Harman Loke
Zhen Yuan lebih baik kamu fokus untuk meningkatkan kultivasimu yang lebih tinggi untuk apa kamu mengikuti kontes bakat
Harman Loke
goblok
Harman Loke
kuaaaaaaaaaaaaaaaaatkaaaaaaaannn teruuuuuuuuuuuuuuuuuuuuusssssss tekaaaaaaaaaaaaaaaaadmuuuuuuuuuu Zhen Yuan
Harman Loke
tiiiiiiiiiingkaaaaaaaaaaaaatkaaaaaan teruuuuuuuuuuuuuuuuuuuuusssssss kuuuuuuuuuuuuultivaaaaasiimuuuui yang lebih tinggi lagi Zhen Yuan
Harman Loke
tiiiiiiiiiingkaaaaaaaaaaaaatkaaaaaan teruuuuuuuuuuuuuuuuuuuuusssssss kewaspadaan Zhen Yuan karena ada orang yang menginginkan kematianmu
Harman Loke
fokuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuusssss
Harman Loke
lanjuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuutt
Harman Loke
tiiiiiiiiiingkaaaaaaaaaaaaatkaaaaaan teruuuuuuuuuuuuuuuuuuuuusssssss kuuuuuuuuuuuultivaaaaasiiimuuuuu yang lebih tinggi lagi Zhen Yuan
Harman Loke
mantaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaappppp banget
Harman Loke
lanjuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuutt
Harman Loke
seeeeemaaaaaaaaaangaaaaaaaaattt
Harman Loke
rasakan akibatnya sekarang
Harman Loke
habiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiissiiiiiiiiiiiii
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!