NovelToon NovelToon
Cinta Pria Beristri

Cinta Pria Beristri

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis
Popularitas:285k
Nilai: 4.9
Nama Author: desi m

Seorang gadis cantik, ia mahasiswa berprestasi tinggi bernama Sheril Mehrunissa. Ia terjebak dalam situasi yang sulit. Kesucian yang ia pertahankan selama ini akhirnya direnggut oleh pria yang tidak di kenalnya.

Tidak sampai disitu saja. Ternyata dia hamil. Pihak kampus langsung mencabut semua pasilitas yang dia dapatkan, ia di keluarkan secara tidak hormat karena sudah mencoreng nama baik kampus.

Nasib buruk terus saja menghampiri Sheril, sampai-sampai ia terkena tekanan batin saat ayah dari bayinya sendi menculik dan mengurungnya di sebuah villa.

Sheril terpaksa menikah sirih dengan pria yang sudah memiliki istri.

ikuti kisah selanjutnya ...

jangan lupa dukungannya
berikan 🔯 5 jika kalian terkesan.
wajib like dan vote jika sudah membaca.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon desi m, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

kembali ke apartemen.

Tak terasa waktu begitu cepat berlalu. Kini saatnya Sheril melakukan pengabdian kepada masyarakat. Mahasiswa dituntut untuk terjun langsung ke lingkungan masyarakat dengan secara aktif merumuskan, menganalisis, dan mencari solusi atas berbagai permasalahan yang terjadi pada lingkungan tempat KKN tersebut dilaksanakan.

Pada suatu malam, Sheril baru saja mau merebahkan tubuh lelahnya di sebuah kamar kecil tempatnya beristirahat. Tiba-tiba pintunya di ketuk dari luar. Dengan malas Sheril akhirnya terpaksa membukakan pintu kamarnya.

"Maaf ada apa ya?" Ucap Sheril heran menatap laki-laki yang berdiri di ambang pintu kamarnya.

"Maaf Nona, tuan saya membutuhkan pertolongan anda, tangannya terluka saat ini, tolong Nona ... " ujar laki-laki itu dengan wajah memelas.

"Maafkan saya tuan, bukannya saya tidak mau, tapi ... "

Laki-laki itu langsung memotong ucapan Sheril.

"Nona, saya mohon ... saya sudah meminta tolong pada teman-teman anda, tapi mereka semua tidak bisa, saya berharap Nona bisa membantu saya," ujar laki-laki itu dengan wajah memelas.

Sheril menarik napas dalamnya. Ia juga merasa iba mendengar orang yang sangat membutuhkan pertolongan.

"Di mana posisi tuan mu itu?" Tanya Sheril.

"Ada di hotel sebelah sana Nona, ayo cepat, saya takut terjadi apa-apa dengannya," ujar laki-laki itu.

"B-baiklah," ucap Sheril ragu-ragu. Sheril langsung mengambil tas yang berisi peralatan medisnya dan pergi bersama laki-laki itu. Sheril tidak memikirkan akan hal buruk pada dirinya. Saat ini hanya hati baiknya saja yang berpikir positif akan menolong seseorang dengan ikhlas karena memang ini tanggung jawabnya untuk menolong masyarakat.

Dengan langkah yang lebar mereka menuju kamar yang entah siapa namanya, Sheril tidak mengenalnya. Ia mencium bau alkohol yang semerbak dari napas laki-laki itu, tapi Sheril tidak peduli, yang terpenting Sheril bisa menyelamatkannya.

Laki-laki itu duduk dengan tangan yang bersimbah d***h. Sheril langsung menghampiri dan segera memberikan pertolongan dengannya.

"Apa yang terjadi dengan mu tuan! Kenapa tanganmu sampai terluka, lukamu cukup dalam," ujar Sheril sibuk membersihkan lukanya, tanpa melirik wajah laki-laki itu.

Laki-laki itu hanya meringis kesakitan saat Sheril mulai mengoleskan alkohol di tangannya.

"Tahan tuan, ini memang sedikit perih," ujar Sheril menenangkan laki-laki itu.

"Nona, saya akan keluar sebentar, membeli makanan, kamu tunggu saya disini," ujar lelaki yang tadi, meminta bantuan pada Sheril.

"Baik tuan," jawab Sheril yang masih mengobati dan memerban tangan laki-laki itu.

"Maaf kan saya Nona," gumam laki-laki itu dalam hatinya, sambil menutup pintu kamar hotel.

Laki-laki yang tangannya terluka itu menatap Sheril dengan mata elangnya. Tapi sayang Sheril tidak mengetahui gelagatnya.

Lelaki itu menatap Sheril dari atas sampai bawah. Bibirnya tersenyum miring saat memperhatikan Sheril yang membalut lukanya.

"Saya butuh pertolongan mu Nona," ujar laki-laki itu dengan suara yang samar. Keringat dingin mengucur di pelipisnya.

"Iya ini saya lagi menolong dan menyelamatkan anda tuan," ujar Sheril menyudahi pekerjaannya. Ia menatap wajah laki-laki itu yang penuh dengan keringat. Sheril merasa heran, ia berpikir kalau lelaki ini sedang sakit.

"Antarkan saya kesana," ujarnya dengan suara yang berat, sambil menunjuk kearah spring bed.

Sheril pun tanpa keraguan membantu pria itu untuk berbaring.

"Panas, saya panas sekali," gumamnya sambil memejamkan mata.

"Tuan, ini AC nya sudah dingin sekali! Kenapa anda mengatakannya panas," ujar Sheril heran.

"S-saya butuh bantuan mu," ucap lelaki itu membuat Sheril mengernyitkan dahinya.

Laki-laki itu bangun dari tidurnya. Ia menatap Sheril dengan tatapan yang yang menakutkan. Sheril melangkah mundur. Namun tangan besar laki-laki itu lebih cepat menangkap tangan Sheril, hingga ia terjatuh di tubuh pria besar itu.

Pria itu langsung memeluknya dengan erat.

Sheril sangat terkejut ia sangat ketakutan saat ini.

"Tuan! Apa yang anda lakukan! Lepaskan saya!" Pekik Sheril memberontak dalam pelukan laki-laki itu.

Namun sayangnya. Laki-laki itu tidak menghiraukan ucapan Sheril, ia langsung menghujani Sheril dengan c****n kasarnya.

"Tuan! Jangan lakukan itu, saya mohon ... Hiks-hiks-hiks, lepaskan saya," ujar Sheril berusaha memberontak ingin melepaskan cengkraman laki-laki itu. Namun tubuh laki-laki itu lebih kuat darinya, Bahkan sedikitpun tubuh lelaki itu tidak bergerak saat Sheril mencoba mendorongnya.

"Diam lah Nona, percuma saja kamu memberontak hanya menghabiskan tenaga mu saja, sekarang cukup pasrah untuk melayani ku, aku sudah tidak tahan, aku terbawa pengaruh obat itu, jadi kamu harus melayani ku malam ini," ujar laki-laki itu dengan kejam.

"Hiks-hiks-hiks, kenapa harus saya tuan, kenapa harus saya yang anda korbankan!" Ujar Sheril dengan isak tangisnya.

Dengan gerakan cepat, lelaki itu merobek dan menghancurkan pakaian Sheril.

Sheril hanya bisa pasrah, melawan cengkraman laki-laki itu hanya menghabiskan tenaganya saja, kini Sheril hanya bisa menangis, melawan pria b*****k itu hanya sia-sia saja. Pertahanannya selama ini sudah hancur. Kesuciannya yang selama ini mati-matian ia jaga sudah hancur berkeping keping termasuk hidupnya.

Sheril menangis tersedu saat miliknya di paksa masuk oleh sesuatu yang mengerikan itu. Tak henti-hentinya Lelaki itu terus saja m*****nya. Lalu menjatuhkan tubuhnya di samping Sheril. Pria itu seolah tidak sadarkan diri. Ia tidak menghiraukan perempuan yang terisak di sampingnya.

Sheril tau apa yang terjadi dengan lelaki itu. Tapi kenapa harus dirinya yang menjadi korbannya. Sheril merasakan nyeri di bagian sensitifnya. Matanya sembab meratapi nasibnya saat ini.

...----------------...

Sheril melirik laki-laki yang sudah menodainya. Laki-laki itu tertidur pulas seolah tanpa dosa setelah menggagahinya.

Sheril berjalan gontai meninggalkan kamar hotel.

Setelah sampai di kost kamar kecil miliknya, Sheril langsung mengemasi barang-barang miliknya. Karena saatnya para mahasiswa mengakhiri programnya.

Di perjalanan pulang. Elian memperhatikan sahabatnya yang tidak seperti biasanya. Matanya sembab seperti habis menangis.

"Sher, kamu kenapa?" Tanya Elian merasa khwatir, namun tidak ada jawaban dari Sheril. Elian melihat tatapan kosong dari sahabatnya itu. Di sudut lain, seseorang yang tersenyum penuh kebencian. Dia adalah Mira, Mira yang sangat menyukai Raffi yang sekarang ini menjadi kekasihnya Sheril.

Mira sangat membenci Sheril. Menurut Mira, Sheril lah yang menjadi penghalang cintanya. Karena Sheril, Raffi mengalihkan perhatiannya.

"Sheril!" Ucap Elian menyadarkan lamunannya.

"Ah i-iya, ada apa?" Ucap Sheril terbata-bata.

"Dari tadi aku nanya, kamu kenapa? Sepertinya kamu habis menangis, ada apa?" Tanya Elian menatap wajah sahabatnya itu.

"Aku tidak kenapa-kenapa Elin, aku hanya kelelahan, aku capek banget," keluh Sheril agar sahabatnya itu tidak mencurigainya.

"Syukurlah kalau kamu tidak apa-apa," ucap Elian masih tidak yakin akan jawaban sahabatnya itu, pasti ada sesuatu yang ia tutupinya.

Setibanya di apartemen miliknya, Sheril langsung menjatuhkan tubuhnya di atas kasur. Ia memikirkan apa yang sudah terjadi dengannya. Sheril ingat kepada kedua orang tua yang selalu mendukung dan berharap yang terbaik buat masa depannya. Tidak begitu lama, akhirnya Sheril pun tertidur dalam kesedihannya.

Ini karya dari hasil meras otak dan pikiran ya reader. jadi tekan vote dan like setelah membacanya. jangan lupa dukungannya dengan cara memberikan GIF sebagai hadiah buat author ya.

❤️❤️❤️❤️

1
Fino Farel
kapan up thor dtunggu lanjutan nya💪💪💪
Rohiyah
bagus maaf baru kasih komentar
Fino Farel
Luar biasa kapan up thor q tunggu kelanjutannya💪💪
Marnip Rikqi
mana nya kelanjutannya thor..
Lalatyal
Mampir yuk kak ke karya novelku 🥹🙏🏻
Hazah Qomariah
bagus ceritanya tapi sayang ngantung
Sandisalbiah
hiatus ni ceritannya... dari 2022 ampe sekarang ngegantung... hadehhh.... 🤦‍♀🤦‍♀🤦‍♀
Sandisalbiah
Sheril bakal terancam lagi keselamatannya...
Sandisalbiah
agak was² Sheril di tinggal di rmh Zian, takutnya Ririn tiba² muncul dan bertingkah brutal krn emosi.. aoa. lagi Serena blum menerima Sheril dgn sepenuhnya...
Sandisalbiah
ternyata bisa bertingkah konyol juga si Zian.. kirain tau nya cuma marah² aja..
Sandisalbiah
udah cape julitin si Zian.. ngomong² si Ririn menghilang kemana si thor... sama sekali gak berkabar...
Sandisalbiah
Zian ini seperti balas denda dgn masalalu nya dgn Ririn... dulu dgn Ririn, dia dipaksa harus selalu mengalah, hrs selalu bersabar dgn semua sikap Ririn, dan sialnya Sheril yg di tuntut Zian buat gantiin posisi dia dulu... Zian maunya Sheril selalu ngertiin, nurutin.. memahami semua kemauan Zian.. kalau dulu dia ngerasa sakit, lelah dan jengah dgn kelakuan Ririn.. lah kenapa dia juga memperlakukan org lain seperti itu...
Sandisalbiah
hadeehh... gak bisa ngomong lagi dgn sikap dan sifat Zian ini... luarrrr biasa... luar biasa gak bertanggung jawabnya jd suami/laki²..
Sandisalbiah
gimana gak lelah doc.. punya suami setres yg istri lagi hamil di jadiin pembantu sebagai hukuman krn ke egoisan suaminya... dasar Zian gak waras...
Sandisalbiah
ternyata tambah satu bonus lagi sifat Zian.. MUNAFIK.. laki² gak berperasaan juga gak punya pendirian.. ihhhh.. makin lama maki nek dgn semua sifat dan tingkah Zian...pengen di tabok pake pacul aja deh..
Sandisalbiah
gunda konon... makan tuh gengsi... biar puas hati..
Sandisalbiah
selain sifatnya yg bossy, ternyata Zian juga kekanakan... pendendam bahkan pd istri sendiri... tempramen dan tukang ngamuk..
Sandisalbiah
menanti.. badai datang.. saat Ririn kembali pulang...
Sandisalbiah
suami yg otaknya telalu banyak terkontaminasi alkohol dan kotora ya keq gini mikirnya... istri hamil besar suruh jd pembantu buat hukuman... dasa B**I si Zain...
Sandisalbiah
makan gengsi mu Zian semoga hatimu kenyang dan puas... thor... boleh gak sewa pembunu bayaran buat mutilasi si Zian ini.. atau kirim mafia biar dia di cincang dan di jadikan makanan guguk.. laki modelan zian ini cocoknya di siram. kotoran.. pengen dipatuhi istri.. lah tingkahnya maca sikopat gak berotak.. terhadap istri hamil pun otaknya juga tetap gak pungsi...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!