NovelToon NovelToon
Pendekar Murah Hati

Pendekar Murah Hati

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Action / Petualangan / Fantasi Timur
Popularitas:2.5M
Nilai: 4.8
Nama Author: loren defretes

Kisah tentang Sukame yang mendapat julukan Pendekar Murah Hati. Dimana kehidupannya dimulai dari masa kecilnya hingga ketika dia menghadapi hitam putihnya dunia persilatan.

Ternyata banyak sekali suka dan duka yang dia alami, yang membuat dirinya sadar akan apa dan mengapa tujuannya untuk hidup.

Bagi yang penasaran akan kisah ini silahkan membaca semoga menjadi terhibur serta dapat mengambil hikmah dari kisah Pendekar Murah Hati ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon loren defretes, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Manusia Iblis

"Ayo cepat ikut aku!" seru tuan putri berbalik badan membelakangi Sukame.

Kemudian Tuan putripun melangkah pergi dengan diikuti Sukame dibelakangnya.

Tuan putri itu bernama Melani anak bungsu dari istri pertama Raja Yota. Karena Raja Yota sangat menyanyanginya jadi sejak kecil dia selalu dimanja

Belum lama ini memang Puteri Melani mencari seorang pembantu laki-laki, sudah banyak pemuda yang menjadi pelayannya akan tetapi tidak ada yang dapat bertahan lebih dari 2 hari.

Putri Melani memiliki watak yang sangat keras, dia selalu bertindak semena-mena kepada pelayannya, tingkahnya cenderung seperti laki laki, kesukaan dari putri Melani adalah berburu, karena sewaktu kecil Raja Yota sering mengajak dia untuk berburu.

"Cepat angkat perlengkapan itu bawa ke dalam kereta kuda!, kita akan berburu" seru Putri Melani kepada Sukame.

Sukamepun mengangguk kemudian mengangkat perlengkapan itu ke dalam kereta kuda, sedangkan beberapa pengawal berkuda sudah bersiap disamping kereta itu.

"Ini kuda buat kamu tunggangi" seru seorang pelayan datang mendekati Sukame.

"Ta...ta...tapi saya belum pernah naik kuda" kata Sukame dengan terbata bata.

Sukame menjadi panik sebab dirinya tidak pernah naik kuda sebelumnya, sedangkan pelayan itu tersenyum lalu meninggalkan Sukame.

"Aduh bagaimana ini ?" gumamnya dalam hati.

Belum sempat dia berpikir seorang pengawal berteriak dengan nyaringnya.

"Ayo cepat jalan tuan putri sudah berada didalam kereta!" seru pengawal itu.

"Aduh, kenapa aku mencari masalah hingga harus bekerja disini!" gumamnya

Tidak lama kemudian kereta kuda yang dinaiki putri Melani sudah berjalan, Sukamepun memegang tali kekang kuda itu lalu melompat ke punggung kuda dengan mengunakan ilmu meringankan tubuhnya dan kakinya mengapit pinggang kuda.

Karena belum terbiasa ketika kakinya mengapit pinggang kuda itu agak kasar sehingga kuda tersebut bukannya berjalan pelan tetapi berlari kencang.

Semua pengawal yang sedang menunggangi kuda didepannya terkejut karena kuda Sukame telah berlari kencang mendahului mereka semua termasuk kereta kuda tuan putri.

Sehingga rombongan tuan putri berhenti seketika itu juga, sedangkan Sukame dan kudanya telah berlari dengan kencang di depan.

"Dasar pemuda gila" kata putri Melani sambil tertawa didalam keretanya ketika melihat Sukame.

"Sialan!" seru Sukame.

Sebenarnya bisa saja dia melompat dari kuda itu dengan ilmu meringankan tubuhnya, akan tetapi pasti akan menarik perhatian semua orang termasuk pihak kerajaan bisa jadi dia dianggap sebagai mata mata.

Sukame hanya bisa pasrah dan menutup matanya tanpa ingin melihat kedepan. Dan tiba -tiba kuda itu berhenti di depan pagar tembok kerajaan.

Karena kuda itu berlari dengan sangat cepat, maka Sukame yang berada diatas punggung kuda terlempar kedepan membentur tembok kerajaan.

"Brakkk..." suara Sukame jatuh ketanah.

Karena tubuhnya sudah terlatih dengan ilmu silat, benturan yang sangat keras itu membuat punggungnya luka ringan serta nafasnya menjadi sesak.

Dia perlahan lahan bangun dengan meringis kesakitan sambil memegang punggungnya, lalu berjalan tertatih tatih menuju kereta milik tuan putri.

Belum sempat dia meminta maaf kepada putri Melani sudah duluan memakinya.

"Dasar bodoh!" seru Putri Melani.

"Maaf tuan putri saya tidak bisa berkuda" kata Sukame membungkuk.

"Kalau begitu ikat kuda itu dibelakang kereta ini, kemudian kamu menungganginya, tapi awas jangan membuat masalah lagi!"

Lalu tali kekang kuda itu di ikatkan di belakang kereta dan talinya dibiarkan membentang panjang, kemudian Sukame kembali menunggangi kuda itu, tidak lama kemudian rombongan itu kembali berjalan meninggalkan Istana.

Setelah 2 jam perjalanan sampailah mereka di tempat pemburuan, Puteri Melani keluar dari keretanya sedangkan Sukame turun dari kudanya menyiapkan peralatan berburu untuk Puteri Melani.

"Sejak dari tadi aku tidak melihat pendekar yang menjaga Putri Melani, berani sekali putri ini pergi berburu tanpa ada perlindungan dari beberapa pendekar" gumam Sukame dalam hati.

Putri Melani mengambil busur serta panah, lalu mengambil pedangnya untuk diselipkan dipinggangnya.

"Ayo ikut aku bawalah anak panah yang banyak serta tombak itu!" seru Putri Melani kepada Sukame.

"Aduh...putri satu ini banyak maunya" gumam Sukame dalam hati sambil membawa perlengkapan berburu yang sangat banyak dan berat

Kemudian Sukame, Putri Melani, serta bersama 4 orang pengawal masuk kedalam hutan. Mereka mengendap-endap sambil melangkahkan kaki perlahan lahan supaya hewan yang akan diburunya tidak mendengar langkah kaki mereka dan kemudian kabur.

Tidak terasa sudah hampir 1 jam mereka berjalan tanpa menemukan seekor hewan buruan, sedangkan Sukame sendiri sudah kelelahan karena begitu banyak dan berat perlengkapan berburu yang harus dia pikul

Tiba-tiba terdengar siulan panjang, lalu 3 sosok manusia muncul dari balik semak-semak wajah mereka bertiga sangatlah menyeramkan, membuat siapapun jika bertemu dan melihat mereka pasti akan begidik ketakutan.

"Tolong tolong ada setan...!" teriak 2 dari keempat pengawal kerajaan berlari meninggalkan tempat itu.

Sedangkan 2 pengawal lainnya gemetaran sambil memegang senjata mereka bersiap siap untuk melindungi Putri Melani.

Sukamepun melirik ke arah putri Melani, akan tetapi dia tidak ketakutan sama sekali.

"Hei, apa kalian iblis penghuni hutan belantara ini?" Putri Melani bertanya kepada 3 sosok manusia itu dengan cara menantang.

Ketiga sosok manusia itu terkejut, ketika melihat seorang wanita muda yang cantik tidak mempunyai rasa takut sedikitpun kepada mereka, malahan membentak dengan kasar.

"Kami adalah 3 manusia iblis, siapapun yang yang sudah melihat kami akan kami bunuh" kata salah seorang dari mereka.

"Sepertinya daging wanita dan pemuda ini sangat enak untuk dimakan" katanya lagi, kemudian mereka bertiga tertawa dengan sangat menyeramkan.

"Hai manusia iblis hari ini akan ku buat kalian menjadi hewan peliharaanku" putri Melani berkata sambil tertawa.

Mendengar perkataan Putri Melani salah seorang dari manusia iblis itu menyerang dengan Jurus Cakar Iblis.

Sukame yang dari tadi diam, memperhatikan Jurus Cakar Iblis itu.

"Manusia manusia ini sepertinya telah memakan daging binatang buas dengan daging manusia untuk menambah ilmu tenaga dalamnya, tidak heran pikiran dan tingkat laku mereka sudah seperti iblis" gumam Sukame sambil memperhatikan perkelahian itu.

Dengan kepintaran Sukame tidak lama dia bisa langsung menebak bahwa manusia iblis ini hanya mengandalkan tenaga dalamnya.

Sebenarnya dari tadi Sukame sangat menghawatirkan keselamatan Putri Melani,

"Hiattt...!" Putri Melani berteriak dengan suara melengking, sehingga membuat kedua pengawal yang berada didekatnya kesakitan.

Bersamaan dengan teriakannya, putri Melani melesat ke depan lalu mengayunkan pedangnya tepat ke arah tangan manusia iblis itu.

"Prankkk...!" bunyi benturan antara pedang milik Putri Melani dengan kedua tangan manusia iblis itu.

Akan tetapi tangan manusia iblis itu yang terkena sabetan pedang tidak terluka sama sekali, Malahan tubuh putri Melanilah yang terdorong 2 langkah kebelakang.

1
Putra_Andalas
innalillahi WainnaiLaihi Rojiun 🙏

R I P 💐
Putra_Andalas
Jurus kurang kerjaan...😄😂🤣
Putra_Andalas
kirain Dixi sma Bobi tadi mah...😂
Putra_Andalas
BinOr = Bini Orang 😁
Putra_Andalas
Coba bayangkan : Memainkan PEDANG sambil tiup SERULING..repot gk tuh 🤣
Putra_Andalas
Nah gitu donk...ada Variasi Jurusnya.. gk ngandelin Jurus yg 2 itu melulu...
Putra_Andalas
Percuma juga dilatih ujungnya gk d pake.. yg keluar cuma 2 Jurus tok :
1. Berlari di atas Awan
2. Tangan Penyembah.
Putra_Andalas
Jurus itu mulu yg di sebut...Cakar Naga atau Tendangan Naga ,dikemanain oii..!!!
Putra_Andalas
Boseeen..2 Ilmu itu melulu yg keluar...🤮
Putra_Andalas
mkin ngaco ni Julukan yg di sebut...😵
Putra_Andalas
spt gk ada Jurus laen nih...klo gk TANGAN MENYEMBAH , psti LARI DIATAS AWAN...ituuuu aja jurusnya 😵
Putra_Andalas
Perasaan kgak ada jurus laen lagi yg dipakai..klo gk BERLARI DIATAS AWAN ,laenya TANGAN PENYEMBAH.
Jurus yg laen pada kmna..!??
Putra_Andalas
lho...klo gk d pake be karna takut diliahat orang , knp pulak capek² mempelajarinya.. GOBLOK ni Bocah
Putra_Andalas
berarti Nenek sudah 78 thn nih... udah sepuh
Putra_Andalas
perasaan sma aja dgn Tingkat yg ada di paragraf sbelum nya ,sma² di bawah Tingkat 6 - kog EFECT nya beda tuh.!? 😵
Sudiwan 234
lanjut thor ceritanya sehat selalu thor
Sadly Maulana
mantab thor
Wahab Shifa
cerita kemana masih bingung aku
Wahab Shifa
banyak peninggalan jurus tak d pelajarii aneh
Hafiq Fadly
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!