Burhan menikahi Tania karena perjodohan, Tapi ini adalah awal neraka untuk Tania, menikahi Burhan yang tak pernah mencintai dirinya, har-hari Tania dilalui dengan hinaan, cacian dan perselingkuhan Burhan.
Bagaimana perjuangan Tania untuk kembali bangkit, ikuti kelanjutan ceritanya di novelku ya. Berjudul "Buat Apa Aku Kau Pilih Tapi Akhirnya Aku Kau Bully di Novel Toon.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daesy.Rf, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 23 KEMARAHAN BURHAN
Sore yang cerah menghampiri bumi,walau waktu sudah menunjukan pukul Enam sore,tapi langit masih menunjukan sinar terangnya,saat Buk Seno datang bersama Burhan."Tania.... "Sapa Buk Seno dengan penuh keceriaan.Tania mendengar panggilan namanya dibalik pintu luar apartemen.Tania yang sudah mandi dan berdandan menyambut mertuanya dengan senang.
"Ibu... "Tania melihat mertua berdiri bersama Burhan dan memeluk Buk Seno dengan bahagia"Ayo masuk Buk"Tania mengajak mertuanya masuk dan saat masuk Buk Seno nampak terlihat kagum melihat tatanan apartemen yang berubah dan indah,Buk Seno tersenyum."Wah cantik sekali apartment kamu berubah Burhan,bersih dan wangi,memang ditangan wanita semuanya akan menjadi indah"
Burhan melihat sekeliling apartemen nya ada beberapa tata letak furniture dirubah Tania,muka Burhan memerah ada rasa kemarahan ditahannya tapi dia mencoba tersenyum kecup tersembunyi dengan kepura-puraan nya karena berada didepan Mamanya.
"Mama mau melihat kamar kalian"
"Boleh Ma"Tania mengajak mertuanya ke arah kamarnya,"MasyaAllah indahnya"Tania tersenyum, photo pernikahan kalian sangat indah dan unik, Mama suka melihatnya,kamu memang pintar sayang"Buk Seno memuji Tania,namun Burhan tak bergeming sedikitpun memberi reaksi.
"Kemu pasti lebih nyaman lagi berada dikamar ini Burhan"Burhan hanya tersenyum tipis tak membalas komentar Mamanya.Dada nya sedikit penuh dan sesak untuk memberi pelajaran Tania yang sudah merubah Furniture yang disusun oleh Desi,kenangan yang begitu indah saat Desi pertama kali disini Burhan membeli apartemen ini dan Desi menata semua perabot, bermimpi setelah menikah mereka akan tinggal bersama.Namun kenangan itu akhirnya musnah oleh pengkhianatan Desi kepada dirinya.
"Mama mari kita makan"Tania mengajak mertuanya makan setelah melihat kamar yang begitu indah tersebut,mereka menuju meja makan, disana Tania sudah menyiapkan hidangan yang banyak,beberapa menu yang sedap dan es buah yang sangat wangi dengan rasa vanila.
"Mari Ma,Mas kita makan,Tania sudah siapkan"Buk Seno mendekati meja makan dan duduk bersebelahan dengan Burhan."Waduh enak-enak sekali hidangan nya,kami pintar sekali Tania"
"Makasih Buk"muka Tania memerah bahagian dengan senyum tipis yang cantik,silakan diambil ibu,Tania khusus masak untuk ibu"
"Hari ini jangan panggil Ibu lagi tapi Mama ya sayang,kamu sudah Mama anggap anak Mama sendiri kamu kan istri Burhan jadi kamu juga anak Mama.
"Baik Ma, Makasih Mama"
"Jangan berterima kasih,sayang"
Keduanya tersenyum dengan senang dan menikmati makanan yang tersedia.Sementara Burhan hanya terdiam sambil menikmati hidangan yang dibuat oleh istrinya,tanpa bergeming,tanpa reaksi memuji masakan Tania.Sampai malam Buk Seno disana akhirnya beliau dijemput oleh supirnya untuk kembali ke rumahnya.
"Mama ngak nginap disini"
"Nantilah Mama pasti nginap disini,karena kasihan si bibi dirumah pasti nungguin Mama juga, Kamu baik-baik aja ya sayang, dan kamu Burhan jaga istri kamu baik-baik.
"Baik Ma"Burhan mengantar Mamanya sampai ke lantai bawah apartemen nya,sedangkan Tania membereskan semua yang ada dimeja dan dapurnya.setelah beberapa saat Burhan datang kembali ke apartemen.Disinilah dia meluapkan kemarahan yang sedari disimpannya,karena ulah Tania yang dianggapnya sudah lancang menyentuh barang-barangnya tanpa seizinnya.
"Tania....!!!! dengan nada keras Burhan Memanggil Tania.Tania nampak kaget,dia yang sedang berada di dapur tiba-tiba menghentikan aktivitasnya.Berlari menuju ruang tamu yang sudah ditata nya dengan cantik.
"Iya, Mas"Tania yang sudah berada didepan Burhan nampak ketakutan melihat muka Burhan yang merah padam."Aku harus kuat aku tidak boleh kalah dengan kemarahan ini" karena Tania tahu Burhan pasti mencari kesalahannya saat dia menyentuh barang-barangnya di apartemen.
"Siapa yang meminta kamu menata ulang ruangan ruangan ini..!! kan sudah aku bilang jangan pernah menyentuh apapun yang ada disini"Tania hanya diam tidak menjawab,dibiarkannya Burhan membentaknya.Karena dia ingat apa yang dikatakan oleh Ibunya jika suamimu marah jangan dilawan.
"Apa maksud kamu memanjang semua foto pernikahan kita? kamu mau pamer kepada Mamaku dan dipuji-puji,seberapapun Mamaku memuji kamu aku tak akan menganggap kamu ada Tania,aku menikahi kamu hanya demi Mamaku yang sudah kamu tolong dan demi penyakit jantung yang dideritanya"
"Cukup Mas,aku tahu semua itu dan aku menyanggupi pernikahan ini juga karena Mama kamu yang tak tega aku sakiti,Aku berusaha melayani kamu dengan baik walau aku istri yang selalu kamu bully kamu anggap bodoh,tapi setidaknya aku bukan manusia yang terobsesi dengan masa lalu yang bodoh dan menyakitkan.
"Aku menata ruangan ini semua demi Menyelamatkan nama kamu didepan Mama kamu Mas agar kamu dianggap sudah Move On dari wanita itu,dan Mama bisa lebih tenang,Mas lihat saja bagaimana Mama senang dan melihat kebahagian kita dengan senyuman,walau aku tahu semua hanya semu demi menyenangkan hati Mama.
"Kalau kamu anggap apa yang aku lakukan salah silakan saja putar lagi dan kembali ke masa lalu kamu Mas,hari ini aku sudah menyelamatkan perasaan Mama,tapi jika kamu ingin menyakitinya lagi silakan aku sudah berusaha walau aku tak engkau anggap dan selalu dibully sebagai perempuan bodoh dari mantan kamu itu setidaknya aku bukan pengkhianat.
"Diam kamu Tania"tangan Burhan hampir memukul Tania namun terhenti,aku yang berhak disini dan menjadi nahkoda, jadi jangan atur aku dan milikku,kamu hanya istri titipan.Wajah Tania semakin memerah matanya mulai. mengalir cairan bening yang tak bisa dia tahan.
"Siapa yang aku cinta itu yang aku jaga selamanya dihatiku dan tak akan aku biarkan seorang masuk dihatiku"
"Kalau begitu kejar mimpi kamu Mas,sekarang Desi sudah pulang dan kembali kesini lagi dia sedang menunggu kamu.Jika aku bukan bagian dari hatimu mas walau aku sudah dinikahi,maka aku ikhlas"
"Bagaimana kamu tahu Desi sudah kembali?"
"Aku istri Mas dan aku tahu apa yang suami tidak tahu"
"Pulih awas jika kamu mengikuti atau mencoba mencuri Handphone ku"
"Aku bukan perempuan seperti itu Mas dan tidak naif'
" Pokoknya jangan atur aku,itu urusan aku,yang ingin menikah dengan aku maka kamu tahu resikonya,ikuti aturanku dan jangan berharap banyak dari aku.Aku sudah mencukupi kebutuhan kamu dan ibu kamu sebagai pertolongan bagiku dan amanat Mamaku,tapi jangan berharap lebih, aku akan patuh dan menjadi suami yang akan mencintai kamu Tania jangan mimpi"
"Baik Mas aku tak akan berharap apapun dari kamu,cuma aku mohon di hadapan Ibuku bersikap baiklah,biar aku yang merasakan ini semua tapi tidak ibuku,aku sudah engkau pilih untuk menjadi istrimu Mas,ketika malam aku diminta oleh Mamamu dan itu disetujui oleh kamu Mas, jika ini adalah sebagai balas jasa terhadap apa yang aku lakukan kepada Mama,baik aku terima itu"
"Deal"ucap Burhan tanpa rasa kasihan dihatinya.
"Dan satu hal lagi jangan suruh aku menurunkan semua foto ini hanya ini yang aku miliki sebagai kenangan dalam hidupku bahwa aku dinikahin oleh Mas,walau hati itu bukan milikku,perasaan yang bertepuk sebelah tangan,semua kita lakukan demi Mama dan Ibu kita.
"Aku akan melakukan apapun demi ibu dan Mamaku, tapi jangan kamu melarang apapun tentang diriku,dan kamu pun bebas mau melakukan apa"
"Baik Mas" Tania terdiam sejenak apakah sebodoh ini kah dia mengharapkan cinta Burhan dan membiarkan dia melakukan apapun."Aku tidak boleh kalah,suatu saat aku yakin pasti bisa memiliki hati kamu Mas" Air mata Tania mengalir di pelipis sudut matanya,dia duduk terdiam. sementara Burhan meninggalkan ruangan itu dan pergi keluar dengan hati kesal.