NovelToon NovelToon
PENGGANTI

PENGGANTI

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Angst / Pengganti
Popularitas:441
Nilai: 5
Nama Author: nona yeppo

Yura, gadis kesepian yang tiba-tiba harus pulang ke desa tempat nenek nya tinggal selama ini. Sang ibu yang akan menikah lagi menjadi salah satu alasan untuk kepindahannya.


Ia tidak banyak bicara, hanya menurut dan mengemasi barang-barang yang akan ia bawa.


Namun siapa sangka, kepindahannya ke desa membuatnya memiliki kehidupan baru yang lebih berwarna. Ia bahkan bertemu dengan gadis yang memiliki nama yang persis sama dengan namanya.


Lantas, akankah Yura berhasil menemukan kebahagiaan walaupun harus hidup berdampingan dengan gadis yang seolah memiliki ikatan dengannya itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nona yeppo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ada Apa Dengan Steven

"Kita bertemu lagi Yura,, "

Pria itu tersenyum dengan lembut sambil memandang Yura. Ia sedikit membungkuk untuk menyamakan tinggi badan nya dengan Yura.

Yura sendiri merasa kikuk karena bisa-bisanya ia lupa pada pria dihadapannya ini. Namun sebisa mungkin ia mempersembahkan senyum terbaik nya.

"Yura, mari kita buat keluarga baru itu dengan papa baru, dan saudarimu yang baru... "

Gadis cantik berambut pendek itu tersenyum dengan sopan sambil mengangguk menerima tawaran pria yang baru saja menjadi ayahnya itu.

Keluarga yang kini lengkap itu akhirnya masuk kedalam mobil yang kemudian melaju diantara mobil lainnya.

"Rumah lama kita sudah mama jual, tapi koi milikmu mama bawa kok... "

"Ia ma, Yura tahu kok. Mama kan udah bilang kemarin... " ucapnya dengan tersenyum melihat sang mama.

Mereka lalu menghabiskan waktu berharga itu untuk berkumpul bersama layaknya sebuah keluarga yang utuh.

Lily yang pembawaannya ceria mampu membuat suasana keluarga kecil itu jadi hangat dan tidak terasa canggung sama sekali.

Tak tanggung-tanggung, gadis itu mengajak mereka berbelanja bersama. Yura hanya pasrah mengikutinya dan kedua orang tua mereka memilih untuk duduk dan minum di cafe yang ada didalam mall itu.

"Kita beli yang couple yah? " Nada suaranya seperti bertanya, tapi tangan sudah lebih dulu bertindak membuat Yura hanya tersenyum pasrah.

"Aku bahagia sekali akhirnya punya mama dan kakak... " ucap Lily.

"Kakak? " Yura tentu bingung.

"Hm. Aku lebih muda tiga bulan... " ia tertawa lucu.

Anehnya, suara tawa itu mampu menular, membuat Yura ikut tertawa juga. Yura akhirnya menyadari jika membuka diri untuk orang lain itu ternyata se-menyenangkan itu.

Awalnya mungkin memang sedikit canggung, tapi jika kita bertemu dengan orang yang baik dan mengerti situasi, maka semua akan berakhir baik.

"Oh ya, lain kali kita berpetualang yuk, ke gunung misalnya,, " pinta Lily. Dan Yura sendiri hanya tersenyum menanggapi.

Keduanya saat ini sedang makan mie berdua, sengaja memberi jeda pada orang tua mereka yang masih diliputi masa-masa romantis itu.

Setelah dirasa sudah cukup, keluarga kecil itu akhirnya pulang kerumah mewah milik papa Bryan.

Yura akhirnya sedikit tahu tentang pribadi papa Bryan yang baik saat dirinya menghabiskan waktu bersama mereka seharian ini.

"Kita akan selalu sediakan kamar khusus untuk mu. Jadi kapanpun kamu ingin kembali, kamar ini akan selalu siap... " ucap papa Bryan.

"Oh ya, kamu pasti lelah. Kamu istirahat saja dulu sebelum aku menganggu kembali... " seru Lily sambil melompat-lompat kegirangan.

Yura yang kini tertinggal sendiri dikamarnya memandangi seluruh isi ruangan itu. Semua barang nya waktu dirumah lama dibawa pindah oleh sang mama termasuk ikan koi kesayangannya.

"Hai... " Ia menyapa ikan-ikan yang sudah sangat lama ia rindukan itu.

Ikan itu adalah hadiah pemberian Steven. "Kalau kau rindu, lihat saja ikan ini... " Katanya waktu itu.

Perlahan air mata Yura menetes, ia meraba-raba kaca berisi air itu. "Aku masih tetap merindukan mu kak... "

Seakan ikan itu saja tidak cukup, ia masih menantikan kabar dari sang kekasih yang sampai saat ini belum mengiriminya satu pesan pun.

"Kak, apa sebaiknya kita lupakan saja? Aku tidak pantas untukmu, aku hanya memikirkan diriku saja... "

Malam pun ditutup dengan Yura yang tertidur diatas ranjang empuk dikamar itu. Namun tidur nya malam ini tidak setenang yang ia harapkan.

Dirinya harus terbangun tengah malam karena sebuah mimpi yang tiba-tiba membuat air matanya berjatuhan.

Didalam mimpi nya, kak Steven meminta agar mereka berhenti sampai disini saja. Pria itu sudah dijodohkan oleh orang tuanya.

Akhirnya ia pun terjaga hingga pagi menyambut.

Suasana pagi dirumah papa Bryan terasa begitu asing dimata Yura. Menghabiskan sarapan di halaman belakang, ditambah sebuah kolam biru yang memancarkan bias kemewahannya membuat Yura tak berhenti takjub.

Hunian ini hanya terdiri dari satu lantai, tidak terlalu luas. namun karena papa Bryan adalah seorang arsitek handal maka rumah ini pun terlihat sangat estetik.

Tidak ada asisten rumah tangga, semua urusan rumah tangga kini dipegang oleh mama Rosa. Wanita itu sudah tidak bekerja lagi setelah kedua nya menikah.

Jika dikulik lebih dalam lagi, ternyata mama Rosa dan papa Bryan sudah saling mengenal sejak lama.

Perkenalan kedua nya berawal dari kerja sama antara kantor mama Rosa dengan perusahaan arsitektur milik papa Bryan.

Papa Bryan tetap sabar menunggu mama Rosa siap untuk dinikahi oleh nya. karena waktu itu ia beralasan masih ingin fokus untuk membesarkan Yura.

Dan ya, pria itu tetap sabar menunggu hingga saat ini. Yura benar-benar senang akhirnya kehidupan mama Rosa sudah terlihat membaik.

Seketika Yura teringat pada koi miliknya. "Sepertinya mereka kesepian deh... " ucapnya.

"Siapa? " sahut Lily yang muncul dengan nampan berisi gelas susu dan oatmeal kesukaanya.

"Ikan koi dikamar,,,, " jawab Yura.

"Kalau itu sangat berharga untukmu, biarkan saja. Mama Rosa selalu merawatnya dengan baik.. "

...

Setelah papa Bryan pergi bekerja, ketiga perempuan berbeda generasi itu menghabiskan waktu untuk merawat diri mereka.

Mulai dari ujung kepala hingga ujung kaki, tanpa terlewat sedikit pun. Mama Rosa terlihat begitu bahagia melihat Yura menikmati semua pengaturan menggemaskan dari Lily.

Sesekali mama Rosa memegang tangan Yura sebagai bukti bahwa dirinya begitu ingin menyayangi gadis itu.

Tapi takdir berkata lain, keadaan begitu sulit untuk mereka. Sehingga butuh waktu yang sangat lama untuknya menyadari semua kesalahannya.

"Ma, sore ini Yura pulang ya... "

Ucapan Yura membuat sang mama bangkit dari duduknya karena terkejut. Dirinya tidak terpikir jika putrinya itu akan pulang secepat ini.

"Masuk sekolahnya kan masih lama ra,,, " suara mama Rosa terdengar tak bersemangat.

"Kaki nenek sering kambuh akhir-akhir ini mah,,, "

Akhirnya mama Rosa hanya bisa pasrah mengikuti maunya Yura. Kalau sudah bicara tentang orang tua, mama Rosa tidak ingin berkeras mempertahankan keinginan nya.

"Baiklah, tapi janji suatu saat kalau ada waktu, kamu harus datang lagi ya... " ucap mama Rosa.

"Ia ma, tenang saja... "

Dan setelah hari menginjak sore, Yura pun segera pulang dengan menaiki taksi menuju stasiun. Ia menolak ketika sang mama menawarkan diri untuk mengantarkan nya.

"Sayang sekali papa Bryan belum pulang,,, " Ucap mama Rosa dengan rasa bersalah meliputi wajahnya.

"Tak apa ma, aku baik-baik saja... "

Lily hanya memperlihatkan wajah sedihnya kala Yura melambaikan tangannya saat dirinya telah masuk kedalam taksi.

Pandangan Yura seketika buram oleh cairan yang menggenang dipelupuk matanya. Ia juga baru menyadari jika wajah mama nya sangat nyaman untuk dipandang.

Saat taksi sudah bergabung dengan mobil lainnya dijalanan, Yura kembali lagi teringat pada mimpinya semalam.

Karena mimpi itu terus menganggu pikirannya, ia pun berniat untuk menghubungi pria itu terlebih dahulu.

Tuuuuttt.....

"Hello...

Panggilan tersebut tersambung, tapi bukan suara Steven yang ia dengarkan. Melainkan suara pria asing dengan bahasa yang asing pula.

Pria diseberang itu mengatakan jika pemilik ponsel itu sedang sekarat dan kini ditangani oleh dokter diruang ICU.

Deg.!!!

.

.

.

.

.

1
anggita
like👍iklan☝., Liam, Yura.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!