NovelToon NovelToon
Terjerat Cinta Sang Boss

Terjerat Cinta Sang Boss

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Duda / Single Mom
Popularitas:11.4k
Nilai: 5
Nama Author: Endel_Bagong

Hella Adelia menjalani hidupnya dalam diam, memikul peran sebagai seorang ibu sekaligus ayah bagi putra semata wayangnya. Dengan tekad sederhana—melihat anaknya agar bisa melanjutkan sekolah ke jenjang SMK—ia rela menyingkirkan lelah dan gengsi, menerima pekerjaan sebagai asisten rumah tangga di rumah seorang CEO ternama.
Di balik kemewahan rumah itu, Dave Julian Alexander hidup dalam kesunyian. Seorang duda tanpa anak, dengan hati yang masih terikat pada kenangan akan mendiang istrinya. Dingin, tegas, dan tak tersentuh.
Kesederhanaan Hella, ketulusannya sebagai seorang ibu, dan harapan kecil yang ia genggam untuk masa depan anaknya, menghadirkan kehangatan yang lama hilang dalam hidup Dave.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Endel_Bagong, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

TERJERAT CINTA SANG BOSS

Setelah suasana kembali tenang, Kayla menyandarkan punggungnya ke kursi gazebo.

Matanya memandang lurus ke taman yang mulai diterpa angin sore.

Hella masih duduk diam di sampingnya, mendengarkan dengan penuh perhatian.

"Mbak Hella..."

"Iya Non..."

"Sebenarnya keluarga kami juga tidak terlalu besar."

Hella menoleh.

Kayla tersenyum tipis, meski senyum itu terasa getir.

"Aku dan Kak Angela sudah kehilangan Ayah dan Ibu sejak sepuluh tahun lalu."

Hella langsung terdiam.

"Maaf..."

Kayla menggeleng pelan.

"Gapapa."

"Sudah lama kok."

Kayla menarik napas perlahan.

"Waktu itu aku masih SMA."

"Kak Angela baru mau berangkat kuliah ke luar negeri."

"Orang tua kami mengalami kecelakaan."

Suara Kayla terdengar lebih pelan.

"Dan mereka tidak selamat."

Hella spontan menundukkan kepala.

Ia tidak tahu harus berkata apa.

"Untungnya Ayah dan Ibu meninggalkan asuransi jiwa."

"Ada juga tabungan yang memang mereka siapkan untuk masa depan kami."

"Jadi aku dan Kak Angela masih bisa melanjutkan sekolah."

Kayla tersenyum kecil.

"Kak Angela pintar."

"Dari kecil dia memang selalu jadi kebanggaan keluarga."

"Sedangkan aku..."

Kayla tertawa kecil.

"Aku lebih suka main daripada belajar."

Hal itu membuat Hella ikut tersenyum.

"Makanya waktu Kak Angela lanjut kuliah sampai luar negeri, aku malah berhenti setelah lulus SMA."

"Kenapa Non..?"

"Karena aku memilih menikah muda."

Hella tertawa kecil.

"Berarti memang sudah jodohnya."

"Mungkin."

jawab Kayla sambil tersenyum.

"Ayah dan Ibu kami sebenarnya orang Jawa Tengah."

"Daerah dekat Yogya."

Hella sedikit terkejut.

"Serius Non..?"

Kayla mengangguk.

"Tapi aku dan Kak Angela lahir dan besar di Jakarta."

"Pantesan logat Non gak terlalu Jawa."

Kayla tertawa.

"Iya."

"Kalau Kak Angela malah lebih parah."

"Bisa bahasa Jawa sedikit saja."

Mereka berdua sama-sama tersenyum mengenang sosok yang sudah tiada itu.

Beberapa saat kemudian Kayla kembali melanjutkan ceritanya.

"Kalau keluarga Kak Dave berbeda."

Hella kembali fokus mendengarkan.

"Papa Kak Dave orang Eropa."

"Sedangkan Tante Sofia orang Bandung."

Hella mengangguk pelan.

"Pantas wajah Tuan berbeda."

Kayla tersenyum.

"Iya."

"Dulu Om Justin dan Tante Sofia tinggal di Eropa."

"Karena keluarga besar Tante Sofia memang banyak di sana."

"Tapi hubungan mereka tidak berjalan baik."

"Mereka akhirnya bercerai saat Kak Dave masih kuliah."

Hella menatap Kayla.

"Oww gitu Lalu Non..?"

"Tak lama setelah perceraian itu..."

Kayla berhenti sejenak.

"Om Justin meninggal karena serangan jantung."

Hella langsung terdiam.

"Jadi sejak muda Kak Dave memang terbiasa menghadapi kehilangan."

ucap Kayla lirih.

"Kalau soal bisnis..."

"Kak Dave memang hebat."

"Meskipun awalnya masih mendapat bantuan dari Tante Sofia."

"Dan warisan dari Om Justin."

"Tapi perusahaan yang sekarang dia bangun di sini benar-benar hasil kerja kerasnya sendiri."

Hella mengangguk seolah paham.

Ia memang tidak terlalu mengerti soal dunia bisnis.

Namun dari rumah yang ditempatinya sekarang saja sudah cukup menggambarkan seberapa besar kesuksesan Dave.

"Tante Sofia memang punya perusahaan sendiri."

"Dan sangat sukses, lebih sukses daripada Kak Dave."

"Tapi Kak Dave tetap ingin membangun sesuatu atas namanya sendiri."

"Makanya dia kembali ke Indonesia."

"Dan membuka perusahaan kedua di sini."

Kayla tersenyum kecil.

"Dulu Kak Dave dan Kak Angela sering sekali bertengkar soal pekerjaan."

"Kenapa Non..?"

"Kak Angela selalu marah kalau Kak Dave pulang terlalu malam."

Hella tanpa sadar tertawa kecil.

"Itu tandanya sayang non."

"Benar."

jawab Kayla.

"Mereka saling menyayangi sekali."

Senyum di wajah Kayla perlahan memudar.

"Makanya..."

"Ketika Kak Angela meninggal..."

"Sebagian dari diri Kak Dave juga ikut mati."

Hella terdiam.

"Dua tahun lalu..."

Kayla menatap ke arah kolam kecil di depan mereka.

"Itulah pertama kalinya Kak Dave benar-benar tahu kondisi Kak Angela."

Hella mengernyit.

"Baru tahu..?"

Kayla mengangguk.

"Kak Angela menyembunyikan semuanya sampai akhir."

"Kak Dave tidak tahu seberapa parah penyakit itu."

"Tidak tahu seberapa besar rasa sakit yang ditahan Kak Angela."

"Dan tidak tahu kalau waktu yang mereka miliki ternyata tinggal sedikit."

Suara Kayla mulai bergetar.

"Ketika semuanya terungkap..."

"Semuanya sudah terlambat."

Hella ikut menundukkan kepala.

Dadanya terasa sesak mendengarnya.

"Mungkin sampai sekarang..."

"Kak Dave masih menyalahkan dirinya sendiri."

"Karena merasa gagal menjaga orang yang paling dicintainya."

Hella menggenggam jemarinya sendiri.

Tiba-tiba ia teringat kejadian semalam.

Tentang pria yang memeluknya sambil menangis.

Tentang suara putus asa yang memanggil nama Angela.

Tentang tatapan kosong Dave selama beberapa hari terakhir.

Kini semuanya mulai masuk akal.

Bukan karena Dave tidak bisa melupakan.

Melainkan karena rasa kehilangan itu masih begitu besar.

Masih begitu dalam.

Dan belum pernah benar-benar sembuh.

Sementara Kayla memandang langit yang mulai berubah makin cerah.

Dalam hatinya ia hanya berharap satu hal.

Semoga suatu hari nanti...

Kak Dave bisa kembali menemukan alasan untuk tersenyum.

Dan semoga ketika hari itu datang...

Pria keras kepala itu tidak terlambat menyadari siapa orang yang sebenarnya sedang mengisi kembali ruang kosong di hatinya.

1
Lutfiyah
sy suka ceritanya
Desy Aja: Terimakasih Banyak Kakak.. 😍
total 1 replies
Lilla Ummaya
Lanjut doonk banyak bab thor
Desy Aja: OK sabar ya Kak...
total 1 replies
Almayra Aya S
,kok g up kk
Desy Aja: Sabar ya Cantik 😘
total 1 replies
Uthie
Wadduuhhhh.. Hella di kelilingi 3 cowok keren-keren semuanya dehhh 😂😂👍
Uthie
Nahhhh loohhhh... apa jangan-jangan nanti akan ada persaingan 3 cintaaa niiii 😂😂😂
*Johan, Marcel and Dave 😁
Uthie
Lanjuuttttt lagiii Thor.. sukkaaa ceritanya 👍👍👍😍😍😍
Uthie: Oalahhhh 😂😂😂👍
total 2 replies
Uthie
Kayla gak kaya ipar yg incar ipar nya juga 😁👍👍
Desy Aja: kita bikin beda ya Kak /Smile/
total 1 replies
Uthie
Sebentar lagii . Dave sudah ada yg di lihat tuhhh 😁👍
Uthie
sang mantan kali 😂
Uthie
👍👍👍👍👍
Uthie
Ceritanya bagus dan enak di simak nya 👍👍👍😍
Uthie
Penasaran.. itu Hella usia berapa yaa?? Semoga nikah muda yaa.. walau udah punya anak usia SMK😁
biar gak tua-tua amat...kurang seru soalnya kalau ketuaan pemain nya 👍😁
Uthie: kalau nikah muda, memang sesuai usia 30an 👍👍
setidaknya lebih muda dari para lelaki yg ada di tokoh itu 👍😁
total 2 replies
Uthie
Coba mampir 👍👍👍
Uthie: /Heart//Heart//Heart/
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!