NovelToon NovelToon
Pengantin Yang Tertukar

Pengantin Yang Tertukar

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintapertama / Tamat
Popularitas:9.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: rizal sinte

Season 1 dan 2 ....

Yang seharusnya suami kini menjadi anaknya, yang seharusnya ayah mertua kini menjadi suaminya. Dan sahabatnya yang kini menikah dengan calon suaminya! Bagimana pernikahan bisa tertukar seperti ini? Apa sebenarnya yang terjadi?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rizal sinte, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 35

Sera dan Angga sudah luar dari kamar lalu menghampiri sang ibu yang sedang membantu ART nya itu memasak untuk makan malam bersama sang calon menantu.

"Assalamualaikum, Eyang," sapa Sera menghampiri lalu mencium tangan wanita paruh baya itu.

"Waallaikumsalam, eh Nak Sera udah bangun," jawab lembut sang ibu, Sera merasa canggung karena eyang Endang selalu memanggil dirinya dengan sebutan 'Cu' dan sekarang menjadi 'Nak'.

" Mari duduk sini, sebentar lagi makan malam siap. Kamu jangan pulang dulu ya, nginep aja sekalian disini gak apa apa lagi pula hari sudah malam!" ucap eyang Endang menarik lembut tangan Sera dan membawanya duduk di shopa.

Sera hanya menurut patuh tanpa penolakan sama sekali, ia sesekali melirik Angga, namun lelaki itu hanya tersenyum saja.

"I-iya Eyang terima kasih."

Angga mengerutkan keningnya." Eyang? Kenapa masih memanggil Eyang, sih?" batin Angga menatap tak mengerti.

"Loh kok Eyang, mulai sekarang kamu harus panggil Ibu, ya! Kamu kan sebentar lagi menikah sama Angga jadi kamu adalah menantu ibu sekarang!" saut eyang Endang yang masih menggenggam tangan Sera.

"I-iya, Bu," balas Sera sembari mengangguk.

"Nah gitu dong, tapi Ibu minta maaf atas perbuatan cucu Ibu, Loe. Dia masih terlalu muda jadi masih ingin bermain -main. Tapi syukurlah kamu bersama Angga sekarang dan Ibu senang karena kamu tetep menjadi bagian Keluarga Ibu," sesal eyang Endang merasa malu atas perbuatan cucunya.

"Tidak apa, Bu. Sebenarnya Sera juga ingin membatalkan pertunangan ini sejak lama, hanya saja belum menemukan waktu yang tepat. Tetapi Allah maha baik sehingga beliau membantu Sera! Leo tidak salah sepenuhnya karena di sini Sera juga bersalah karena sudah mengkhianati Leo," jelas Sera lirih menundukkan kepalanya malu terhadap dirinya sendiri.

"Jangan menyalahkan diri sendiri, sayang. Ini semua sudah menjadi takdir. Leo bersama dengan sahabat kamu, dan Allah membalasnya dengan kamu bersama aku!" Angga buka suara sambil mengelus kepalanya lembut.

"Yang di katakan oleh Angga itu benar, Nak. Dan jika anak kurang ajar itu berani menyakiti kamu, bilang saja sama Ibu biar dia tau rasa bagaimana Ibu akan membalasnya!" ucap eyang Endang menyindir Angga seraya mengejek.

"Ck, Angga jadi curiga. Apa benar Angga ini anak, Ibu?" saut Angga sewot.

"Oh jadi kamu meragukan Ibu!" saut Ibu Endang melotot pada Angga sambil menjitak kepala anaknya itu.

" Tuh kan, Angga tidak di sayang lagi." mewek Angga mengelus kepalanya.

"Kamu sudah bangkotan, gak malu sama umur masih minta di sayang sama Ibunya. sebentar lagi Ibu mau punya cucu dan cucit baru, jadi buat apa lagi sayang sam kamu yang sudah tua," ejek sang ibu.

"Sayang, ibu gak sayang aku lagi," adunya kepada Sera menyandarkan Kepalanya di bahu gadis itu dengan manja.

Sera hanya terkikih kecil, ternyata hubungan antar ibu dan ank itu tak jauh beda dengan dirinya dan juga Dewi. Dan Sera baru mengetahui fakta jika Angga adalah anak yang begitu manja pada ibunya.

Seseorang datang dan membuka pintu...

"Assalamualaikum." salamnya masuk kedalam sambil melepaskan jaketnya.

Angga, ibu Endang dan Sera menoleh.

" Waallaikumsalam" jawab ketiganya, namun Sera menjadi gugup sambil menundukkan kepalanya.

" Le, kamu udah pulang!" ucap eyang Endang pada cucunya.

Angga menggenggam tangan Sera, gadis itu menoleh. Angga pun tersenyum dan berkata. "Tenanglah, ada aku disini."

Sera menjadi tenang, seolah kata-kata Angga mempunyai sirih sehingga rasa gugup dan tengang tadi kini berubah menjadi tenang.

Leo mencium punggung tangan eyang Endang, lalu hendak mencium tangan Papanya namun tiba-tiba mata terbelalak mendapati Sera ada di rumahnya dan sedang duduk di shopa tepat di samping Angga dengan tangan yang saling menggenggam.

"Sera, kamu kenapa ada disini? dan ...." Leo tak dapat berkata apa-apa lagi melihat tangan keduanya yang saling menggenggam erat itu.

Sera hanya membalasnya dengan senyuman tipis Saja.

" Le, ayo duduklah dulu!" ajak eyang Endang. Leo pun patuh namun mata tak lepas dari pandangannya kearah Sera.

" Le, kamu sudah mengetahui hubungan papah kamu dan Sera, bukan?" tanya eyang.

"Maksud Eyang apa?" Leo tidak mengerti.

" Bukankah papah kamu dan Sera sudah memberi tahu mu, jika tak lama lagi keduanya akan menikah?" ucap Eyang menatap Leo.

"Tidak, ini pasti bohongan, iya 'kan Eyang. Mana mungkin mereka bisa menikah?" Leo masih tak percaya, ia yakin jika semuanya ini hanya sandiwara untuk mempermainkan dirinya saja.

"Tidak, papah tidak pernah main-main. Apa lagi dengan urusan masa depan Papah sendiri, jadi untuk apa kami semua berbohong lagi pula kami saling mencintai!" saut Angga serius.

Leo menggeleng lalu menatap Sera berharap semua yang di katakan oleh papahnya itu tidaklah benar.

" Aku serius dengan mas Angga, kita sudah tidak ada hubungan apa-apa lagi. Jadi tolong berhenti lah seolah kamu lah yang tersakiti di sini!" ucap Sera dengan manik serius membuat Leo menganga tak percaya karena ia menatap tak ada kebohongan sama sekali di sana.

"Bagaimana mungkin bisa seperti ini, apa kamu mencintainya?" kata Leo menatap lesu pada Sera.

"Iya, aku mencintainya sebab itulah aku serius ingin menikah dengannya. Dan satu lagi ingin aku beritahu kepadamu, sudah hampir satu bulan kami menyimpan ini rapat-rapat darimu, bahwa kami sudah menjalani kasih di saat aku masih bersama denganmu, waktu itu ingin aku menolak lamaran kamu tetapi lidahku terlalu kaku karena aku di kejutkan oleh kehadiran mas Angga di sana," jelas Sera berbicara dengan nada tegas tanpa ada keraguan.

"Apa! Apa kamu selingkuh di belakang ku?" Leo mengepalkan tangannya.

"Tidak," saut Angga menyela.

Leo menatap Ayahnya tajam.

" Leo Sudahlah, ini semuanya sudah menjadi takdir jika kalian tidak bisa bersama. Kamu dan Keyra melakukan sebuah kesalahan dan begitu juga dengan mereka. Karena Allah maha adil sebab itulah kalian tidak di izinkan untuk berama!" ucap eyang Endang menyadarkan Leo.

"Tapi kenapa harus sama Sera? Leo tidak pernah keberatan jika papah menikah lagi dengan siapapun itu, tapi Leo tidak menyangka jika perempuan itu adalah Sera, kenapa?"

Leo menangis, hatinya bener hancur berkeping-keping. Padahal ia sudah mulai ikhlas melepaskan Sera karena rasa bersalah nya, namun rasa tidak rela itu tiba -tiba muncul mengetahui jika mantan tunangannya itu akan secepat itu menikah dengan lelaki yang begitu sangat ia kenal, bagaimana ia menerima kenyataan ini wanita yang masih sangat ia cintai itu kini akan menjadi ibu tirinya. Apa ia sanggup jika setiap hari harus melihat kemesraan Sera dan papahnya sedangkan dirinya dan Keyra tidak memiliki perasaan apapun apa ia tidak akan menjadi iri nantinya?

"Itulah kuasa Allah, Cu. Kematian, rezki dan jodoh kita tidak ada yang tahu, dan kita juga tidak akan mampu menentang kehendaknya. Anggap saja selama ini kamu sudah menjaga jodoh papah kamu sendiri dan ikhlaskan lah mereka untuk menjalani hidup rumah tangga bahagia dan begitu juga denganmu." Nasihat eyang mengelus punggung Leo berharap tak ada kebencian antara ayah dan anak tersebut.

Leo menunduk sedih, mau menentang seperti apapun ia tidak akan menang apa lagi sudah terikat dengan Keyra dan ia juga tidak akan bisa bersama dengan Sera. Apa ia harus mengikhlaskan semuanya dan memulai hidup baru bersama wanita yang tak ia cintai.

1
Dyah Oktina
wah...sampai 2024... blm ada lanjutnya nih thor... kirain nih cerita dah end... ternyata. .. oh... ternyata masih ngantung.. 😔
Dyah Oktina
bukannya namanya cihko d bab depan.. nicko mah adeknya sherly???
Dyah Oktina
wah... kayaknya ciko anak devan ya.. apa kejebak Ya dara... wah masih d gantung nih sm author.. 🫢🤔🤭
Dyah Oktina
hah... iya.. bukan sableng lagi itu namanya... alex be*o .. kesel bacanya juga.. 🤭✌️✌️
Dyah Oktina
jd beneran ngak ada sesion 2 nih thor..
Dyah Oktina
😂😂😂😂😂😂😂/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Joyful//Joyful//Joyful//Joyful//Curse//Curse//Curse//Curse//Curse//Scream/
Dyah Oktina
kayaknya suami seperti alex hanya ada d dunia halu.. 🤭
Dyah Oktina
😂😂😂😂😂😂😂
Dyah Oktina
ya Allah. ..kasihan alex dah ngak dapat mp nya semalam.. tambah benjol d.aniaya krn polos... 🤭😂😂
Dyah Oktina
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Curse//Curse//Curse//Curse/
Dyah Oktina
parsel kali... masa pastel.. 🤭
Dyah Oktina
Masya Allah. ..gantengnya visual alex
Dyah Oktina
😂😂😂😂😆😆😆😆kebayang seru nya d sembur téh..
Dyah Oktina
💪🏻💪🏻💪🏻💪🏻💪🏻💪🏻💪🏻❤️
Dyah Oktina
😂😂😂😂😂😂😂
Dyah Oktina
ooo ternyata memang boby sm dewi punya 2 anak... maaf thor.. baru maksut ✌️✌️🤭
Dyah Oktina
loh ...kan wisnu bukan papa kandungnya.. Kok masih pakai binti wisnu... ngak boleh itu.. ✌️🤭😇
Dyah Oktina
maksutnya vindra kali ya???
Dyah Oktina
terbalik kali thor... adam yg harus panggil aunty ke sheryl.. kan jatuhnya adam ponakan sherly
Dyah Oktina
akhirnya keyra... bahagia.. sesuai dgn keinginannya...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!