Cover by @Iqbald26
Nadya Rahman seorang gadis yang menikah dengan duda beranak dua yang berprofesi sebagai dokter.
Kevin Fadila seseorang yang berkepribadian introver, dingin dan bersikap semaunya tanpa memikirkan perasaan orang lain.
Keputusannya menikahi Nadya adalah untuk menjadi ibu pengganti bagi anak Kevin,apakah Kevin menerima pernikahan ini sampai akhir atau dia tetap bertahan dengan keegoisannya.
jangan berharap ada pelakor dan pebinor dicerita ini, siapkan tisu dan selamat membaca.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon pipit fitriyani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kerinduan
Hari terus berganti keduanya dipisahkan oleh jarak dan waktu,selama mereka terpisah keduanya selalu intens berhubungan lewat handphone, berkat kecanggihan teknologi yang memudahkan mereka tetap melepas rindu satu sama lain, meskipun hanya telpon atau video call saja,namun hal itu membuat rindu mereka terobati.
sudah setahun Nadya meninggalkan Indonesia dan juga keluarganya, namun tak sekalipun Kevin mendatangi nadya,hal itu ia lakukan karena permintaan Nadya, alasannya Nadya ingin menabung rindu, yang akan dipecahkan ketika mereka bertemu nanti.
"sayang sudah setahun kamu meninggalkan kami,mas sangat merindukan mu,apa boleh mas mendatangi kamu disana?"ucap Kevin Lewat video call
"bersabarlah mas,aku ingin menabung rasa rindu ini,dan klak kita akan membukanya bersama"sahut Nadya seolah menggombal
"tapi aku sangat merindukanmu,kenapa kamu menyiksa mas seperti ini,apa kau tidak kasihan pada suamimu ini?"ucap Kevin memelas manja
"memang mas suami aku ya?haha, bukannya pernikahan kita itu sandiwara?"tanya Nadya dengan candaan
Kevin terdiam sejenak, sebelum akhirnya dia membalas perkataan Nadya.
"yasudah jika kamu tidak menganggap mas suamimu,tak apa biar mas saja yang menganggap kamu istri mas"sahut Kevin yang seolah marah dengan memasang muka sedih
"hahaha kamu lucu mas jika sedang marah,aku jadi tambah merindukan mu"ledek Nadya pada suaminya
"ah kau ini pandai mengaduk-aduk perasaan orang,sudah dibuat sedih kemudian dibuat senang, rasanya mas ingin memakanmu"ucap Kevin panjang lebar
"ko dimakan mas memangnya aku makanan"
"nanti kamu akan mengerti setelah kita ketemu,oiya sayang bukannya kamu pintar ya,bisa tidak study mu dipercepat menjadi dua tahun gitu,mas sudah ga kuat menahan rindu sama kamu"
"sabar mas,dua tahun lagi kita bertemu,aku berjanji tidak akan meninggalkan kamu lagi,dan kita akan seterusnya bersama dan anak-anak juga"ucap Nadya menenangkan Kevin
Kevin terharu mendengar ucapan Nadya
"mas bersyukur masih bisa menemui kamu dibandara tempo hari,jika tidak mungkin mas akan kehilangan kamu selamanya, rasanya membayangkannya saja membuat mas sakit apalagi mengalaminya"
"sudahlah mas, mungkin ini takdir Allah yang mempertemukan kita, memisahkan kita dan menyatukan kita kembali,setiap hal yang terjadi adalah skenario yang maha kuasa kita sebagai pemeran harus melakukan yang terbaik"
"terima kasih sudah memaafkan segala kesalahanku, terima kasih sudah memberikan kesempatan kepada mas,mas janji akan menjadi suami yang terbaik ketika kamu kembali nanti"
"ohh jadi sekarang kamu tidak menjadi suami yang baik saat aku blm kembali?"
"bukan seperti itu sayang maksud mas,hanya saja untuk membuktikannya mas harus bertemu kamu secara langsung sayang"
"ahhh mas ini modus saja,mas aku harus segera pergi kuliah,hari ini aku ada kelas pagi, jangan tidur lagi mas, kamu harus shalat subuh dan pergi bekerja,peluk cium ku untuk sikembar"
"baiklah sayangku,mas akan melakukan apa yang kamu perintahkan, belajar yang baik ya sayang supaya cepat selesai dan kamu bisa pulang lebih cepat, hati-hati disana ya,i love you 😘"
"baik mas ku sayang,i love you too"
mereka pun mengakhiri panggilan video call hari ini,Nadya kembali pada aktivitasnya begitu pun kevin, meskipun jauh nampaknya cinta mereka semakin tumbuh dan berkembang.
jangan lupa dukungan kalian
jangan lupa bahagia 😉
jangan lupa berbuat baik
jangan lupa berpikiran positif
Jangan lupa follow Ig aku Fitriyani_fyfyt 😉❤️
pokoknya bikin si Kevin bucin akut😏