NovelToon NovelToon
TRANSMIGRASI CEIRA: TERJERAT CANDU LIAR EMPAT PENGUASA

TRANSMIGRASI CEIRA: TERJERAT CANDU LIAR EMPAT PENGUASA

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Harem / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:3.9k
Nilai: 5
Nama Author: namice

Status adik angkat tak pernah membuatku aman dari mereka."

​Bertransmigrasi ke tubuh figuran yang diangkat anak oleh keluarga Sterling, Ceira berniat kabur dari alur novel. Namun, jiwa barunya yang tangguh justru memicu obsesi gelap Kaiser dan King Sterling.

Satu tubuh adik angkat, dua raga kembar, dan empat jiwa penguasa yang terobsesi mengunci hidupnya. Lari bukanlah opsi saat jerat liar mereka sudah mengunci mati.

"Mampukah dia lolos dari jerat liar mereka?"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon namice, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 9: Kurungan Tanpa Celah

​Atmosfer di dalam ruang makan utama Kediaman Sterling mendadak berubah wujud menjadi ruang interogasi yang begitu menyesakkan dada, menepis segala sisa kehangatan pagi yang seharusnya menyapa hari baru. Udara di ruangan itu terasa begitu padat, seolah oksigen ditarik paksa keluar melalui celah-celah jendela kaca patri berukuran raksasa.

​Ceira menunduk dalam-dalam, membiarkan helaian rambut panjang bergelombangnya jatuh menutupi kedua sisi wajahnya, berupaya keras menghindari hantaman tatapan tajam yang terus menghujam dari dua arah yang berbeda. Pikirannya berputar sangat liar, meraba setiap celah, lorong rahasia, dan kemungkinan terkecil untuk melarikan diri dari tempat terkutuk tersebut, namun benteng akal sehatnya langsung menjatuhkan vonis bahwa seluruh perlawanannya kini telah menemui jalan buntu yang absolut. Tidak ada lagi jalan keluar yang tersisa di hadapan dua predator ulung tersebut.

​Tanpa mengeluarkan suara sedikit pun yang bisa didengar oleh telinga manusia normal, Kaiser perlahan bangkit dari kursi mewahnya. Gerakan pria itu begitu tenang, hampir tak bersuara sama sekali di atas lantai marmer hitam, namun setiap jengkal langkah kakinya yang memangkas jarak terasa bagaikan dentuman lonceng kematian yang semakin mendekat. Pria berjas rapi itu mengitari meja makan panjang berlapis marmer legam, lalu berhenti tepat di sisi kanan kursi Ceira.

​Tanpa memberikan aba-aba atau kesempatan bagi gadis itu untuk bergeser sedikit pun, Kaiser mencondongkan tubuhnya ke depan, mengurung seluruh ruang gerak Ceira di antara sandaran kursi yang kokoh dan lengan bidangnya yang kuat.

​Aroma parfum maskulin yang tajam, berpadu sempurna dengan sisa udara dingin luar ruangan serta wangi tembakau berkualitas tinggi yang menguar dari tubuh Kaiser, langsung menyerang indra penciuman Ceira, membuat sekujur otot di tubuhnya menegang kaku bagaikan pilar es yang kehilangan daya.

​"Piring sarapanmu sama sekali tidak tersentuh, Kucing Kecil," suara Kaiser berbisik sangat rendah tepat di samping daun telinganya, begitu berat, serak, dan sarat akan ancaman terselubung yang sanggup merontokkan nyali siapa saja yang mendengarnya. "Apa semua hidangan lezat di atas meja ini tidak ada yang sesuai dengan seleramu, atau... pikiranmu sudah terbang jauh keluar dari mansion ini, merencanakan cara terbaik untuk melarikan diri dariku?"

​Ceira menelan ludah dengan susah payah, merasakan kerongkongannya begitu kering hingga sulit memproduksi suara. "Aku... aku tidak sedang memikirkan apa pun, Kak Kaiser," cicitnya lirih, berupaya setengah mati mempertahankan sisa-sisa harga diri di balik kacamata berbingkai tipis yang terasa semakin berat di batang hidungnya.

​Gawat, rencanaku bisa hancur. Apa dia tahu semuanya? Tidak mungkin... aku harus bersikap tenang, batin Ceira merasakan kecemasan yang pekat menjalar hingga ke ujung jemarinya.

​Di seberang meja, King yang masih duduk dengan postur anggun dan elegan mendadak terkekeh pelan. Suara tawa itu terdengar begitu merdu di telinga, namun justru mengalirkan hawa dingin yang menusuk hingga ke sumsum tulang belakang. Pemuda berambut putih perak tersebut perlahan meletakkan cangkir teh porselennya ke atas piring kecil dengan gerakan yang sangat terukur.

​"Jangan pernah mencoba berbohong di hadapan kami, Adik Kecil," ujar King dengan nada suara yang teramat lembut, bertolak belakang sepenuhnya dengan sorot mata peraknya yang memancarkan kengerian psikopat murni. "Kami tahu segalanya. Kami tahu persis tentang paspor diplomatik palsu berstandar internasional yang kamu simpan rapat di dalam laci terkunci. Kami tahu aliran dompet kripto anonimmu. Dan kami tahu dengan pasti rute penerbangan lintas benua mana yang kamu jadikan sebagai target pelarianmu berikutnya."

​Deg!

​Sekujur darah di tubuh Ceira seolah berhenti mengalir, lalu merosot jatuh ke ujung kaki. Seluruh pertahanan mentalnya runtuh dalam satu kedipan mata.

Tidak mungkin! teriak Ceira dalam hati. Jadi... selama ini pergerakan senyapku sama sekali tidak pernah luput dari pengawasan mereka? Rekening rahasia, nama sandi peretas, hingga sistem pengaman berlapis yang aku banggakan ternyata sengaja dibiarkan terbuka lebar agar aku merasa aman, hidup dalam ilusi kebebasan semu di dalam sangkar buatan mereka sendiri! Sialan! Aku harus bagaimana? Batin Ceira bergejolak begitu panik hingga tanpa terasa ia terdiam dalam lamunan yang menyesakkan.

​Kaiser mengulurkan tangan kanannya, mencengkeram dagu Ceira dengan jemari panjang yang dingin, memaksa gadis itu mendongak dan menatap langsung ke dalam manik mata hitam kelam milik entitas Zero yang menyiratkan kekosongan sekaligus penguasaan mutlak.

​"Kamu menghabiskan waktu bertahun-tahun lamanya hanya untuk merajut angan-angan kosong tentang kebebasan," bisik Kaiser tepat di depan bibir Ceira, tekanannya kian mengunci mati seluruh pergerakan gadis itu tanpa celah sekecil pun. "Kamu pikir dengan bersembunyi di balik topeng dunia maya sebagai Ghost-V atau memamerkan karya seni atas nama Elysian, kamu bisa mencuri daratan bebas di luar sana dari genggaman kami?"

​Ceira hanya bisa terdiam kelu. Ia tahu untuk sekarang, melawan kedua kakaknya adalah hal yang mustahil. Dirinya masih kalah jauh dari segala aspek, ditambah alter ego mengerikan yang bersarang di dalam diri mereka, Ceira bukanlah tandingan yang sepadan.

​Ibu jari Kaiser bergerak perlahan, mengusap rahang Ceira sebelum menekan lembut permukaan bibir gadis itu yang masih menyisakan bengkak kemerahan dari malam sebelumnya.

​"Mulai hari ini, dalam kurun waktu dua bulan penuh ke depan di mana tidak ada satupun orang di rumah ini yang dapat melindungimu... enyahkan segala ambisi bodohmu untuk terbang."

​Belum sempat Ceira merespons cengkeraman tersebut, King beranjak berdiri dari tempat duduknya. Pemuda itu melangkah santai mengitari meja makan, lalu ikut menunduk di sisi sebelah kiri Ceira. Jemari tangan King yang dingin dengan terbiasa menyusup ke sela-sela rambut panjang bergelombang Ceira, menyelipkannya ke belakang telinga dengan sentuhan yang terlampau lembut—sebuah kelembutan mengerikan yang justru terasa bagaikan mata pisau belati yang siap mengoyak leher kapan saja tanpa ampun.

Kenapa mereka jadi begitu posesif dan terobsesi kepadaku? kenapa alur novel ini berubah drastis, terutama perubahannya di waktu kepulangan mereka... seharusnya aku masih memiliki sisa waktu dua tahun lagi... kenapa semuanya menjadi kacau? Batin Ceira, Ceira menolak takdir yang dipaksakan atas dirinya.

​"Pintu keluar utama dari mansion ini telah dikunci dengan kode sandi militer, dan seluruh sistem pengamanan perimeter estate telah dilipatgandakan tiga kali lipat," ucap King penuh telak, suaranya menghantam kesadaran Ceira tanpa ampun. "Selamat menikmati waktu dua bulanmu bersama kami di tempat ini, Ceira. Tanpa topeng peretas, tanpa pelarian semu, dan tanpa ada ruang untuk meminta ampun kepada siapapun."

​Di hadapan dua ekor monster berwajah malaikat yang kini mengepung seluruh penjuru dunianya, Ceira akhirnya berhenti memberontak. Tidak ada lagi tenaga yang tersisa di dalam tubuhnya yang lemas. Rantai besi tak kasat mata kini telah melilit erat sekujur tubuhnya secara permanen, memastikan bahwa sang merpati malang itu tidak akan pernah bisa melangkah keluar dari istana kegelapan yang diciptakan khusus untuknya.

1
xuer jinghao
lanjut semangat kak 💪😍
namice: 😘😘😘, siap kak, terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku dan juga supportnya 😘😘😘💪🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Irsyad layla
kok jadi penakut sih padahal kemarin berani loh
namice: karena ceira memiliki sisi rapuh kak, nanti akan ada dimana masa lalu Ceira kenapa memiliki alter ego kak😘😘, terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku kaj😘😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
xuer jinghao
lanjut semangat kak 💪
namice: 😘😘😘, terimakasih banyak ya kak supportnya dan juga telah membaca novelku 😘😘😘🌹🌹🌹🌹💪
total 1 replies
°RhaiKen™
gak sabar pengen adegan bucin nya para tuan ni sama Scarlett dong kak 🤭🤭✌️💞💞
namice: 😘😘😘, terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku 😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Syadza
Aaaa lanjut kam thorrr, semangat moga update nya byk ya😍
xuer jinghao
lanjut semangat kak 😍
xuer jinghao
lanjut semangat kak 😍💪
xuer jinghao: sama'
total 2 replies
Irsyad layla
lagi thor GK cukup 1
namice: 😍😍😘😘😘, sudah aku kirim satu bab lagi kak😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Irsyad layla
up banyak banyak lah thor nggak cukup ini
namice: 😄😄, nanti aku tambahkan satu bab kak.... terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku 😘😘😘🌹🌹🌹
total 1 replies
Restu
kasihan clara😭😭😭
namice: 😄😄, terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku 😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Restu
lanjut........
namice: 😍😘😘, terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku 😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Restu
good
namice: 😍😍😘😘😘😘, terimakasih banyak ya kak bintangnya 😘😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 6 replies
Restu
semangat Thor......lanjut
namice: 😘😘😍, terimakasih support dan terimakasih banyak ya kak sudah baca novelku 😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 3 replies
Restu
mampir thor.jangan setengah jalan thor🙏
aku tunggu👍👍👍👍
semangat......
Restu: sama-sama
total 2 replies
°RhaiKen™
/Scare//Scare/ ngeri nya KLO jdi MC cwe..
gak jdi tuker tempat ma kamu ah..atutt 🤣🤣🤣🤣 jiwa halu ku meronta 😩😩
namice: 🤣🤣🤣, terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku 😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
°RhaiKen™
Keren abis pokonya...
namice: 😍😘😘🌹 dan ❤️ rose🌹 dan love ❤️ untukmu sekebon juga😘😘😘
total 5 replies
°RhaiKen™
Makin seru ceritanya..🥰🥰
aahhh...gak sabar up lgi..👏👏👏
namice: 😘😘😘... terimakasih banyak ya kak sudah baca novelku 😘😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Adidatur Rizki
kok sama sih ka,
namice: maaf kak salah kirim, sudah aku hapus dan aku ganti🙏🙏, terimakasih banyak ya infonya 🙏🙏🙏
total 1 replies
Syadza
lanjut secepatnya dongs🥰
Semangat
namice: 😍😍, terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku.. besok aku update doubel kak..ini novel baru tapi setiap hari nanti aku doubel up.. terimakasih banyak ya kak 😘😘😘😍😍😍
total 1 replies
Feni sang penulis novel
saya izin memberikan komentar ya dan saya izin memberikan bintang 5 kita saling bantu aja ya kak saling mendukung aja karya kita masing-masing
Feni sang penulis novel: terima kasih atas sukanya kak boleh kak di sebarluaskan ke teman-teman dari aplikasi kakak bawa novel saya yang berjudul jalan menuju masa depan tolong promosikan oleh kakak dari novel kakak pun akan dipromosikan oleh saya ke teman-teman saya terima kasih kak assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!