NovelToon NovelToon
Anak Misterius (Hidden MartialArts Technique)

Anak Misterius (Hidden MartialArts Technique)

Status: sedang berlangsung
Genre:Dikelilingi wanita cantik / Mengubah Takdir
Popularitas:159.4k
Nilai: 4.7
Nama Author: Bang kate

=Chosen youth and destined love=

Seorang anak terlantar yg memakai kalung misterius bertuliskan ANDERSON. Terbuangnya bayi berumur 2 th ini disebabkan pemberontakkan internal keluarga.

Frans anderson adalah anak misterius. Anak bandel dan suka berkelahi yg diasuh oleh sepasang suami istri paruh baya, ketika ditemukan disebuah pinggir sungai desa mata angin kota C'.

Tumbuh dewasa adalah sesuatu yg sangat mempengaruhi takdirnya dimasa depan.

Dengan berbagai cara yg telah Frans lakukan untuk menerima setiap berbagai kiriman pembunuh dalam keluarganya. Beberapa teman dekatnya juga mengalami pembalasan yg panjang dari orang yg menginginkannya mati.

Siapa orang misterius yg menginginkannya mati? Dan bagaimana kelanjutannya? pantau terus cerita kelanjutannya.!




btw ini PENGALAMAN PERTAMA BUAT NOVEL,! HARAP DIMAKLUMIN YAH🙌😁selamat membaca

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bang kate, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps.34 Sangat Mahal

Frans menghubungi seseorang untuk menjemputnya, dia berjalan ke arah halte bus terdekat dan menunggu dengan tenang.

15 menit kemudian.

Mobil berhenti tepat didepan halte bus, jendela terbuka menampilkan wajah seseorang.

"Frans, ayo masuk!" Ucap Dion yang melihat Frans di pinggir jalan.

Frans hanya mengangguk, lalu mereka segera meninggalkan lokasi dengan cepat.

.

.

Didalam mobil.

"Ada apa sebenarnya Frans?" Tanya Dion singkat.

"Ada beberapa hal yang sudah aku putuskan tentang Gangster kota C." Frans berkata dengan wajah serius.

"Apa itu?!" Dion bertanya dengan penasaran.

"Sepertinya, tidak lama ini, ke depannya aku akan menghancurkan 1 per 1 gangster Naga Merah beserta orang dibalik layar. Jika memungkinkan, aku akan menggantikan posisi mereka. Aku memaksamu untuk tidak mengikuti perjalanan ini, karena kamu sudah banyak membantuku. Itu juga alasan karena aku tidak mau sampai kamu terlibat oleh mereka." Jelas Frans dengan panjang lebar.Memasang wajah serius menunggu respon dari teman baiknya ini.

"Aku akan terus mengikuti mu Frans, sampai dimana aku berhenti ketika sudah memegang jabatan sebagai pengganti ayahku. Saat ini tidak masalah aku terlibat atau tidak, yang terpenting, aku akan berusaha berjalan bersama kalian menuju dimana kita akan menikmati hasil yang pantas." Jawab Dion dengan mantap.

"Tidak! Aku menyarankan mu untuk tidak terlibat dengan mereka! Aku hanya memintamu sedikit membantu saja ketika aku membutuhkan. Itu saja!" Tolak Frans tegas.

"Ketua, kita dari awal selalu berjuang bersama, akan sangat tidak berartinya ketika aku berhenti di tengah jalan!" Dion berkata dengan sedikit enggan.

"Kamu turuti saja saranku! Kamu tidak bisa menolak kali ini!" Tegas Frans.

" Mengapa?!" Dion merasa heran dengan keputusan Frans yang seperti ini.

"Bantu aku dari jauh disaat aku membutuhkan, kamu fokuslah berlatih dengan perusahaan ayahmu, tunggulah aku dipuncak kota C, dan kita akan berdiri bersama. Itu sudah sangat cukup membuatku senang." Frans menjelaskan dengan serius.

Dion yang mendengar itu seketika mengerti, merasa kagum dengan ketua yang telah bekerja keras dengan kekuatannya sendiri.

"Baiklah ketua! Aku hanya bisa setuju dengan keputusanmu. Aku akan terus mendukungmu." Ucap Dion dengan tulus.

"Bagus!! Itulah kawanku!" Frans mengangguk puas terhadap jawaban Dion yang telah mengerti maksudnya.

Lalu mereka menuju markas.

Setelah sampai di markas, mereka segera masuk ke dalam diikuti Dion di belakangnya.

Di Sana, terdapat Kris, Brian dan Mantan ketua gangster yang terluka tidak terlalu parah, kemungkinan sudah sempat menyembuhkan diri walau belum pulih total. Saudara yang lain seperti Alex dan Vins juga masih dirawat di rumah sakit, kira kira sekitar seminggu lagi baru mereka bisa pulih dengan total.

"Ketua!"

"Tuan!"

Mereka segera menolehkan kepala ketika melihat Frans memasuki markas dan menyapa.

"Baiklah, Kamu perkenalkan dirimu dahulu." Perintah Frans menunjuk mantan ketua gangster itu.

"Baik! Semuanya Perkenalkan, aku Edy, penduduk asli kota C, Mantan ketua gangster naga merah, bersumpah setia dengan tuan Frans, dimasa depan aku dengan nyawaku mengikuti kemana tuan Frans melangkah!" Jawabnya lantang.

Semua saudara yang di markas mengangguk puas kepada keputusan orang baru ini.

"Baiklah, aku ada beberapa pertanyaan mengenai gangster Naga Merah, jika kamu mengetahui sesuatu, katakan dengan jujur." Frans bertanya dengan tenang.

"Tanyakan saja tuan, Aku akan menjawab dengan sesuai yang aku tau." Edy membungkuk sopan.

"Berapa total master di dalam Naga Merah? Berapa total anggotanya? Dan siapa orang dibalik layar Gang itu?!" Frans bertanya dengan serius, berusaha mencari tahu sesuatu hal yang menarik.

"Total master gang Naga Merah ada 10 orang dan aku urutan yang ke 8 tuan. Total anggota semua gang berjumlah 300 orang. Orang dibalik layar adalah tuan Kenedy Alvaro sekaligus pendiri gang, dengan dukungan dari tuan Carrol sebagai master pertama gang Naga Merah." Edy menjelaskan dengan jujur apa yang dia ketahui, tatapi ada 1 yang mengganjal dihatinya.

"Begitu yah..." Frans menganggukkan kepalanya mengerti.

"Sedikit informasi yang tidak pasti tuan, apakah aku bisa mengatakannya atau tidak." Ucap Edy ragu ragu.

"Coba katakan." Frans menatap Edy dengan serius.

"Apa tuan mengenal orang bernama Hudson?" Esy bertanya.

"Siapa dia? Aku tidak mengenalnya." Jawab Frans dengan bingung.

"Apa kalian mengenalnya?!" Ucap Frans kepada semua orang di sana, mereka juga menggeleng tidak mengenal orang itu.

"Beberapa kali aku mendengar sedikit tentang orang bernama Hudson ini mendatangi Gang Naga Merah, aku tidak tau dengan jelasnya apa hubungan baik orang itu dengan gang Naga Merah. Tapi dengar dengar dia adalah salah satu tetua dari Academy Seni Tangan Besi di wilayah perbatasan tersembunyi kota C ini." Edy menjelaskan dengan sedikit pengetahuan.

"Academy Seni Tangan Besi?!" Frans mengerutkan keningnya dalam dalam. Belum pernah mendengar hal seperti itu.

"Mungkin itu semacam Organisasi beladiri tersembunyi tuan, karena orang semacam itu jarang sekali menampakkan wajahnya di wilayah perkotaan." Ucap Edy menjelaskan.

"Mungkin! Baiklah, lupakan soal Hudson itu, Kita bahas yang lain. Setelah kembalinya 2 Saudara kita yang berada di rumah sakit, baru kita bergerak perlahan." Ucapnya kepada yang lain, lalu mereka melanjutkan kegiatan dan ada yang pulang ke rumah masing masing.

.

.

Di tempat lain.

Villa keluarga Alvaro.

Didalam mansion mewah, duduk pria paruh baya sedang merawat lukanya dibantu oleh kepala pelayan rumah.

Raut wajahnya sangat tidak sedap dipandang, jelas sekali suasa hatinya sedang tidak baik mengingat tadi malam di acara keluarga Thompson, para pengawal semua tumbang, bahkan dirinya mendapat luka yang cukup serius.

Aah! Pelan sedikit!

"Tahan sebentar tuan besar! Ini akan segera membaik!" Ucap kepala pelayan mengingatkan.

"Tidak disangka bocah itu sulit dihadapi, b****** kau Daniel! Aku tidak akan melepaskan bocah itu termasuk putrimu!" Tuan Kenedy mendengus geram.

"Anda sebaiknya tenang tuan besar. Semua masalah selalu ada solusiny." Ucap pelayan dengan tenang sambil merawat tuan besar didepannya.

"Coba katakan! Bagaimana caranya aku bisa tenang dengan keadaan seperti ini!?" Bentak tuan Kenedy tidak senang.

"Aku punya ide tuan! Tuan pasti akan puas setelah mendengarnya!" Jawab kepala pelayan dengan senyum penuh arti.

"Apa itu?!"

Sebelum kepala pelayan mengatakan tujuannya, pintu di tendang terbuka oleh seseorang.

Brakk!!

Sosok pemuda berlari memasuki mansion dengan wajah panik.

"Ken!! Apa yang kau lakukan!?" Seru tuan Kenedy kepada putranya.

"Ayah!! Ini gawat!!" Ken berkata dengan ketakutan, tidak berhenti tubuhnya bergetar.

"Masalah apalagi yang kau buat!? Jangan katakan hal buruk! Jika tidak, aku akan memukulmu!!" Tuan Kenedy mendengus emosi kepada putranya yang sudah membuat masalah seperti ini, apalagi hubungannya yang sudah terpecah dengan Daniel Thompson juga disebabkan olehnya.

Brukk!!

Ken bersujud ketakutan dihadapan ayahnya, memohon dengan histeris.

"Ayah!! Maafkan aku! Aku....aku..." Ken berkata dengan susah payah.

"Katakan!" Tuan Kenedy mencoba menekan emosinya.

"Master Edy dan 35 anggota gangster dikalahkan! Mereka semua terluka!" Ken menjelaskan dengan hati hati. Tidak berani berkata arogan didepan ayahnya.

"Apa!! Bagaimana mungkin?! Apa yang telah kau lakukan!?" Tuan Kenedy sontak berdiri, hatinya sangat terkejut tidak mempercayai perkataan putranya.

"Be...Benar! Benar ayah, dan lagi...."

"Apalagi yang mau kamu katakan?!"

"Master Edy mengkhianati gang Naga Merah dengan bergabung menjadi bawahan bocah bernama Frans itu!!" Ken berkata dengan jujur, dan Tuan Kenedy mendengarkan penjelasan putranya mengapa semua bisa sampai seperti ini.

Plakk!!

Brakk!!

Aaarghh!! Ayah!!! Ampunn!!

Ken berguling guling kesakitan diikuti teriakan menggema di seluruh villa.

"B******!! Benar benar anak yang b******!!" Teriak tuan Kenedy seraya menampar putranya dengan keras lalu menendangnya seperti anjing mati.

"Anak yang tidak berguna!! Beraninya kamu memerintahkan Naga Merah tanpa sepengetahuanku!!"

"Pengawal!! Seret anak tidak berguna ini! Masukkan ke dalam kamar dan kunci pintunya!" Teriak tuan Kenedy murka, hingga tubuhnya bergetar hebat karena emosi. Nafasnya memburu, dadanya naik turun melepaskan emosinya.

Ken terbaring lemah di lantai, terlihat sangat kesakitan, lalu segera 3 pengawal menyeretnya menuju kamar dan menguncinya.

"Tidak disangka aku mempunyai anak s***** yang tidak berguna!" Dengus tuan Kenedy merasa hidupnya sia sia dengan mempunyai satu satunya putra harapan tetapi karakternya tidak bisa diandalkan. Istrinya juga telah tiada meninggalkan dunia 5 tahun lalu terkena serangan jantung. Dia hanya seorang duda yang mendominasi.

Tetapi apalah arti dunia, jika tuan Kenedy tidak bisa mewarisi karakter dan kecerdasan kepada sang putra satu satunya, dia seperti hidup sia sia dan mati tak berarti.

Dia merenung sesaat memikirkan beberapa kejadian yang sangat merugikan reputasi dan kekuatannya, Wajahnya sangat tidak rela tapi tidak berdaya.

"Tuan besar, mohon anda tenang dulu! Jaga kesehatan anda." Ucap pelayan dengan hati hati.

"Hah! Sepertinya, aku akan mati dengan penyesalan!" Tuan Kenedy mendesah panjang.

"Apa tuan menginginkan bocah itu mati?!" Tanya pelayan dengan senyum licik.

"Tentu saja! Tetapi saat ini, didalam gang naga merah hanya ada beberapa master! Jika aku membunuhnya, itu tidak sepadan, belum juga ada kemungkinan kita mengalami kerugian besar selanjutnya!" Tuan Kenedy tiba tiba merasakan sakit di kepalanya. Seraya memijit keningnya.

"Aku ada solusi tuan besar. Dan ini tidak akan merugikan gang sedikit pun! Apa anda ingin mendengarnya?!" Kepala pelayan berkata dengan senyum tipis.

"Coba kamu katakan, aku harap solusimu ada jalan!"

"Apa anda tau soal Menara Evil Hands?" Ucap pelayan itu dengan serius.

"EvilHands di kota H yang terpencil itu?!" Tanya balik tuan Kenedy dengan penasaran.

"Benar tuan! Itulah solusinya." Kepala pelayan tersenyum tipis.

"Apa hubungannya?!" Tuan Kenedy belum menangkap maksud dari bawahannya ini.

"Apa tuan tidak tau? Semua anggota EvilHands adalah pembunuh bayaran terlatih!" Jawab kepala pelayan dengan wajah heran.

"Bukankah itu sebuah Academy beladiri?! Kenapa jadi pembunuh?!" Tanya tuan Kenedy heran dengan ucapannya.

"Soal ini tuan tidak mengerti! Itu hanyalah rumor yang beredar dikalangan masyarakat bawah dan menengah."

"Apakah.....?" Tuan Kenedy memasang wajah serius. Dia juga menebak nebak secara kasar walau sedikit tidak menduga.

"Sesuai namanya! Mereka semua adalah pembunuh bayaran yang melayani para konglomerat besar demi keuntungan pribadi! Jika banyak orang mengatakan mereka adalah Academy beladiri, itu semua omong kosong!!" Kepala pelayan menjelaskan dengan serius.

Kenedy yang mendengar itu juga sedikit terkejut, karena dia pikir mereka hanya membangun markas yang cukup besar di wilayah terpencil kota H demi melatih para murid dan jenius anak muda sebagai penerus beladiri dalam negeri.

Tetapi, siapa sangka malah jawaban kebenaran dari banyak rumor itu adalah mereka sekelompok pembunuh.

Benar benar sangat berani!

"Sekarang aku paham kemana arah solusimu! Berikan nomer pemimpin EvilHands kepadaku!" Dia tidak sabar untuk membunuh bocah yang akan mempersulitnya dimasa depan, dia tidak berani menundanya.

"Aku telah menemukan nomor mereka melalui situs web ilegal tuan, tetapi...." Kepala pelayan berkata dengan ragu ragu.

"Tapi apa?! Cepat serahkan nomornya! Tidak perduli apa, aku akan segera membunuh bocah itu!"

"Tapi tuan besar, jasa mereka sangat mahal! Apalagi target misi bukan orang sembarangan. Semakin target susah dihadapi, semakin mahal pula jasa mereka." Pelayan berkata tanpa daya.

"Tuan bisa melihatnya. Ini situs web mereka." Kepala pelayan menyerahkan sebuah laptop berukuran kecil kepada tuan Kenedy.

Dengan cepat tuan Kenedy menerima laptop kecil itu, dan membaca banyak informasi kalimat dengan tulisan berwarna merah.

Seketika wajahnya masam, jasa mereka ternyata sangat mahal. Jasa misi setiap pembunuh perunggu bertarif 500 juta, pembunuh perak 700 juta, pembunuh emas 1 milyar, pembunuh berlian 2 milyar.

Ada juga kalimat tertulis jelas di halaman web EvilHands, "Jika target misi adalah orang dengan kemampuan dan diluar kendali organisasi, maka pihak EvilHands akan memutuskan hubungan sepihak kepada pemberi misi."

Kata kata itu terlihat sangat tidak tahu malu.

Seketika Kenedy memutuskan di dalam hatinya, berpikir matang matang. Sampai keningnya berkerut semakin dalam.

Apakah akan menyewa jasa mereka?! Cih!! Mahal sekali! Itu adalah biaya 1 tahun untuk gang mereka. Tetapi tidak apalah, lebih baik mengorbankan sedikit kekayaannya. Pikirnya.

"Baiklah! Mungkin aku bisa mencobanya beberapa kali! Dengan begini, Gang naga merah tidak terlalu mengalami kerugian." Ucap tuan Kenedy dalam hati.

Tetapi setelah memutuskan, Dia segera menelpon ke nomer tersebut.

.

.

BERSAMBUNG🙌tetap dukung like, vote, dan subscribe. Terimakasih dan sehat selalu.

1
April Lia
oke Thor ceritanya makin menarik aja nie
Nik mat Omar
bagus jalan ceritanya
arfan
semangat bos
Winda Rachma
lh gk up ya
🌸ALNA SELVIATA🌸: Mampir di novelku "Suami di Alam Mimpi" di jamin seru
total 1 replies
Siti Solekah
kapan thir update
🌸ALNA SELVIATA🌸: Mampir di novelku "Suami di Alam Mimpi" di jamin seru
total 1 replies
jaka saba jati
semakin kesini aq suka alur ceritamu thoor..heroik...jangan sampai kalah klo bertarung...kalo kalah sekali saja...aq akan patah hati...dan mungkin tak mau like...lanjut semangat..kopi untukmu
Makhfuz Zaelanì
kumayan seru
Irzamaulana Maulana
lanjut Thor lagi seru ne
umar aryo
Raja Singa
Siti Solekah
lanjutkan....
Wawan Setiawan
gimana mau kasih bintang banyak .klw lama banget bab nya.
Wawan Setiawan
ini mana terusan nya thoor ko lama banget
Sak. Lim
idioooooot klaw ga mudah di tindas trus ngapain mlkukan perintah nya songong
Sak. Lim
idioooooot smbong katanya meremehkan orang tapi kox pke sandra dasar songong.samph
Hu la
baru mulai baca
🌸ALNA SELVIATA🌸: Mampir di novelku "Suami di Alam Mimpi" di jamin seru
total 1 replies
Chairul Huda
Luar biasa
Ajo Abeng
sprtinya msh taon baru nih, krn blom juga updat.
Sulywa Bae
/Smile//Smile//Smile//Smile//Smile/
Sulywa Bae
/Smile//Smile//Smile//Smile/
Aditya Ramdhan22
hm mnatap,lanjut dong outhorr
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!