menjadi suami pengganti dan tak dianggap oleh istri dan keluarganya itulah yang dialami oleh Samuel.
Samuel menikahi Amanda karena kepergok berduaan di kamar hotel Tanpa sehelai benang pun padahal dirinya tidak tahu apa yang terjadi pada saat itu.
Berbagai hinaan dan Cacian terus di lontarkan kepada Samuel. mereka tidak tahu bahwa orang yang dia hina adalah orang yang paling berpengaruh di kota.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mr. Fr, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
EPISODE 35.
"Ternyata dia belum memiliki kekasih. Apakah aku bisa mendekatinya?" Andy merasa tidak yakin apakah dia bisa mendekati Liona atau tidak, tapi dia akan berusaha untuk mendekati wanita tersebut.
Liona adalah wanita yang membuat Andy jatuh cinta pada pandangan pertama. Wanita yang terlihat dingin, tapi bagi Andy, adalah wanita yang sangat cantik.
Wanita seperti Liona adalah tipe incarannya. Wanita dingin sepertinya akan menjadi tantangan tersendiri baginya.
Jika dia bisa mendapatkan wanita seperti Liona, dia pasti tidak akan pernah melepaskannya, karena mendapatkannya sangat sudah masa dia harus melepaskannya dengan mudah.
Awal pertemuan dirinya dengan Liona terjadi saat Samuel mengantar seorang wanita ke bengkelnya.
Awalnya dirinya mengira bahwa Samuel adalah kekasihnya, karena sejak pertama kali melihatnya dia sudah merasakan jatuh cinta. Tapi Samuel saat itu menjawab bahwa Liona bukanlah pacarnya, dan ternyata benar Samuel bukanlah pacarnya melainkan adiknya. Hal ini menjadi semangat untuk bisa mendekatinya.
Kesempatan tak bisa diambil dua kali. Saat dirinya hendak pulang dari pesta pernikahan Samuel, dia melihat mobil milik seseorang yang dia cintai bermasalah. Kemudian dia mencoba untuk mendekatinya.
Ternyata mobil miliknya telah kehabisan bensin, jadi Andy memberikan tumpangan untuk Liona, dan Liona kemudian mengangguk setuju untuk menumpang mobilnya.
Saat dalam perjalanan, dia berbicara tentang pria yang dia sukai, mendengar bahwa dia pernah membuat seorang pria kecewa. Hal tersebut tidak menyudutkannya untuk menyerah.
Dia tahu kenapa dia dulu menolak dan menghina seorang pria, bukan karena dia tidak ingin berpacaran, tapi karena dia ingin fokus dengan pencarian Samuel.
Andy kemudian menjelaskan bahwa dirinya tidak bersalah sama sekali, dia tahu bahwa kehilangan seorang adik adalah hal yang sangat menyakitkan.
Andy juga merasakan ketika berpisah dengan adiknya, karena semenjak ibu dan ayahnya bercerai dia sudah tidak pernah lagi bertemu dengan adiknya.
Saat dalam perjalanan, Andy meminta nomor teleponnya, dengan alasan ketika mobilnya sedang bermasalah dia bisa menghubunginya.
Akhirnya Liona memberikan nomor teleponnya. Andy merasa sangat senang ketika Liona memberikan nomor teleponnya secara cuma-cuma.
Dia pikir bahwa Liona akan menolak permintaannya, tapi dia dengan mudah memberikannya.
Kini sampailah Liona di halaman depan rumahnya. Liona kemudian mengucapkan terima kasih padanya, lalu segera membuka pintu gerbangnya.
Andy menuju ke rumah, kemudian dia menulis pesan kepada Liona bahwa dirinya adalah Andy.
"Aku sudah mendapatkan nomor teleponnya. Mungkin kapan-kapan aku akan mengajak dia kencan." Keinginan seorang Andy adalah mengajak Liona untuk berkencan.
Andy kemudian menghubungi Liona untuk menanyakan apakah dia bekerja atau libur.
"Halo Liona, bisa kita bicara?"
"Apa yang ingin kamu bicarakan?"
"Besok kamu bekerja atau libur?"
"Kenapa kamu menanyakan hal seperti itu?"
"Kalau besok kamu libur, bisakah kamu menemaniku jalan-jalan sebelum aku pergi ke London? Aku ingin menikmati waktuku disini."
"Kenapa kamu tidak mengajak yang lainnya saja?"
Andy kemudian mengatakan bahwa teman-temannya sibuk, mereka tidak mau untuk menemaninya.
Liona kemudian setuju untuk pergi bersama dengannya. Andy langsung senang, dia kemudian menyiapkan baju untuk dipakai esok hari.
Setelah menyiapkan baju, dia segera tidur dan tidak sabar untuk menunggu esok hari.
"Baru kali ini aku diajak pergi berdua dengan seorang pria," gumam Liona di dalam hatinya.
Awalnya Liona ingin sekali menolak ajakan dari Andy, tapi karena pria tersebut ingin segera kembali ke London, mungkin ini adalah salah satu balas budi karena telah menolongnya dua kali.
"Aku belum pernah sekali pun pergi dengan seorang pria, kecuali dengan adikku. Besok aku harus pakai baju apa?" tanya Liona, yang sedang merasa bingung.
Hari sudah semakin pagi. Andy kemudian bangun dari tidurnya beberapa menit kemudian, dia segera mandi untuk membersihkan diri.
Setelah mandi dan berganti pakaian, Andy kemudian sarapan. Karena tinggal sendirian, dia memesan makanan melalui aplikasi online.
Selesai makan, Andy kemudian segera pergi untuk menjemput Liona. Sampailah Andy di depan rumahnya.
Andy kemudian menghubungi Liona bahwa dirinya sudah berada di depan rumahnya.
Liona baru saja bersiap-siap. Ibunya yang melihat penampilan putrinya merasa terpukau. "Kamu pakai baju seperti itu, memangnya kamu mau kemana?" tanya mamah Ayunda.
"Mamah," ucap Liona kaget ketika ibunya sedang melihatnya berdandan.
"Tumben kamu memakai baju seperti ini, apa kamu akan pergi dengan seorang pria?" Liona malu-malu ketika ibunya mengatakan hal tersebut. Lalu, dia mendapatkan telepon dari Andy bahwa dia sudah menunggunya di luar.
"Aku pamit dulu, Mah." Liona kemudian segera keluar dari kamar, dan Yuna hanya melihat kepergian putrinya.
"Apa putriku jatuh cinta? Terus siapa pria yang telah membuatnya jatuh cinta?" gumam Ayunda.
Liona kemudian keluar dari rumah dan melihat mobil milik Andy. Lalu, dia menghampiri mobil tersebut dan segera masuk ke dalamnya.
"Kita jalan sekarang," ucap Liona.
Sementara itu, di rumah, Andra melihat putrinya dijemput oleh seorang pria. Lalu, kemudian dia melihat istrinya baru saja menuruni tangga.
"Ada apa, Mah? Kenapa kamu terlihat sangat senang sekali?" ucapnya.
"Bagaimana aku tidak senang, Pah? Kita mungkin akan mendapatkan menantu lagi." Andra kaget ketika istrinya mengatakan hal seperti itu. Apa mungkin pria tadi sedang mendekati putrinya?
"Baru kali ini aku melihat putri kita berdandan dengan sangat cantik. Apa lagi kalau bukan pergi berkencan dengan seorang pria." Jika memang benar Liona sedang dekat dengan seorang pria, dia harus mengetahui seperti apa pria tersebut.
Liona adalah anak perempuan satu-satunya. Dia tidak ingin putrinya salah memilih pasangan.
Andra kemudian menghubungi Samuel untuk mencari tahu siapa yang sedang dekat dengan putrinya.
Samuel yang baru saja selesai mandi dan sarapan dengan istrinya kemudian membalas panggilan dari ayahnya.
"Memangnya siapa yang sedang dekat dengan kakakku? Apa dia pria baik-baik?" ucapnya.
"Ada apa, By?" ucap Amanda.
"Kata Papah, kakakku sedang dekat dengan seorang pria. Tadi dia melihat kakakku pergi dengan seorang pria." Samuel kemudian melihat sebuah pesan masuk.
Dan pesan tersebut berasal dari Andy. "Sam, mobil kakakmu mengalami masalah, jadi aku mengantarkannya ke rumah. Tidak masalah kan?" Pesan tersebut Andy kirim pada malam hari.
"Apa jangan-jangan kakakku pergi dengan Andy." Jika memang benar kakaknya pergi dengan Andy, dia hanya bisa geleng-geleng kepala, seakan tidak percaya bahwa Andy menyukai kakaknya.
Sementara itu, Andy dan Liona baru saja sampai di pusat hiburan dan pusat perbelanjaan. Setelah menikmati keduanya, Andy dan Liona kemudian pergi ke lapangan golf.
"Apa kamu bisa bermain golf?" tanya Liona.
"Golf? Aku sering melakukannya waktu di London." Andy tidak membual sama sekali. Dia selalu bermain golf waktu dia sedang berlibur. Tidak hanya golf, bahkan olahraga lainnya dia juga mencobanya.
next semngt sukses selalu