NovelToon NovelToon
Cinta Untuk Nazyra

Cinta Untuk Nazyra

Status: sedang berlangsung
Genre:One Night Stand / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Percintaan Konglomerat / Crazy Rich/Konglomerat / Romansa / Dijodohkan Orang Tua
Popularitas:134.1k
Nilai: 5
Nama Author: Widisiera

Nazyra dijebak oleh saingan cintanya dan membuatnya jatuh dalam pelukan laki-laki asing dan kehilangan kesuciannya, hanya beberapa hari menjelang pesta pertunangannya, hasil perjodohan dengan seorang pria paling kaya dan berpengaruh di Kota S.

Dalam keputusan asaannya Nazyra berniat membatalkan pertunangannya ,namun tak disangka calon Tunangannya menawarkan pertunangan pura-pura selama satu bulan. Merasa itu bukan hal buruk Nazyra menyetujui permintaan itu.

Siapakah pria malam itu yang telah membuat Nazyra kehilangan kesuciannya dan bersumpah tak akan melepaskannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Widisiera, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 35

Nazyra buru-buru menyerahkan tas di tangannya kepada Ganindra, "Ini gaun malam kemarin. Aku kembalikan padamu."

Ganindra hanya menatap gaun malam itu dengan tatapan yang menandakan dia tidak tertarik sama sekali.

Dia berpikir untuk memberikan gaun ini kepada Nazyra karena dia telah memakainya, tetapi dia terlalu malas untuk membujuknya jika Nazyra bersikeras mengembalikannya. Untuk perjamuan mereka berikutnya, tentu saja dia akan menyiapkan baju baru untuk Nazyra.

"Nazyra, lihat sekeliling disini. Tidakkah menurutmu agak kosong di sini?"

Ganindra menunjuk sebidang tanah di dekat rerumputan di depannya. Nazyra mengikuti arah yang ditunjuk Ganindra dan melihat bahwa semua tatanan di tempat ini tampaknya telah direncanakan oleh seorang yang profesional . Rerumputan memiliki intensitas dan kerapian yang memuaskan, yang membuat mereka terlihat enak dipandang.

Dia bertanya, "Pak Ganindra, apakah kamu berencana menanam yang lain di sini?"

Ganindra berbalik dan menatap Nazyra

"Menurutmu apa yang harus aku tanam di sini?"

 "Aku tidak terlalu ahli dalam berkebun"

Nazyra menggelengkan kepalanya, tetapi melihat bahwa Ganindra terus menatapnya, jadi dia hanya bisa menambahkan, "Itu tergantung pada preferensimu. Jika aku , aku akan menanam bunga di sini."

"Bunga? Kedengarannya bagus. Ikuti aku ke toko bunga untuk memilih beberapa bunga nanti."

Ganindra membentuk senyuman di bibirnya dan kemudian dia berjalan menuju villa.

Nazyra membeku di tempat setelah mendengar kata-kata Ganindra. Dia tidak pernah menyebutkan untuk membantunya memilih beberapa bunga sejak awal.

"Pak Hmm , ada sesuatu yang harus aku lakukan nanti..."

"Nazyra kamu adalah tunanganku."

Ganindra menghentikan langkahnya, dan dia mengatakan ini dengan ekspresi serius di wajahnya.

"Adalah tugasmu untuk membantu menghias tamanku."

Tugas!?

Adegan dari tadi malam melintas di benak Nazyra. Ganindra mengingatkannya untuk mematuhi tugasnya sebagai tunangannya juga tadi malam.Namun, bukan ini yang dia maksud ketika dia menyatakan akan memenuhi tugasnya.

Nazyra ingin berdebat lagi, tetapi dia melihat tubuh tinggi Ganindra telah menghilang ke dalam villa. Setelah beberapa saat, dia muncul kembali dengan mengenakan setelan jas non formal.

Melihat Nazyra masih linglung di taman belakang, bibirnya yang seksi membentuk senyuman tipis.

Dia berkata dengan suara rendah, "Diperlukan setidaknya satu jam untuk pergi ke toko bunga dari tempat ini. Jika kita terlambat, kita harus bermalam di sana."

Sementara Nazyra tiba-tiba dipaksa untuk memilih bunga oleh Ganindra , dia sudah linglung. Dia tidak bisa membayangkan menghabiskan malam di luar sana bersamanya berdua.

Nazyra bergegas dan menjawab, "Ayo pergi. Kita harus pergi lebih awal agar kita bisa kembali lebih awal."

Mungkin karena akhir pekan, sepertinya Tommy sedang libur. Dia tidak ada. Ganindra yang mengemudikan sendiri hari ini.

Nazyra menatap mobil mewah didepannya dengan ekspresi tak berdaya, dia membuka pintu di kursi belakang.

Segera, suara tidak senang Ganindra datang dari depan, "Aku bukan sopirmu. Duduklah di kursi depan."

Nazyra terdiam saat mendengarnya. Dia benar-benar menyusahkan.

Nazyra segera pindah duduk di kursi penumpang depan dan bertanya, "Aku ingat di Kota S ada toko bunga yang besar juga , mengapa kita tidak pergi kesana saja?"

Jika perjalanan ini akan berlangsung selama satu jam, maka mereka sepertinya akan menuju ke kota lain.

"Kita akan pergi ke Pasar Bunga RB"

Ganindra menjawab ketika dia tiba-tiba mendekat ke arah Nazyra . Nazyra tercengang oleh gerakannya yang tiba-tiba , dia menatap dengan gugup ke wajah yang tampan tepat di depan matanya.

"Ap... Apa yang kamu lakukan?"

Ganindra sangat dekat dengannya sekarang, dan napasnya bahkan tersembur ke wajah Nazyra. Dia hanya menatapnya tanpa ekspresi dengan matanya yang gelap.

Nazyra bisa merasakan jantungnya berdegup kencang, dan dia sesak napas sehingga dia merasa seperti hampir mati lemas.

Dalam suasana berantakan ini, saat dia hendak mendorongnya pergi, Ganindra mengulurkan tangannya ke arahnya dan menarik sabuk pengaman untuknya.

Suara seraknya meredam tawa, "Kencangkan sabuk pengamanmu."

Nazyra langsung merasa sangat malu hingga wajahnya memerah. Omong kosong apa yang dia pikirkan barusan?

Mereka mengendarai supercar Lamborghini, tapi ketika Ganindra menjadi pengemudinya, mobil itu tampak sangat melambat. Kecepatan mobilnya bahkan lebih lambat dari kebanyakan mobil di jalan.

Pasar Bunga RB jaraknya agak jauh dari Kota S dan dengan kecepatan Ganindra mengendarai mobil ini, mereka membutuhkan setidaknya dua jam untuk mencapai Pasar Bunga RB.

Nazyra menurunkan kaca jendela mobil dan membiarkan angin menerpanya. Pemandangan di sepanjang jalan sangat indah, dan mereka juga melewati jalanan di dekat lautan.

Nazyra memutuskan untuk tidak terlalu berpikir banyak dan hanya menganggap ini sebagai pelarian singkat dari kesibukannya.

Dia tidak menyadari bahwa ketika mereka melewati daerah dengan pemandangan yang indah, Ganindra akan memperlambat mobilnya lagi dan lagi.

Pada saat mereka sampai di Pasar Bunga RB, hari sudah siang. Pasar RB adalah kota bunga, dan seluruh sudutnya sangat indah dan menjadi objek wisata jutaan bunga. Di setiap bagian pasar itu ada berbagai macam bunga dan aroma segar bunga yang tak terhitung jumlahnya

Ganindra memarkir mobilnya tidak terlalu jauh dari Street Food, dan saat Nazyra keluar dari mobilnya, dia mencium aroma makanan. Itu segera membangkitkan rasa laparnya.

Namun, ketika dia melirik pria dingin dan beraura bangsawan tepat di sisinya, dia hanya bisa menepis ide untuk menikmati makanan di sini.

Ganindra tampak seperti seseorang yang

tidak akan menyentuh makanan jalanan ini dengan tangannya apalagi memakannya.

Terlepas dari harapannya, Ganindra justru membawanya ke area street food dan bertanya dengan suara rendah, "Apakah kau pernah makan ini sebelumnya?"

"Hah?"

Nazyra tidak mengerti alasannya Ganindra menanyakan itu, tetapi dia tetap menjawab, "Aku sudah makan sebagian besar dari makanan ini."

"Yang mana yang terbaik?"

"Sate, Bakso, perkedel, gorengan, bakmi , cendol ...." Nazyra langsung menyebut nama makanan terus menerus dengan penuh semangat.

Ganindra melihat Nazyra seperti Vlogger makanan yang sedang mereview makanan dan senyum tak terlihat merayap ke matanya.

Kemudian, dia mulai berbaris menuju kios tenda yang menjual sate . Nazyra menatapnya heran.

Kenapa dia pergi ke arah itu?

1
M. RAFFASYA ALFARIZI
Buruk
Ratna Sri Wulan
lama lama malas bacacerita nya
Ratna Sri Wulan
lama lama muak ngikuti alur certa nya hadewww..
Ratna Sri Wulan
hadewww..kok cerita nya rumit bin mbulet , ending nya ga jelas 🙄
Ratna Sri Wulan
alur nya terlalu bertele..tele..
Yunita Rimbe
ceritax bgus,, cuma terlalu bertele" kya mengulang ngulang trs,,, coba yg ringan sja ceritax,,, dr bab awal smpe dsni ms tntang pertunangan trs,,, jd bosan bcx
Sindun Solissa
cerita gas tapi tdk terlau menarik
Sindun Solissa
maaf ceritanya terlalu berbelit
Rahma Zaind
ah nazyra bener2 ngeselin
Rahma Zaind
lama2 kesel aq bacanya... koq bisa sih si nazyra bego begitu... bertele2...
Liana Ajah
modus bangett😂😂😂
Adriella Jelieah Ajegai
Saya berharap novel ini akan diteruskan hingga selesai, semoga penulisnya tetap semangat
Widisiera: terima kasih kak, ditunggu terus ya kak updatenya😍😍
total 1 replies
Nining Wahyuningsih
Gerindra tindakannya lembek ,nazyra pada lembek hadeuh......
Widisiera: haha Ganindra kak bukan Gerindra 🤣🤣
total 1 replies
Rahma Zaind
ah lama2 eneg aq bacanya... Nazyra bego banget... nolak tp ga ngasih tau alasan'a n tanya yg sebenar'a antara Ganindra sm si culas Amanda...
Widisiera: hihi gemes ya kak, sabar kak nggak seru kalau langsung to the point wkwkwk
total 1 replies
Tri Handayani
baca serius ujung2nya ditengah
jln jdi gk mood la
gi bcanya
mna sich yg critanya bisa ympe tamat
Widisiera: hehe sabar kak, masih blm selesai ceritanya, ditunggu ya🙏😊
total 1 replies
Rahma Zaind
woowww... bener2 crazy up dong... thks othor...
aq gemez sm Nazyra...
ayo Ganindra bilang cinta sm Nazyra tegaskan klo pertunangan kalian tdk palsu... robek aja srt perjanjiannya 😁😁😁
Rahma Zaind: tapi abis itu kesiniin nya cm 1 bab doang... hu..huu...
total 2 replies
ira
benar zyra tdr sama bos dan itu adalah bosmu🤭🤭calon suaminya
ira
hrs kuat ya Ganindra 😁🤭
ira
bagus sekali ide refal dan ivanna🤭🤭👍
ira
cie cie yg ciuman 🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!