NovelToon NovelToon
My Arrogant Wife

My Arrogant Wife

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi / Misteri
Popularitas:721k
Nilai: 4.9
Nama Author: Red Maple

Setelah menyelesaikan upacara pernikahannya, Tony Huo terbang ke luar negeri, di kabarkan bersama kekasihnya.

Setelah dua tahun, Tony Huo kembali dari Kanada, hanya untuk mendapati bahwa Zelene Liang, wanita yang di nikahinya 2 tahun yang lalu, tidak mengenali maupun mengingat namanya.

Dari sanalah kesombongan pria itu menghilang. Setelah bergulat begitu lama dengan harga dirinya, Tony Huo memutuskan untuk mengejar cinta Zelene Liang.

Wanita yang bahkan lebih angkuh darinya. Sedikit yang Tony Huo ketahui, mengenai identitas sebenarnya dari Zelene Liang. Dia bukan hanya seorang aktris atau pun putri pengusaha kaya, dibalik keberanian dan keangkuhannya tersimpan rahasia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Red Maple, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kamu seperti kucing kecil yang tidak mendapat bagian tulang ikan

"Dari mana Ibu mengetahuinya?"

Tony Huo sengaja tidak memberitahu keluarganya dan memblokir berita itu, namun hari ini Nan Si Yue malah sudah mengetahuinya. Sedangkan, raut muka Zelene berubah muram, bukannya ia takut akan dimarahi karena Nan Si Yue tidak mungkin marah padanya, melainkan Zelene merasa bersalah karena mengabaikan pesan dari mertuanya. Jika saja dirinya tidak merasa tertantang oleh Linda Qin, maka ia tidak akan sampai mabuk berat seperti semalam.

"Sayang, Mom, tidak akan menyalahkanmu, jadi jangan pasang wajah murung seperti itu. Hanya saja ... Mom khawatir media akan menyakitimu." Nan Si Yue meraih tangan halus Zelene dan menepuknya ringan. Dia khawatir ketika mendengar kabar itu dari Xiao Xuan.

Sebenarnya Xiao Xuan tidak ingin mengatakan apa pun, tetapi pria malang itu didesak oleh Nan Si Yue tada malam. Wanita itu menelepon Xiao Xuan hanya untuk menanyakan keadaan Zelene setelah pesta usai dan mau tidak mau Xiao Xuan mengatakan yang sebenarnya.

"Tetap saja aku merasa bersalah, Mom. Aku sudah mengabaikan maksud baik kalian dan malah minum berlebihan." Lirih Zelene dengan nada bersalah. Ia benar-benar merasa bersalah sekaligus sedih karena telah membuat Nan Si Yue mengkhawatirkan dirinya.

Entah mengapa hati Tony Huo menghangat setelah menyaksikan kedekatan antara kedua mertua dan menantu yang saling berpegangan tangan di depannya itu. Sorot matanya pun semakin melunak dan suasana di ruangan itu terasa harmonis dalam pandangannya.

"Aku sudah menyuruh para pengawal untuk melakukan investigasi. Kita tunggu saja laporan dari mereka karena tidak mungkin semua itu hanya sebuah kebetulan semata. Seseorang pasti sudah merencanakannya dan juga membuatmu mabuk."

Tony Huo tentu tahu kejadian seperti semalam, bukanlah kebetulan semata. Dalang dibaliknya pasti orang yang membenci Zelene dan tadi malam memang kesempatan yang bagus untuk menjatuhkan Zelene Liang. Beruntung, Xiao Juan dan Xiao Xuan selalu mengikuti Zelene bagaikan bayangan gelap, oleh karena itu Tony Huo akan mendapatkan informasi mengenai keadaan Zelene.

"Baguslah, jika kau sudah bertindak. Siapa pun yang ada dibalik kedatangan para reporter itu, aku pun tidak akan tinggal diam dan memberinya pelajaran yang lebih buruk lagi." Nan Si Yue berapi-api, dia ingin sekali menghancurkan orang-orang yang telah berani mengusik dan menyakiti menantunya.

"Ibu tenang saja, biarkan aku yang mengurus masalah ini." Ucap Tony Huo menenangkan ibunya.

Zelene Liang melirik pada Tony Huo setelah mendengar ucapan pria itu, meski dia pria ber-aura dingin, akan tetapi di depan ibunya, Tony Huo adalah putra yang penurut dan mengasihi kedua orang tuanya.

Lirikan Zelene ditangkap oleh mata pria itu dan ia pun tersenyum tipis lantas berkata dengan nada mengejek, "Heh, apa sekarang kamu merasa bersalah padaku? Tadi malam kamu sangat liar hingga tadi pagi kamu masih bisa melawan perkataanku. Lihat dirimu yang merasa bersalah, kamu seperti kucing kecil yang tidak mendapat bagian tulang ikan." Tony Huo lantas terbahak karena ucapnya sendiri.

"Lucu? Apakah bagimu aku sangat lucu?"

"Kalau tidak lucu bagaimana mungkin aku bisa tertawa? Lebih daripada itu, ekspresimu saat ini sangat konyol. Hahaha ...." Sahut Tony Huo sambil tertawa.

Tawa pria itu sungguh enak terdengar di telinga. Baru kali ini Zelene Liang mendengar tawa hangatnya dan bukan tawa iblis seperti dua tahun lalu saat mereka bertengkar hebat dan Tony Huo langsung pergi ke Kanada.

Nan Si Yue memperhatikan mereka berdua dan matanya berbinar. Dia melihat sebuah keakraban kecil dari pertengkaran mereka yang saling mengejek juga memberi tatapan mengejek satu sama lain.

"Kamu!" sergah Zelene tidak terima dikatai sebagai kucing kelaparan tak mendapatkan bagian tulang ikan.

Nan Si Yue terkekeh kecil melihat pertengkaran suami-istri itu. Agaknya dia bisa tenang karena hubungan keduanya sudah ada perkembangan dalam semalam.

Mungkin kejadian mabuk tadi malam merupakan sebuah awal bagi mereka untuk mengembangkan perasaan mereka masing-masing. Sekarang sudah saatnya untuk menghitung skor dengan Tony Huo, pikir Nan Si Yue.

"Karena kau sudah memutuskan untuk melindungi istrimu, maka Ibu akan mempercayakannya padamu. Sekarang ..., " Nan Si Yue memberikan tatapan serius mengarah pada Tony Huo. "Kau ... pergi dan kembali sesuka hatimu. Tony Huo, aku tidak tahu jika kau masih menganggapku sebagai Ibumu atau tidak. Tapi, aku merasa kecewa padamu."

Ibu mana yang tidak akan kecewa jika putranya pergi tanpa memberitahu terlebih dahulu, dan juga pulang pun masih tidak memberi kabar. Nan Si Yue merasa kecewa dengan putranya, meskipun dia mengetahui putranya memiliki alasannya sendiri dan tidak mungkin Tony Huo akan mengabaikannya begitu saja karena selama dua tahun terakhir, pria itu sering menelepon kediaman Huo hanya untuk bertanya mengenai kabar orang tuanya, meskipun demikian Tony Huo tetap tidak memberitahu Nan Si Yue alasan pastinya dia meninggalkan istrinya di malam pertama mereka.

"Ibu, bukankah kita sudah pernah membahasnya? Aku tidak bermaksud untuk pergi tanpa pemberitahuan, jika aku memberitahu Ibu, pasti tidak akan mengijinkanku untuk pergi, 'kan?"

Lagi-lagi ibunya membahas masalah ini. Mereka sudah pernah membahasnya dalam video call beberapa bulan yang lalu dan Nan Si Yue tidak bertanya lagi lebih lanjut, tetapi saat ini ibunya kembali mengungkit-ungkit masalah kecil yang seharusnya tidak menjadi bahan pembicaraan lagi, ya, menurut Tony Huo kepergiannya selama dua tahun bukanlah masalah besar.

Tony Huo sebenarnya sudah lelah dengan pembahasan ini dan sekarang kepalanya bertambah pusing, ia memijat pelipisnya kembali.

"Bukan hanya itu saja." Kata Nan Si Yue dengan nada keras.

Zelene merasa bahwa suasana dalam rumah kaca sudah berubah karena Nan Si Yue, ingin memberi perhitungan pada Tony Huo dan menyebabkan wanita paruh baya itu berubah serius.

"Mom, tenangkan dirimu, jangan keluarkan semua amarahmu, Mom." Kata Zelene sedang mencoba untuk menenangkan ibu mertuanya.

"Kau jangan membelanya! Dia juga tidak menghargaimu dan itu membuatku sangat marah."

"Aku tahu, Bu, semua salahku. Sekarang aku sudah kembali dan akan menebus kesalahanku." Kata Tony Huo. Ia sungguh-sungguh ketika mengatakan akan menebus kesalahannya dengan kompensasi yang ia katakan pada Zelene tadi pagi, tetapi Nan Si Yue tentunya tidak tahu cara Tony Huo menebus kesalahannya.

"Bagus kalau begitu, perlakuan menantuku dengan baik. Sebenarnya, bukan hanya itu yang membuatku kecewa. Kau kembali dengan sakit kepala dari Kanada karena kau tidur tidak teratur dan bekerja berlebihan. Harusnya kau memberitahu Ibumu. Aku harus mengetahui keadaamu dari orang lain terlebih dahulu, sementara aku sendiri adalah Ibumu dan kau malah tidak memberitahuku sama sekali." Sembur Nan Si Yue, mengeluarkan rasa kecewanya terhadap putranya, bisa-bisa Tony Huo tidak memberitahu keadaannya.

Tony Huo menghela napas. "Bu, aku tidak memberitahumu semalam karena tidak ingin Ibu merasa khawatir dan datang malam-malam ke mansionku. Jadi, aku memutuskan untuk mengabarimu hari ini, tapi si dr. Su itu sudah mengabarimu duluan. Dasar penghianat!"

Setelah Tony Huo mengetahui dr. Su berkhianat padanya, ia mencibir dr. Su dalam benaknya dan lain kali akan membuat perhitungan dengan si dr. Su itu.

"Lain kali kau tidak boleh seperti ini lagi, dan berhentilah membuatku khawatir. Kau sudah memiliki istri, maka dari itu jadilah suami yang bertanggung jawab."

Menjadi suami yang bertanggung jawab? Zelene terkekeh dalam hatinya ketika Nan Si Yue mencuatkan perkataan itu. Ia tidak yakin bila Tony Huo bisa menjadi suami yang bertanggung jawab, mengingat dua tahun ini ia tidak mendapatkan kabar apa pun dari pria itu, walaupun kini ia tahu bahwa, akitivitasnya sudah disampaikan kepada Tony Huo oleh kedua penjaga gelap yang menjaganya selama dua tahun terakhir.

Tony Huo hanya bisa mengangguk dan menghela napas panjang, jika ia menolak atau berbicara lagi, maka urusannya akan menjadi panjang dan ibunya dapat mencari-cari kesalahannya lagi.

"Kalau begitu, ayo kita pindah ke dalam mansion dan minum teh bersama. Hm ..., sebentar lagi waktu makan siang, aku akan masak untuk kalian setelah minum teh."

"Baik, Mom." Zelene menyetujui ajakan Nan Si Yue karena dengan begitu, tugasnya membersihkan kebun akan berakhir.

"Ayo," Tony Huo bangkit dari duduknya dan melangkah lebih dulu, kemudian ia berkata sembari menengok ke belakang, "Zelene Liang, Jangan senang dulu karena hukumanmu belum usai." Seringai tipisnya di arahkan pada Zelene Liang.

🍁 Bersambung🍁

1
Uti Enzo
Luar biasa
sukahati
Thor ini nggk ada niatan mw dilanjutkan pdhal cerita nya baguss
naraa
belum ya kak? dah lama banget loh
Triiyyaazz Ajuach
Tony keliatan sayang bgt dgn anak dan menantunya
Triiyyaazz Ajuach
nah jadi ingat bagaimana nasib para reporter itu ya
Triiyyaazz Ajuach
Yun kau blm tau siapa yg kau usik
Triiyyaazz Ajuach
Yun kau terlalu byk berhayal
Triiyyaazz Ajuach
lucu bgt interaksi mereka berdua
Triiyyaazz Ajuach
hati" saja Sarah dgn tanganmu klau ceroboh lagi bakalan patah
Triiyyaazz Ajuach
1 lagi pelayan kurang ajar yg perlu disingkirkan
Triiyyaazz Ajuach
ya ampun Zelene nggak merasa bersalah sdh mencakar Tony tapi nalah sibuk meratapi kukunya yg rusak
Triiyyaazz Ajuach
ya ampun Zelene 2 th lupa klau pnya suami
Triiyyaazz Ajuach
tak sabar nunggu besok reaksi Zelene stlh 2 th tdk melihat Tony
Triiyyaazz Ajuach
wach Zelene klau mabuk bahaya untung aja yg bawa suaminya klau cowok lain bsa jadi skandal
Triiyyaazz Ajuach
😄😄😄 Tony dr tadi dikerjain Zelene 😄😄
Triiyyaazz Ajuach
😄😄😄 2 th tdk pulang begitu pulang lgsg kena KDRT Tony 😄😄😄
Triiyyaazz Ajuach
akankah akhirnya terbongkar pernikahan rahasia Tony dan Zelene
Triiyyaazz Ajuach
duh ngeyel bgt Zelene dibilangi jgn mnum byk"
Triiyyaazz Ajuach
Sunny mau nyari perkara
Triiyyaazz Ajuach
tak ada Alice eh malah muncul Sunny yg kelakuannya srbelas dua belas dgn Alice
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!