"Bagaimana? Apa kau menerima tawaranku?" tanya seorang pria yang berpenampilan dengan setelan jas bermerk dunia. Matanya menatap gadis dihadapannya dengan sejuta maksud.
"Apa anda akan memenuhi semua kebutuhan saya? Termasuk biaya perawatan tubuh saya yang terbilang tidak murah?" gadis itu mencoba memastikan kembali apa yang ditawarkan oleh pria yang tengah mengunci pergerakannya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lee_yuta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ch. 34. Akhir
Bab. 34
Suara rintihan terdengar menghiasi kamar yang hanya berukuran empat kali tiga meter tersebut.
"Udah ... jangan di lanjutin lagi, Mas. Sakit ...." rengek seorang wanita di kala sang pria tengah berusaha keras untuk menerobosnya. Air mata terus mengalir dari sudut mata wanita tersebut.
"Enggak bisa, Sayang. Aku harus membuatmu hamil secepatnya agar kamu nggak bisa lari dariku," sahut seorang pria yang kemudian menghentak lebih keras dan pada akhirnya berhasil.
Sedangkan Runa dengan sekuat tenaga menahan rasa sakit luar biasa di bawah sana. Demi meredam suaranya agar tidak terdengar oleh orang lain, Runa menggigit lengan Revald kuat-kuat. Entah akan berdarah atau tidak, yang penting suaranya tidak terdengar.
Pria di atasnya ini memang sangat licik. Bisa-bisanya melakukan hal seperti ini di kala mereka berada di rumah orang tua Runa. Sehingga membuat Runa mau tidak mau tetap melayaninya. Karena tidak mungkin bisa menolaknya. Bagaimana nanti reaksi mama dan papa jika tahu dirinya belum memberikan hak Revald atas dirinya.
Melihat cairan merah yang mengalir di bawah sana, Revald tersenyum bangga karena dirinya lah pria pertama bagi Runa.
Pria itu pun melanjutkan kegiatan yang sedang dia lakukan bersama sang istri saat ini. ******* demi ******* akhirnya lolos juga. Tidak bisa ditahan terlalu lama, karena ini merupakan pertama kalinya Runa merasakan sensasi yang sangat menggelikan di perut serta rasa aneh namun membuatnya ingin lagi dan lagi.
Revald juga tidak berhenti di saat dirinya sudah mengeluarkan apa yang memang seharusnya keluar. Pria itu terus mengulang hingga jarum jam menunjuk ke angka tiga. Baru Revald menyudahi kegiatan mereka. Karena kasihan melihat Runa yang tampak kelelahan.
***
Semenjak penyatuan yang mereka lakukan, akhirnya kontrak yang pernah mereka tandatangani pun kini tidak berlaku lagi. Bahkan selang tiga bulan dari penyatuan jiwa dan raga di antara mereka. Runa dinyatakan hamil dan tentu saja hal itu merupakan kabar yang sangat menggembirakan bagi keluarga besar mereka.
Orang tua Runa juga sudah pindah kembali ke Singapura. Karena mereka harus kembali menjalankan perusahaan mereka yang sebenarnya tidak benar-benar bangkrut.
"Makasih, sudah hadir dalam hidupku yang membosankan, Sayang," ucap Revald kepada Runa.
Saat ini mereka sedang melakukan baby moon, di mana dulu setelah menikah tidak sempat pergi bulan madu. Karena jelas masalah yang sedang mereka hadapi saat ini.
Runa yang tengah menikmati hangatnya sinar matahari, menoleh ke arah suaminya. Pria yang membayar dirinya hanya demi untuk melakukan pernikahan palsu. Akan tetapi pernikahan itu kini menjadi nyata dan mereka benar-benar melakukannya secara sadar. Walau di awal masih malu dan dipaksa terlebih dulu.
"Terimakasih juga Tuan Muda sudah mau membeliku," sahut Runa yang mendapat kekehan dari Revald.
Revald yang duduk di belakang Runa serta menjadikan dadanya sebagai sandaran sang istri, lantas Revald memeluknya dengan begitu erat.
"I love you more, Arruna," ujar Revald yang kemudian mengecup lembut pelipis Runa.
Runa tersenyum, wanita itu mengusap lembut pipi Revald yang sangat bersih. Tidak ada jambang halus di sana.
"I love you too, Tuan Revald," sahutnya sembari terkekeh. Pun begitu dengan Revald.
Pertemuan yang diawali dengan ketidaksengajaan serta sebuah hubungan yang berawal dari sebuah drama, namun pada akhirnya berhasil membuat mereka saling mencintai dan saling memilih untuk mempertahankan rumah tangga mereka yang harmonis. Hingga kini mereka menunggu tumbuh kembang calon anak yang sedang berada di dalam kandungan Runa.
Tamat.
Makasih dukungannya. maaf jika mengecewakan kalian di ending. karena memang cerita ini ringan, tidak ada konflik berarti.
kampus rada elit bayar e
ubaya
petra
kampus yg standart
itats
unipra
stesia
wijaya
hangtua
upn
17agustus
tinggal pilih
itu bukan manja tp kebablasan
salah asuham
gkk bahaya tah