“Aku mencintai Kak Zaky.” Ucap Naya pada sosok laki-laki yang berstatus sebagai kakaknya.
Air mata Naya tidak bisa ditahan lagi dan keluar begitu saja saat mengetahui kenyataan bahwa hari ini adalah hari pertunangan Zaky, yang tak lain adalah kakaknya. Atau lebih tepatnya kakak angkat.
“Kamu ini sedang mengigau ya, Nay? Kakak baru saja bertunangan. Lagipula kita ini bersaudara.” Ucap Zaky sambil meperlihatkan jari manisnya yang sudah tersemat cincin pertunangan.
“Aku berkata jujur, Kak. Dan tidak sedang mengigau. Apakah salah kalau aku mencintai Kak Zaky? Kita bahkan tidak ada ikatan darah sama sekali.” Tekan Naya sambil mengusap air matanya, lalu pergi meninggalkan Zaky yang masih diam membisu.
Yuk simak awal mula dan kelanjutan kisah cinta mereka🤗🤗
Happy Reading!😄
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dee_K, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Eps 35 ~ Berselingkuh
Rupanya perubahan sikap Senja belum berakhir. Wanita itu masih menunjukkan sikap tidak Sukanya terhadap kedekatan Naya dan Zaky. dia berusaha memisahkan Zaky dan Naya dari hubungan terlarang itu. bahkan Senja sampai nekat memindahkan kamar Naya agar tidak berdekatan dengan Zaky. dan alasannya karena demi keamanan setelah Zaky menikahi Reva dalam waktu dekat.
Ya, Senja sudah mengajak sang suami dan juga Zaky untuk mempercepat pernikahan Zaky dan Reva. Xavier menurut saja dengan keinginan istrinya. Namun Zaky sama sekali tidak diberi kesempatan untuk menolak dan mengatakan perbuatan Reva selama ini.
Sedangkan Naya sendiri akhir-akhir ini memilih menyendiri. Terlebih setelah melihat perubahan sikap Mamanya. Senja masih bersikap biasa pada anak-anaknya, namun dia tidak membiarkan Naya dan Zaky memiliki kesempatan untuk berduaan. Dari situlah Naya berpikir kalau Mamanya sepertinya sudah mengetahui hubungan terlarangnya dengan Zaky.
Yang membuat Naya sangat kesal, di kantor pun ia merasa dijauhkan dengan kakaknya. Meskipun bekerja dalam satu tempat, namun untuk bertemu dengan Zaky saja sangat kesulitan. Dia hanya bisa berkomunikasi dengan Zaky melalui pesan selular.
**
Saat ini Naya sedang menggenggam kuat ponselnya setelah melakukan panggilan dengan kakaknya. Meskipun berada di dalam rumah yang sama, namun sangat susah buat mereka bertemu berdua saja.
Naya dan Zaky baru saja membicarakan tentang firasatnya masing-masing kalau Mamanya mengetahui hubungan terlarangnya. Dan yang membuat Naya sakit hati saat Zaky mengatakan kalau pernikahannya dengan Reva akan dipercepat.
Zaky tahu kalau Naya pasti sangat kecewa sekaligus sakit hati saat mendengar kabar itu. tapi dia berusaha membuat Naya tenang dan sabar. Zaky berjanji akan segera menyelesaikan semuanya. Yaitu mengakhiri hubungannya dengan Reva terlebih dulu dengan memberikan bukti perselingkuhan Reva dengan Aksa.
Dan semenjak mengetahui hubungan terlarang anak-anaknya, Senja selalu meminta Reva untuk terus bersama Zaky agar tidak ada celah sedikit pun bagi Zaky dan Naya. Jadi Zaky hanya bisa pasarah untuk sementara waktu ini.
***
Pagi ini semua anggota keluarga Xavier sedang menikmati sarapan bersama. Seperti biasa, Naya lebih memilih diam menikmati makanannya tanpa ikut bergabung dalam pembicaraan antara Mama dan Papanya. Begitu juga dengan Zaky. namun sesekali ia ikut menimpali apa yang dibicarakan oleh Mama dan Papanya.
Xavier selama ini juga tidak merasakan keanehan itu. karena Senja sangat pandai menutupi semuanya.
“Zak, Papa nanti tidak sempat ke kantor dulu karena langsung pergi untuk melihat memantau proyek baru kita di kota C. jadi kamu berangkat sama Naya.” Ucap Xavier dan diangguki oleh Zaky.
Selama Naya sudah bekerja di perusahaan Papanya, gadis itu selalu berangkat bersama Xavier. dan semua itu ada campur tangan dari Mamanya yang tidak akan membiarkan Naya berangkat bersama Zaky.
Zaky dan Naya sudah tersenyum dalam hati. Akhirnya mereka memiliki waktu berdua dan mungkin bisa melepas rindu walau sebentar.
“Mama nanti ikut kalian. Mama sudah janji sama Reva kalau hari ini akan shopping. Nanti Reva biar datang ke kantor jemput Mama.” ucap Senja dan seketika senyum Zaky dan Naya memudar.
“Ya terserah kamu saja, Sayang. Menurutku itu juga bukan ide buruk. Biar kamu lebih dekat dengan Reva.” Sahut Xavier.
**
Selama perjalanan ke kantor, Naya duduk sendiri di jog belakang. Sedangkan Senja di samping Zaky yang sedang fokus dengan kemudinya.
Sejak tadi Naya hanya diam sambil memainkan ponselnya. Hatinya sakit melihat sikap Mamanya seperti ini. sedangkan Zaky tidak berani berucap apapun pada Naya yang bisa ia pastikan kalau Naya saat ini sedang menahan tangisnya.
Sedangkan Senja yang merasa telah kehilangkan keceriaan Naya, dia lebih memilih untuk egois. Sampai kapanpun dia akan membuat hubungan Zaky dan Naya sebagai kakak adik.
Sesampainya di kantor, Naya keluar mobil lebih dulu. Dia hanya tersenyum sekilas pada Mamanya setelah itu pergi menuju ruangannya.
Senja masuk ke ruangan suaminya. dia menghubungi baru menghubungi Reva dan meminta untuk menjemputnya sesuai jam yang sudah ditentukan untuk pergi shopping.
Kebetulan siang nanti Zaky ada meeting dengan klien. Dia diminta Papanya untuk mewakili meeting ddi sebuah restaurant yang sudah ditentukan. Sedangkan Naya siang ini juga berencana akan makan siang dengan sahabatnya.
***
Naya merasa lebih lega hatinya setelah curhat dengan Milka. Meskipun Milka sendiri juga bingung memberikan solusi, tapi setidaknya dia masih memberikan semangat dan dukungan penuh pada Naya tentang hubungannya dengan Zaky.
Usai makan siang, Milka mengantar Naya kembali ke kantor. karena jalan mereka juga searah.
“Terima kasih banyak, Mil. Kamu hati-hati pulangnya!” Ucap Naya setelah mobil Milka berhenti di basement kantor.
“Sama-sama. Kamu jangan sungkan-sungkan untuk menghubungiku, Nay. Ingat, aku ini sahabat kamu, yang akan selalu ada buat kamu.” Ucap Milka memeluk haru Naya.
Setelah mobil Milka keluar meninggalkan basement, Naya bergegas masuk untuk kembali melanjutkan pekerjaannya.
Grep
Seseorang tiba-tiba memeluknya dari belakang. Naya tahu siapa dia, yang tak lain adalah Zaky.
“Nay, aku sangat merindukan kamu!” ucap Zaky masih belum melepaskan pelukannya.
Setelah itu Naya mengurai pelukan kakaknya dan menghadap Zaky. Naya juga sangat merindukan laki-laki itu. meskipun tinggal dalam satu rumah, namun kenyatananya mereka seperti ada sekat besar yang memisahkan.
“Kamu yang sabar ya, Nay! Aku janji secepatnya akan mengatakan tentang hubungan kita yang sebenarnya pada Mama dan Papa.” Ucap Zaky dengan tulus. Setelah itu ia mencium bibir Naya dengan penuh perasaan. Kebetulan di basement juga tampak sepi, jadi Zaky ingin menikmati waktu singkat itu untuk melepas rindunya pada sang pujaan hati.
Prok prok prok
Kegiatan Zaky dan Naya seketika terhenti kala mendengar tepukan tangan dari seseorang.
“Wow, ternyata selama ini kamu berselingkuh di belakangku, Zak! Bahkan kalian berdua melakukan hubungan inc**s. menjijikkan!!!”
.
.
.
*TBC
Happy Reading‼️