NovelToon NovelToon
Daddy Is My Husband

Daddy Is My Husband

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Patahhati / Tamat
Popularitas:693.2k
Nilai: 4.8
Nama Author: Nita.P

Bercerita tentang seorang anak berusia 10 tahun yang mengalami nasib malang. Kedua orang tuanya meninggal karena kecelakaan maut. Namun, ada seseorang berhati malaikat yang mau mengadopsinya sebagai anak.
Waktu berlalu, hingga si anak ini beranjak dewasa. Reina, tumbuh menjadi gadis cantik dan manis. Banyak pria yang mengincarnya untuk menjadikannya pacar. Namun, perasaan cintanya telah terpaut pada satu orang. Reina mencintai ayah angkatnya sendiri. Namun, dia cukup pandai memendam perasaannya karena dia tahu jika perasaannya adalah cinta terlarang.

Namun sepertinya, Raina tidak bisa terus-menerus memendam perasaannya selama itu. Apalagi setelah sang Ayah telah mengenalkannya dengan calon istrinya yang di pilihkan oleh Neneknya, Ibu dari Ayah angkatnya.

Dia akan mengatakan perasaannya yang sebenarnya pada sang Ayah angkat, meski dia tidak tahu bagaimana nanti respon Ayah angkatnya itu. Tidak peduli dengan apa jawabannya nanti.

Apa cinta Reina akan di terima?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nita.P, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Aku Merindukan Semua Ini

Akhirnya Reina ikut Elion ke kota. Meski sebenarnya dia masih takut untuk kembali ke kota itu. Terlalu banyak kenangan di kota itu. Tapi, dia juga tidak mungkin membiarkan Rion pergi berdua saja dengan Elion tanpa dirinya. Meski sudah begitu dekat dengan Elion, tapi Rion tetap belum mengetahui jika yang dia panggil 'Om El' itu adalah Ayah kandungnya sendiri.

Reina berdiri mematung di depan sebuah rumah yang menjadi saksi cinta dirinya pada Elion. Semuanya masih sama sejak 5 tahun lalu. Hanya cat rumahnya saja yang berubah. Bayangan-bayangan bersama Elion kembali hadir di ingatan Reina. Sampai bayangan dirinya yang terpaksa harus pergi meninggalkan Elion juga melintas jelas di ingatannya. Mengingat semua itu membuat Reina meneteskan air mata tanpa dia sadari.

Elion turun dari mobil dengan menggendong Rion yang tertidur. Dia sengaja melarang Reina yang akan menggendong Rion tadi, Elion ingin lebih banyak merasakan kebersamaan dengan anaknya ini. Elion melihat Reina yang berdiri diam di tempatnya dengan tangan yang mengusap kasar air mata di pipinya.

Kenapa kamu harus pergi tanpa alasan dan melukai dirimu sendiri. Aku tahu jika kamu masih memiliki perasaan yang sama denganku.

Elion berjalan mendekat ke arah Reina. Meraih tangan Reina dan membuat gadis itu terkejut dan langsung menoleh ke arahnya. Reina ingin melepaskan genggaman tangan Elion di tangannya. Namun, genggaman Elion sangat erat sehingga di tidak bisa melepaskannya.

"Ayo masuk"

Elion berjalan dengan menggandeng tangan Reina dengan sebelah tangannya menggendong Rion yang masih terlelap. Pintu rumah di buka, Reina sedikit ragu untuk masuk ke rumah ini kembali setelah 5 tahun lalu dia meninggalkan rumah ini. Suasananya masih sama, foto-fotonya saat masih gadis masih terpajang di tempatnya. Bahkan ada tambahan dengan foto dirinya yang sedang bersama Elion setelah keduanya resmi menjadi sepasang kekasih.

"Aku mau tidurin Rion dulu, kamu duduklah" kata Elion yang di jawab anggukan oleh Reina. Pria itu langsung berlalu meninggalkan Reina sendirian.

Reina berjalan pelan menghampiri sebuah foto yang terpajang dengan ukuran lebih besar dari yang lainnya. Menyentuh foto itu dengan pelan.

"*Mas sini foto dulu, biar kita punya kenangan"

Reina sudah siap bergaya di depan kamera ponselnya. Menarik lengan Elion agar lebih dekat dengannya dan fokus pada kamera. Reina menghitung satu sampai tiga sebelum menekan tombol potret pada ponselnya. Saat hitungan ketiga Elion menolehkan wajahnya ke arah Reina dan mencium pipi gadis itu dengan secepat kilatan cahaya kamera terarah pada mereka.

Cekrek*..

Reina masing mengungat moment itu. Hingga tak terasa air matanya kembali menetes mengungat setiap kenangan dirinya dan Elion di rumah ini. Kebahagiaan yang selalu Reina rasakan saat bersama dengan Elion yang pada awalnya menjadi Ayah angkatnya. Hingga perasaan cinta yang tumbuh tanpa bisa di larang di hatinya membuat kebahagiaannya semakin bertambah. Namun, ternyata rintangan pun tidak semudah itu. Terlalu banyak larangan untuk hubungan mereka sampai takdir saja seolah tidak mengizinkan mereka untuk terus bersama.

Tanpa disadari Reina mulai terisak di depan foto mereka. Tidak bisa lagi menahan tangisannya. Semuanya terlalu sulit untuknya. Hamil di usia muda dan tanpa sosok suami. Melewati sakitnya melahirkan juga hanya ditemani sahabatnya. Hingga sekarang pria yang dia cintai dan juga Ayah dari anaknya hadir kembali di hidupnya. Seharusnya Reina senang, namun nyatanya tidak. Karena pria itu telah memiliki keluarganya sendiri.

Reina bingung saat ini harus bagaimana. Jujur sampai saat ini dia masih sangat mencintai Elion. Tapi lagi-lagi kenyataan seolah tidak berpihak padanya. Elion hadir setelah dia memiliki istri dan anak. Meski Reina bingung kenapa Elion masih menyimpan foto-foto dirinya. Apa mungkin karena dia sudah tidak lagi tinggal di rumah ini. Jadi sudah tidak memperdulikan tentang foto-foto dirinya.

"Rein"

Elion berdiri di belakang Reina dan mendengar setiap isak tangis wanita itu. Elion tidak tahu apa yang sebenarnya di fikirkan Reina sampai dia menangis begitu pilu di depan foto mereka. Reina yang menyadari kehadiran Elion langsung menghapus air matanya. Dia mencoba meredakan isakannya.

Deg..

Tangan yang tiba-tiba melingkar di peritnya membuat Reina mematung. Pelukan ini masih terasa hangat dan nyaman. Tanpa sadar dia malah menyandarkan kepalanya di dada Elion yang memeluknya dari belakang. Reina merindukan pelukan ini.

"Jelaskan apa alasanmu meninggalkan ku?"

Air mata yang baru saja di hapus, sudah kembali mengalir di pipinya saat mendengar pertanyaan Elion. Haruskah Reina menceritakan semuanya. Tapi, dia takut malah merusak hubungan Kakak dan adik jika Reina menceritakan semuanya. Jika Alena lah yang menyuruh Reina untuk meninggalkan Elion dan mengembalikan Elion pada keluarganya.

"Apa karena Kakak ku?"

Reina langsung menoleh ke arah Elion. Apa dia tahu tentang Alena? gumamnya. Reina bingung kenapa Elion mengatakan itu. Mungkinkah pria itu sudah mengetahui semuanya? Tapi darimana? Reina tidak pernah mengatakan apapun saat Elion terus menanyakan tentang alasan dirinya pergi meninggalkannya.

"Aku sudah tahu semuanya Rein, Rista yang menceritakan semuanya padaku"

"*Jadi apa yang sebenarnya membuat Reina pergi meninggalkan ku?" tanya Elion saat itu pada Rista. Dia sengaja mengajak Rista bicara berdua saat Reina sedang masuk ke dalam rumah untuk menidurkan anaknya.

"Sebaiknya Om tanya sendiri pada Reina. Aku tidak berhak menceritakannya"

"Aku sudah beberapa kali menanyakannya. Tapi tidak sekalipun mendapatkan jawaban dari Reina. Dia selalu menghindar*"

Rista mengerti perasaan Elion, memang sahabatnya itu bisanya hanya menghindar. Akhirnya Rista tidak tega juga pada Elion. Dia menceritakan apa yang dia dengar dari cerita Reina saat mereka baru saja sampai di kota ini.

Rista, kenapa dia menceritakan semuanya pada Elion. gumam Reina. Merasa kesal juga pada sahabatnya, tapi dia tidak bisa melakukan apapun karena semuanya sudah terlanjur terjadi.

"Istirahatlah, besok akan ada acara yang membuatmu lelah. Rion akan tidur bersamaku"

Elion melepaskan tautan tangannya di perut Reina. Dia berlalu ke kemarnya. Elion ingin membiarkan Reina menenangkan fikirannya. Elion tahu tangisan Reina barusan karena dirinya masih memiliki perasaan yang sama dengan Elion.

Akhirnya Reina masuk ke dalam kamar yang menjadi kamarnya sejak dirinya di adopsi oleh Elion. Kamarnya yang sangat dia rindukan. Reina merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur. Menatap langit-langit kamarnya yang sudah lama dirinya tinggalkan.

Tuhan, aku merindukan semua ini. Merindukan rumah dan kamar ini, juga sangat merindukan Mas El.

Bersambung

Jangan lupa dukungannya... like komen di setiap chapter.. Kasih hadiahnya dan votenya juga..

1
G.I
Cerita ini mengingatkan aku pada istriku almarhumah...yang tetap tersenyum di saat terakhirnya....
Nita.P: peluk jauh Mas... semoga terobati dengan cerita ini ya.
total 1 replies
Mamah Kekey
sy kira mereka non muslim..gak taunya sah..
Mamah Kekey
keren ceritanya gak bosen sat set ..lanjut..
Mamah Kekey
hubungan yg rumit...
Mamah Kekey
seruu.. seruu....
Mamah Kekey
hadir
Tarmi Widodo
gila renia
Tarmi Widodo
nyimak
Aas Azah
thor bukankah Devan seumuran Tio dan Rena teman sekolah nya nayra, apakah Devan kakak kandung Rena? secara umur mereka beda kan.
tolong di jelaskan thor
Aas Azah
semangat thor
aku kasih vote 😘
꧁𓊈𒆜🅰🆁🅸🅴🆂𒆜𓊉꧂
karyamu keren thor pengen baca terus 👍
Aas Azah
lanjut Thor
Aas Azah
saya kasih vote thor biar tambah semangat up
aira aira
yey
Winsulistyowati
Lanjut Thor...aku Tunggu yaa..💪💪😍🖐️
Winsulistyowati
Kya'e Pk Tio Simpati PD Rena..he he.moga Isa Jadian ya..
Winsulistyowati
Asiik...💞😘
Winsulistyowati
Asiiik.. Alhamdulillah Akhirnya Rion say..Bahagia..😍💞
Winsulistyowati
Ikut Nangis ni Thor..😢
Winsulistyowati
Emang Kenapa..apa masalahnya..?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!