NovelToon NovelToon
Suamiku Gemulai

Suamiku Gemulai

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintamanis / Romansa / Tamat
Popularitas:27.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: lena linol

Warning ya!!!
Anget-anget kuku, bikin gerah, ketawa, dan menangis.


Harap baca 'My Sexy Old Man' agar mengenal karakter protagonis prianya.

Emanuel adalah pria yang gemulai yang mempunyai sifat yang lembut bagaikan kapas.

Sedangkan Afika larasati adalah gadis kecil yang baru berusia 17 tahun itu mempunyai sifat yang keras, tomboi dan jago bela diri.

Bagaimana jika dua manusia berbeda karakter itu di satukan dalam ikatan pernikahan?

Bagaimana kisah selanjutnya?

Penasaran? Yuk simak terus kelanjutannya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lena linol, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ketahuan

Setelah selesai mandi bersama dan berpakaian, pasangan pengantin baru yang sedang di mabuk cinta itu tengah bersiap untuk pergi ke supermarket untuk membeli Ayam dan juga kebutuhan lainnya.

"Sayang, bajunya ini agak sedikit kebesaran." Ucap Ema, karena yang ia baju dan celana yang ia pakai saat ini adalah milik Ayah mertunya.

Ema memakai baju warna hitam dan celana panjang warna Abu. Sedangkan Fika memakai baju longgar berwarna putih dan celana pendek berwarna abu, penampilan Fika sangat sederhana dan terlihat sangat cantik bagi siapapun yang melihatnya.

"Sudah pakai yang ada, karena nanti sore Bibi baru mengantarkan pakaiannya. Kan yang penting kamu nggak telanjang." Jawab Fika, membuat Suaminya menyipitkan matanya dan menatapnya mesum.

"Kamu ngomong 'telanjangnya' jelas banget sih, masih inget ya sama yang tadi? Hem?" Ucap Ema, sembari menaik turunkan alisnya.

"Dasar mesum!!" Sungut Fika, lalu segera keluar dari kamar dan menuju teras rumah dimana mobil suaminya terparkir.

"Mesumnya sama kamu doang, Yank." Jawab Ema, mengikuti istrinya dari belakang.

"Silahkan masuk, tuan putriku." Ucap Ema, membukakan pintu mobil untuk Fika.

"Terimakasih, suamiku." Jawab Fika, tersenyum manis namun hanya sesaat karena ia masih sebal dengan Ema.

"Jutek banget sih." Goda Ema.

"Bodo!" Sahut Fika kesal, dan menatap malas suaminya.

"Ngambek? Tapi nanti kalau di kelonin juga merem melek." Ucap Ema, terkekeh dan langsung mendapat pelototan tajam dari istrinya.

"Ngomong apa tadi?" Sungut Fika.

"Enggak, ayo buruan masuk. Sudah mendung tuh langitnya." Ucap Ema, dan langsung berjalan mengitari mobilnya lalu masuk kedalam mobil.

Bisa gawat kalau marah beneran, alamat si elang nggak dapat masuk sarang. Batin Ema.

Kemudian Ema mengenakan kaca matanya yang ada di dasboard mobil lalu menyalakan mesin mobilnya.

"Kok kamu pakai kaca mata sih?" Kesal Fika, saat melihat suaminya memakai kaca mata.

"Lah, memangnya kenapa? Kamu saja pakai kok." Jawab Ema.

"Tapi, kadar ketampanan kamu bertambah tahu nggak!!" Gerutu Fika, dan memanyunkan bibirnya kesal.

"Masa sih? Perasaan biasa aja deh." Goda Ema, sembari tersenyum dan menggigit bibir bawahnya, dan tentu saja hal itu membuat Fika semakin kesal karena suaminya bertambah sangat tampan dan menggoda.

"Sayang!!! Lepas kaca matanya!!" Rengek Fika, membuat Ema tergelak karena tingkah istriya itu sangat menggemaskan.

"Kiss dulu dong." Ucap Ema, memonyongkan bibirnya.

"Huh, cari kesempatan saja!" Kesal Fika, namun ia tetap menjalankan perintah suaminya.

Cup

Fika mengecup bibir suaminya sekilas, namun dengan cepat Ema, menahan tengkuk Fika untuk memperdalam ciumannya.

Ema mencium bibir istrinya dengan sangat lembut dan menyesapnya bergantian, Fika yang tadinya menolak kini mulai membalas ciuman itu dengan lembut juga. Cukup lama keduanya itu saling berperang bibir, hingga keduanya melepaskan tautannya ketika pasokan udara mereka sudah menipis.

Ema tersenyum senang, sembari mengusap bibir istrinya dengan ibu jarinya lalu mengecupnya singkat. Fika yang di perlakukan seperti itu bersemu merah karena malu.

"Kenapa wajahnya merah banget? Kayak anak perawan saja." Ledek Ema, sembari melepaskan kaca matanya.

"Ih!!! Dasar nyebelin!! Kan perawannya sudah kamu ambil." Balas Fika kesal, membuat Ema terkekeh geli lalu mengecup kening istrinya.

"Thank you honey. I love you." Bisik Ema lembut, membuat hati Fika semakin meleleh dibuatnya.

Aku jadi lumer bang. Batin Fika.

"I love you, too." Balas Fika, tersenyum malu. Kemudian Ema mengusak pucuk kepala istrinya dengan lembut dan setelah itu ia mengemudikan mobilnya menuju supermarket terdekat.

*

*

*

Sampai di market Fika dan Ema mulai memburu barang-barang yang mereka butuhkan. Fika duduk di dalam troly belanja dan di dorong oleh Ema, Fika seperti anak kecil yang sedang berbelanja dengan Ayahnya. 😆

"Kayaknya sudah cukup deh." Ucap Fika, masih di dalam troly yang di depannya ada tumpukan barang belanjaan mereka. Bahkan para pengunjung supermarket lainnya sampai menggelengkan kepalanya saat melihat tingkah mereka berdua.

"Ya sudah, tapi kayaknya ada yang kurang. Tapi, apa ya?" Tanya Ema, sembari memperhatikan barang belanjaan di dalam troly.

"Apa yang kurang?" Beo Fika.

"Ah, itu kon*om." Bisik Ema, membuat Fika bersemu merah.

"Kita cari disana, sepertinya tadi aku melihatnya." Ucap Ema, mendorong arah trolynya menuju ke arah kiri.

Dan benar saja Ema dan Fika kini sudah berada di barisan kon*om dengan berbagai merk berjajar rapi di rak yang ada di depannya.

"Banyak ya? Aku baru tahu." Ucap Fika.

"Sama aku juga baru tahu, tapi Ruri kemarin memberitahu yang ini merk dur**x bahannya tebal dan anti bocor." Ucap Ema, sembari mengambil kotak berwarna biru itu dan melihatnya dengan teliti.

"Apa tidak ada sizenya?" Tanya Fika, polos.

"Entah, aku juga tidak tahu." Jawab Ema, menaikan kedua bahunya.

"Nanti kalau tidak muat bagaimana? Punyamu kan besar dan panjang." Ucap Fika lagi.

"Sayang, mulai nacal ya sekarang. Tapi, sepertinya aku harus memborongnya." Jawab Ema, lalu mengambil 10 kotak dan memasukan kedalam troly.

"Tapi itu kebanyakan!!" Ucap Fika, dan berniat mengembalikan lagi kotak kotak tersebut, namun di cegah oleh Ema.

"Jangan di kembalikan, karena aku ingin melakukannya setiap hari, he he hee." Ucap Ema, sambil mengerlingkan matanya.

"Mesum!!" Kesal Fika.

*

*

*

Petugas kasir menahan senyumannya saat menatap pasangan muda yang ada di hadapannya itu.

Gila, anak jaman sekarang ya! Sudah berani ehem ehem. Batin kasir tersebut, sembari menghitung barang belanjaan pelanggannya itu.

"Totalnya tujuh ratus ribu, mas." Ucap Kasir itu, menyerahkan barang belanjaan.

"Oke." Ucap Ema, lalu merogoh dompetnya dan mengambil kartu ATMnya dan menyerahkan kepada petugas kasir tersebut untuk melakukan pembayaran.

Setelah melakukan pembayaran belanjaanya, Ema dan Fika keluar dari supermarket tersebut sembari menteng banyak belanjaan di tangan keduanya, menuju tempat parkir dan segera memasukan belanjaan mereka kedalam bagasi mobil, setelah itu Ema dan Fika memasuki mobil. Dan Ema segera melesatkan mobilnya membelah jalanan kota, kembali kerumah mertuanya.

Sampai dirumah Bondan, Ema dan Fika membagi tugas. Ema menyusun belanjaan di dalam kulkas dan menyimpan Pengamannya lebih dulu kedalam kamar. Sedangkan Fika, langsung bergelut di dapur untuk masak makan siang mereka.

Setelah selesai memasak, keduanya kini mulai makan bersama di meja makan dan tidak berselang lama Bondan pulang kerumah untuk makan siang.

"Ayam ayamku mana?" Tanya Bondan, saat sudah duduk di meja makan.

"Bengkelnya tutup, Yah? Padahal tadi aku akan mengantarkan makan siang ke bengkel." Ucap Fika, sembari meletakkan dua ekor Ayam kampung bakar di depan Ayahnya.

"Ada Tejo dan Andik yang jaga." Ucap Bondan, sembari memakan Ayamnya dengan lahap.

"Yah, boleh bagi dadanya nggak?" Pinta Ema, ia sangat tergiur saat melihat Bondan memakan Ayam bakar itu sangat lahap.

"Bukankah kamu tadi sudah kenyang makan dua Dada yang kenyal?!" Sindir Bondan, membuat Fika langsung tersedak, sedangkan Ema tersenyum malu dan menggaruk kepalanya yang tidak gatal.

Ketahuan ternyata. Batin Ema.

Hayo lohh Nue dan Fika ketahuan kikuk-kikuk, ha ha ha

Kasih dukungan seikhlasnya yak 😘

1
Elizabeth
𝙩𝙚𝙧 𝙗𝙤𝙣𝙙𝙖𝙣" 𝙩𝙝𝙤𝙧 𝙖𝙠𝙪.. 𝙫𝙞𝙨𝙪𝙖𝙡 𝙣𝙮𝙖 𝙝𝙤𝙩 𝙗𝙞𝙣𝙜𝙞𝙩😍😍
Elizabeth
𝙖𝙮𝙖𝙝 𝙗𝙤𝙣𝙙𝙖𝙣 𝙝𝙤𝙩 𝙗𝙖𝙣𝙜𝙚𝙩 𝙩𝙝𝙤𝙧😍😍
Elizabeth
𝙙𝙧 𝙖𝙬𝙖𝙡 𝙗𝙖𝙘𝙖 𝙘𝙚𝙧𝙞𝙩𝙖 𝙣𝙮𝙖 𝙣𝙜𝙖𝙠𝙖𝙠 𝙩𝙚𝙧𝙪𝙨🤣🤣
Elizabeth
𝙙𝙧 𝙗𝙖𝙘𝙖 𝙠𝙞𝙨𝙖𝙝 𝙖𝙣𝙠𝙣𝙮𝙖 𝙗𝙖𝙧𝙪 𝙠𝙚 𝙗𝙖𝙥𝙠𝙣𝙮𝙖🤣🤣
Melani Sunardi
😂😂😂😂😂 lah klo rapat bagaimana pipisnya toh Nue......
Melani Sunardi
🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭
Melani Sunardi
aduh Nue..... baru reda, dah bablas lagi ngomong mu..... 😄😄😄😄😄
Melani Sunardi
namanya juga uyut nya si baby .....jadi sedikit bibitnya oma adalah ya 😂😂😂😂😂😂
Asih Sudarsih
🤣🤣🤣🤣
Asih Sudarsih
🤣🤣🤣
Melani Sunardi
nah loh ga bisa retur loh Nue..... 🤣🤣🤣🤣🤣
Melani Sunardi
😂😂😂🤭🤭🤭🤭
Ira Valencia
💪💪💪💪👍👍👍👍
Ira Valencia
sukses terus
🍀Goeunii...💃🌷
lahhh amit2 tapi tadi suruh tanggung jawab buat nikahin 🤣🤣
🍀Goeunii...💃🌷
ngakakkkk🤣🤣🤣
Siti Nurbaidah
👍
Luh Nanik
aku dah baca semua lho Thor...rma sm Cristal besanan...
Luh Nanik
tegang...tapi🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Nunung Nurasiah
like ajj ya ka .gak ada duit buat beli hadiah..hehe
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!