ini karya pertama author. selamat membaca..
aya daniati janda kembang desa yang lelah telah menolak berkali kali lelaki didesanya memutuskan pelarian ke kota..
berharap ini langkah yang tepat..
harus bersanding dengan keenan duren sawit..
duda yang dingin dan berfikir bahwa aya wanita penggila harta serta murahan.
bagaimana kisah kelanjutanya jangan lupa like and favoritkan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon macil, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
SESAL KEN
sesampainya di apartemen ken masuk sambil menggendong keisa aya masuk di ikuti ovan sambil membawa koper..
ken menidurkan keisha dirinya keluar kamar saat sampai di ruang tengah dirinya tertegun banyak sekali bermacam macam mainan.. tersusun rapih di kranjang cukup besar.
ken lupa bahkan pada saat pindahan apartemen hanya lego dan boneka yang di bawa begitu dia pulang dari luar kota banyak sekali macam macam mainan ken yakin ini belu karna di rumah mamah tidak ada pasir ajaib dan masak masakan.
"kei sudah di kamar mas."ken mengangguk.
"di mana ivan."
"sudah pulang mas..sepertinya banyak beban pikiran kak ivan."aya menaruh kopi untuk ken. ken mendudukkan dirinya di sebelah aya.
"di mana kopernya."
"aku bawa ke tempat cucian mas..kata kak ivan kotor semua."
"mainan dari mana."tunjuk ken pada mainan kei yang baru dan banyak.
"beli online mas."ken tertegun untuk kesekian kali..
"semua beli aplikasi online baju mainan.. kenapa ga keluar aja ke mall."aya menggeleng.
"mas di luar kota jauh dari aya..lebih baik aya di rumah menghindari fitnah mas."
"soal baju aya mau biar kei sedari kecil menutup auratnya..kalo soal mainan agar kei ga bosen aja di rumah lihat itu mas."tunjuk aya pada salah satu mainan.yang di tata terpisah
"pasir ajaib dan masak masakan kei suka banget dia sering merhatiin bundanya masak jadi ikut ikutan"aya terkekeh mengingat keisha begitu lues menirukan tingkah aya memasak.
"maaf."ken menunduk..dalam hati ken dia merutuki kebodohanya.
"tak apa mas."aya hendak berdiri ken menahan tangan aya.
"maaf aku sudah berfikir buruk tentangmu,, menganggapmu murahan,gila harta, wanita penggoda,,aku tidak bisa menghargaimu sebagai istri,,mengabaikanmu dan keisha.. lupa akan janjiku pada andi untuk menjaga bunda dan adiknya..maafkan kebodohanku." ken menunduk matanya berkaca kaca mana kala dia ingat sikapnya terlebih sehari setelah menikah.
"maaf maafkan aku..aku bahkan tidak memberimu nafkah.kau membeli kebutuhan kei bahkan menggunakan uangmu"merasa bersalah sekaligus malu.
aya hanya tersenyum akhirnya dia menang.. mertuanya pasti senang aya malah sedang berfikir gimana caranya agar mertuanya tau anaknya bahkan sedang menahan tangis.
"ay.."panggil ken.
"eh...iya mas."aya gelagapan bisa bisanya dia menertawakan suaminya badahal suaminya sedang meminta maaf.
"ay...maafkan mas..beri mas satu kesempatan untuk menjadi suami yang baik."ken memegang kedua tangan aya.
"emmm mas aya.."aya masih bingung pasalnya dia tidak mendengar ken berbicara panjang lebar.
"hanya satu.. dan mas akan menggunakan kesempatan itu dengan baik.."luruh sudah air mata ken dia tidak sanggup jika aya minta pisah karna sikapnya.. dulu dia tidak peduli clara pergi darinya..tapi tidak dengan aya dia takut setengah mati.
"hah.."aya kaget ken menangis karna penyesalanya..memang apa yang ken katakan tadi waktu aya melamun..izzzz gara gara mikirin mamah sih..
ken menunduk terlihat bahunya bergetar tidak ada suara tangisan tetapi bahu yang bergetar menandakan tangis yang di tahan bahkan lebih menyesakkan di dada..
aya merengkuh ken dalam pelukanya..
"setiap rumah tangga pasti ada ujian nya mas.. ada masalah dan hikmahnya kita akan semakin dekat..setidaknya dengan masalah ini kita bisa memahami kekurangan pasangan kita.."
"mas bisa lihat aya bisa beli apapun yang aya mau tanpa uang mas..maaf bukan aya tidak menghargai mas..yang aya lakukan agar mas tau aya bisa tanpa uang mas..bukan aya sombong mas hanya aya minta mulai sekarang bekerjalah sewajarnya mas.. aya,anak anak bahkan orang tua mas membutuhkan mas berada di samping kita.."
"aya tidak melarang mas bekerja..aya tau ada banyak ratusan bahkan ribuan orang yang bekerja di kantor mas di sini maupun di luar kota..butuh kerja keras mas agar perusahaan mas maju..tapi kita yang di rumahpun butuh mas..bekerjalah dengan keras ketika di kantor dan pulanglah berikan waktu mas untuk kita yang di rumah."
"maaf maaf.."ken memeluk aya erat..
"ingatkan mas jika mas sudah lalai menjadi suami dan ayah..tegur mas jika mas bersalah mengabaikan kwajiban mas..jangan sungkan jangan ragu. mas butuh aya."ken menenggelamkan wajahnya di leher aya..
aya tersenyum..sukses sudah misinya kali ini suaminya sudah tau letak kesalahanya..
"iya mas aya gak akan ragu atau sungkan buat mengingatkan mas jika salah bahkan aya bisa memberi mas efek jera yang efektif.."
glek
bayangan tristan jatuh di tempat umumpun kembali melesat..ya sakit ya malu bagaimana tuh tristan.
aya tersenyum melihat reaksi takut ken.
ken yang melihat senyum aya pun mendekat kan wajahnya dia sudah rindu dengan bibir seksi aya.
cup ken menempelkan bibir mereka pada saat ken akan menggerakkan bibirnya terdengar kei menangis dengan kencang nya
"hhuuuuaaaaaa"aya mendorong ken berlari ke kamar meninggalkan ken yang sedang merajuk.
"keiiiiii."geram ken.
"belum puaskah 5 hari 24 jam selalu dengan bundanya..sekarang waktu buat ayah lah." ken ngedumel.
"mamah..iya mamah.."ken mencari smartphone nya mendiall kontak bernama mamah criwis.
95℅ hanya kt ustaz/zah begono ... tanpa meresapi bhw islam itu rahmat bg sluruh alam
trims thor😂👍🙏
kalau perlu sekalian aja patahkan tangannya..
muhrim : orang yang memakai baju ihrom
numpang duduk ya thor