Update : Tidak pasti
Seorang Wanita mengalami koma dan pergi ke dunia masa lalu. Menghadapi banyak intrik di kediaman keluarganya maupun diluar....
sarana dan kritik bisa ditulis dibawah.
saya pemula harap dimaklumi maka saran dan kritik bisa membantu
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yovita Fendi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Eps 35
Sambil berjalan meninggalkan ayahnya. Hui pergi mencari kakeknya.
" Kakek,Kakek" Ujar Hui yang berteriak mencari kakeknya dan sekelilingnya. Dalam diam ada orang yang memperhatikan Hui dalam jarak jauh. Hui yang sembari tadi berjalan berhenti sebentar dan merasakan ada yang memperhatikan dia.
Dalam diam Hui menegok ke arah belakang.Hui berjalan ke arah belakang. Tapi sebuah tangan memegang Hui. Dan membuatnya tersentak kaget.
"Ling, Apa yang kamu lakukan " Ujar Hui dengan kesal tanpa sengaja membentaknya.
" Ah, Saya minta maaf" Ujarnya dengan kaget dan memandang Hui.
" Sudahlah?,Kenapa kamu engak istrahat ke kamarmu, Kenapa kamu malah berjalan sekitar sini? Xi mana " Ujar Hui balik bertanya kepada Ling.
"Maaf, Putri... Saya nyasar!!" Ujarnya dan memandang ke arah bawah
" Putri " Ujar Xi yang tiba tiba berjalan ke arah mereka berdua.
" Xi, Apa yang kamu lakukan?, kenapa Ling bisa nyasar" Ujarnya
" Saya membuat teh ginseng " Ujarnya sambil menunjukan teh buatanya.Hui yang melihatnya dan mengambil teh buatan Xi dan menyuruhnya mengantar Ling ke kamarnya.
" Tapi sebelum itu? kamu tau dimana tuan besar ? " ujarnya dan bertanya kepada mereka berdua.
" Tuan besar ada diruang pertama" Ujar Xi.
" Baiklah" Ujar Hui yang berjalan pergi meninggalkan mereka berdua.
" Srek" Suara pintu ruang pertama terbuka. Hui bisa memandang kakeknya yang sedang kesal kepada ayahnya.
" Kakek" Ujar Hui yang berjalan masuk dan duduk disamping kakeknya dan memberikanya teh ginseng.
" Kakek, aku ingin berbicara dengan sesuatu" Ujar Hui dan berdiri untuk meminjat pundak kakeknya.
"Kalau kamu berpikir untuk melepaskan Xiang, Tidak akan aku lakukan" Ujar Kakeknya dan memandang Hui dengan lekat.
"Kakek, Selalu tau apa yang sedang aku pikirkan" Ujarnya
" Saya tidak akan melepaskanya tapi melainkan menghukumnya, Ada sudah membuat penawaran dengan ayahku" Ujar Hui dan berjalan duduk di kursinya.
" Penawaran? maksudmu apa cucuku" Ujarnya kakek sedikit kebingungan.
" ketika aku mau melepaskan Xiang, Maka ayah setuju akan memberikan aku dan ibuku Hak pertama keluarga ji. " Ujarnya membuat kakeknya berdiri dan memukul meja.
" Berani sekali, Ji benar benar sudah kelewatan " Ujarnya sambil marah.
"Kakek, Kenapa harus marah, Bukankah ini kesempatan aku dan ibuku memberitahu dunia luar, Bahwa aku dan ibuku adalah putri pertama dan Nyonya pertama dari keluarga Ji, Bukan hanya status tapi hak juga, benar bukan kakek" Ujarnya dengan lembut.
" Tapi,,, Dia benar benar kelewatan" Ujarnya yang berusaha menahan emosinya.
" Kakek, percaya dengan aku" Ujarnya dan memegang tangan kakeknya dan memandang dengan lekat.
"Baiklah" Ujar Tuan besar menghela napasnya dan membelai rambut Hui dengan lembut.
" Apabila mereka berani menyakitimu, beritahu saya, saya akan menghukumnya" Ujarnya. Hui yang mendengar perkataan Kakeknya dan mengangguk.
" Ayah " Ujar Tuan ji yang tiba tiba muncul dan berjalan ke arah mereka berdua dan berlutut. Belum sempat dia menyelesaikan perkataanya tapi dihentikan oleh perkataan Tuan besar.
" Saya sudah tau apa yang ingin kamu minta " Ujarnya dengan kesal dan berjalan ke arah Tuan Ji
" Kalau bukan karena permintaan cucuku, Aku tidak akan mau melakukanya " Ujarnya dan melanjutkan perkataanya yang belum selesai.
" Kamu sangat mensayangi Xiang dan Xier, Tapi apakah kamu engak bisa mensayangi putrimu yang satunya lagi, Hui adalah putrimu juga. Walapun kamu tidak mencintai putriku, Tapi Hui adalah darah dagingmu" Ujarnya dan pergi meninggalkanya.
Hui yang mendengar perkataan kakeknya dan memandang ayahnya. Tanpa sengaja Hui memegang dadanya yang sakit waktu saat mendengar perkataan kakeknya. Dan memandang ayahnya. Hui pun ikut pergi meninggalkan Tuan Ji sendirian.
tapi makasih kak
eh, dokter apa suster sih ? au ah gelap
sekian saran dan masukan aq
cemungut Thor💪😊👍