NovelToon NovelToon
Mencintai Suami Yang Mendua

Mencintai Suami Yang Mendua

Status: tamat
Genre:Patahhati / Poligami / Cintapertama / Berondong / Dikelilingi wanita cantik / Game / Tamat
Popularitas:1.3M
Nilai: 5
Nama Author: Radiah Ayarin

Rumah tangga yang bahagia seketika menjadi kesedihan, dan hati tersakiti. Istri yang setia tak menjamin suami juga setia. Istri yang begitu sabar dan tulus tak membuat Aldi menghargai kesetiaan itu.
Dia berkhianat hanya karena ujian rumah tangga yang diberikan. Sahabat sendiri malah mencari kesempatan hal itu hanya untuk dapat memiliki sesuatu.

Keserakahan membutakan mata hatinya, dan tidak memperdulikan perasaan sesama wanita. Semua dilakukannya demi ingin memenuhi keegoannya. Sampai rela anaknya yang menjadi korban. Seorang ibu begitu tega menjadikan anaknya untuk dikorbankan.

Namun semua yang namanya kebohongan pasti akan terbongkar juga. Semua yang ditutupinya akan dibukanya sendiri dari mulutnya sendiri. Sedangkan istri sah yang tersakiti sudah tak sanggup untuk berulang kali memaafkan.

Akhirnya semua yang dia pertahankan dalam rumah tangganya sirna. Dia sudah tidak ingin hidup bersama orang yang telah terlalu menyakitinya. Setelah tidak bersama hanya malaikat kecil yang bersamanya dapat memberi kebahagiaan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Radiah Ayarin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kertas Itu...?

Nisa seperti biasa setiap awal bulan datang ke Panti Asuhan dimana dia dan Delisa pernah tinggal.

Nisa selalu menyisihkan uang untuk menyantuni anak - anak dari Panti Asuhan itu. Delisa juga ikut bersama Nisa. Dia ingin bertemu dengan temn - temannya disana.

Begitu sampai Delisa berlari memanggil teman dan sahabatnya.

" Dewi.., Delisa datang. Kamu ada dimana?" tanya Delisa.

"Dewi mendengar suara memanggilnya itu." Bergegas dia lari keluar untuk melihat Delisa yang datang dan memanggilnya.

Dewi ingin memastikan bahwa itu adalah Delisa.

"Delisa.., aku disini." kata Dewi.

Delisa menoleh dan melihat Dewi tersenyum senang karena kedatangannya.

...****************...

Ibu panti menyambut kedatangan Nisa, mereka berbincang - bincang diruang ibu panti. Sedangkan Delisa temu kangen dengan para sahabatnya.

Tiba - tiba dalam pembicaraan ibu panti memberikan sesuatu.

"Nisa, ini sepertinya punya seseorang." Saya menemukannya dikamar Delisa ketika dia mau pergi tinggal kerumahmu."

"Tapi saya minta maaf sudah membacanya." Dan sepertinya kamu tahu ini punya siapa, karena ada hubungannya dengan keluargamu." ucap ibu panti.

Nisa menerimanya dan membuka amplop putih itu perlahan - lahan.

Di amplop itu tertulis nama rumah sakit dan ada nama Sinta disitu.

Namun tangan Nisa terhenti untuk melanjutkannya.

Amplop putih itu langsung disimpannya kedalam tas, dan Nisa tersenyum kepada ibu panti.

"Terima kasih bu, saya tahu ini punya siapa." Biar nanti saya berikan pada orangnya saja." kata Nisa.

Nisa kembali mengobrol dan membahas tentang Niat dan tujuannya dan menyerahkan amplop coklat yang diambilnya dari dalam tasnya.

Nisa tak bisa berlam - lama lagi, soalnya Bima bersama Omanya dirumah. Nisa pun pamitan untuk pulang, Delisa juga pamit kepada ibu panti dan dengan sahabatnya.

...****************...

Dalam perjalanan pulang banyak pertanyaan dalam benaknya. Surat beramplop putih punya Sinta, dan ada pada Delisa.

"Apa itu surat yang dia cari dan bertanya kepada Delisa saat itu." Dan surat itu juga yang membuat Delisa menangis saat Sinta menanyakannya?" bertanya - tanya dalam hatinya.

Nisa tak bisa mengendalikan mobilnya yang melaju, fikirannya masih tertuju dan penasaran dengan isi amplop itu.

mobil itu oleng kekanan dan hampir saja menabrak mobil lain yang sedang melaju.

"Ciitt..," suara rem mobil berdecit.

"Mama..!" Delisa teriak memanggil Nisa.

"Astaghfirullah.., maafi mama Delisa." ucap Nisa.

"Ma, hati - hati ma." Pelan - pelan saja bawa mobilnya ma." ucap Delisa.

Nisa melamun tidak memperhatikan jalanannya.

...****************...

Sampainya dirumah mama mertua, Nisa langsung menemui mama mertuanya. Melihat Bima ternyata sedang terlelap tidur dipangkuan mama.

"Mama sudah makan ma?" Nisa ada bawakan makanan." Tadi Nisa belikan pecal untuk mama dan Ayam goreng untuk Delisa." kata Nisa.

"Nisa, mama suka banget pecal. Mama juga belum makan, tadi keasyikan main sama Bima." ucap mama.

" Ya sudah ma, sini Bimanya sama Nisa.

Mama makan siang ditemani Delisa. Nisa sengaja mengambil Bima dari mama. Bima ditidurkan dalam kamar Aldi dulu dan Nisa juga disana.

Nisa menutup pintu kamar itu, dan mengambil tasnya tadi. Dia mencari sesuatu didalam tas itu.

Dikeluarkannya amplop putih itu, dan perlahan dibukanya.

Isi amplop itu dibacanya dengan perlahan dan cermat. Di dalamnya ada nama Aldi dan Sinta. Surat itu berisikan bahwa Tisa dan Aldi bukan ayah dan anak 99%.

Nisa terkejut membacanya, dia tidak percaya ternyata Sinta sudah berbohong selama ini kepadanya. Nisa tidak habis fikir mengapa Sinta berbuat seperti itu dan apa tujuannya.

Nisa jadi bingung harus bagaimana, dan apa yang harus diperbuat sekarang ini. Nisa berfikir surat ini harus disimpan dahulu. Dan Nisa tidak ingin ada yang tahu mengenai ini.

"tok, tok, tok.." terdengar suara pintu diketuk.

"Nisa, kamu makan dulu sana. Kamu pasti belum makan juga kan?" kata mama.

"Iya ma, Nisa sebentar lagi akan makan kok." ucap Nisa.

Nisa cepat - cepat menyimpan kertas itu kedalam tasnya.

Nisa mengusap air matanya, yang sangat terkejut membaca surat itu sampai menangis.

Tiba - tiba mama masuk dan menyuruh Nisa pergi untuk makan siang sekarang juga. Nisa menuruti perkataan mama itu.

Delisa datang menghampiri Omanya dan Bima.

"Adik masih tidur ya Oma?" tanya Delisa.

"Sssttss.., jangan berisik nanti adik Bima terbangun."

"Adik kelelahan karena dari tadi menunggu kakak Delisa pulang." ucap mama bergurau dengan Delisa.

"Oma, tadi hampir saja mama menabrak mobil dijalan."

" mama kan Oma, tadi melamun."

"Delisa gak tahu melamun apa."

"Delisa takut sekali tadi Oma." ucap delisa.

Mama terdiam dan risau kepikiran Nisa.

"Kira - kira Nisa kenapa ya?"

"Apa ada sesuatu yang dia fikirkan?"

"Atau dia ada masalah?" Mama bertanya dalam hatinya.

...****************...

Nisa dan Delisa sudah pulang dari rumah mama. Nisa bergegas kedalam kamar dan Bima masih sama babysisternya.

Nisa ingin menyimpan surat itu dibrangkasnya. Agar tidak ada yang menemukannya.

Aldi pulang kerumah, dan membawa Tisa bersama babysisternya Tisa. Sinta selalu menanyakan Tisa, jadi Aldi sering membawanya kesana demi kesembuhan Sinta.

Perlahan Sinta mengalami kemajuan kesehatannya. Banyak doa dan harapan ibunya Sinta untuk anaknya membaik.

"Mas, Nisa mau bicara sebentar dengan kamu." ucap Nisa.

" Delisa, kamu pergi mandi dulu ya.., nanti mbak akan mencari baju kamu dan membantu kamu ya sayang." Mama ada urusan dulu sebentar." ucap Nisa ke Delisa.

" Iya ma..,Delisa pergi mandi." kata Delisa.

Nisa dan Aldi masuk keruang baca Aldi. Disana Nisa duduk disofa sedangkan Aldi duduk di kursi meja kerjanya.

"Kamu mau membicarakan apa Nis?" tanya Aldi.

"Begini mas, aku mau kamu jawab pertanyaan ku dengan jujur mas."

"Apakah kamu dulu memang sudah tidur dengan Sinta..?" Dan kalian melakukannya mas?" Nisa sedikit tertekan untuk menanyakannya.

"Iya Nis, mas sudah melakukannya." jawab Aldi dengan terbata - bata.

Nisa masih melanjutkan pertanyaanya lagi.

"Mas, apakah Sinta mengatakan sesuatu tentang kehamilannya saat itu?"

"Atau Sebenarnya kamu memang menginginkan anak dari dia?"

"Dan sudah berapa kali kalian melakukannya mas?" tanya Nisa sedikit emosi.

" Nis, mas cuma sekali itu saja melakukannya..!" Aldi juga tak kuasa.

"Mas, bagaimana reaksi kamu ketika Sinta mengatakan dia hamil kepadamu?"

"Apa yang ada dalam benak kamu ketika mendengarkannya..?" Nisa bertanya begitu banyaknya.

Aldi hanya diam seribu kata dan tak bisa menjawabnya. Nisa sudah mengerti, ternyata Aldi tidak tahu kalau itu bukan anaknya.

Nisa sengaja melakukan itu untuk mengetahui reaksi Aldi. Ternyata Aldi juga dibohongi Sinta, namun Nisa tetap pada pendiriannya sekarang. Aldi mengakui kesalahannya, selama ini Nisa tidak pernah secara langsung menanyakannya.

"Nis, maafkan mas." Tadinya mas hanya ingin main - main saja." Dan Sinta mas anggap hanya untuk pelarian." Tetapi mas tidak bisa kuasai diri mas." ucap Aldi.

Aldi memeluknya dari belakang, Nisa menangis atas pengakuannya Aldi secara langsung sudah melakukannya.

Padahal Nisa berharap akan ada cerita yang bisa merubah hatinya antara dia dan Aldi suaminya.

Tetapi Nisa kecewa dengan ini semua, walau Nisa tahu itu bukan anak Aldi dan Sinta.

1
Radiah Ayarin
novel jadi populer dan banyak peminat
Darmanita Djohan
Sangat bagus sekali alur ceritanya merupakan gambaran kehidupan sehari-hari. Buah kesabaran adalah kebahagiaan.
Radiah Ayarin: jika berkenan beri bintang untuk novelnya ya kk
total 2 replies
Hotma Gajah
ini rhornya butuh piknik ini kayaknya biar nggak tragis mulu bikin cerita🙃
Radiah Ayarin: ya msh perlu belajar terus
total 1 replies
Hotma Gajah
😀😀😀geli ada lelaki penakut
Radiah Ayarin: memang ada kok yg begitu
total 1 replies
Hotma Gajah
ratu apa nia
Hotma Gajah
thornya kurang aqua ..
icenya lama encernya..
Radiah Ayarin: bisa jd, krna menulis novel trnyata gak mudah dan perlu ikut kreativitas serta imajinasi
total 1 replies
Hotma Gajah
Nisa terllalu bodoh mereka masih sah suami istri apakah dia masih di nafkahin bathin terlalu halu thor yang ada jijik celup sono celup sini thor harus pintar dikit 😏
Radiah Ayarin: teh celup x ya
total 1 replies
Hotma Gajah
cerita monoton ...
Radiah Ayarin: maklum novel pemula dan mencoba terjun jd penulis
total 1 replies
Idwan Virca
kok tulisan miring...??🙏🙏🙏
Idwan Virca
terlalu banyak tanda baca, jadi bingung bacanya he he.... jangan di ambil hati ya Radiah... tapi kalo bisa di revisi... agar bacanya enak, ceritanya bagus.... aku suka...
Radiah Ayarin: makasih, idwan
total 1 replies
Idwan Virca
tipo tanda baca... 🙏🙏🙏
Idwan Virca
good... novel.... iam like...
Radiah Ayarin: terima kasih🙏
total 1 replies
Idwan Virca
belum punya anak Aldi sudah lupa dengan janjinya....🤔🤔🤔
Pink Blossom
aku dh tonton 2 iklan untukmu, semangat kk💪💪
Pink Blossom: sama² kak☺
total 2 replies
Pink Blossom
aku mampir lagi kak, utk menebus kebodohanku🙏🙏 aku baca pelan² ya kak🤗🥰🥰
Pink Blossom: iya kak☺
total 4 replies
NADIA Shidqia
Ceritanya bagus dan banyak pembelajaran.
NADIA Shidqia
lanjut deh aku suka bacanya
Ida Susiana
ya...dah tamat ditunggu dengan yglain
Radiah Ayarin: jangan lupa Gifh 🌹 like dan komentarnya ya kk...
Serta Rate 5 🌟 dan mohon di favorite kan...
semua itu sangat berarti untuk Authornya 🤗 terima kasih.
total 2 replies
Trisna yunita Sari
👍
Yukity
semangat👍🏻😍
Radiah Ayarin: trima ksh sllu mendukung
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!