NovelToon NovelToon
Samurai Cantik Pilihan Istriku

Samurai Cantik Pilihan Istriku

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Balas Dendam / Peningkatan diri-peningkatan identitas/sifat protagonis / Chicklit / Tamat
Popularitas:220.3k
Nilai: 5
Nama Author: nath_e

Gadis cantik bernama Ryu Jin mengalami penyiksaan dari kedua orang tua angkatnya dan pengkhianatan Alex kekasihnya. Hampir saja ia terbunuh oleh orang-orang Alex dan diselamatkan Guru Ken.
Ia kemudian bertransformasi menjadi seorang ahli pedang dan pengawal tingkat tinggi. Namun ia belum bisa melupakan masa lalunya dan menyimpan bara dendam dihatinya. Takdir membuatnya bertemu dengan Nicholas yang menyewanya untuk menjadi pengawal pribadi Isabel istrinya. Nicholas menawarkan bantuan pada Ryu Jin untuk membalas dendam dan sebagai balasannya Ryu Jin harus menikah dengannya.
Bagaimana akhir kisah mereka, akankah benih cinta tumbuh diantara Nicholas dan Ryu Jin dan bagaimana dengan Isabel istrinya....akankah mereka bisa bersama?

up setiap weekend

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nath_e, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tugas dan Kenangan

Bibi Ann masih setia menunggu Isabel sadar. Semalam demamnya masih tinggi sesekali ia menggigau. Dengan sabar Bibi Ann merawat Nyonyanya seperti anaknya sendiri. Ia mengganti kompres kain di kepala Isabel. Tampak gurat kesedihan di wajah Bibi Ann.

Ia telah bekerja cukup lama dengan keluarga Hoult. Sejak Nicholas masih sekolah dasar, ia paham betul bagaimana sifat Tuan Mudanya.

Bibi Ann juga menganggap Isabel seperti anaknya sendiri. Sejak kecelakaan menimpa Isabel Nicholas kehilangan senyumnya. Jauh dari lubuk hati Bibi Ann ia ingin Tuan Mudanya kembali bisa tersenyum dan tertawa lepas.

Isabel menggeliat perlahan, ia berusaha membuka matanya perlahan. Bibi Ann senang sekali melihat Nyonyanya telah membuka matanya kembali.

" Nyonya Isabel....syukurlah anda sudah siuman.." katanya bahagia

" Aku tidak apa-apa Bi...hanya sedikit letih..."jawab Isabel

" Aku akan panggilkan dokter Leah Nyonya.."

Bibi Ann bergegas memanggil dokter Leah. Ryu Jin yang sedang berjalan menuju kamar Isabel terkejut melihat Bibi Ann tergesa-gesa keluar.

" Bibi...ada apa..?" tanyanya

" Nyonya Isabel sudah bangun nona.." jawabnya sambil mempercepat langkahnya

Ryu jin pun segera menuju kamar Isabel dan perlahan membukanya,

" Selamat pagi Nyonya..." sapanya

" Nathalie...masuklah...." jawab Isabel

Lagi-lagi menyebut nama itu....apa aku harus diam saja mengingat dia sangat keras kepala.

" Anda sudah baikan Nyonya...?" tanya nya perlahan sambil mengambil kursi disebelah ranjang Isabel.

" Uuhm...seperti yang kau lihat..." jawab Isabel

" Maaf membuatmu harus terikat ditempat ini.." lanjutnya

" Ah...tidak perlu anda pikirkan Nyonya...sudah menjadi tugas dan kewajibanku." sahut Ryu Jin

" Apa rencanamu hari ini Nathalie...? Masih memeriksa sistem keamanankah?"

" Ya Nyonya... rencananya aku akan mengumpulkan para pengawal untuk mengetahui keahlian masing-masing."

" Anda keberatan jika aku menemanimu di sore hari?" tanya Ryu Jin

" Tentu tidak....kau memiliki tanggung jawab keamanan disini itu tugasmu lagi pula siapa yang akan menculikku.." kata Isabel tersenyum

Ia meraih tangan Ry Jin dan berkata,

" Aku hanya butuh kau menemaniku bicara saja...aku sudah cukup senang kau mau berteman denganku yang lemah ini." kata Isabel lembut

" Terimakasih Nyonya....bolehkah saya meminta sesuatu padamu Nyonya...tolong jangan panggil saya Nathalie...." pinta Ryu Jin

" Kenapa...aku suka namamu itu? "

" Aku....aku hanya tidak nyaman dengan nama itu Nyonya...."

" Nathalie...aku tahu kau ingin melupakan masa lalumu tapi bukankah ini sudah terlalu lama? Mengapa kau tidak mencoba keluar dari masa lalumu dan memulai dengan yang baru?" tanya Isabel

" Aku sudah memulainya dengan yang baru dan inilah aku sekarang Nyonya...Ryu Jin.." sahutnya

" Tapi.... darimana Nyonya tahu.." tanya Ryu Jin lagi

" Maaf...jika aku terlalu penasaran dengan dirimu...tentu saja Guru yang bercerita, aku harus tahu siapa jati dirimu dan latar belakangmu sebelum aku menyewamu...kau keberatan? " sahut Isabel

" Aaah....ya...Guru...tidak Nyonya hanya saja aku tidak nyaman dengan nama itu.."

Paman Alberth datang membawa troli berisi sarapan untuk Isabel. Ryu Jin pun berdiri untuk memberi ruang pada Alberth menyiapkan makanan. Tak lama berselang dokter Leah datang bersama Bibi Ann.

" Nyonya...aku pergi dulu..aku akan menemanimu sore nanti.." pamit Ryu jin

" Uuhm...pergilah..." sahut Isabel

Ryu Jin melangkah keluar melepas masker kesehatan yang ia kenakan, sejenak ia memikirkan perkataan Nicholas tentang topengnya. Memang cukup merepotkan dengan topeng dan maskernya.

Apakah aku harus melakukannya....tapi....aah entahlah....

Ryu Jin menanyakan kesiapan para pengawal melalui earpiece nya.

" Steve....apa semua sudah berkumpul?" tanyanya

" Ya nona kami sudah siap..." jawab Steve diseberang

Ryu Jin melangkah tenang ke arah ruang keamanan. Dari jauh sudah tampak terlihat para pengawal dengan setelan jas hitamnya berkumpul. Mereka saling berbisik dan bergumam,

" Mengapa kita dikumpulkan disini?"

" Entahlah mungkin ada sistem baru.."

" Aku dengan nona Jepang itu akan mengumumkan sesuatu.."

" Ya Aku dengar juga begitu dia sementara menggantikan Steve."

Ryu Jin datang menghampiri seketika mereka terdiam dan hening. Ia menatap satu persatu wajah pengawal. Mereka berbaris rapi dalam beberapa Banjar. Steven keluar dari kantornya dan menghampiri Ryu Jin.

" Ini adalah separuh dari pengawal kami nona...sebagian tetap kami tugaskan dipos masing-masing." katanya

" Bagus...besok bergantian mereka yang harus berkumpul" sahut Ryu Jin

" Baiklah....aku minta perhatian kalian...perkenalkan namaku Ryu Jin...aku disini untuk melatih kalian menjadi pengawal terbaik untuk Tuan Nicholas.."

" Seperti yang kalian ketahui tuan Nicholas mengalami kejadian penculikan beberapa waktu lalu..."

" Ia juga hampir saja diserang saat kembali dari Jepang...hari ini aku ingin melihat seberapa kemampuan kalian menghadapi serangan-serangan dari musuh. "

" Apa kalian siap...?" tanya Ryu Jin

" Siap...." mereka menjawab serempak, Ryu Jin tersenyum

" Bagus....kita mulai..." ujarnya

Ryu Jin segera membagi mereka dalam beberapa kelompok. Sebelumnya ia menanyakan satu persatu kepada mereka untuk mengetahui keahlian masing-masing. Ada 3 kelompok yang telah terbentuk oleh Ryu Jin, tim penembak jitu, tim bela diri langsung, tim bela diri dengan alat.

Kerena tim bela diri harus mengganti pakaian mereka, Ryu Jin mengamati keahlian tim penembak. Mereka di tengah berada di lapangan tembak yang memang tersedia di area mansion. Ia memperhatikan dengan seksama siapa-siapa yang terlihat menonjol. Hampir semua anggota tim bisa menembak tepat pada sasaran.

Ia mengkombinasikan dengan situasi penculikan, Ryu jin ingin tahu seberapa gesit dan jitu mereka dalam menembak saat berguling dan melindungi diri mereka. Tim dibagi dua kubu tim lawan dan tim musuh. Sejauh ini penilaian Ryu Jin terhadap tim penembak cukup lumayan. Meski ia tahu terkadang dalam situasi darurat semuanya akan sangat jauh berbeda.

Ryu Jin beralih ke tim beladiri. Hari menjelang siang dan para pengawal itu telah bersiap menunjukkan kemampuan mereka masing-masing. Ryu Jin mengamati cara mereka bertahan, bertanding, melawan dan melindungi diri mereka dengan seksama.

Kedua tim cukup baik mereka hanya harus berlatih lagi karena jarang terjadi hal hal yang sifatnya emergency beberapa dari mereka memiliki kelemahan pada instingnya. Tepat pukul Tiga sore semuanya berakhir.

Ryu jin mengumpulkan mereka semua didampingi Steven.

" Aku sudah melihat kemampuan kalian semua...terimakasih atas usaha kalian tapi penilaian ku pada kalian masih jauh dari harapan."

" Besok akan kita lanjutkan lagi...kalian boleh beristirahat." ujarnya pada para pengawal.

Setelah dikomando Steven mereka pun pergi. Tinggallah Ryu Jin dan Steven,

" Steve....kumpulkan lagi sebagian dari mereka besok. Dan kau besok adalah bagianmu juga... aku ingin melihat sampai sehebat mana kemampuan kepala keamanan mansion." pintanya sambil tersenyum

" Aku....baiklah dengan senang hati nona.." balas Steven

Ryu Jin pergi menuju ke dalam mansion...badannya letih sekali rasanya lengket karena keringat ia ingin membersihkan badannya dulu sebelum beralih pada tugasnya menemani Isabel.

Kucuran air dari shower meringankan beban di kepalanya. Rasanya segar sekali setelah mandi. Ia memakai body lotian dan sedikit serum di wajahnya. Sambil mengeringkan rambutnya Ryu jin mengecek pesan masuk di ponselnya, ia terkejut dan meletakkan pengering rambutnya diatas meja. Matanya menatap tidak percaya pada pesan yang diterimanya,

Ia segera menyambungkan kabel ke laptop dimeja lain. Dengan perlahan ia membuka email masuk.

Deeeg....

Kak Hito....gumamnya lirih

...----------------...

Hagia tengah asyik mengutak atik sistem dalam komputernya. Ia tengah menyelidiki sesuatu, tugas dari seniornya Ryuga.

" Gootchaaaaa...." teriaknya tiba-tiba mengagetkan yang lain

" Kau menemukannya..." tanya Ryuga secepat kilat mendekati Hagia

" Yup....ini hasil pindaian foto yang dikirim adik dan ini hasil tangkapan kamera pengawas Bandara Narita kedua orang ini sama match 98%..." jawab Hagia

" Jadi benar ada penyusup...apa kau temukan hal lain?" tanya Ryuga lagi

" Ada sejumlah dana masuk cukup besar mengalir kedalam rekeningnya dalam seminggu terakhir. Kemungkinan ini kali pertamanya, seseorang menyewanya secara mendadak kak." terang Hagia

" Lalu siapa namanya?" tanya Ryuga lagi

" Kenneth Cole, ia pilot swasta yang dikontrak dibeberapa maskapai tapi bagaimana dia bisa mengubah namanya menjadi Phill Amstrong ?" ujar Hagia

" Itu perkara mudah asalkan kau punya orang dalam..baiklah teruskan pencariannya telusuri lebih jauh cari siapa yang mengirimnya sejumlah uang." perintah Ryuga

Belum sempat Ryuga beranjak Eiji memanggilnya,

" Kak...kau harus liat ini..." serunya

Eiji memperlihatkan rekaman kamera CCTV LAX yang didapat melalui retasan. Ryuga terkesiap matanya terbelalak seolah tidak percaya dengan apa yang dilihatnya. Dugaannya benar selama ini,

" Ya Tuhan....Hito...."

" Kirimkan segera ke email adik...aku akan menemui Guru..." perintah Ryuga pada Eiji

...----------------...

Ryu Jin masih menatap nanar ke layar laptopnya. Ia sungguh tidak mempercayai matanya, perlahan tubuhnya lemas dan ia menyandarkan tubuhnya ke kursi. Air mata menetes dari ujung matanya, Ryu Jin berusaha mengendalikan dirinya.

Flashback On

Ryu Jin memeluk tubuh Sato yang telah membeku, ia tak ingin melepaskannya sedetik pun.

Ini salahku....maafkan aku kakak...

Ia menatap Hito dengan penuh amarah,

" Apa yang kau lakukan kakak....kak Sato adikmu sendiri kejamnya kau membunuhnya?" teriak Ryu Jin pada Hito

" Dia bukan adikku...dia berani mencintai wanitaku dia pantas mendapatkannya.." jawab Hito dingin

" Wanitamu....siapa wanitamu...kau gila..." terima Ryu jin lagi

Hito mendekati Ryu Jin dan mencengkeram dagu Ryu Jin dengan kuat,

" Kau....kau yang harus bertanggung jawab atas ini karena kau wanitaku..."

Plaaaak...

Tamparan keras Ryu Jin mendarat di pipi Hito. Ia menatap Ryu Jin tajam dengan penuh amarah. Jarak yang begitu dekat membuat Ryu Jin bisa mendengar deru nafas panas amarah Hito. Ryu Jin mencoba menatap mata Hito, ada iblis berkelebat di matanya.

" Dengarkan aku cantik....aku akan biarkan kau hidup dan mengingat hari ini... hari dimana kau menjadi penyebab kematian Sato...aku akan menunggu mu untuk memilikimu seutuhnya....dan ketika saat itu tiba tidak ada satupun yang bisa menghalangiku termasuk ayah..." bisiknya ditelinga Ryu Jin

Ryu Jin gemetar badannya menggigil ketakutan, ia kembali menatap Hito yang tersenyum dengan kejamnya. Air mata semakin mengalir deras membasahi pipinya.

" Aku akan kembali untukmu..." ujarnya sambil menyeringai pada Ryu Jin

Dalam sekejap mata Hito menghilang dari tatapan Ryu Jin. Ia bahkan tak peduli teriakan sang Ayah, Guru Ken untuk kembali.

Flashback off

Ya Tuhan apalagi ini.....kenapa kau kembali kak...apakah waktu belum juga menyembuhkan lukamu...

Ryu Jin menunduk dan terisak. Jika saja ia ada di Jepang kakak-kakak nya akan melindunginya dari Hito. Tapi ia disini sendiri sementara ia pun harus melindungi Tuan Nicholas dan Nyonya Isabel.

Apa aku sanggup menghadapinya sendirian....Guru...tolong aku...

Ingin rasanya ia meminta bantuan sang Guru, tapi ia tahu jika ia melibatkan Guru Ken hati ayah angkatnya itu akan semakin terluka. Ia tidak ingin menjadi gadis yang lemah. Ryu Jin menarik nafas panjang dan perlahan berdiri.

Aku harus siap menghadapinya apa pun yang terjadi...

Jam sudah menunjukkan pukul 5 sore, Ryu Jin teringat akan janjinya pada Isabel. Ia bergegas mengenakan pakaiannya. Sejenak ia termangu ketika akan memasang topeng di wajahnya. Akhirnya ia memutuskan untuk hanya memakai masker di wajahnya.

Hanya saat memasuki kamar Isabel saja Ryu Jin akan menanggalkan topengnya, selepas itu ia akan kembali lagi dengan topeng kesayangannya. Ia pun berjalan keluar menemui Isabel sesuai janjinya.

1
Raditya
Luar biasa
JayengWill
Nick ini minta digeplak kepalanya 😡🤣😂
Hana Nisa Nisa
nyimak
Ali B.U
.next
Ali B.U
next
Ali B.U
hadir
Kusmawati Hartono
mantaaa0 👍
pelukis_senja: makasih kak🥰🙏
total 1 replies
J Akbar
kabarnya outhor
uda seribu purnama saya gk
say hello.... jd rindu
padahal saya gk d rindukan 🤣🤣🤣🤣🤣
pelukis_senja: lapak oyen kak yg pake logoF 🤭
total 5 replies
uutarum
hito eh sapa tuh anaknya gurunya yg bunuh sato... paling itu stalkernya
uutarum
keren
Nining Fakhira
bagus
Ilan Irliana
mngkin rencana Bell mmprtmukan Nick m Ryu x y...Bell nlv guru Ken...hehe pndpt aq gt sih..
Yulius Lius
nmasih nyimak trs thor
Eny Agustina
Ketinggalan terusss... Kiihihihihihiii
Eny Agustina
Cium.. Cium.. Ciumm..
Wkwkwkwkwkkwkkkk
Eny Agustina
Kenapa gue bacanya jadi Hanzo ya? Hihihiii...
Hanzo yg ada di anime Naruto..
Eny Agustina
Kelihatannya serru nih....
Meigha
kasian deh nick,percuma punya istri cantik tapi tak bisa d sentuh...😅😅
Meigha
enakx ya istri dua....😤😤😁
Meigha
karena adax dunia halu semua yg ngnga mungkin jadi mungkin.ya kan thour,itu kan author yg buat😅😅😁
pelukis_senja: 🤭🤭iyaah kira2 begitu... terimakasih sudah hadir...maaf ini novel perdana jadi acak2 an tulisannya 🙈🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!