+21
Seorang mafia yang penurut dengan ibunya karena menyayangi dan mencintai ibunya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yuliati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
@@@@
🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼
Akmal meletakan Rara di sofa didalam apartemen nya,ya pria itu adalah akmal. Dia tidak ingin melihat Rara bersama dengan okta,dia mengusir wanita yang mencoba merayu nya itu.
flashback on
Akmal jalan lebih cepat dari okta. Melihat wajah okta yang penuh dengan senyuman itu,membuat akmal mengambil mobilnya dengan cepat dia mengendarai mobilnya dan berhenti tepat didepan Rara
Akmal langsung keluar dari mobilnya dan membuka pintu mobil sebelahnya,dia mulai mendekati Rara yang terlihat sibuk dengan ponselnya. Tanpa meminta pendapat Rara,akmal langsung mengangkat tubuh Rara dan membawanya kedalam mobilnya. Dia juga memasang sealbet dan melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang menuju apartemen miliknya,jantungnya sudah berdebar tak menentu hingga rasa nya sudah hampir keluar dari dada nya. Tapi dia tetap menahannya agar mata nya tidak menatap ke arah Rara,hingga akhirnya dia sampai didepan gedung apartement nya. Melihat Rara yang memejamkan matanya,membuatnya menggendong kembali tubuh Rara dan membawanya masuk kedalam gedung apartement nya
flashback off
Disini lah sekarang Rara berada,dia masih menatap wajah akmal. Dia hendak berdiri dan pergi dari sana,dia sudah memutuskan untuk tidak terlibat dengan pria bodoh di hadapannya ini. Tapi kaki nya terasa sangat sakit
"aaakkkh....."teriak Rara saat dia menapakan kaki nya hingga akhirnya dia duduk kembali
Akmal berjalan mendekati Rara dengan membawa batu es yang sudah dibalut disebuah kain juga minyak entah apa lah karena Rara tidak memperhatikannya dengan seksama. Akmal menarik kaki Rara,Rara mencoba menarik kaki nya kembali tapi di tahan oleh akmal. Akmal membuka high hell yang dipakai oleh Rara,dia mulai mengompres kaki Rara dengan lembut
"sakit...."ucap Rara pelan sambil menekan bahu akmal dengan kuat karena sakit di kaki nya
"tahan sebentar ya...biar uratnya lembut jadi bisa dipijat" jawab akmal
Rara menahan sakitnya,dia memejamkan matanya. Akmal melap bekas kompresan kaki Rara,kemudian dia mengambil minyak yang dibawa nya dan mulai memijit kaki Rara dengan lembut.
"terima kasih....aku mau pulang"ucap Rara tanpa melihat mata akmal
Rara tidak ingin hatinya luluh lagi oleh tatapan akmal,tapi tangan akmal mencekal tangan Rara. Akmal menggendong nya dan membawa nya kedalam kamarnya,karena gendongan yang dilakukan akmal secara tiba-tiba membuat rara kembali melingkar kan tangannya ke leher akmal.
"istirahat lah dulu,aku akan mengantarkan mu pulang nanti" ucap akmal saat meletakan tubuh Rara diatas tempat tidurnya
kriiiing.....kriiiing
Ponsel Rara berdering ,Rara mengambil tas nya dan mengeluarkan ponsel dari dalam nya. Dia melihat nama okta di layar ponselnya, ternyata akmal juga melihatnya. Akmal menatap ke arah Rara,seolah mengatakan tidak usah diangkat tapi Rara malah menjawab tatapan akmal dengan tegas
"aku akan meminta okta untuk menjemputku,kau tidak perlu repot-repot mengantarkan ku. Terima kasih karena sudah mengobatiku " ucap Rara yang akan mengangkat telponnya
"hallo ra....kamu dimana?tadi pas aku sampe ke depan pintu itu,kamu udah ngak ada " ucap okta dengan nada khawatir
"aku baik-baik saja,hmmm itu...apa bisa kamu jem...mmm" jawab Rara tapi langsung dipotong dengan ciuman akmal dibibir Rara
Rara membulatkan matanya saat tubuh Rara malah di dorong hingga sampai ke tempat tidur,akmal mengambil ponsel Rara yang belum dimatikan. Dia meletakan ponsel Rara diatas meja dekat tempat tidur,Rara mendorong tubuh akmal dengan kuat tapi tidak juga bisa dan akhir nya dia memilih hanya pasrah.
Akmal melepaskan ciumannya,Rara menatap akmal dengan tatapan tajam. Dia merasa bingung dengan perasaan akmal,jika memang akmal tidak mencintainya harusnya akmal membiarkan Rara pergi bersama okta
"kenapa?apa kau ingin memberikan hadiah pada okta jika dia menjemput dan mengantarkan mu pulang ?" tanya akmal dengan nada kesal
"itu bukan urusan mu,lagian kita tidak ada hubungan apa-apa kan?" jawab Rara menatap tajam pada akmal
"apa kau sudah tidak mencintaiku lagi?" tanya akmal ikut menatap tajam pada Rara
"aku akan berusaha melupakannya,aku akan mencoba mencintai pria lain. Sudah cukup cinta ku tak berbalas,mungkin kau bukan jodohku"jelas Rara hingga akhirnya dia menangis,dari tadi dia menahan tangisnya
"kau tidak boleh mencintai orang lain,kau hanya boleh mencintaiku...kau hanya milikku"teriak akmal
"kau jangan gila,buat apa aku mencintaimu sedangkan kau tidak mencintaiku dan menginginkan ku. Mulai sekarang aku akan melupakan mu,aku juga tidak akan muncul dihadapan mu. Sekarang lepaskan kamu"jelas Rara yang kini mendorong tubuh akmal agar menyingkir dari atas tubuhnya
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya....makasih 😘😘😘😘😘