NovelToon NovelToon
Terikat Dusta

Terikat Dusta

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:18.7M
Nilai: 5
Nama Author: MeeGorjes

Ketika suami melakukan perjalanan dinas namun ternyata mengalami kecelakaan di kota lain dengan seorang wanita.

Renata kira hidupnya selama ini sudah sangat sempurna.
6 tahun pernikahan dilalui dengan luar biasa bahagia.
Suami yang tampan dan penyayang
Anak yang cantik dan cerdas
Keuangan yang mapan dan dilimpahi cinta oleh semua keluarga.

Sampai terjadinya kecelakaan naas yang menimpa Fabian dan menguak rahasia besar yang disimpannya.

"Fabian sayang sadarlah.. bertahanlah aku dan Celia membutuhkanmu.. kami mencintaimu " lirih Renata di telinga suaminya yang tak sadarkan diri dengan air mata berhamburan

Di hari hari berikutnya Renata masih setia menemani suaminya Fabian.
"Fabian bangunlah..Sadarlah... kamu berhutang penjelasan padaku bajingan" bisik Renata di telinga Fabian

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MeeGorjes, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Gila

Fabian mulai merangkak mendekati tubuh Renata. Mengendus aroma khas dari tubuh istrinya yang selalu jadi candunya dengan rakus, mendapati bau parfum laki laki lain dari tubuh istrinya membuat Fabian semakin gelap mata karena cemburu.

"Aku akan menghapus jejak lelaki itu dari tubuhmu," ucap Fabian seraya melepas pakaiannya sendiri.

Renata menggelengkan kepalanya tanda tak mau, tubuhnya bergerak menjauhi Fabian, tapi dengan sekali tarikan tangan Fabian di kakinya membuat Renata semakin mendekati suaminya itu.

Fabian membenamkan bibirnya di atas bibir Renata dan mengecapnya dengan kasar, tak ada kelembutan disana.

Tangannya menyusuri tiap jengkal diri Renata dengan kasar, menyalurkan kemarahannya. Tangan Renata yang bergetar berusaha menepis setiap sentuhan Fabian.

Penolakan Renata semakin memicu emosi dalam diri Fabian.

Satu hentakan kasar merobek kemeja dress yang dikenakan Renata, menghamburkan kancing - kancing baju yang terlepas dengan paksa agar terbuka.

"Ja.. jangan Bi.. kumohon jangan seperti ini," ucap Renata lirih dan menahan tangis.

"Kamu gak usah keluar rumah, hanya untuk sebuah kepuasan. Karena aku tak pernah gagal memberikan kamu itu," desis Fabian tepat di telinga Renata.

Fabian kembali membenamkan bibirnya dangan kasar dan menuntut. Tatapan matanya penuh kilatan amarah. Tangan Fabian terus bergerilya hingga melepaskan kain berenda penutup itu.

Fabian bertumpu pada lututnya dan dengan satu hentakan kasar Fabian menyatukan tubuh mereka.

"Sa.. sakiiiittttt Bi, sakit Fabian," rintih Renata dengan air mata yang telah jatuh disudut matanya.

"Teriak lah, teriak sesukamu tak akan ada yang mendengar," geram Fabian.

Fabian berusaha menggerakkan tubuh bawahnya. Sadar begitu terasa sesak dan begitu sulit di gerakkan menandakan Renata sudah lama tak  dimasuki laki laki. Seketika kesadaran Fabian kembali pada tempatnya.

Berangsur kemarahannya mereda. Kali ini matanya menatap penuh damba, dengan ibu jarinyaFabian menghapus air mata yang sudah menganak sungai di pipi istrinya.

Membenamkan kembali bibirnya dengan lembut, tangannya kembali memberikan sentuhan sentuhan halus yang memabukkan, dan mulai mengerakkan tubuhnya dengan perlahan. Satu lirihan tertahan lolos dari bibir mungil istrinya.

Renata benci pada dirinya sendiri.

Hati dan otaknya menolak semua perlakuan Fabian, tetapi tubuhnya berkhianat.

Terbukti dengan beberapa kali Renata menggelepar hebat ketika puncak pelepasannya datang dan itu membuat Fabian semakin bersemangat menggelutinya.

***

Pagi masih gelap gulita ketika Renata tersadar dari tidurnya. Entah itu tertidur atau kehilangan kesadaran Renata tak ingat persisnya. Semalaman Fabian benar-benar menggelutinya tanpa henti. Badannya terasa luluh lantak lemas bagaikan jelly.

Dengan sisa tenaga yang ada Renata menurunkan kaki polosnya menyentuh lantai yang dingin. Mengais sisa sisa pakaian nya yang telah terkoyak karena ulah Fabian.

Melangkahkan kakinya dengan gontai menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.

Renata tak menangis lagi. Hati dan perasaannya telah mati rasa. Hampa hanya itu yang Renata rasakan.

***

Fabian mengerjapkan matanya ketika sinar mentari menyelinap masuk di antara celah tirai.

Tangannya dengan refleks mencari seseorang yang selalu bergelayut manja padanya bila telah selesai melakukan kegiatan panas.

Tak ada.... Seseorang yang Fabian harapkan tak ada  di sana, bahkan sisi tempat tidurnya terasa dingin pertanda ia telah ditinggalkan oleh pemiliknya dengan waktu yang cukup lama.

Fabian mendudukkan tubuhnya yang masih polos di tepian ranjang. Tertunduk lesu menyesali apa yang telah ia lakukan semalam.

Berjalan dengan tubuh polosnya mencari benda pipih yang ternyata sudah hancur tak berbentuk.

Dengan langkah gontai memasuki kamar mandi untuk bersiap pergi.

Butuh waktu 30 menit untuk Fabian membersihkan diri. Kini dengan setelan jas berwarna gelap dan rambut yang diikat Fabian sudah siap pergi. Ya beberapa bulan terakhir ini Renata tak lagi memperhatikan nya. Bahkan rambutnya yang memanjang pun tak di protesnya.

"Bi, Ibu dimana?" Tanya Fabian pada bi Sumi ketika dirinya telah tiba di dapur. Matanya melihat sepiring nasi goreng dan secangkir kopi hitam untuk sarapan namun Fabian tahu bukan istrinya yang membuat sarapan itu.

"Ibu pergi tadi pagi sekitar pukul 6 katanya mau mengantarkan nona Celia sekolah. Ini pak saya buatin sarapan, soalnya tadi ibu berangkat tergesa-gesa jadi tak sempat membuat sarapan untuk Bapak," jelas bi Sumi panjang lebar.

Fabian menghela nafasnya yang terasa begitu berat dan pergi begitu saja tanpa menyentuh sarapannya.

***

Renata kini tengah duduk di sebuah toko cake and bakery sendirian. Mencoba menikmati sarapannya yang bahkan belum ia sentuh sama sekali. Dirinya sengaja menghindari Fabian.

Apa yang Fabian lakukan semalam membuat hatinya terluka.

Ada sebuah notifikasi pesan masuk dari nomor yang bernamakan dokter Jamie.

Jamie : Renata, aku pergi sekarang. Berjanjilah kamu akan selalu baik baik saja. Semoga kita bisa bertemu kembali.

Renata membaca pesan itu berulang-ulang. Mengingat kejadian kemarin dirinya berci*man dengan Jamie.

Entah ada apa dengan dirinya, Renata merasa ci*mannya dengan dokter Jamie itu adalah sebuah kesalahan. Apa karena statusnya yang masih menjadi istri Fabian? Apa Fabian merasakan hal yang sama ketika menghabiskan waktu bersama wanitanya?

Renata berusaha berdamai dengan keadaan, namun ternyata tak semudah yang ia pikirkan.

Renata pun membalas pesan dokter Jamie.

Renata : save flight Jamie.. Bila ada kesempatan tentu kita dapat bertemu lagi. Take care always :)

Dan pesan pun terkirim tanpa balasan. Renata segera mematikan daya ponselnya ia ingin sendirian hari ini tak ingin dihubungi oleh siapapun terlebih lagi oleh suaminya.

Pukul 12 tepat Renata menjemput anaknya Celia, karena Omanya ( Mami Fabian) membelikan 2 ekor kelinci membuat Celia ingin kembali ke rumah Omanya. Mau tak mau Renata akhirnya menuruti.

Mereka tiba ketika semua orang mempersiapkan makan siang. Meskipun ditolak untuk membantu tapi Renata bersikeras untuk ikut serta menyiapkan makan siang itu di dapur yang letak nya tak jauh dari tempat Celia bermain dengan kelincinya.

Renata melihat Celia begitu ceria bermain main di halaman belakang berlari dan tertawa. Fabian dan seluruh keluarganya memang sangat menyayangi dan memanjakan Celia dan itu pula salah satu alasan mengapa Renata bertahan.

Tanpa Renata sadari seseorang telah berjalan ke arahnya dan memeluknya erat dari arah belakang.

Renata begitu terkejut, tubuhnya menegang dan dadanya mulai berdebar.

"Maafkan aku sayang, aku mohon maafkan aku," lirih Fabian di ceruk leher Renata.

Renata berusaha melepaskan diri dari dekapan Fabian, namun semakin Renata mencoba semakin erat juga belitan tangan Fabian melingkari perut datar istrinya.

"Maafkan aku atas yang terjadi semalam. Aku begitu hancur melihatmu dan Jamie berpelukan, dan semakin hancur ketika mengendus bau parfumnya di tubuhmu, dan aku begitu frustasi mencari mu seharian ini," Fabian berbisik lirih tepat di telinga Renata.

"Lepaskan aku Fabian !!!" geram Renata dan mencoba melepaskan diri menandakan kemarahannya.

"Maafkan aku sayang, aku mohon. Jangan tolak aku Renata, jangan siksa aku seperti ini. Aku gila, aku  benar benar gila karena mu," lirih Fabian dan semakin mengeratkan pelukannya seolah takut kehilangan istrinya Renata.

Thank you for reading ❤️❤️❤️

1
Betty Wulansari
Kamu Kerennnnn Kak Mee 👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻
MeeGorjes🍌Peak_fam😜: terimakasih kak
total 1 replies
Nin
sempat kehilangan jejak,lama bnget gak baca novelnya renata,smpaj lupa judulnya apa,akhirnya inisiatif buka google,eh ketemu😁
Betty Wulansari
😍😍😍
Betty Wulansari
Kerennnn Kak ceritanya 😍😍😍
Misna Mii
baguss
ayu cantik
lanjut
Tri Lestari Endah
bulak balik baca kangen dengan cerita papa sakti dan kirana 😍
Sulati Cus
bagus ku lbh suka kisah kirana
Jong Nyuk Tjen
s sakti 11 12 am s fabian , selingkuh ud jd simbol keluarga mereka krn mamany ga bs didik anak2 ny spy jd suami yg setia malah d benarkan krn anak2 ny ganteng n tajir jd ga heran bnyk perempuan yg mw am anak2 ny
Jong Nyuk Tjen
dasar be go ny s fabian d pelihara , selalu baik hati am setiap perempuan yg bikin nasib ny jd selalu sial. Siap2 tuh s sarah gatel bakal nerkam kamu ky s lea
Jong Nyuk Tjen
dasar buaya , nangis dmna mana s fabian . D lea jg nangis skrng d depan om Johan jg nangis . Benci am sikapny s fabian , bersandiwara terus .......
Jong Nyuk Tjen
giliran ke s lea s fabian bs bertahan smpe 6 thn hidupny utk mengurusin s lea , ini sama s renata ga bs , ga bs bertahan utk tetap d sampingnya s renata dasar laki2 koplak , bertahan am perempuan gila bs dia tp bertahan am istrinya ga bs ckckckck , dmna cinta mu be go ?
Jong Nyuk Tjen
ga suka bnget dgn fabian krn secara ga langsung dia itu jatuh cinta dgn s lea krn dia begitu kasian n bertanggung jawab ke lea . Mana ad org yg ga pny perasaan cinta bs bertanggung jwb sedemikian rupa n sedemikian lama ke org macan s lea
Jong Nyuk Tjen
tambah baca kesini edisi pov fabian tambah tau kl s fabian itu ud ksh harapan ke s lea , gmna s lea ga terobsesi am s fabian yg baik hati n bertanggung jawab ke s lea . Nasib mu d tentukan oleh perbuatan elu sendiri yg ga bs tegas ke perempuan macam s lea .
Jong Nyuk Tjen
s lea ud mati jd kl ad tugas ke luar kota psti bener2 tugas , bkn seperti dulu. Tugas kerja cuma kedok aja utk berselingkuh dgn pujaan hati s lea
Jong Nyuk Tjen
sangat mencintai tp d bohongin bertahun tahun dgn tetap sering2 ke bandung nemuin sang pujaan hati s lea
Jong Nyuk Tjen
rasain luh , mkn tuh kebohongan bertahun tahun hny demi s lea cinta pertama mu . Laki2 laknat
Jong Nyuk Tjen
fabian fabian , mw mu ap sebenarnya dgn bilang bertahan lah renata sebentar lagi. Ga usah berharap ap2 deh dgn tingkah laku mu selama ini dgn berbagi cinta antara renata n lea . Enak mana nih antara renata n lea dlm urusan ranjang? 😄
Jong Nyuk Tjen
seandainy s lea ga mati , aku yakin 1000% s fabian psti balik lg ke pelukan cinta pertamanya tnpa mw peduli lg ke renata n celia akan d ambil hak asuhny. Laki2 keparat sehrsny dia lumpuh jd bs tau rasa gmna rasanya sakit itu
Jong Nyuk Tjen
inget renata , ga perlu karena celia kamu hrs hidup bersama dgn fabian lg , laki2 seperti fabian ga perlu d kasihani n ga perlu jg d cintai kembali. Buang jauh2 laki2 seperti fabian yg dgn tega ud ngebohongin kamu selama pernikahan yg kalian jln in . Kl ga ad kecelakaan , rahasia ny akan dia bawa smpe mati
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!