" Gue jadi pembantu .... arrrrrrrrrr "
Gimana jadinya seorang anak sultan jadi ART⁉ Penasarankan,Ikuti terus kisahnya,bagai mana ribetnya mengurus dua bayi besar sekaligus padahal dirinya bukanlah babysister.
Dan bagai mana pula kisah cinta mereka akan berjalan jika mereka dipertemukana dengan keadaan sedemikian membingungkan.
Akan kah Diandra bisamenerima perasaan cinta itu dan akan kah Dimittriv benar - benar membuka hatinya untuk wanita lain jika dihati terkecilnya masih ada sosok Isbel mantan istrinya.
Lalu bisakah Diandra meluluhkan hatinya disaat dirinya tak yakin cintanya bersambut.
🐼🐼 Pantengin terus ya mentemen ceritanya 🐼🐼
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cipand, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 34
...DAG...DIG...DUG......
Dimittriv Voff....
Pagi ini seperti biasa Dian menyiapkan keperluan ku,dan seperti biasa pula aku selalu ingin mengerjainya terlebih dahulu,entah mengapa rasanya menyenangkan saat melihat mukanya yang BT itu.
" Bapak memangnya tidak bisa selain dasi yang itu ?" tanya cewe barbar itu padaku dengan ketusnya tanpa mengalihkan pandangannya yang sedang mencari dasi ku.
" Tidak pokoknya saya ingin dasi itu " tegas ku.
" Ya terus kenapa malah disembunyikan kalau pengen dasi itu " ucapnya sedikit berteriak kepada ku.
Disinilah keasikan menjahilinya padahal dia tau jika dasinya ku sembunyikan tapi dia malah mau saja buat mencarinya.
Ya karna dulu mamah pernah bilang harus sampai selesai melayani ku,maka dia akan menurut jika ancamannya adalah mamah.
Karna bocah satu ini hanyanurut sama mamah sama papah saja.
" Tidak ada ... Sudah lah bapak cari sendiri saja " ucapan cewe barbar itu menyadarkan ku dari lamunan.
" Masa ga ketemu sih.. Ayo cari dengan benar mau saya laporin mamah nih" ancam ku
" Hissss....Beraninya lapor mulu,lagian apa ga cape nyembunyiin barang tiap hari...Biar aja sekalian tu dasi ga ketemu " ucap Dian mangkal,ucapan - ucapan saat kesal seperti ini yang membuatku senang untuk terus memgerjainya.
Ancaman itu sih sebenarnya hanya akal - akalan ku saja agar Dian lebih lama disini entah mengapa menjahilinya membuat candu untuk ku. Jika sehari saja tak menjahilinya sepertinya ada yang kurang.
" ouchhhh"
" kamu kenapa" mendengarnya mengaduh sontakembuatku kaget dan entah apa penyebabnya aku sudah berada didekatnya.
" Tidak apa - apa " ucapnya ketus
" Coba lihat " pinta ku.. Hei sepertinya ada yang salah dengan otak ku mengapa sehawatir itu hanya mendengarnya mengaduh.
" Tidak apa - apa " kekehnya.
" Sinih coba saya lihat dulu " paksa ku sambil mengambil lengannya yang disembunyikan.
" Kenapa sih bapak selalu memaksa,kan udah saya bilang saya ga apa - apa " bentaknya,ya itu lah sifatnya meledak - ledak padahal dia tahu aku adalah anak majikanya.Begitu beraninya anak ini.
_ *Ra**sanya gue pengen geplak aja bocah satu ini* _ Gumam batin ku.
" Saya hanya mau lihat " ucap ku kekeh mencoba menarik paksa lengan yang disembungikan alhasil karna tidak memiliki pertahanan yang kokok.
Cewe barbar itu malah terjatuh karna mempertahankan lengannya yang ditarik olehku dan bodohnya aku malah ikut terjatuh menimpa dirinya.
Brakkk....
Mungkin seperti itu suara yang ku dengar saat tubuhku dan Dian jatu kelantai,saat ini posisiku berada diatas tubuh cewe barbar itu.
Sepersekian detik mata kami bertemu,hei mata itu begitu indah ternyata bila dilihat dari jarak dekat,hidungnya juga mancung,dan bibir tipis dengan warna pech alami membuat siapa saja tegoda.
Deg......
" Bapak tu apa - apaan sih... Mau mesum ya sama saya" tuduhnya sambil mendorong ku hingga terjungkal kebelakang membuat ku mengaduh.
" Bapak fikir saya cewe apaan ... Dasar bukan cuma galak bapak juga mesummmm " ucapnya kepada ku.
" Enak aja saja kalau ngomong .. Siapa yang mau mesumin kamu " ucap ku mangkal kesal rasanya dibilang seperti itu.Walau tadi memang sempat terlintas bagai mana rasa bibir itu.
Bibir profokativ yang selalu saja bisa membuat ku naik darah.
" Lah terus tadi kenapa mukanya kaya mau nyosor gitu ?" tanyanya
" E.. si....Siapa yang mau nyosor dasar ke GRan" ucap ku sedikit terbata karna ketahuan.
" Lagian saya juga pilih - pilih mana mau saya sama cewe barbar macam kamu " elak ku
" Alahhhh alesan saja, sudah terbukti seperti itu padahal.. Sudahlah bapak cari sendiri saja dasinya saya mau kerjain yang lain " tandasnya sambil berlalu.
_ Ya ampunnn.... kenapa sebodoh ini sihhh...._ Batin ku berteriak.
Lagi pula kenapa rasanya kaya naik lolercoster ya ni jantung Dag..Dig..Dug banget deh wah sepertinya ada yang tidak beres dengan jantungku.
*
Author Voff....
Dimittriv berangkat kerja dengan perasaan tak menentu selepas kejadian diWalk In Closetnya tadi pagi Dimi merasa ada yang aneh pada debaran jantungnya.
Bahkan pada saat Dimittriv akan berpamitan kepada Dirtty yang tengah disuapi dian diluar, jantungnya sempat tak karuan kembali saat tatapan mereka kembali saling bertemu,membuat Dian dan Dimittriv salah tingkah sendiri.
**
" Ngapain bengong mulu.. Kesambet baru tau rasa loe ?" tanya Ken,yang hanya mendapatkan respon delikan saja.
" Ada masalah lagi sama Dian ?" kembali Ken bertanya.
" Siapa Dian ?" tanya Mahesa.
Ya Ken,Dimittriv tak sengaja bertemu dengan Mahesa setelah pertemuan mereka diCaffe akhirnya mereka memutuskan untuk ngopi bareng karna sudah lama juga tak ngobrol bareng lagi setelah reuni waktu itu.
"Itu ART dirumahnya.Katanya si cantik gue denger dari Yessy tempo hari wantu si Yessy ngambil berkas ke rumah Dimi " ucap Ken
" Terus ada hubungan apa antara loe sama anak itu ?" tanya Mahes penasaran.
" Ya elah gitu aja pake ditanya.. Dia kesemsem ama tu cewe "jawab Ken
" Apan sih loe ngarang " bantah Dimittriv.
" Widih .... Nyantai dong kang bro..." ucap Ken
" Lagian kalau ga suka ngapa loe uring- uringan waktu dia ga masuk dua minggu yang lalu ?" tanya Ken yang berhasil mendapatkan fokus Mahesa.
"Masa ampe segitunya ?" tanya Mahesa yang diangguki mantap oleh Ken.
" Wahhhh.... Loe beneran naksir ART loe sendiri gituh " ledek Mahesa
" Engga,sejak kapan gue naksir sama cewe sebarbar dia idih ogah " bantah Dimittriv.
" Lah terus tu muka kenapa lagi ? pasti ada hubungannya ama dia kan " tebak Ken.
" Hemmm.... Masa gue dibilang mau mesumin dia " ucapan Dimittriv langsung membuat Ken dan Mahesa melotot kearahnya.
" Apa ?" tanya Dimittriv cuek
" Loe ga buat macem - macem kan Dim ?" tanya Mahesa.
" Gila kali ya... Kan gue udah bilang gue ga suka ama dia... Jadi gimana ceritnya gue mau mesumin dia. Lagian body kaya triplek gitu bagian mananya yang bikin gue tertariknya ga ada " elak Dimittriv panjang lebar.
" Hati -hati sama ucapan sendiri,bisa aja loe beneran suka terus nafsu loe ga kebendung lagi buat dia nanti yang dituduhkan Dian kebuktian kalau emang loe mesummm " ucap Ken.
" Sialan loe.... Ya kali gue ama anak bocah gitu "
" Bocah ? emang berapa tahun umurnya ?" tanya Mahesa
" Kira - kira 23an kayanya " ucap Dimi mengira - ngira.
" Ya umur segitu mah cukup lah buat jadi ibu sambungnya Dirtty" goda Mahesa.
" Diemmm dah loe... Masih mending gue lah loe apa kabar ama cewe pujaan loe yang cuman bayang doang ?" tanya Dimittriv.
" Ada kemajuan dong .. Kemarin gue jalan ama dia " jelas Mahesa yang membuat Ken dan Dimittriv melotot,ternyata temannya itu berkembang dalam hal mendekati cewe.
" Kalau progresnya cepet gue mau ngelamar dia " .
Burrrr......
" Ehhhh .... Kampret loe pada biasa aja bisa ga ?" Mahesa
Ya wajah tampan Mahesa basah kuyup karna semburan dari kedua sahabatnya itu yang kaget mendengar ucapan darinya.
" Wahhhh... Wahhhh sahabat gue ternyata gercep ya " ucap Ken tanpa dosa.
" Iya lah ngapain lama - lama nati diambil orang " jelas Mahesa.
"Denger tu Dim ... Kalau ga gercep nanti diambil orang.. Hati - hati loe kelamaan tau isi hati loe Dian udah diambil orang duluan tu " goda Ken.
" Apaan lagi kan gue udah bilang mana ada dalam kamusnya gue suka sama tu cewe barbar " ketus Dimittriv.
_ *Ta**pi entah kenapa ko gue kesel ya ama ucapan si Ken, siapa yang ambil. emang cewe model dia ada yang mau ya* _ Batin Dimitriv.
( tetep hati mah ga bisa dibohongin kang Bro😆 ) ...
see you nex ya mentemen...Pantengin terus ceritanya..and maaf msh banya typo bertebaran...
Salam manis dari penulis amatir.
Cipand siPanda . 🐼🐼🐼😙😄