kisah ini menceritakan seorang wanita yang dulunya pernah menjadi seorang anak dan ibu 4 orang anak.1 anak kandung dan 3 anak angkat.wanita itu tinggal dengan ibu dan ke 4 anaknya .dan berjuang keras untuk mereka sehingga berhasil memberi kehidupan layak sampai punya usaha.dan bisa memenuhi janjinya memberangkat ibunya naik haji .wanita tersebut tak pernah lelah untuk membahagiakan mereka sampai dia lupa dirinya sehingga dia sakit parah.sebelum wanita itu meninggal dia menitipkan usaha ibu dan ke 4 anaknya kepada adiknya .tapi ternyata bukannya bahagia yang didapatkan malah sebaliknya
akhirnya wanita tersebut berdoa minta diberi kesempatan hidup kembali agar bisa menjemput keluarganya yang dulu untuk kembali dijaganya.
dan jiwanya itu diberi kesempatan untuk transmigrasi ketubuh wanita lain yang punya banyak masalah yang harus diselesaikannya.
kisah ini banyak tantangannya sedih lucu bahagia dan ada tekad tidak pernah menyerah
Selamat menikmati dan mohon maaf bila ada salah
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sri Rejeki rahayu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 34
Saat pikiranku sedang melayang lagi kemana mana gara2 perkataan laki laki tersebut dan tanpa kusadari laki 2 itu sudah berada didepanku sambil memberikan undangan agar besok bisa masuk akses kepelelangan
Barulah aku sadar saat dia menyerahkan undangannya padaku saat aku akan menerima undangan tanpa sengaja kulit tangan kami bersentuhan sedikit
Sehingga tanpa aku sengaja memory tentang lelaki ini muncul menghantam pikiranku seperti sebuah film
Sebelum memory itu masuk aku langsung merampas undangan tersebut lalu keluar tanpa permisi dan tanpa mengetahui siapa namanya karena berhadapanya badanku jadi gemetar dan penyebabnya laki2 tersebut gara 2 itu aku melarikan diri dulu supaya dia tdk melihat sisi lemahku terhadapnya ataupun siapapun
Saat aku sudah keluar pintu badanku mendadak lemas tdk seperti biasanya bila aku akan mendapatkan memory wanita ini lalu aku berpegangan kedinding sambil berjalan tertatih dan saat aku melihat kedepan ada sebuah tempat duduk yg memang disediakan bagi orang2
Langsung aku duduk bersandar lalu salah satu tanganku buat aku topang kepalaku sambil aku menutup mata untung kursi itu ada penyangga setiap sisinya dan yg akhirnya memory itu masuk banyak tanpa hentinya
Dan didalam memory itu terlihat seorang wanita tdk lain adalah li mei sendiri dia berada di sebuah rumah besar dan kejadiannya persis di rumah yg di tempatiku sekarang dan wanita itu terlihat ketakutan sekali dilantai karena dia melihat ada 5 pria yg berkuasa dingin sedang duduk diatas kursi dan dirumah itu dikelilingi oleh banyak bawahan mereka sehingga tdk memungkinkan wanita itu bisa lari lalu salah satu dr mereka bersuara untuk menawarkan perjanjian pada li mei hanya intinya untuk melahirkan anak mereka aja dan aku mendengar meskipun keadaan li mei ketakutan dia memberanikan diri berkata " kenapa kalian memilihku masih banyak wanita yg lebih baik dariku dan tawarkan aja kewanita lain pasti mau tp bukan aku karena aku berhak menolak "
"Disini kau tdk punya hak untuk memilih maupun menolak karena kami sudah memilihmu "ucap salah satu dr mereka
" Kalau aku tdk bisa memilih ataupun menolak kenapa kalian harus bertanya padaku hah kalau memang seperti ini"
Tanpa berlama 2 salah satu dari mereka membawa ku dengan paksa dengan cara menggendongku kesebuah ruangan dikuti yg lainnya lalu dihempaskan lah wanita itu keranjang akhirnya mereka menodainya dan terjadilah pergulatan itu setelah mereka selesai
Salah satu dr mereka berkata " penuhi lah permintaan kami tentang anak dan setelah permintaan kami terpenuhi kami akan mengabulkan semua permintaanmu apa aja kecuali pernikahan dan juga tanpa kau menanyakan tentang anak yg kau lahirkan itu setelah itu kau boleh pergi atau tetap terserah kamu tp kalau kau minta lebih lagi hanya satu yaitu kau harus melayani kami setiap saat maksudnya pemuas ranjang kami"setelah berkata itu mereka pergi tanpa peduli apa yg dirasakan wanita itu dan akhirnya wanita itu terkurung disana
Yang membuat wanita sedih itu bukan perlakuan mereka tp isi perjanjian yg menjeratnya itu bahwa setelah melahirkan wanita itu tdk boleh merawatnya dan melihatnya setelah lahir dan harus diserahkan langsung pada mereka tanpa harus melihat rupa anak2 nya jadi wanita itu tdk akan tahu soal hidup mati anaknya karena wanita itu tdk boleh ikut campur ibaratnya wanita itu intinya menjual rahim nya untuk melahirkan anak mereka
Dan meskipun suatu saat wanita itu sudah mengetahui siapa anak kandung nya pun dia tdk boleh mengakui mereka sebagai anaknya dan tdk boleh memanggil mereka anakku dihadapan orang banyak maupun dunia dia harus menelannya sendiri dan dia tdk boleh membocorkan perjanjian itu kepada siapapun termasuk anaknya sehingga anak2 nya membenci tanpa tahu penyebabnya
Dan ingatan yg aku dapat lagi 2 belum jelas dan sepenuhnya sekarang meskipun banyak yg aku ketahui cuma singkat ceritanya aku sudah mengetahui dua wajah dr ke lima laki 2 itu dan satu anak "hah.....lagi lagi membutku pusing"aku cuma bisa menghela napas aja dan rasanya capek memikirkannya dan masih banyak pikiran lainnya sampai aku tdk sadar bajuku basah karena keringat bercucuran disekujur tubuhku
Setelah aku rileks tenang aku bermaksud akan mau pulang tiba2 anak itu datang ketempatku dan memegang tanganku
"mommy kenapa tdk datang menjemputku mommy kan udah janji kita makan bersama"
" Perutku lapar mommy "
"Maaf aku harus pergi karena banyak pekerjaanku yg harus diselesaikan aku pergi nak maaf tdk bisa menepati janji "lalu aku berjalan kesepedaku dan melirik sekilas mata anak itu yg berkaca 2 dan hampir menangis
Akhirnya aku turun dan memberikan bekal yg ditolak adikku hai aku berikan kepada anak itu
" Makanlah bekal ini jgn kau buang kalau tdk enak berikan pada orang lain ya karena bekal ini buatanku sendiri" aku tersenyum sambil mengelus kepalanya