NovelToon NovelToon
Selingkuh Demi Keturunan, Suamiku Akhirnya Menyesal

Selingkuh Demi Keturunan, Suamiku Akhirnya Menyesal

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Mandul / Menyembunyikan Identitas
Popularitas:25.5k
Nilai: 5
Nama Author: zenun smith

Rumah tangga Xena dan Reyhan terlihat sempurna, penuh cinta dan kesetiaan. Apalagi dari dulu hingga sekarang, Reyhan selalu memperlakukan Xena dengan baik. Malah cenderung meratukan istrinya tersebut.

Tapi semuanya hancur ketika terdengar kabar bahwa Reyhan diam-diam menikahi wanita lain demi mendapatkan keturunan karena Xena tak kunjung hamil. Lebih menyakitkan lagi, wanita itu adalah tetangga mereka sendiri yang selama ini terlihat baik di depan Xena.

Dikhianati setelah semua pengorbanannya, Xena memilih pergi. Tapi sebelum itu, ia membongkar identitas dan rahasia besar yang selama ini ia sembunyikan dari suaminya. Saat kebenaran terungkap, Reyhan baru sadar bahwa wanita yang ia sia-siakan ternyata bukan wanita biasa, dan penyesalannya datang ketika semuanya telah terlambat.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon zenun smith, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Calon Tukang Kebun

Malam semakin larut ketika suami Bu Mirna melangkah masuk ke dalam rumah. Di dalam kamar, Bu Mirna yang baru saja pulang dari rumah Reyhan langsung menyambut kedatangan suaminya itu yang baru saja habis melamar kerja.

"Bagaimana, Pak? Lowongan pekerjaan yang waktu itu dikasih tahu, kamu sudah diterima bekerja di sana?" tanya Bu Mirna tidak sabar.

Pak Mulyanto mengangguk pelan sembari melepas topi upluknya. "Alhamdulillah sudah diterima bekerja di sana. Besok bapak sudah mulai bekerja."

"Syukurlah kalau begitu," desah Bu Mirna lega. Setidaknya ada pemasukan untuk menyambung hidup mereka yang kian morat-marit.

Ekspresi Pak Mulyanto, atau yang mengaku yanto kepada Xena mendadak berubah serius.

"Tapi Bu, ada hal yang membuat bapak kaget setengah mati waktu sampai di sana. Kamu tahu siapa yang jadi bos besar bapak nanti?"

"Siapa? Jangan buat penasaran, Pak."

"Xena, Bu. Mantan menantu kita!"

Bu Mirna seketika terperanjat. Rasa kagetnya luar biasa, namun sedetik kemudian, seulas senyum penuh arti terbit di bibirnya.

Pucuk dicinta ulam pun tiba, batinnya bersorak. Baru saja ia memutar otak mencari cara untuk bisa kembali mendekati Xena demi memperbaiki nasib mereka, kini jalannya justru terbentang lebar tepat di depan mata.

"Bukan cuma itu, Bu, rumah tempat bapak bekerja besok itu ternyata rumah baru yang dulu hampir diberikan cuma-cuma sebagai hadiah pernikahan untuk anak kita, Reyhan. Cuma kan tidak jadi karena mereka telanjur cerai."

Napas Bu Mirna tertahan. "Lalu, sekarang rumah itu milik Xena lagi?"

"Rumah itu sudah dibeli oleh seorang dokter bernama Dokter Ibra. Dan yang bikin bapak lemas, dokter itu ternyata calon suaminya Xena. Mereka mau menikah, Bu."

Perasaan Bu Mirna mencelos.

"Xena tidak boleh menikah dengan orang lain. Dia harus kembali jadi menantuku."

Bu Mirna langsung mencengkeram lengan suaminya. "Pak, mana alamat rumahnya? Kasih tahu sekarang. Terus... kok bisa bapak langsung diterima di sana? Berarti Xena sebenarnya tidak membenci keluarga kita, kan? Dia masih peduli?"

"Bukan begitu, Bu. Xena sama sekali tidak tahu kalau itu bapak. Waktu bapak dengar cerita dari Pak Heru tentang siapa pemilik rumah itu, batin bapak langsung mengarah ke Xena. Makanya, sebelum masuk rumah, bapak langsung pakai masker dan topi upluk, terus pura-pura batuk dan bilang kalau lagi pilek berat supaya muka bapak tidak kelihatan."

"Tumben kamu pintar, Pak."

"Sebenarnya bapak ini pintar, Bu. Hanya saja selama ini tertutup rasa malas," sahut Pak Yanto membela diri. Ia kemudian merogoh saku celananya dan mengeluarkan secarik kertas. "Nih alamatnya. Memangnya kamu ada rencana apa?

"Pertama-tama, aku akan kasih alamat rumah baru ini ke Reyhan. Dia harus tahu kalau mantan istrinya mau menikah lagi dan tinggal di istana megah."

"Terus yang kedua?" tanya Pak Yanto penasaran.

"Yang kedua rahasia. Nanti bapak juga akan tahu sendiri. Uhuk... uhuk! Sudah, aku mau minum obat dulu, biar tubuh ini tidak drop. Aku harus sehat, Pak, harus sehat untuk bisa menyaksikan kembali Reyhan menikah dengan Xena."

Belum sempat Bu Mirna beranjak untuk mengambil air minum, tiba-tiba terdengar suara gedoran keras di pintu depan rumah.

BRAK! BRAK! BRAK!

Pintu dibuka, ternyata itu Rika.

"Mana uangku? Aku ke sini mau menagih utang yang tempo hari kamu pinjam buat biaya berobatmu itu. Sekarang aku sedang butuh uangnya." tagih Rika tanpa basa-basi.

Bu Mirna yang sedang sakit langsung tersulut emosinya. Ia menyentak balik dengan suara serak. "Aduh, Rika, Kamu ini tidak sabaran sekali, sih? Kalau mau nagih uang, suruh nagih saja ke Reyhan langsung. Dia kan anakku, dia yang punya kewajiban bayar."

"Sudah. Aku sudah datangi Reyhan. Tapi tahu apa yang terjadi? Aku malah bertengkar sama Nadine, istri barunya yang sok tahu itu. Jangankan dapat uang, yang ada aku malah dimaki-maki dan diusir seperti pengemis."

Rika benar-benar speechless dengan perangai asli Nadine. "Aku benar-benar tidak habis pikir, kenapa wanita yang dulu kita agung-agungkan, kita puji-puji setinggi langit sebagai menantu idaman, sekarang berubah jadi seperti setan begitu? Kasar, tidak punya tata krama."

Mendengar keluhan adiknya, Bu Mirna justru tertawa miris. "Hahaha... begitulah hidup, Rika. Ketika kita salah menilai orang, maka kehancuran tinggal menunggu waktu."

"Apa maksudmu, jeng?"

"Sudahlah, aku malas cerita." kibas Bu Mirna enggan memperpanjang.

Rika yang kehilangan kesabaran kembali mendengus kencang. "Aku tidak peduli urusan rumah tangga anakmu. Sekarang, bayar utangmu. Jangan cari alasan lagi."

Sikap Rika yang terus menyudutkannya membuat Bu Mirna meledak. Ia balik memaki adiknya dengan mata melotot.

"Kamu ini keterlaluan ya, Rika! Tidak ada terima kasihnya sama sekali! Harusnya aku tidak perlu membayar utang ini ke kamu! Kamu lupa, hah? Dulu waktu hidupku masih enak, kebutuhanmu, belanjaanmu, bahkan utang-utangmu sering aku tombok dari uang pemberian Rey..."

Bu Mirna mendadak menghentikan kalimatnya. Ia ragu untuk menyebut nama Reyhan.

Insting dan nurani kecilnya yang paling dalam tiba-tiba berbisik. Uang melimpah yang dulu sering ia berikan kepada Rika, sebenarnya bukan berasal dari keringat Reyhan. Uang itu adalah uang milik Xena.

Menyadari kenyataan pahit itu, Bu Mirna semakin didera rasa bersalah. Ia meluapkan seluruh emosinya dengan memaki Rika habis-habisan hingga adiknya itu terpaksa mundur dan pergi dari rumah dengan bersungut-sungut.

...***...

Jam menunjukkan pukul delapan malam. Reyhan baru saja pulang dari kantor bersama Nadine.

Reyhan melangkah masuk ke dalam rumah. Seperti biasa, perang dingin antara dirinya dan Nadine membuat suasana rumah senyap seperti kuburan. Setelah beberapa menit duduk di sofa ruang tengah, Reyhan menyadari ada sesuatu yang sangat ganjil.

Reyhan sama sekali tidak mendengar suara rengekan ataupun tangis Aksara. Dia baru ngeh tak mendengar suara bayi itu setelah berhari-hari lamanya.

Mau tidak mau, ia harus menurunkan egonya untuk berbicara pada wanita yang paling ia benci saat ini. Reyhan berjalan menuju kamar dan mendapati Nadine sedang asyik memainkan ponselnya.

"Ke mana Aksara?" tanya Reyhan.

"Eh Mas Reyhan, dia sudah tidak ada di sini."

"Maksudmu apa?"

"Aku sudah membuangnya. Kamu sendiri tidak membutuhkannya lagi, kan?"

Mendengar kalimat yang keluar dari mulut Nadine, Reyhan tak menyangka Nadine setega itu. Dasar wanita gila. Rutuk Reyhan pada Nadine, tapi yang terjadi justru Nadine menabrak tubuh Reyhan hingga laki-laki itu terjungkal.

Bersambung.

1
MULIANA💦
eh, istri macam apa ini?
MULIANA💦
di alam kubur /Facepalm//Facepalm/
MULIANA💦
mereka lupa, kalo calon xena seorang dokter 🤣🤣
〈⎳ FT. Zira
kyknya emang si rey ini perlu dibuang dia kali deh biar sadar🤧
〈⎳ FT. Zira
ini namanya karma instan
Noey Aprilia
Mngkn kl nadine prgi,suami durjana'nya bkln nysel....tp mngkn skrng nadine lg nrima hkumn jg sih,kn dia udh jd pelakor....tp bkan'nya d syang,mlah d skitin trs.....
sunaryati jarum
Lebih baik lepas dari Rayhan ,Nadine .Walau awalnya kau yang menggoda duluan,toh kamu tidak dapat hatinya.
sunaryati jarum
Yang mendengarkan itu pemuda yang pernah bersama Nadine
〈⎳ FT. Zira
jadi pahlawan tapi hasil akhirnya gak sma Rey.. hasil akhir Xena tetep gak bakal balik ma dirimu🤧
Noey Aprilia
Mnimal reyhan msh hdup lah,jd kluarganya ga bkln nuntut xena sbg bntuk kmpnsasi....
jd pnsran,gmna nsib emaknya reyhan???kn dia biang keroknya....
Noey Aprilia
Dr awl emng niatnya ga baik,jdinya gt deehhh......sukur2 kl msih slamat,kl ga...wasalam.....
Cha Libra
males bnget Npa s xena juga d bkin lemot bnget krakternya
〈⎳ FT. Zira
makanya kubilang kannn.. tuh emak minta di tabok.. sekarang taboknya minta dobel🤧
〈⎳ FT. Zira
minta di tabok apa gimana emak satu ini
falea sezi
waduh
𝓮𝓵𝓯𝓪𝓷𝓪𝔂𝓪 ₳ⱤⱤ₣₳₳ 🕸🌪
yg agak romantis dikit knp 🤭 masak manggil nya bu 🤣🤣
sunaryati jarum
Bu Mirna , yang memiliki masalah kesuburan itu putramu Reyhan.
sunaryati jarum
Pengobatan kamu yang punya maksud tersembunyi tidak akan berat Reyhan
@$~~~tINy-pOnY~~~$@
🤦‍♀️🤦‍♀️
Noey Aprilia
Diiihhh.....
mntn mrtua gila msh aja usaha....
mga xena cpt hmil deh,biar yg onoh pd bungkam......
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!