NovelToon NovelToon
SISTEM PILIHAN ANGKA

SISTEM PILIHAN ANGKA

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Mengubah Takdir / Action
Popularitas:15.1k
Nilai: 5
Nama Author: less22

Angka bukan sembarangan Angka, Angka yang di pilih semuanya menunjukkan hadiah besar kecilnya yang di dapat.

Tapi jika kamu beruntung, kau akan mendapatkan hadiah besar.

Dan itulah yang di alami oleh Alneo setelah ia mendapatkan penyiksanya oleh ayah jika ia tidak mendapat uang.

Bukan hanya itu, yang membuatnya murka adalah Adik perempuan ingin di jual ayahnya pada rentenir untuk membayar hutang, saat ia mencoba menghalangi, ia malah mendapatkan pukulan berat oleh ayahnya hingga pingsan.

Dan saat itulah, ia mendapatkan sebuah sistem misterius yang mengubah hidupnya.

Ia memenjarakan ayahnya karena sang ayah agar tidak menganggu kehidupan mereka lagi.

Dengan sistem pilihan angka, ia bagaikan menemukan jetpot di hidupnya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon less22, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

33

Akhirnya mereka pun sampai di restoran mahal yang tidak pernah mereka kunjungi sebelumnya.

Kemewahan gedung dengan lampu kristal yang berpijar dari balik kaca besar membuat tempat itu terlihat begitu magis dari luar.

Alneo turun dari mobil terlebih dahulu, sementara Riani tetap berada di dalam untuk menukar seragam sekolahnya dengan gaun yang baru saja mereka beli di butik tadi.

Setelah beberapa saat pintu mobil terbuka, Riani pun turun dengan langkah ragu dan wajah yang tampak merona malu-malu.

"Kakak... bagaimana penampilanku? Bagus tidak? Aku merasa agak aneh memakai baju seperti ini," tanya Riani sambil memilin ujung gaunnya, tidak berani menatap langsung mata kakaknya.

Alneo terpana sesaat, lalu senyum bangga terkembang di wajahnya.

"Wah, adik Kakak ternyata gadis paling cantik dan berkharisma! Sempurna!" puji Alneo tulus sembari mengacungkan kedua jempolnya.

"Ih, Kakak! Jangan keras-keras, aku jadi malu!" bisik Riani setengah merengek, menutupi wajahnya dengan kedua tangan.

Alneo terkekeh geli melihat tingkah adiknya. Ia mengulurkan lengannya. "Sudah, jangan disembunyikan wajah cantiknya. Ayo."

Riani menyambut lengan Alneo.

"Kakak gandeng tangan aku begini beneran nggak masalah nih? Nanti orang-orang di dalam mikir kita pacaran, lho. Kalau rumornya menyebar, nanti Kakak nggak dapat pacar beneran baru tahu rasa!"

"Ngomong apa, sih?" Alneo menjitak pelan dahi adiknya, membuat Riani mengaduh sakit.

 "Sekarang nggak ada waktu buat mikirin cinta-cintaan. Di tempat seperti ini, Kakak itu wali kamu. Kakak menggandengmu justru untuk menjaga kamu dari pria-pria hidung belang yang suka jelalatan. Kamu juga ya, sekolah yang bener, jangan berani-berani mikir pacaran dulu!" omel Alneo panjang lebar.

Riani mengerucutkan bibirnya. "Tapi... bagaimana jika nanti di sekolah tiba-tiba ada yang suka sama Riani? Kan Riani nggak bisa ngatur perasaan orang, Kak."

"Pria yang mau mendekatimu itu harus disaring, difilter, diayak, sampai benar-benar layak! Kalau belum melewati ujian dari Kakak, jangan harap bisa minta nomor HP kamu. Udah ah, ayo masuk, malah bahas cowok di parkiran," ajak Alneo menarik pelan adiknya masuk.

Mereka melangkah melewati pintu kaca otomatis, Rasanya sejuk pendingin ruangan dan alunan musik klasik yang menenangkan.

Beberapa karyawan membungkuk hormat.

"Selamat datang di Gourmet Pavilion, Tuan, Nona. Apakah sudah memesan meja sebelumnya?" tanya seorang pelayan dengan ramah.

"Belum. Apakah ada meja yang kosong?" tanya Alneo.

"Kebetulan meja nomor 20 sedang kosong, Tuan. Mari, saya antar," pelayan itu menuntun mereka membelah ruangan yang diisi oleh kalangan kelas atas.

Setelah duduk nyaman di kursi beludru nomor 20, pelayan tersebut dengan cekatan meletakkan dua buku menu di hadapan mereka.

"Silakan Nona dan Tuan Muda, dipilih menunya. Jika sudah siap memesan, saya akan kembali," kata pelayan itu sangat sopan.

"Terima kasih," ucap Alneo menerima buku menu tersebut.

Alneo membuka menunya, makanan harga di restoran itu sangat mahal sekali.

 Namun, ia menahan ekspresinya dan beralih menatap adiknya yang matanya sudah berbinar-binar.

"Kamu pilih saja semua makanan yang kamu mau. Jangan khawatirkan harga," kata Alneo, mencoba terdengar royal demi membahagiakan adiknya.

"Beneran ya, Kak? Asyik!" Riani langsung membolak-balik halaman menu dengan antusias.

"Aku mau coba Wagyu Steak ini, lalu Truffle Pasta, oh! Pencuci mulutnya aku mau Chocolate Lava Cake, sama... ini, ini, dan ini!"

1
Ambu Rinddiany Thea
duuuh ikut degdegan, ka less berasa nonton depan mata ini teh 🤭
less22: anggap aja beneran lihat🤣🤣🤣
total 1 replies
Ambu Rinddiany Thea
bakal seru lagi kalo pas d restoran ada manusia oleng lagi yg ngehina s alneo 🤣biiih seru lah
irena
lanjut thor
Wega Luna
bisa nyewa ruko buat food court beli tas 30 juta GK bisa 🤣🤣🤣🤣🤣, dasarnya si Roni itu pelit 🤭🤭🤭🤭,,takut duitnya habis diporotin ,
irena
lanjut thor
Ambu Rinddiany Thea
sekarang ambu yg balik ketawa paling keras ya roni Hahahahahaha, tuh di food court mba d bawah ,🤣🤣🤣🤣
irena
lanjut thor
Ambu Rinddiany Thea
alneooo tunggu ambuu ikut 🤭
Ambu Rinddiany Thea: hooh ih bt kan 😤😩
total 2 replies
Ambu Rinddiany Thea
makan tuh jabatan supervisor Kevin,🤣🤣🤣
Wega Luna
adiknya ini terlalu kepo , jadi GK suka aku 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣,
Ambu Rinddiany Thea: /Shhh//Shhh/
total 3 replies
irena
lanjut thor..
irena
banyakin upnya thor.. tak kasih vote nanti
Ambu Rinddiany Thea
gasss pooool ka lessss . makanan nya kan belum d makan masa udh pulng aja itu mana mahal2 iih sayang kaan😩
Ambu Rinddiany Thea
lanjuuut ka leeeessss
Ambu Rinddiany Thea
borong riani borong , awas bawain ambu ya steak nya 😆
Ambu Rinddiany Thea: bialin haratis ini ath ka leesss 😆😆 mumpung ada yg bayalin 🤭
total 2 replies
Night Watcher
heleh Less... kebanyakan cerita yg digarap, jd upnya irit bin pelit wal sakndulittt...🤭🤭
Ambu Rinddiany Thea
hadeeeeeh dasar hama
Ambu Rinddiany Thea
beliin buat ambu juga alneo 1 aja ya , ada ga ukuran jumbo 😩🤣
Ambu Rinddiany Thea: /Grievance/
total 2 replies
irena
iya.. setelah dilunasi peringatkan untuk tidak meminjamkannya lagi.. krn setelah itu sudah bukan urusannya alneo klo ternyata dikasih pinjam lagi.. alneo harus tegas
irena
lanjut thor
less22: siapppp
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!