NovelToon NovelToon
Transmigrasi Leader Mafia Ke Tubuh Istri Culun

Transmigrasi Leader Mafia Ke Tubuh Istri Culun

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Mengubah Takdir / Reinkarnasi
Popularitas:61.9k
Nilai: 5
Nama Author: Alia Chans

Dikhianati sahabat dan kekasihnya, Clarissa Anggreni mati dengan membawa dendam.

Takdir memberinya kesempatan kedua dalam tubuh Alisha Kirana Maharani, seorang istri culun yang direndahkan keluarganya sendiri.

Mereka mengira Alisha lemah.

Mereka tidak tahu bahwa jiwa yang kini menghuni tubuh itu adalah seorang ratu mafia yang siap membalas semuanya.

Apakah ia akan berhasil membalas dendam??Atau kembali kehilangan segalanya??

⚠️ Cerita ini adalah karya asli Alia Chans. Dilarang keras menyalin, menjiplak, mengunggah ulang, atau mengambil sebagian maupun seluruh isi cerita tanpa izin penulis. Hormati karya dan hak cipta penulis. ❤️

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alia Chans, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Anak siapa??

Sebenarnya Alisha agak aneh saat Edward tiba-tiba saja meneleponnya namun, dia tidak terlalu memikirkan apa yang terjadi dan memilih untuk mengabaikannya.

Keesokan malamnya, Edward mengatakan dia akan pulang bersama Giovan. Semua keluarga Vizcaya menunggu kedatangan keduanya di ruang tamu.

Sedangkan Alisha sendiri masih berada di dalam kamarnya sambil merias wajahnya.

Brumm.

Brumm.

Alisha mengintip dari balik jendela. "Astaga, mereka sudah datang," gumam Alisha yang terburu-buru bersiap.

Pengawal di sana membukakan pintu untuk Giovan dan Edward. Namun, ada yang aneh, satu pintu mobil tiba-tiba saja terbuka dan keluarlah Elena.

"Gov, tunggu!!" teriak Elena.

Giovan menghentikan langkahnya dan berbalik menatap Elena yang saat ini sedang memeluk lengannya.

"Jangan kayak gini, El. Nanti Alisha lihat!" ucap Giovan sambil melepaskan pelukan di tangan Elena.

"Memang kenapa, sih?" tanya Elena sambil cemberut.

"Sudah! Ayo masuk," ajak Edward.

Emeline mengembangkan senyumannya. "Selamat datang kembali," sambut seluruh keluarga Vizcaya.

Mereka semua belum menyadari bahwa Edward dan Giovan tidak hanya datang berdua saja melainkan bertiga.

"Kakek!!" pekik Alisha yang berada di atas tangga.

Edward dan Giovan sama-sama mendongak menatap Alisha yang saat ini sedang menggunakan dress maroon yang indah.

Elena yang bersembunyi di balik tubuh Giovan juga memerhatikan Alisha, dirinya mendadak insecure saat melihat Alisha yang sekarang.

"Sialan, pantas saja Giovan meninggalkanku, ternyata Alisha yang sekarang sungguh cantik," batin Elena.

Alisha berlari menuruni tangga, dan menghampiri Giovan juga Edward.

Grep.

Orang yang pertama kali Alisha peluk bukan Edward, melainkan Giovan.

"Aku merindukanmu," bisik Alisha tepat di telinga Giovan.

Giovan tersentak kaget, lalu tangannya melingkari pinggang Alisha yang ramping.

Alisha melepaskan pelukannya, dan berbalik memeluk Edward. "Kakek, aku merindukanmu!" ujar Alisha.

"Kakek juga, sayang."

Saat memeluk Edward, Alisha tak sengaja melihat seseorang yang sangat dia kenali di belakang Giovan.

"Kamu!!" ujar Alisha sambil menunjuk Elena.

Elena yang sedang bersembunyi di balik tubuh Giovan akhirnya keluar. "Hai, Alisha!"

"Kau, untuk apa kau di sini?" tanya Emeline.

"Aku akan tinggal di sini," jawab Elena.

Alisha menatap ke arah Giovan untuk meminta penjelasan dari pria itu namun, Giovan sepertinya tidak ingin menjelaskan apa pun.

"Gov?"

"Alisha, aku.."

Kepala Alisha menggeleng kecil. "Ada apa ini, Kakek?" tanya Alisha pada Edward.

Edward menarik napasnya dalam-dalam. "Alisha, tenangkan dirimu dulu, ya," ujar Edward sambil memegang tangan Alisha.

Namun, Alisha justru menepis tangan Edward. "Kenapa kalian membawa wanita itu?! Usir dia!" titah Alisha.

"Kamu tidak bisa mengusirku, Alisha!" seru Elena.

"Kenapa, hm? Aku berhak untuk.."

"Karena aku sedang hamil anak, Giovan!"

"Apa?!"

Tubuh Alisha mendadak lemas, wanita itu mengepalkan kedua tangannya.

"Brengsek!"

Bugh.

"AAHK!" pekik yang lain.

Giovan tersungkur ke lantai dengan sudut bibir yang berdarah. Elena yang melihat calon suaminya terkapar segera membantu Giovan.

"Gov, kau tidak apa-apa?" tanya Elena yang terlihat sangat khawatir.

Giovan menggeleng kecil. "Tidak, aku baik-baik saja," jawabnya.

Mata Elena menatap ke arah Alisha. "Kau kasar sekali, Alisha. Pantas saja Giovan memilihku karena.."

"Karena apa, hah?!"

Alisha hendak melawan Elena namun, Edward dan Emeline dengan sigap menahan tubuhnya.

"Ehh, Alisha, tenangkan dirimu dulu," ucap Emeline.

"Iya, Alisha, tenang. Elena sedang hamil," ujar Edward.

Alisha menjauhkan dirinya. "Kalian.. Jelaskan semuanya padaku!"

---

Kini keluarga Vizcaya sedang berkumpul di ruang keluarga, di sana ada Elena dan juga Alisha.

"Kakek hanya meminta waktu satu tahun saja, Lis. Agar Giovan menikahi Elena. Setelah itu, mereka berdua akan bercerai," ucap Edward.

Alisha masih diam, wanita itu mengambil segelas anggur merah yang berada di meja dan meneguknya.

"Alisha?"

"Kakek pikir waktu satu tahun itu, cepat kah? Tidak, Kakek! Satu tahun itu, sangat lama!"

Edward menganggukkan kepalanya. "Iya, Alisha. Kakek tahu tapi, ini demi kebaikan anak yang berada di perut Elena."

Alisha menatap ke arah Elena yang sedang tersenyum mengejek ke arahnya. "Ciih!"

"Memangnya Kakek yakin, kalau anak yang berada di perut Elena itu anaknya Giovan?" tanya Alisha.

Mendengar pertanyaan dari Alisha, wajah Elena seketika pucat. Bahkan beberapa keluarga Vizcaya pun ada yang kelihatan tegang.

"Kalian yakin, anak itu anaknya Giovan?"

"Tentu saja anaknya Giovan, Alisha! Emangnya Elena pernah tidur bersama siapa lagi?" tanya Fiona.

Alisha memiringkan kepalanya sambil tersenyum miring menatap Fiona.

"Tidur dengan suamimu, mungkin," jawab Alisha.

Uhuk. Uhuk.

Farrel langsung tersedak minumannya sendiri, jawaban Alisha membuatnya terkejut.

Sedangkan Alisha yang melihat Farrel tersedak, langsung tersenyum puas.

"Lihatlah, suamimu tampaknya kaget. Padahal aku hanya bergurau saja," ujar Alisha sambil tertawa kecil.

Fiona menatap suaminya dengan curiga. "Kamu kenapa harus tersedak, hah?!" tanyanya.

"A-aku hanya kaget," jawab Farrel.

"Kaget? Memangnya apa yang membuat kamu kaget?" tanya Fiona.

"Apakah, perkataanku benar, Om. Makanya kau kaget!" seru Alisha.

Glek.

Farrel meneguk ludahnya secara kasar. "I-ini kenapa jadi bawa-bawa aku sih! Yang menghamili Elena itu, Giovan, suamimu, Alisha," kesal Farrel.

"Iya, tapi orang yang tidur dengan Elena bukan hanya suamiku saja. Om Farrel!"

"Memangnya siapa saja yang pernah tidur denganmu, Elena?" tanya Christian.

Wajah Elena mendadak pucat pasi. "A-aku tidak pernah tidur dengan siapa pun kecuali, Giovan."

"Pembohong!" bantah Alisha.

Tuk.

Alisha menaruh gelas wine-nya dengan kasar dan menatap tajam ke arah Elena.

"Aku tidak bohong, Alisha.. Aku, ahkk!"

Tiba-tiba saja Elena memegangi perutnya sendiri dan membuat Edward dan Giovan jadi tidak fokus.

"El, kamu kenapa?" tanya Giovan.

"Ahhk, perutku sakit, Gov!" jawab Elena sambil menangis.

Edward yang khawatir dan takut anaknya Elena kenapa-apa segera menyuruh pelayan untuk menghubungi dokter.

"Cepat, Gov, kamu bawa dia ke kamar untuk istirahat," titah Edward.

Giovan mengangguk dan segera menggendong tubuh Elena. Diam-diam Elena tersenyum tipis pada Alisha.

Namun, sayangnya tidak ada yang melihat senyum Elena selain Alisha sendiri.

"Sialan, dia berhasil mengalihkan perhatian yang lain!" batin Alisha.

"Aww, sakit, Gov!"

Dengan sengaja, Elena menunjukkan kemesraannya pada Giovan di depan Alisha.

"Tunggu dulu!" ucap Alisha berhasil menghentikan langkah Giovan.

Alisha segera berjalan menghampiri Giovan dan berdiri di hadapan pria itu.

"Kau pasti capek, kan perjalanannya jauh. Jadi biarkan aku yang menggendong Elena."

"Hah, memangnya kamu kuat?" tanya Giovan yang terkejut.

"Ciih, kau pikir aku lemah, hah?!"

SREKK.

"AAHKK!" Elena tersentak, ketika Alisha menarik tubuhnya begitu saja.

Hap!

"Biarkan aku yang membawanya ke kamar!" ujar Alisha sambil menggendong tubuh Elena ala-ala bridal style.

"Alisha, tapi Elena pasti berat," ucap Edward.

"Tidak, dia tidak terlalu berat kok!"

Elena menahan kegeraman di dalam hatinya. "Alisha, kau benar-benar!!"

"Apa, hah?!"

Cutt.

"Aww, sakit, Alisha!" pekik Elena saat Alisha mencubit pahanya.

"Bodoamat, biar kau tahu rasa ulet bulu!"

---

Ceklek.

Alisha segera membawa Elena ke kamar tamu dan langsung melemparkan tubuh Elena begitu saja ke atas ranjang.

BRUKK.

"AAWWW!"

Yang lain langsung buru-buru masuk kamar, untuk melihat apa yang terjadi.

"Kenapa, El?" tanya Giovan.

Elena meringis sambil memegangi pinggangnya yang sakit. "Istri mu, Gov. Dia.."

"Maafkan aku, aku tidak sengaja melemparnya," ucap Alisha dengan raut wajah yang sedih.

Edward yang melihat raut wajah Alisha tentu saja merasa tak tega. "It's okay, sayang."

---

Bersambung

1
Chauli Maulidiah
alisha gak ada wibawa2 nya JD mafia. byk omong,harusnya jaga wibawa donk. lgsg hantam tanpa banyak bacot
Alia Chans: itu cuma topeng kak, lanjutan nya pasti banyak kejutan🤭🤭
total 1 replies
Osie
eh apa kembaran giovan di RSJ ya?
Osie: /CoolGuy//CoolGuy/
total 2 replies
arsyila putri
ini buktinya
mama Al
apakah ini ada 3 cerita
Alia Chans: Bukan kak. tapi cerita nya gabungan kisah hidup Alisha dan Clarissa gitu 😉
total 1 replies
merry
kluarga jahat klian nie kmu yg tglin karina kmu juga yg fitnah hingga rt y hncur dan bunuh semuanya keluarga y pdhl nenk Alisa gk salah,,, buat Alisa jdi ank yatim piatu dr kcil,, emng iblis kmu ed pdhl dh pyn ank bini Msk ia karina kmu jdiin simpan
evi carolin
😱😱😱 ... Alisa berdarah dingin... senggol bacok... dead ...
evi carolin
Badas Alisa ... rampok abis abisan , sdh banyak tu ikan asin makan duit laki lu jangan kasih sisa 👍
evi carolin
lanjut... Krn udah bertemu dgn musuh ,makin menarik nih
evi carolin
mupeng deh Giovan ,terpana liat alisha 😱🤣🤣🤣
Alia Chans: Makasih kk dah mampir🤭🤭
semoga suka ya😉
total 1 replies
Fisee
lurus luruuss dah bagus ghak ada bacot bacot lagi🤣🤣🤣
Fisee: ooohhh 👍
total 2 replies
Osie
bagiku tetap aja giovan suami bego..
Osie: 🤭🤭🤭🤭🤭
total 2 replies
Osie
nah gini kan mantap..jgn menye menye n mudah luluh..laki modelan giovan ngapain dikekep..buang buaaangg yg jauuh
Osie
ceroboh sekali sikap alisha..hrsnya dia. utuh kalina biar selesai semuanya
Alia Chans: biar seru😉
total 1 replies
Osie
ini maksudnya gimana ya..dibab awal alisha udah dor kalina kok ada part ulang tahun n kalina msh hidup apa flashback?
Alia Chans: setiap bab saling nyambung kok kk, jadi nanti ada penjelasan, singkat nya " waktu itu Kalina selamat dari kematian "

Terima kasih dah Komen
😉
total 1 replies
Osie
alisha segampang itu buka baju biar lukanya diobati rayhan??? seriuusss?? semakpia makpianya gak gitu juga kaleee kecuali rayhan itu dokter beda ceritanya
Osie
kan mati sapa suruh nantangin gembong makpia
Osie
sumpeh ye kalau aku jd alisha..aku kurasa harta si giovan trs aku buang dah tuh laki..ngapain dikekep laki tukang selingkuh
evi carolin: setuju ... enak banget selingkuhan rasa istri nikmatin hak istri sah ,tunggu ntar digampar lg deh lu 🤭
total 3 replies
Osie
wuiihh mantaaapp..nape kagak sekalian dismakdown tuh pelakor🤣🤣🤣🤣..alisha kutunggu aksimu menguliti si giovan
Osie
🤣🤣🤣🤣kena dah pelakor
Osie
naahh aku mampir nih..moga alurnya sesuai ekspektasiku..MCnya sosok tangguh gak menye menye..smart dan pastinya moga ini cerita sp end💪💪🙏🙏🙏
Alia Chans: Terimakasih kak, semoga suka ya😉
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!