NovelToon NovelToon
Melampaui Takdir Langit (The Dao Beyond Heaven’S Sight)

Melampaui Takdir Langit (The Dao Beyond Heaven’S Sight)

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Budidaya dan Peningkatan / Sistem / Epik Petualangan
Popularitas:4.2k
Nilai: 5
Nama Author: Naevys Presspire

Setitik debu mampu melahirkan dunia. Sehelai rumput dapat memutus takdir, hukum, dan karma.

Putra-putri takdir lahir satu per satu, sekte kuno membuka gerbang tersegel, dan para suci kembali mengejar keabadian.

Di sudut dunia yang tak layak dicatat sejarah, seorang pemuda membuka mata dengan ingatan dari dunia lain. Ia tidak menyembah keajaiban, melainkan membedah hukum di baliknya.

Ketika para jenius menunggu anugerah Langit, ia membongkar rahasia bumi. Ketika dunia menyebut keajaiban sebagai takdir, ia menyebutnya hukum yang belum dipahami.

Dengan pengetahuan fana dan bahan langit-bumi, ia menciptakan sesuatu yang mustahil di jalan kultivasi: jari emas buatan manusia.

Sejak ciptaan itu menyatu dengannya, takdir kehilangan jejak. Masa lalunya lenyap. Masa depannya tak terbaca. Bahkan Langit tak mampu melihat jalan yang akan ia tempuh.

Hingga ia mengangkat pandangannya ke Langit dan bertanya: apakah kultivasi anugerah Langit—atau rancangan keberadaan yang lebih tinggi?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Naevys Presspire, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 28: Awal Perjalanan Su Dingxuan

“Terima kasih, Saudara Su Mingze. Kamu sudah membagikan informasi yang begitu berharga. Aku benar-benar tidak tahu bagaimana harus membalasnya.”

Su Mingze hanya melambaikan tangan dengan santai. “Tidak perlu dipikirkan. Cepat atau lambat, kamu juga akan mengetahuinya. Bagaimanapun, kamu adalah salah satu tuan muda Clan Su.” Ia berhenti sebentar, lalu menatap Su Dingxuan dengan lebih serius. “Aku hanya ingin memastikan satu hal. Apakah kamu berniat membentuk kelompok sendiri… atau ingin bergabung denganku?”

Su Dingxuan tidak langsung menjawab.

Ia menatap Su Mingze sejenak, lalu mengangkat gelas dan menyesap minuman di dalamnya. Beberapa saat berlalu sebelum akhirnya ia meletakkan gelas itu kembali.

“Demi Saudara Su yang sudah bersikap baik dan jujur kepadaku, aku juga akan menjawab dengan tulus.”

Su Mingze meluruskan posisi duduknya. Ia mengangguk ringan, memberi isyarat agar Su Dingxuan melanjutkan.

“Aku ingin berpetualang,” kata Su Dingxuan perlahan. “Mempelajari dan mengungkap misteri sejarah yang terkubur oleh waktu.”

Mata Su Mingze tampak sedikit terkejut. Namun, tak lama kemudian, ia tertawa.

“Hahaha, sepertinya mimpi Saudara Su Dingxuan sangat besar, ya.” Ia mengangkat gelas, masih dengan senyum di wajah. “Aku juga sama. Aku ingin mengungkap misteri dunia ini. Hanya saja… sepertinya cara kita berbeda.”

“Maksud Saudara?”

Su Mingze menjelaskan dengan tenang, “Kamu ingin bergerak sendiri. Sedangkan aku ingin menggunakan pengaruh untuk mencapainya.”

Su Dingxuan tersenyum tipis sambil mengangkat gelas. “Tujuan kita sama, tetapi jalan kita berbeda.”

Su Mingze membalas dengan menyatukan gelas mereka.

Entah mengapa, setelah percakapan itu, jarak di antara keduanya terasa jauh lebih dekat daripada sebelumnya.

Setelah mengobrol beberapa saat lagi, Su Dingxuan akhirnya kembali ke kediamannya dan langsung menuju Cave. Ia duduk bersila, tetapi pikirannya belum sepenuhnya tenang.

“Jadi, batas atas kultivasi saat ini adalah Void Refining…”

Ia mengingat kembali informasi yang baru saja ia dapatkan.

“Itu mungkin efek yang muncul setelah kekacauan di zaman kuno. Jika merujuk pada zaman kuno, realm tertinggi yang dapat ditanggung dunia ini adalah Ascension Realm. Di atas itu, dunia tidak lagi mampu menanggung keberadaan mereka, sehingga mereka akan ditarik ke Dunia Immortal.”

Su Dingxuan perlahan membubarkan pikirannya.

‘Itu masih terlalu jauh dariku. Sekarang, lebih baik fokus pada apa yang bisa kucapai terlebih dahulu.’

Menurut rencananya, ia akan memusatkan seluruh perhatian pada kultivasi hingga mencapai Realm Akhir Qi Refining.

Dua tahun kemudian.

Usia Su Dingxuan sudah sekitar dua puluh tujuh tahun, tetapi penampilannya masih seperti pemuda berusia dua puluh tahun. Di Realm Qi Refining, seseorang dapat hidup hingga seratus lima puluh tahun. Sedangkan Foundation Establishment dapat hidup sekitar dua ratus hingga tiga ratus tahun.

Core Formation bahkan langsung meningkatkan lifespan seseorang secara besar. Mereka dapat hidup hingga enam ratus tahun, dan jika ditambah dengan bantuan sumber daya pemulih vitalitas atau penambah umur, usia mereka bisa mencapai tujuh ratus tahun.

Adapun Nascent Soul, rentang hidup mereka bahkan lebih mengerikan, yakni lebih dari seribu tahun. Untuk realm di atasnya, sudah pasti lebih tinggi lagi, tetapi Su Dingxuan tidak terlalu memikirkannya.

Selama dua tahun ini, Su Dingxuan tidak terlibat dalam perselisihan generasi muda Clan Su. Ia hanya fokus pada kultivasi. Bahkan untuk misi wajib, ia memilih tugas yang mudah diselesaikan. Dengan statusnya, tentu saja ia bisa melakukan hal itu.

Ayahnya, Su Baiyun, juga telah kembali satu tahun sebelumnya. Sepertinya ia ikut bersama salah satu Leluhur untuk membahas Alam Rahasia Soul Transformation yang pernah disebutkan Su Mingze.

Dalam dua tahun ini, Su Dingxuan sesekali bersantai bersama Su Mingze. Mereka minum-minum tanpa membicarakan hal berat, hanya menikmati waktu santai. Karena itu, hubungan keduanya pun semakin dekat.

Selain itu, Su Dingxuan juga berhasil mencapai Realm Qi Refining Menengah Tingkat 6. Kecepatan ini masih sesuai dengan standar High Grade Spirit Root dan statusnya sebagai tuan muda utama Clan Su yang memiliki pasokan sumber daya melimpah.

Jika berada di Clan yang lebih rendah, atau sebagai Loose Kultivator, mungkin seseorang membutuhkan waktu jauh lebih lama untuk mencapai tahap yang sama. Tentu saja, itu berdasarkan standar rata-rata kultivator.

Sebenarnya, dengan bantuan Qi Attraction dan Qi Filtering, Su Dingxuan bisa berkultivasi lebih cepat daripada batas Spirit Root-nya. Namun, ia tidak terlalu berani menggunakannya secara terang-terangan.

Karena ia berkultivasi tepat di bawah hidung enam Nascent Soul.

Bayangkan saja, ia hanya berkultivasi di dalam Clan, tetapi kecepatannya hampir mendekati Su Ya. Ditambah lagi, kekuatan serta Teknik Kultivasi yang ia kuasai jauh lebih tinggi, bahkan belum pernah ada di dalam Clan. Jika hal itu terlihat, sudah pasti akan memunculkan kecurigaan.

Karena itu, Su Dingxuan merasa terus berada di dalam Clan justru akan menghambat pertumbuhan dan gerak-geriknya. Ia ingin berpetualang. Ia ingin bebas tanpa terlalu banyak batasan.

Selain ranah kultivasi, ia juga fokus meningkatkan empat teknik andalannya. Saat ini, keempat teknik itu sudah mencapai Minor Success atau Pencapaian Kecil. Ditambah dengan profesinya sebagai Talisman Apprentice Tingkat 2, persiapannya bisa dikatakan sudah matang.

Tinggal menembus Qi Refining Akhir.

Satu tahun kembali berlalu begitu saja.

Su Dingxuan kini berusia dua puluh delapan tahun.

Tantangan sebelum menembus realm utama adalah tantangan per tahap di dalam setiap realm. Di Qi Refining, peningkatan dari Tingkat 3 ke Tingkat 4, dari Tingkat 6 ke Tingkat 7, dan dari Tingkat 9 ke Tingkat 10 adalah batas-batas kecil yang tidak mudah dilewati.

Karena itu, dunia kultivasi mengelompokkannya menjadi Tahap Awal dari Tingkat 1 hingga 3, Tahap Menengah dari Tingkat 4 hingga 6, Tahap Akhir dari Tingkat 7 hingga 9, dan Tahap Puncak di Tingkat 10. Setelah mencapai Puncak, barulah tantangan sebenarnya dimulai, yaitu menembus Realm Utama dari Qi Refining ke Foundation Establishment.

Tidak sedikit orang terjebak di Tahap Akhir atau Tahap Puncak. Ada yang tidak mampu menembus Tahap Puncak, dan ada pula yang tidak mampu menembus Foundation Establishment. Terutama mereka yang memiliki Low Grade Spirit Root dengan empat atau lima elemen, sering kali berhenti di Tahap Akhir. Jika tidak mendapatkan peluang dan sumber daya yang tepat, mereka akan tetap berada di sana hingga akhir hidup.

Di dalam Cave, Su Dingxuan bermeditasi sambil menyerap Qi.

Setelah beberapa saat, gejolak mulai muncul di Dantian-nya. Dengan keyakinan penuh, ia mengarahkan Qi di dalam tubuhnya dan mendobrak penghalang antara Tahap Menengah dan Tahap Akhir Qi Refining.

Dantian-nya meluas, menyisakan ruang kosong yang harus segera diisi. Tanpa sedikit pun kegugupan, Su Dingxuan langsung menyerap Qi di sekitarnya untuk mengisi dan menstabilkan alamnya.

Beberapa jam kemudian, Su Dingxuan membuka mata.

Ia menunduk, menatap kedua tangannya, lalu perlahan mengepalkannya.

“Aku akhirnya mencapai Qi Refining Akhir,” gumamnya pelan. “Sudah waktunya untuk pergi.”

Su Dingxuan segera bangkit dan bergegas keluar.

Di halaman, kedua orang tuanya sedang duduk di bawah pohon sambil menikmati hari. Saat melihat Su Dingxuan datang, Lin Qinqing langsung tersenyum senang.

“Anakku akhirnya keluar dari pengasingan.”

Su Baiyun juga menatap Su Dingxuan dengan senyum puas. “Bagus. Kamu sudah mencapai Qi Refining Akhir. Lebih cepat daripada ayahmu waktu muda, hahaha.”

Su Dingxuan tersenyum, lalu mencoba melepaskan diri dari pelukan ibunya.

Tidak banyak perubahan pada wajah Lin Qinqing. Ia masih terlihat lebih muda dari sebelumnya. Jika orang luar tidak tahu, mungkin mereka akan mengira ibunya seumuran dengannya.

Su Baiyun juga masih terlihat muda. Namun, sejak kepulangannya, ada satu bekas goresan pedang di mata kanannya. Luka itu membuat mata kanannya tertutup, sehingga ia hanya melihat dengan mata kiri. Su Dingxuan tahu luka itu didapatkan saat ayahnya bertarung melawan salah satu Tetua Utama Clan Lin. Walaupun menang, kemenangan itu tetap harus dibayar dengan pengorbanan.

Selain itu, kemenangan Su Baiyun juga melancarkan negosiasi Clan terhadap alam rahasia yang akan muncul dua puluh tahun lagi. Sebenarnya, ada ramuan yang dapat menyembuhkan luka di matanya. Namun, harganya sangat tinggi, bahkan Clan Su pun tidak mampu menebusnya.

Di hadapan kedua orang tuanya, Su Dingxuan kembali bertingkah seperti anak-anak. Ia berbicara dengan bahagia, membuat Lin Qinqing dan Su Baiyun merasakan kehangatan yang sulit dijelaskan.

Melihat keharmonisan kecil itu, Su Baiyun merasa bahwa pengorbanannya tidak sia-sia. Bagaimanapun, ia telah melindungi dan membuka jalan bagi keluarganya.

Dalam dua puluh tahun ke depan, Su Dingxuan memiliki kesempatan untuk memasuki alam rahasia itu. Kesempatan itu diberikan oleh Su Baiyun. Karena diperjuangkan oleh ayahnya, walaupun Su Dingxuan tidak terlalu tertarik pada alam rahasia tersebut, ia tetap harus menghormati usaha ayahnya.

“Ayah, Ibu,” kata Su Dingxuan akhirnya. “Aku sudah mencapai standar yang dijanjikan. Sudah waktunya bagi anak untuk terbang.”

Su Baiyun mengangguk. “Bagus. Jika selalu berada di dalam sangkar, kamu tidak akan tumbuh. Keberanian seperti ini memang layak sebagai anakku, hahaha.”

Lin Qinqing sebenarnya sedih. Namun, ia sudah tahu bahwa hari ini cepat atau lambat akan datang. Karena ini adalah keputusan anaknya, ia memilih untuk menghormatinya.

Hanya saja, suara tawa suaminya membuatnya jengkel.

Ia mengangkat sendok dan memukul Su Baiyun beberapa kali. “Karena kamu bisa tertawa selepas itu, bereskan sisa makanannya nanti.”

Setelah berkata begitu, Lin Qinqing langsung pergi.

Su Baiyun mengusap bahunya. Meskipun pukulan itu tidak sakit, ia tetap pura-pura kesakitan. Jika tidak, pukulannya mungkin akan bertambah parah.

Setelah melihat istrinya pergi, Su Baiyun menghela napas pelan.

“Kapan kamu akan berangkat?”

“Mungkin dalam satu minggu.”

Su Baiyun mengangguk. “Dalam kurun waktu ini, habiskanlah waktu bersama ibumu.”

Su Dingxuan langsung membalas, “Anak akan mengingat nasihat Ayah.”

Seperti yang diperintahkan ayahnya, Su Dingxuan menghabiskan lebih banyak waktu bersama ibunya. Bahkan ia menemani Lin Qinqing ketika bekerja.

Karena tidak tahu kapan ia akan kembali, Su Dingxuan memikirkan sebuah ide. Ia ingin mengajak ibunya berkeliling ke berbagai wilayah manusia fana, seperti waktu yang pernah mereka habiskan bersama dulu.

Begitu mendengar usulan itu, Lin Qinqing langsung menyetujuinya dengan senang.

Mereka tidak hanya berkeliling di satu wilayah fana, tetapi juga mengunjungi beberapa tempat lain yang tidak terlalu berbahaya. Perjalanan itu terasa seperti liburan singkat. Tidak ada tekanan, tidak ada perselisihan, hanya waktu yang tenang antara ibu dan anak.

Namun, perpisahan tetap tidak bisa dihindari.

Satu minggu kemudian, di halaman sebuah Paviliun yang tidak kalah indah dari Paviliun milik Su Dingxuan, dua orang pria duduk menatap malam. Di hadapan mereka, tersaji minuman yang memabukkan.

Su Mingze menatap Su Dingxuan. “Jadi, sudah waktunya kamu pergi?”

Su Dingxuan mengangguk. “Ya. Aku tidak bisa menunggu lebih lama lagi. Aku akan kembali paling lambat sebelum alam rahasia itu dibuka.”

Su Mingze menghela napas.

Sejak pertemuan mereka, mungkin hanya di hadapan Su Dingxuan ia bisa benar-benar menjadi dirinya sendiri. Tidak perlu memikirkan terlalu banyak perhitungan, tidak perlu selalu bersikap rumit. Hal itu membuatnya merasa santai.

“Karena kamu sudah mengambil langkah awal,” kata Su Mingze perlahan, “sepertinya sudah waktunya juga bagiku untuk mengambil langkah awalku sendiri.”

Su Dingxuan tidak banyak bicara. Ia hanya tersenyum.

Keduanya lalu bersulang dan menikmati momen perpisahan itu dalam diam yang tidak terasa canggung.

Lin Qinqing menggenggam kedua tangan Su Dingxuan erat-erat.

“Ingat, kamu harus hati-hati. Jangan pernah mudah percaya kepada siapa pun. Dunia ini berbahaya. Sebesar apa pun peluang yang kamu temui, keselamatan tetap harus diutamakan. Jangan dibutakan oleh keserakahan.”

Su Dingxuan menatap ibunya dan menjawab dengan sungguh-sungguh, “Anak akan mengingat nasihat Ibu.”

Setelah Lin Qinqing kembali mengomel beberapa saat, Su Dingxuan akhirnya menghadap ayahnya.

“Ayah.”

Su Baiyun tersenyum. Ia mengangkat tangan dan menepuk bahu anaknya.

“Pergilah. Hati-hati di jalan. Tumbuhlah menjadi kuat. Dengan begitu, kamu dapat melindungi orang-orang yang kamu sayangi.”

Su Dingxuan tersenyum.

Seperti yang diharapkan dari ayahnya.

“Anak akan mengingat nasihat Ayah.”

Di bawah perhatian ayah dan ibunya, Su Dingxuan melangkah memasuki formasi teleportasi. Sebelum cahaya formasi menelannya, ia sempat melambaikan tangan.

Melihat sosok anaknya menghilang di dalam formasi, Lin Qinqing akhirnya tidak dapat lagi menahan air matanya. Ia bersandar ke pelukan sang suami, sementara Su Baiyun diam-diam memeluknya dengan lembut.

End Chapter 28.

1
Hadi Hadi
up up up
Naevys: Siap kak 🫡
total 1 replies
Naevys
Halo para pembaca, Naevys di sini.
Chapter 7 sampai 11 itu merupakan harga tiket mc untuk masuk kedunia yang lebih besar.

Jdi reset penelitian ini hanya terjadi di chapter awal 7 sampai 11, setelah itu dunia kultivasi akan terbuka.

Dia bukan orang yang di beri jalan oleh langit, jdi dia membuka jalanya sendiri, satu satunya yang bisa dia andalkan hanya lah ingatanya sebagai seorang saintis. Karena memang tidak ada yang bisa dia andalkan selain itu.

Mohon bersabar hingga chapter 11 lewat, karena kemampuan mc tidak jatuh dari langit, atau tibatiba mendapatkan warisan.
Crimson Lotus Explosion
mau naya ni thor lu dpt ngak cuan di novel ini yg blm di tanda tangani salam pemula
Naevys: Saran aku sih kak, klw punya stok draf, update sampai minimal pengajuan kontrak, 20 bab, dan 20rb kata, habis itu ajukan kontrak, tetap update, nggak boleh hitus lebih dari 3 hari kak.

Semangat buat kakakny
total 3 replies
Hadi Hadi
lanjutkan
Dindinn
💪
Hadi Hadi
lanjutkan 😍😍😍😍
Naevys: Siap kak, 🫡
total 1 replies
Hadi Hadi
mantap 💪💪💪
Naevys: Sebentar lagi akan ada update chapter baru yah kak 🙏
Mkasih udah mampir
total 1 replies
Hadi Hadi
😍😍😍😍
Hadi Hadi
semangat 💪💪💪💪
Naevys: Thanks kak 🔥
total 1 replies
Hadi Hadi
up up
Hadi Hadi
is good 😍😍😍
Hadi Hadi
lanjutkan
Hadi Hadi
up up up up
Nameless Monarch
goks
Naevys: Thankyou kak
total 1 replies
Er Bai (Gold Author)
Thor padahal lebih enak kalau nyebutnya Akar Spiritual aj.

Cuman saran aj🙏👍
Naevys: Makasih saranya kak, iya benar, saya akan revisi.

Klw ada lagi jangan sungkan berikan masukan kak, saya butuh itu. Mohon bantuanya🙏
total 1 replies
Naevys
Mungkin ada yang merasa kenapa novel ini serasa baca novel terjemahan??

Itu semua karena gaya penulisan Author, Jdi dari 2013 author selalu baca novel terjemahan, bahkan sampai jalur mechine transate yang bikin kepala pusing (Biasanya di kenal sebagai penyimbangan kultivasi)😅

Apa yang sering dibaca mempengaruhi gaya tulisan. Jadi mohon maaf jika ada yang tidak tebiasa, 🙏
dan terimakasih sudah support novel ini.

Salam dari Naevys Presspire
Wawan
1 kembang dan iklan buatmu 💪✍️
T28J
/Rose//Rose//Rose/bunga untuk cerita sebagus ini
Naevys: Thanks kak, 🔥
total 1 replies
Ensley
Btw thor, bagi yang udah familiar dengan novel kultivasi memang aman sih nggak di jelaskan tentang tingkatan.

Ku lihat kingkatan kultivasinya menggunakan standar Xianxia yah, kyk ISSTH, Renegade Immortal RMJI dan kwn².

Bagi yang belum tau, dari bab sejauh ini bab 11 yah, tingkatan Kultivasinya Qi Refining => Foundations Establishment => Core Formatin (Biasanya novel terjemahan menggunakan nama Inti Emas/Golden Core) => Nascent Soul.

Untuk di atasnya, belum terungkap, wkwkw
Naevys: Nanti akan ada penjelasan tingkatan kultivasinya kak, tapi kondisi MC sekarang belum mendukung itu
total 1 replies
Ensley
Tinggal jejak dulu...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!