''hutang anda akan lunas jika putri anda menikah dengan saya, dan juga saya akan memberikan tambahan uang setiap bulannya kepadamu''
''baik saya sangat setuju''
*****
Clarissa adalah gadis yang ramah dan baik hati, ia di besarkan oleh kakek dan neneknya sebab kedua orang tuanya sudah cerai dan memilih hidup masing masing
saat kakek dan nenek Clarissa meninggal ia tinggal bersama dengan ibunya yang minim akhlak
sebab beliau selalu meminjamkan uang kepada orang banyak hal itu juga yang membuat ayah Clarissa menceritakannya sebab harta beliau habis untuk melunasi hutang ibunya
tidak hanya itu ibu Clarissa rela menjualnya untuk melunasi hutangnya yang sangat besar
*****
okeee guys kalau kalian kepo sama kelanjutannya silahkan mampir yahhhh
terimakasih.....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fitriishn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab. 33
HAPPY READING
Haiii teman teman semua aku gak jadi berhenti dehhh hehehe maap yahh aku plin plan sempat buat kalian kecewa sekecewa mungkin
pulang dari hutan Jean segera mencari informasi tentang klinik dan rumah ibu bidan tersebut dan yang terpenting adalah mencari dimana ibu itu berada saat ini
Sudah satu jam lebih dia berkutat dengan komputer tetapi tidak dapat menemukan titik keberadaan ibu bidan tersebut
"bisa gak?" tanya Zea
"gue gak dapat keberadaan mereka dimana, satu pun benda elektronik gak ada mereka pegang susah untuk mencarinya" jelas Jean
Alex pergi dan menyuruh bawahan untuk segera mencari keberadaan Risa di desa yang mereka kunjungi dan tak lupa ia juga menyuruh sekretarisnya menyiapkan sebuah rumah di desa tersebut untuk dirinya
Bukan tanpa alasan, dia sangat ingin terus mencari Risa hingga dia ketemu dengannya dan dia takut kehilangan sosok yang dia cintai untuk kedua kalinya
"Lex Lo beneran mau tinggal disana lalu pekerjaan Lo disini bagaimana?" tanya Jean
"cihh pekerjaan sialan, lebih baik nyari istri gue dari pada ngerjain itu" umpat Alex segera pergi
💮💮💮💮💮
Dirumah sakit kedua orang tua yang menyelamatkan Risa menjual semua barang berharga yang mereka miliki agar bisa membiayai pengobatan Risa, mulai dari emas, handphone dan bahkan rumah sebab rumah mereka ada dua jadi mereka jual satu begitu...
setiap harinya Meraka akan menginap dirumah sakit hanya untuk menjaga Risa sang ibu selalu berdoa agar Risa cepat sadar dan hampir dua Minggu dia tak sadar sadar
Dan pada siang hari ini mata yang tertutup itu perlahan terbuka dengan perlahan
Keduanya buru buru menghampiri Risa dan bertanya apa yang ia inginkan
"a-ir" ucap Risa meminta minum
Ibu bidan segara memberikan Risa minum, selesai itu mereka memanggilkan dokter untuk sekedar mencek keberadaan Risa
Kedua orang tua itu di suruh untuk keluar agar dokter bisa fokus memeriksa Risa
tak butuh waktu yang lama untuk dokter kembali menghampiri keduanya "begini Bu anak ibu dan bapak mengalami amnesia permanen dimana ingatannya tidak akan bisa kembali tetapi jika terus diasah kemungkinan besar ingat pasien akan kembali" jelas sang dokter
"baik dok kami mengerti, lalu bagaimana kondisi anak saya saat ini dia sudah membaik kan"
"yah sudah Bu, jika kalian ingin melihat putri kalian silahkan, dan jika ada permasalahan segera panggilkan kami"
"baik dok"
Dokter berserta suster tersebut pergi begitu juga dengan pasang suami istri itu masuk kedalam untuk menjenguk keadaan Risa
"nak bagaimana dengan kondisi kamu apa masih ada badan kamu yang sakit?" tanya sang ibu khawatir
Risa menggeleng dan raut wajahnya yang kebingungan
"kalian siapa yah" tanya Risa
"emm kami ayah dan ibu kamu sayang" ucap sang ibu menangis entah apa yang membuatnya
"ayah? Ibu?" tanya Risa masih binggung
"iya ini ibu kamu, nama ibu Sarah da ini ayah kamu Rizal" jelas ibu bidan a.k.a ibu Sarah
"jadi aku siapa?" tanya Risa
"nama kamu putri Evelyn" ucap ayahnya
(aku pakai ayah dan ibu nya dulu yah!)
"aku kenapa?" tanya Evelyn
"kamu amnesia nak, kamu gak bakal bisa ingat apa yang kamu rasakan di masa lalu" jawab ibunya
"tapi aku mimpi punya suami, suami itu apa ayah ibu?" tanya Evelyn
"kamu jangan banyak bicara yah nak kondisi kamu masih belum stabil" jawab sang ayah
Evelyn mengangguk dan hanya menatap plafon rumah sakit
Kedua orang tua Evelyn senang bahkan sangat senang melihat Risa susah sadar, nama yang mereka sebut sebagai nama Risa adalah nama putri mereka yang beberapa tahun silam sudah meninggal akibat menderita penyakit parah
"Ibuu ayah, apa Evelyn bisa dengar gimana kehidupan aku dulu?"
"Evelyn mau dengar?" tanya ibu Sarah mengelus surai milik Evelyn
ibu Sarah menceritakan bagaimana kehidupan anaknya dulu dari kecil hingga sekarang tetapi beliau tidak menyebutkan bahwa putrinya sudah tidak, beliau hanya mengarang dan tentunya hal tersebut bisa di percaya oleh Evelyn
"jadi sekarang aku udah sembuh kan?" tanya Evelyn menghapus air mata ibunya
"Iyah kamu sudah sembuh, kamu akan sehat selalu" ujar sang ibu
"ibu jangan sedih aku jadi ikut sedih"
Ibunya tersenyum begitu juga dengan sang ayah yang tersenyum melihat kedua perempuan yang sangat dia cintai walaupun Risa bukan anak kandungnya tetapi dia bahagia melihatnya
💮💮💮💮💮
Cukup kan segitu? Maaf kalau dikit udah malam besok sekolah
lanjut terus yah bacanya hehehehe maklumi author yang agak lain iniii
Hehehe bay bay gesss
kan sah suami istri... tinggal masukin satu kamar aja😁
selesai perkara
pasti gaya batu bisa🤣
emangnya hari kemerdekaan diperingati 🤣
yg benar "mengingatkan" Thor
be better 👍
Risa dan Cia kembar?
typo bertebaran..
sebaiknya diamati dulu dengan teliti sebelum di upload.. biar agar lambat, tapi hasilnya memuaskan
karena pembaca bisa terlanjur pergi atau memberikan penilaian rating jelek.. mana harus revisi lagi
tapi mati matian
harus paham sampai ke makanan dan minuman..
apa mereka juga harus faham kalau kamu masih suka ngiler saat tidur?🤣🤣🤣
tatapan penuh nanah.. nggak sekalian lalat dan belatung Thor,?🤣🤣🤣
sepertinya zea dalangnya.🤣
typo Thor... menyusul x 😁
kebanyakan "tidak"