NovelToon NovelToon
Terjerat Cinta CEO

Terjerat Cinta CEO

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen
Popularitas:2.3M
Nilai: 4.7
Nama Author: Reinata Ramadani

Karin Emira Brisia adalah seorang gadis berusia 21 tahun yang ceria. Namun di malam itu, hidupnya hancur seketika saat bertemu dengan CEO yang dingin.

CEO itu menyeretnya ke sebuah kamar dan mengambil sesuatu yang paling berharga darinya. Akhirnya, Karin di usir dari rumahnya sendiri dan melakukan kawin kontrak.

Ig : @reinata_r

Untuk readers tersayang

Jangan lupa boom like dan vote nya yah, dan masukkan ke list favorite kalian. Selalu beri dukungan buat author yah...

Gomawo chingu 💞💞💞

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Reinata Ramadani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Suami Takut Istri

°°°~Happy Reading~°°°

Mobil yang ditumpangi Karin mulai memasuki area mansion, di buntuti mobil Marcel yang kini tepat di belakangnya.

Tanpa menyapa Marcel, Karin langsung melangkahkan kakinya ke dalam mansion dengan langkah cepat. Kekesalan yang masih memenuhi lubuk hatinya, membuat Karin enggan untuk bertemu atau sekedar menyapa Marcel.

" Sayang, apa yang terjadi " Teriak Marcel memanggil-manggil Karin yang semakin menjauh dari pandangannya, Reihan yang melihat tingkah tuannya itu hanya terkekeh.

" Apa sekarang anda adalah tipe suami takut istri tuan, hahaha " Batin Reihan berusaha keras menahan tawanya.

Marcel kemudian memasuki lift itu seorang diri setelah Karin yang tadi meninggalkannya telah naik terlebih dahulu.

Marcel memasuki kamarnya, di sambut gemricik air yang terdengar dari balik kamar mandi, membuatnya yakin bahwa Karin sedang bersemedi di dalam sana.

Isak tangis Karin mulai bercucuran, hatinya sangat kesal saat teringat Marcel yang tadi mengacuhkannya. Entah ada apa dengan perasaannya, padahal saat di rumah lamanya yang sudah seperti neraka itu, ia tak akan menangis meski dengan perlakuan terburuk dari keluarganya.

Ceklek...

Pintu kamar mandi terbuka, menampilkan Karin lengkap dengan jubah mandinya. Marcel yang sedari tadi menunggu-nunggu Karin, langsung berhambur menghampirinya.

" Ada apa sayang? "

Karin hanya membisu, ia mengacuhkan Marcel dan memilih menuju ruang pakaian. Marcel yang tahu istrinya sedang ngambek tak menyerah untuk membujuknya, ia setia mengekor membuntuti Karin.

" Sayang... . " Marcel memeluk Karin dari arah belakang, memaksa Karin menghentikan langkahnya.

" Lepaskan aku, hiks hiks... . "

" Kamu kenapa sayang? " Marcel melepaskan pelukannya, membalikkan badan Karin agar menghadapnya.

" Kamu tanya kenapa? Tidak ingat tadi siang? Kenapa cuek sama aku, hiks...hiks. Kenapa tidak menyapaku? Apa aku istrimu hanya dirumah saja dan bukan siapa-siapa di luar sana, hiks...hiks..." Karin menaikkan pita suaranya menyaingi suara Marcel yang kini melemah saat berbicara dengannya.

" Hanya kamu istriku satu-satunya sayang, tidak ada yang lain. Aku tadi sedang buru-buru, jadi tak sempat menyapa. Maafkan aku sayang, berhentilah menangis... "

Marcel mendekap erat Karin yang sedang diliputi kemarahan, berusaha sekuat tenaga untuk menetralisir kekesalan istrinya yang berhasil membuatnya frustasi.

" Kamu jahat, hiks... Hiks... . "

" Iya, aku jahat. Maafkan aku. Berhentilah menangis... " Marcel menyeka air mata Karin yang masih menderas, Karin yang mendapati perlakuan manis Marcel, lama-kelamaan hatinya pun di buat luluh olehnya.

" Apa yang kamu lakukan di sana? " Tanya Karin masih dengan nada ketusnya.

Marcel menyunggingkan senyumnya, ia berusaha keras menahan tawa yang ingin melarikan diri dari mulutnya karena telah mengetahui bahwa Karin magang di perusahaan miliknya sendiri.

" Marcel... . "

" Ya ya..., Aku... Aku ada urusan dengan temanku yang bekerja di perusahaan itu. Kamu magang disana bukan? " Tanya Marcel yang hanya diangguki Karin.

🍁🍁🍁

Ritual sarapan kembali di lakoninya, Karin sudah duduk manis di kursinya dengan memandangi para pelayan yang mulai berdatangan untuk menyajikan makanannya. Tiba-tiba...

Hoeeeeek...

Rasa mual mulai menjalar ke seluruh tubuhnya, memaksanya segera berlari menuju kamar mandi untuk memuntahkan isi perutnya yang terasa terkoyak.

Marcel yang baru keluar dari lift itu langsung terheran-heran dengan tingkah Karin yang berlarian bak bocah kecil, entah apa yang dilakukan Karin hingga membuatnya berlari dengan kecepatan penuh.

Hoeeeeek hoeeeeek...

Berkali-kali Karin merasakan mual dalam perutnya, tapi lagi-lagi hanya cairan bening yang berhasil meloloskan diri dari mulutnya karena memang perutnya belum terisi makanan sedikitpun.

Lemas, tubuhnya terkulai lemas di atas toilet duduk, ia menghela nafas dalam, mual pagi itu telah berhasil merenggut setengah tenaganya.

" Sayang, apa yang kamu lakukan? " Suara Marcel menyeruak, membuat Karin segera membuka pintu toilet itu sebelum Marcel yang sedang diliputi kekhawatiran itu membuka paksa pintu toiletnya.

" Tidak apa-apa, hanya masuk angin " Jawab Karin sembari mengusap mulutnya yang basah.

" Istirahatlah di rumah, hari ini cuti saja " nasehat Marcel sembari memapah Karin.

" Tidak apa-apa, lagian ini hari ketigaku magang. Aku tidak ingin membuat masalah "

🍁🍁🍁

Bulan mulai merengkuh sang malam, dinginnya malam terasa menusuk kulit hingga menembus ke dalam tulang.

Karin yang sudah selesai membersihkan tubuhnya setelah sebelumnya penuh peluh keringat karena bekerja seharian kini harus menunggu Marcel untuk melewati ritual makan malam.

Meja makan sudah penuh dengan hidangan makanan western kesukaan Marcel, namun Karin menepi dari makanan-makanan mewah itu, ia lebih memilih sop buntut yang tadi sudah dipesannya pada pak Li.

" Hati-hati sayang, nanti tersedak " Sahut Marcel yang hanya di angguki Karin, ia masih sibuk memakan makanannya dengan antusias.

Marcel bangkit dari duduknya, meninggalkan makanannya yang baru ia cicipi beberapa sendok dan berjalan mendekati Karin. Ia menarik kursi di samping Karin, lalu menyerongkannya dan menduduki kursi itu menghadap ke arah Karin.

" Apa yang kamu lakukan? Cepat makan makananmu " Tegur Karin sembari memandangi wajah Marcel yang kini hanya berjarak beberapa inchi darinya.

Cup

Marcel mencium sudut bibir Karin, membuat perempuat itu terkejut dibuatnya.

Matanya masih melotot memandangi Marcel yang kini tersenyum puas di sampingnya, otaknya seolah terhenti masih tak percaya dengan apa yang di lakukan Marcel saat itu.

Karin yang sudah tersadar dari lamunannya langsung mengalihkan pandang pada pak Li dan dua pelayan perempuan yang berdiri di belakang mereka, mereka menundukkan pandangannya, tapi masih terlihat jelas mereka menahan keras tawa yang akan meluncur dari mulut mereka.

" Apa yang kamu lakukan... . " Gerutu Karin melirihkan suaranya hingga hanya Marcel yang mendengarnya.

" Ada sisa makanan di mulutmu sayang " Jawab Marcel, tangannya mengusap bibir Karin yang masih belepotan dengan makanannya.

" Marcel " Geram Karin masih melirihkan suaranya.

______________

Hallo Readers tersayangku....😍

Akhirnya bisa update lagi

Moga readers nggak bosen sama ceritanya, kalau ada kritik atau saran bisa banget kalian ungkapin ke author lewat komentar, author akan menyambut kelurahan dan kritikan kalian kok, karena author juga baru belajar nulis, hehehe🐣

Happy Reading guys

Love You💞💞💞

1
Napoleon
si Sinta blm tau aja kalo suaminya sahabat nya CEO di perusahaan dia magang 😂
Napoleon
moga aja paman Ama bibi nya Marcel baik sih , Jan sampe kek ibu Ama adek nya
Napoleon
ngidam nya banyak kali ah ,
Napoleon
waduh ketahuan ini
Napoleon
lagi hamil permintaan nya gak bisa ditolak
Napoleon
sepertinya ini tidak akan ke 1 tahun pasti selamanya
Ucie
siap2 Ratih. n
Kezie fitri
bagus thor,,
tapi cba penulisan nya jangan kbnyakan nya 🙏🙏🙏
Rina Yulianti
sepertinya karin hamil deh
Rina Yulianti
ini pasti marcel anaknya marcus dan ana
Amelia Putri
rejeki nomplok marcelllll menyala abangku
Eno Pahlevi
ayo up lagi yg banyak thor
Jumi Eko
bagus
Sunarmi Narmi
Kpan ini belnjut Thor...kutunggu ya ...
melting_harmony
Luar biasa
Rita Susanti
ggk pake lama kali thor upnys
senja indah
torrr lnjutin lgi donk ini
Rafael Dika
aqu mampir kk..
Irna Slalu Dy Hati
cerita nya bgus bget.
Ida Lailamajenun
sekian banyak baca baru ini ktmu ma tokoh wanita nya yg lembek kayak bubur ayam.🤭🤭🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!