NovelToon NovelToon
Pacar Beda Dimensi

Pacar Beda Dimensi

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Romantis / Fantasi / Time Travel / Teen School/College / Pusaka Ajaib / Romansa Fantasi
Popularitas:29.3k
Nilai: 5
Nama Author: @Adiramanis

Dapat pacar satu negara ❌️

Dapat pacar beda dimensi ✅️

Alexa Olivia Jonshon,gadis cantik yang harus rela terjebak di dimensi berbeda hingga menjadi buruan orang tak di kenal.

Hal itu terjadi di saat dia di beri gelang oleh seorang nenek nenek yang pernah dia tolong karena di ganggu para preman.

Dan sebagai ucapan terima kasih,nenek tersebut memberikan sebuah gelang batu giok berwarna hijau pada Alexa.

Dan dari sinilah awal petualangan Alexa di mulai.

Mampukah dia mengatasi rintangan yang datang di hidupnya ?

Atau apakah dia memilih berhenti dan kembali ke tempat semula ?

Lalu siapa nenek yang memberikan Alexa gelang itu ?

Ada banyak kejutan yang ada di cerita ini.

Jadi silakan mampir dan jangan lupa tinggal kan jejaknya ya...😁

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon @Adiramanis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PBD ( 34 )

🪷🪷🪷🪷🪷🪷🪷

Axelle membawa Alexa keatas bangunan yang lebih tinggi agar mereka bisa melihat dengan lebih jelas apa yang sedang terjadi di tengah kota tersebut.

Dari atas bangunan itu Alexa bisa melihat jika seekor makhluk ada di belakang Marlo yang berhadapan langsung dengan Diego dan nenek Hoshi.

"Kenapa ada naga di sini?"ucap Alexa melihat di depan sana , seekor naga dengan tubuh hitam keemasan sedang berdiri kokoh di belakang Marlo.

![](contribute/fiction/8140083/markdown/47582453/1710139503685.jpeg)

"Sepertinya Marlo mendapatkan makhluk itu dari pulau buangan"jawab Axelle.

"Sebenarnya di pulau itu ada berapa banyak makhluk yang hidup di sana?"penasaran Alexa dengan pulau buangan tersebut.

"Ada banyak , dan mereka hidup sesuai dengan kelompoknya"

"Lalu bagaimana makhluk seperti itu bisa sampai di tempat ini? apa pulau itu ada di dekat sini?"

"Sebenarnya keberadaan pulau itu di rahasiakan oleh nenek Hoshi , bahkan nenek memasang perisai agar makhluk itu tidak bisa keluar begitu saja , tapi aku tidak tahu bagaimana caranya Marlo membawa makhluk itu sampai ke kota ini"bingung Axelle karena setahunya tak mudah untuk mencapai pulau tersebut , tetapi melihat Marlo yang memiliki makhluk tersebut sepertinya ada yang sedang membantunya.

"Kupikir ada seorang penghianat di lingkungan kalian"ucap Alexa mengutarakan apa yang dia pikirkan sekarang.

"Sepertinya begitu , setelah ini aku akan mencaritahu siapa orang itu"

Lalu setelahnya mereka fokus kedepan dimana Diego yang sepertinya sedang bicara pada Marlo.

"Marlo...hentikan semua ini , jangan libatkan warga yang tidak bersalah karena ambisimu"ucap lantang Diego pada Marlo yang hanya menyeringai pada Diego.

"Jika kau tidak ingin aku melibatkan mereka , kau harus memberikan apa yang kuinginan Diego"jawab Marlo tak kalah lantang.

Bahkan Alexa dan Axelle dapat mendengar perkataan mereka meski jarak nya yang cukup jauh dari mereka yang berada di atas bangunan tinggi.

"Dewan kerajaan tidak mengijinkan kau untuk mengambil alih setengah dari kota ini Marlo , jadi buang jauh jauh keinginan mu itu"sahut nenek Hoshi.

"Tapi sayangnya aku tidak perduli"gumam Marlo yang kemudian menyuruh naga itu untuk menyerang mereka.

Dan dengan cepat nenek Hoshi dan Diego menghindar saat naga itu ingin mengeluarkan api yang akan membakar mereka , hingga membuat bangunan yang ada di sekitar mereka terkena imbasnya dari serangan itu.

"Jika seperti itu akan banyak korban jiwa"gumam Alexa yang masih bisa di dengar Axelle.

"Aine"panggil Alexa pada Aine yang berdiri di sebelahnya.

"*Iya yang mulia*"

"Apa tidak ada cara untuk menghentikan nya?"ucap Alexa bicara pada Aine yang hanya dilihat oleh Axelle.

"*Ada yang mulia*"

"Apa itu?"

"*Namun kondisi yang mulia sedang tidak bisa untuk melakukan nya , karena terlalu banyak mengeluarkan energi tubuh nona jadi menyusut , dan sangat sulit jika nona harus memanggil busur cahaya itu*"

"Jadi busur itu bisa melumpuhkannya?"ucap Alexa yang masih mengawasi keadaan di depan sana , dimana nenek Hoshi yang terlihat kewalahan untuk melumpuhkan naga itu.

"*Itu benar yang mulia , tetapi yang mulia sedang tidak bisa untuk memanggil busur itu*"

"Jika tidak bisa , maka kita akan memaksanya agar dia muncul"ucap Alexa menyeringai.

"Apa yang ingin kau lakukan?"ucap khawatir Axelle jika Alexa akan melakukan sesuatu yang akan melukai dirinya lagi.

"Bertaruh dengan nasib"sambil tersenyum ke arah Axelle.

"Maksudmu?"bingung Axelle.

"Katakan sesuatu yang membuatku kesal atau marah"ucap Alexa tiba tiba pada Axelle.

"Aku masih bingung dengan..."

"Enggak ada waktu Aksa , lakuin aja"ucap Alexa memotong perkataan Axelle.

Axelle terlihat terdiam , karena dia tidak ingin membuat Alexa marah atau salah paham lagi padanya.

Sebab kejadian waktu itu membuat dia belajar memahami bagaiman cara pikir Alexa sebenarnya , namun sekarang Alexa malah meminta Axelle untuk melakukan hal yang di benci Alexa hingga membuat Axelle pusing tak tahu harus apa.

"Aksa kau mau lakuin atau enggak , kalau kamu enggak bisa biar aku cari Gilang aja , soalnya dia lebih bisa membuatku marah"ucap Alexa yang ingin pergi dari tempat itu.

"Ok aku akan lakuin , tapi kumohon jangan bener bener marah nantinya"mohon Axelle.

"Jika kau tidak pernah melakukan apa yang kau katakan aku tidak akan marah beneran"

"Sebenarnya sebelum bertemu kamu aku pernah..."ucap Axelle mengantung ucapannya karena dia masih ragu untuk mengatakannya

"Pernah apa?"bingung Alexa.

"Pernah hampir melakukan hubungan badan dengan Elizabeth"aku Axelle meringis melihat perubahan wajah Alexa.

Meski tubuh Alexa mengecil namun aura yang dimilikinya tidaklah pernah hilang , bahkan jauh lebih kuat dan terlihat menyeramkan di bandingkan waktu melawan para Aretor itu.

"Kau melakukan apa dengan Elizabeth?"ucap Alexa mengulangi perkataan Axelle barusan.

"Aku hampir melakukan nya , tapi aku dalam pengaruh ramuan waktu itu , dan Savian juga datang tepat waktu sebelum aku melakukan yang lebih jauh lagi"jelas Axelle.

"Siapa yang tahu kau sudah melakukannya dengan Elizabeth pangeran Axelle , lagipula tak ada yang bisa menjaminnya bukan? dan aku yakin kau juga menikmatinya"ucap Alexa yang terlihat sudah berbeda raut wajahnya.

Dan setelahnya munculah sinar kebiruan dari gelang giok milik Alexa lalu tanpa banyak bicara Alexa langsung membidik kearah naga yang sedang mengamuk di depan sana.

"Aine..."panggil Alexa agar Aine mengubah bentuknya , dan Aine yang paham dengan cepat mengubah bentuknya lalu membiarkan Alexa naik kepunggung Aine , dan setelahnya Aine melompat turun dari gedung itu dengan mudah lalu berlari menuju tengah kota , membiarkan Axelle yang terlihat membuang nafas lelah sambil mengusap kasar wajahnya , lalu setelahnya dia ikut menyusul Alexa.

**Grooar**

Suara auman naga yang terkena panah dari busur cahaya itu terlihat memilukan di telinga Alexa.

"Sialan...siapa yang sudah melakukan ini!?"teriak marah Marlo melihat naga yang dia bawa sudah tak berdaya dengan panah cahaya yang mengenai dadanya.

"Aku yang melakukannya"ucap Alexa yang masih duduk di atas punggung Aine.

Marlo terlihat mengeryit bingung dengan sosok gadis yang sedang duduk di punggung Aine yang Marlo tahu adalah hewan legenda.

"Siapa kau gadis kecil , ini bukan tempat bermain untukmu"

"Ck...aku sedang kesal sekarang , jadi malas mendengar ocehanmu , jika kau masih ingin hidup tenang di kota ini maka jangan mencari gara gara , apalagi sampai melibatkan orang yang tidak bersalah"ucap kesal Alexa.

"Kurang ajar , kau itu hanya seorang gadis kecil yang tidak tahu apapun"

"Aku memang tidak tahu apapun , karena itu aku membenci orang seperti dirimu yang sok tahu lebih dari siapapun"

**Wush**

**Tak**

"Aaakkh....!!"teriak Marlo saat satu tangannya tiba tiba terputus dengan lemparan pedang laser dengan ukuran yang menyerupai belati yang sangat tajam hingga sekali lemparan bisa memutuskan lengan Marlo , dan setelahnya terlihat cairan merah pekat itu mengucur dari bekas luka yang dia terima barusan.

Gilang yang melihat aksi Alexa tersebut di buat begidik ngeri melihat Alexa yang walaupun dalam wujud anak kecil namun dia masih mampu melakukan sesuatu untuk melumpuhkan musuhnya.

"Apa masih ingin banyak bicara?"ucap Alexa dengan sorot mata tajamnya menatap sengit kearah Marlo yang meringis kesakitan sebab satu tangannya yang terputus begitu saja.

1
Zeyn Seyi
satu bunga
Wistari: Terimakasih banyak kak 😘
total 1 replies
Zeyn Seyi
berasa tidak menang debat dengan Axelle
Zeyn Seyi
ganteng skli Axelle
Zeyn Seyi
hahah
Jumli
meluncur 2 hadiah untuk mu Thor, semangat trus 💪
Wistari: Terimakasih banyak kak 😍😍
total 1 replies
Atha Diyuta
stor 3 iklan smngt kk
Wistari: terimakasih kak 🥰
total 1 replies
Atha Diyuta
ayo Lo Aksa ntar dicolok baru tau
Atha Diyuta
wkwkwkw sabar ya Aksa
Atha Diyuta
gak tau diri banget si deisy
Atha Diyuta
ada aja kapan tenangnya
Atha Diyuta
wkwkwkw simpen dilemari emang gombalan
Atha Diyuta
jangan galak galak dong xa
Atha Diyuta
gendong aja gendong gas 🤣🤣🤣
Atha Diyuta
dari adonan tempe campur tepung 🤣🤣🤣🤣
Atha Diyuta
🤭🤭🤭iya cape ya brnti
Atha Diyuta
🤣🤣gokil abis,udah ke peliharaannya aja si alexa
Atha Diyuta
😱😱😱😱😱
Atha Diyuta
gue suka gaya Lo Alexa tapi jadi pnasaran ada gak ya yang kaya Alexa didunia nyata🤭🤭
Wistari: 1 : 100.000 mungkin kak 🤭🤭
total 1 replies
Zeyn Seyi
Elizabeth??
Ra
mawar untuk mu kak 🥰
Wistari: terimakasih 🥰
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!