Kayra yang pernah di hianati oleh adik dan pacar nya, Kini tidak pernah menjalin hubungan lagi dengan pria mana pun.
Usia nya pun sudah tidak lagi muda, Semua teman dan kerabat yang seusia bahkan yang lebih muda dari nya telah menikah.
Namun suatu hari kayra tiba tiba ingin punya anak, Terpaksa ia membeli pemuda dengan bayaran tinggi untuk jadi suami nya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Catatan
Gavin memberani kan diri menggandeng tangan istri nya, Walau pun sedikit kaget. Tapi kayra tidak menolak gandengan suami nya.
"Banyak orang pacaran di sini." Desis kayra menatap sekeliling.
"Anggap saja kita juga pacaran." Sahut gavin.
Jika saja tidak ada orang yang mengejar gavin, Mungkin saja kayra akan dengan rela dan bahagia mendengar ucapan gavin tersebut.
"Pantas saja wanita itu terus mengejar dia." Batin kayra.
Sifat baik dan juga perhatian terhadap orang lain, Kayra sangat mengagumi semua yang ada dalam diri gavin.
"Aku harus bagai mana jika kayra terus mengganggu ku?" Tanya gavin ketika mereka duduk di pasir pantai.
"Kenapa bertanya padaku? Semua keputusan kan ada di tangan mu." Jawab kayra.
"Maksud ku, Bagai mana aku harus menyikapi nya. Tidak mungkin aku bersikap kasar pad anak bos ku kay." Ucap gavin bingung.
Gavin sudah curiga jika kayla pasti akan terus mengganggu nya, Wanita itu memang sangat haus jika melihat pria tampan.
"Tolak saja secara langsung jika memang tidak suka." Cetus kayra.
"Tidak masalah kan kalau aku jadi jahat padanya?" Tanya gavin lagi.
"Tidak! Kadang kita memang harus tega untuk mengambil keputusan, Bahkan pada diri sendiri pun kita harus tegas juga." Ujar kayra menatap ombak kecil.
"Kau bukan lagi tegas kay, Pada dirimu sendiri kau sangat kejam." Gavin berkata sambil menatap kayra.
Tidak ada sahutan dari kayra, Dalam hati ia membenar kan ucapan gavin. Kayra memang kejam jika pada diri nya sendiri.
"Agar sukses kita memang harus begitu." Sahut kayra.
"Jangan terlalu menyiksa diri kay, Butuh juga kadang kadang kita untuk egois." Ujar gavin.
"Ck kau ini, Kadang bicara mu sangat dewasa." Kayra tertawa untuk mencair kan suasana.
Gavin terenyuh melihat tawa kayra yang sangat di paksa kan, Tidak ada bahagia dalam tawa itu. Sangat susah untuk mencari kebahagian dalam diri wanita ini.
"Ayo kita pulang." Ajak gavin berdiri mengulur kan tangan.
"Kenapa cepat sekali? Kata nya tadi mau jalan jalan dulu." Heran kayra.
"Aku ingin jalan karena mengira kau akan senang, Tapi nyata nya kau tidak bahagia sama sekali." Sahut gavin.
"Kau ini, Aku siap kok menemani mu jalan." Ujar kayra.
Namun gavin menggeleng kan kepala nya, Ia tidak ingin kayra menemani nya karena tepaksa. Gavin mengira jika kayra malu berjalan dengan nya.
"Malam besok aku sudah kembali kemansion." Ujar gavin ketika di dalam mobil.
"Siang kalau ada waktu yang datang lah ketempat ku jika mau." Suruh kayra.
"Seperti nya besok aku tidak bisa kay, Ada urusan." Sahut gavin.
Hati kayra kembali mencelos karena gavin pasti akan menemui elma, Malu dan juga cemburu berada di hati kayra.
"Malam ini kita habis kan waktu bersama ya." Ajak gavin.
"Yah bagus nya begitu, Aku ingin segera hamil." Jawab kayra.
"Hamil?"
"Hmm! Bukan kah lebih bagus jika aku segera hamil." Cetus kayra meninggi.
"Baik lah."
Dua manusia yang duduk berdampingan di dalam mobil ini merasa kecewa dalam pikiran nya masing masing, Kayra yang marah karena gavin ada urusan dengan elma. Dan gavin yang kecewa karena mengira kayra ingin segera hamil agar bisa cepat pisah dari nya.
"Aku sedang tidak mood, Lain kali saja kita melakukan nya." Kayra langsung menutup pintu mobil.
"Kayra..."
"Baju mu yang ada di lemari ku sebaik nya kau ambil saja, Kenapa juga baju mu ada di sana." Ucap kayra.
"Sebenar nya apa salah ku kayra? Kenapa kamu tiba tiba jadi begini." Gavin mengejar istri nya.
"Tidak ada yang salah vin, Memang seharus nya kita begini saja." Sahut kayra dingin.
Terdiam gavin mematung karena tidak mengerti dengan perubahan kayra yang sangat mendadak, Padahal ia sama sekali tidak merasa melakukan kesalahan.
Sementara kayra masuk apartement nya sambil menangis, Hati nya sakit karena terus saja merela kan pria yang ia cintai untuk orang lain.
"Apa aku tidak pantas mendapat kan pria yang ku cintai." Isak kayra.
Percintaan nya selalu gagal, Jika andika memang sudah pasti menjadi kekasih nya. Gavin beda kasus, Hubungan mereka hanya di dasari uang. Namun punya rasa cinta masing masing secara tersembunyi.
"Ck! Aku menangis karena pria terus." Keluh kayra berjalan gontai.
Karena pikiran yang sedang kacau, Kayra malah tertarik ingin mbuka brangkas warisan dari grandma nya gefari de lamozada.
"Siapa tahu ada pria untuk ku di sini." Ucap kayra tertawa sendiri.
Pintu brangkas terbuka lebar, Kepingan emas masih tersusun rapi walau sudah hilang beberapa karena kayra mengambil nya untuk modal.
"Satu, Dua, Tiga."
Karena gabut kayra menghitung jumblah emas nya, Sampai hitungan ketiga puluh enam. Akhir nya emas tersebut habis.
"Ternyata aku cukup kaya." Cengir kayra sendirian.
Dokumen yang ada di bawah emas pun kayra ambil untuk melihat isi nya, Hanya ada dua lembar kertas yang ada di sana.
Kayra menekap mulut nya ketika membaca dokumen, Daftar nama nama gembong narkoba lengkap ada di sana.
"Kenapa ada di sini? Bukan kah ini jadi bahaya untuk ku." Kayra ketakutan sendiri.
Sepuluh nama gembong besar kayra baca, Hanya ada nama nama nya saja. Wajah mereka kayra sama sekali tidak ada yang kenal.
"Grandma juga ada di sini, Ternyata benar kalau dia mafia." Desis kayra.
Selama ini kayra tidak percaya jika grandma nya adalah queen mafia, Ia hanya mendengar cerita dari mulut kemulut saja.
"Berarti yang sembilan ini yang perlu aku selidiki keturunan nya, Supaya aku bisa hati hati." Gumam kayra.
Kayra membuka laptop untuk berselancar keinternet, Tak lupa sebelum nya ia menelfon vegas untuk di ajak bicara.
"Park monjung, Dia yang paling bawah. Hanya punya dua orang putra, Nama nya park bogum dan park jihon." Kayra membaca artikel.
Sekitar lima belas menit vegas datang dengan rasa yang sangat penasaran, Ia langsung membaca semua yang ada di dokumen.
"Ini sertifikat atas nama mu kay." Ujar vegas menunjukan kertas yang satu lagi.
"Jangan urus yang itu, Lebih baik cari semua nama yang grandma tulis ini." Ujar kayra.
"Kenapa kita harus tahu sih? Toh mereka pasti sudah mati juga." Sahut vegas.
"Bagai mana dengan anak cucu nya, Mereka pasti mendapat cerita jika grandma yang memegang catatan ini." Ujar kayra.
"Maksud mu mereka pasti akan mencari kertas ini?" Tanya vegas.
"Ku rasa begitu, Akan lebih baik jika kita tahu silsilah keluarga mereka satu persatu." Ujar kayra bersemangat.
Vegas mengangguk setuju dan mencari nama nama yang ada dalam catatan, Vegas dan kayra memang cocok jika sedang bekerja sama.
para penggemar novel kenzo dan dinara dibuat hancur oleh novel ini
jujur gua sangat suka novel kenzo dan dinara, suka sekali lihat karakter dinara dan kenzo di novel mereka dan tiba2 novel muncul menghancurkan semuanya
nama orang sll diawali huruf besar
maaf cm pengen karyamu lbh enak di baca
EMANG UDH TUA ION, MNGKIN LBH TUA DARI KAYRA DN GAVIN