NovelToon NovelToon
Cinderella dan Calon Ketua Mafia

Cinderella dan Calon Ketua Mafia

Status: tamat
Genre:Mafia / Beda Usia / Roman-Angst Mafia / Ibu Tiri / Tamat
Popularitas:113.1k
Nilai: 5
Nama Author: HaluSi

Sekuel Novel Benih_Titipan_Tuan_Mafia

Cinderella biasa di panggil Ella. Gadis kecil nan lugu yang hidupnya penuh dengan penyiksaan si Ibu tiri. Untuk menyamarkan perbuatannya agar harta sang Suami tetap di miliki, si Ibu tiri yang di ketahui bernama Alena terpaksa membiayai kuliah Ella di sebuah universitas terkemuka.

Lena tidak menyangka jika keterpaksaannya itu membawa Ella bertemu dengan seorang lelaki bernama Darrel, anak tunggal seorang ketua Mafia.

Pertemuan di awali dengan kecurigaan namun berakhir menjadi cinta yang kuat.

Apa Ella bisa menerima kenyataan jika ternyata anak lelaki yang mengetuk pintu hatinya ternyata pewaris tunggal seorang kepala Mafia?! Apa dia akan lari? Atau dia tetap menemani meski hidupnya tidak lagi seperti dulu?!

Langsung ke cerita nya saja ya gaes👇
Terimakasih 🎉❤️🌹🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon HaluSi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bagian 33

Darrel mendengus ketika melihat semua kartu ATM sudah di bekukan. Dia sengaja tidak membicarakan itu dengan Ella untuk memenuhi janji akan tanggung jawabnya.

Sudah ku duga. Beruntung masih ada pendapatan dari mini market.

Takut tentu saja melintas. Bukan ketakutan akan penyiksaan apalagi takut terhadap Prapto. Darrel lebih takut jika dirinya sampai tidak selamat dan itu berarti Ella harus menghadapi semuanya sendiri.

"Kak."

"Hm." Darrel tersenyum simpul lalu memasukkan kembali kartu ATM ketika Ella menyentuh bahunya.

"Kenapa? Tidak jadi menarik uang?"

"Saldonya habis." Ella melebarkan matanya, menatap Darrel tidak percaya.

"Serius Kak?"

"Hm ya. Maaf."

"Ya sudah. Kita bisa memakai uang penghasilan dari mini market."

"Terimakasih ya. Em setelah ini aku ingin menemui Ano di tempat persembunyiannya. Setelah itu kita pulang. Tidak apa kan kalau beli es krim nya di tunda?" Darrel sangat ingin tahu kenyataan apa yang sedang di hadapi.

"Ya sudah Kak."

Apalagi yang bisa Ella katakan. Meskipun Darrel berusaha bersikap tenang. Namun mimik wajahnya melambangkan kecemasan. Tentu saja dia merasa terbebani sebab Ella merasa jika kecemasan Darrel berhubungan dengan permasalahan yang menimpa mereka.

Keduanya naik motor. Sesekali Darrel menatap ke spion motor dan tidak ada lagi pengawalan. Beruntung dia masih mempunyai rompi anti peluru yang sekarang sedang di pakai Ella.

Membutuhkan waktu setengah jam untuk sampai ke tempat terpencil. Bukan hanya terjal, namun jalan yang di lewati sangat sempit dan di penuhi semak belukar. Ella terdiam tanpa berkomentar walaupun sedikit merasa takut pada suasana sekitar.

Setibanya di bangunan terbengkalai, Darrel memarkir motornya. Dari luar tidak tampak ada kehidupan di dalam tapi setelah keduanya masuk beberapa puluh meter. Terlihat banyak motor terparkir dan beberapa mobil.

Sambil menggenggam erat jemari Ella, Darrel berjalan menghampiri penjaga yang tengah berdiri di depan pintu masuk.

"Anda tidak boleh masuk." Darrel membuang nafas kasar. Biasanya dia punya akses keluar masuk ke semua lokasi markas.

"Panggil Ano, aku ingin bertemu." Meski kesal, sebisa mungkin Darrel tidak ingin berbuat nekat. Dia berniat bertanya secara baik-baik.

Selang beberapa menit, Ano terlihat keluar dengan wajah tertunduk. Perlahan, dia menghampiri Darrel yang sudah memasang wajah garang.

"Kau mengalihkan panggilan ku?" Tanya Darrel tanpa basa-basi.

"Perintah Kak Alan yang berasal dari Bu Naysila." Ella menghembuskan nafas berat lagi dan lagi.

"Oh jadi kau tidak memihak ku?!"

"Maaf Tuan. Saya hanya menjalankan perintah. Sebaiknya anda pergi dari sini, Em Kak Alan sedang memburu anda, maksud saya, Nona Ella." Menunjuk ke arah Ella.

"Em begitu." Kekecewaan kembali terpatri pada mimik wajah Darrel. Selama ini Ano adalah satu-satunya partner terbaik yang selalu menutupi kesalahannya." Jadi kau benar-benar tidak mau membantu?" Tanya Darrel memastikan. Ano menggelengkan kepalanya sehingga Darrel memutuskan untuk pergi. Dia tidak ingin Alan menemukannya dan sampai menangkap Ella.

"Kak, kenapa masalahnya menjadi besar."

"Hm ya. Itu kenapa kita harus tetap bersama. Untuk sementara kita tidak bisa pergi kuliah. Aku tidak ingin terjadi sesuatu dengan mu."

Darrel mengisyaratkan Ella naik dan motor melaju meninggalkan area markas. Ano terpaku sesaat, menatap kepergian Darrel sebelum akhirnya memerintahkan beberapa anak buah untuk memburu Darrel.

Ano merasa sangat terbebani sebab rupanya Alan tidak memberitahu jika ini semua hanya sebuah sandiwara. Dia di perbolehkan memukul juga menembak bagian kaki jika itu satu-satunya cara untuk melumpuhkan.

Sungguh Ano tidak mengerti bagaimana Nay tega. Namun kehidupan keras sudah melekat sejak lama. Pemburuan semacam ini terbiasa terjadi. Tapi untuk kali ini targetnya lain. Kedua belah pihak di buat mengambang fikirannya. ingin cepat bergerak agar tugas terselesaikan. Di satu sisi Darrel merupakan orang terdekat mereka.

"Apa yang sebenarnya terjadi Bos? Kenapa kita harus memburu Tuan Darrel?" Tanya salah satu anak buah Ano.

"Lakukan sesuai perintah. Jangan melukai organ dalam sebab Bu Naysila ingin Darrel di bawa dalam keadaan baik-baik saja."

"Siap Bos."

Darrel yang menyadari sedang di buntuti. Bergegas memacu motornya kencang. Pilihan bertemu Ano di rasa bukan pilihan yang tepat. Dia sudah membayangkan jika pemburuan akan berjalan cepat.

Kai mempunyai kemudahan untuk segala akses. Dari CCTV jalan, para petinggi negara juga aparat kepolisian. Itu memudahkannya melakukan rencana sesuai keinginan.

"Kak sepertinya mobil di belakang mengikuti kita. Bukankah itu Kak Ano." Ucap Ella seraya sesekali menoleh ke belakang. Terlihat jelas Ano duduk di samping kursi kemudi.

"Jangan fikirkan itu. Berpegangan yang erat."

Ella menuruti perintah. Motor Darrel melaju kencang menuju jalan utama. Sengaja Ano tidak terlalu serius mengejar. Dia tidak tega dan malah menghubungi kontak Alan untuk melontarkan alasan. Ano mengeluh akan ketangkasan Darrel yang tidak mudah di lumpuhkan. Sehingga kini Alan dan kawanannya sedang menuju lokasi.

Setidaknya bukan aku yang melakukan. Aku sudah menganggap Darrel sebagai teman bahkan sahabat.

Masih terlalu lemah bagi Ano untuk menjalankan perintah yang cenderung tidak memiliki mata. Lantas bagaimana dengan Alan yang sudah menganggap Darrel sebagai keponakan? Tentu hal itu semakin memberatkan tapi Alan berusaha tidak mengecewakan tugas dari Nay.

Dupppp!!!!

Dengan tega dia membidik ban motor Darrel sehingga membuat keseimbangan goyah. Yakin, hanya itu yang mencoba Alan niatkan apalagi motor Darrel terlihat terguling beberapa kali.

Bibirnya tersungging saat dia melihat bagaimana cara Darrel menyelamatkan Ella dari kecelakaan tersebut. Dia mengunakan tubuhnya untuk melindungi goresan aspal jalan meski itu berarti, tubuhnya yang harus menjadi korban.

Beruntung sebab Darrel senantiasa memakai jaket kulit juga celana panjang. Tampak jelas kulit Darrel tergores akibat insiden tersebut. Jaket kulit tampak berlubang dengan noda debu aspal jalanan.

Ella seakan berhenti bernafas. Matanya melebar di sertai degup jantung tidak beraturan. Meski perlindungan berhasil Darrel berikan, tapi kecelakaan sangat membuatnya terkejut.

Paman? Ah.. Mereka tentu mudah mendapatkan ku..

"Jadilah anak baik Darrel. Ayo pulang." Untuk pertama kalinya Alan melihat paras Ella dari jarak dekat. Cantik. Itu kenapa mata si Tuan muda menjadi buta.

"Tidak. Bilang pada Mama untuk tidak ikut campur. Terserah jika dia ingin mencoret ku dari daftar keluarga!" Alan tersenyum simpul. Ini alasan kenapa dirinya tidak berminat mengenal wanita. Alan tidak suka di lemahkan dan menyukai hidupnya yang penuh adrenalin.

"Perintahnya bukan seperti itu Darrel. Aku di utus untuk membawa mu pulang. Tinggalkan gadis itu. Dia calon Istri Pak Prapto."

"Mana mungkin. Selama aku masih bernafas, siapapun tidak boleh menyentuhnya."

"Kau ingat takdir mu seperti apa! Kau tidak boleh sembarang memilih calon pendamping!!" Alan berusaha mendalami perannya sementara Ano dan anak buahnya yang lain hanya mampu terdiam.

"Ya aku akan jadi kuat tapi jangan ikut campur untuk hal memilih pasangan!"

"Wanita memang melemahkan. Bu Naysila sudah tidak setuju dan itu berarti gadis ini tidak layak menjadi milikmu!!" Menunjuk kasar ke arah Ella.

"Mama tidak tahu apa-apa. Aku hanya akan menikah dengan nya."

"Terlalu lama Darrel. Ikut aku atau terpaksa peluru ini yang akan berbicara." Alan menodongkan senjata di ikuti oleh anak buah lainnya. Darrel mengingat berapa peluru yang ada pada senjata api di miliknya. Hanya ada beberapa peluru sementara anak buah Alan berjumlah puluhan. Keahlian mereka pun sudah tidak di ragukan lagi.

Tidak cukup. Eluhnya dalam hati. Dengan gerakan cepat Darrel mengambil senjata api lalu mengarahkan pada dadanya sendiri. Alan menghembuskan nafas berat di sertai senyum simpul.

"Kalau kau mati, bagaimana dengan nasib gadis itu."

"Kita akan mati bersama. Masih ada beberapa detik sebelum nafasku terhenti." Perhitungan yang matang. Alan tidak menyangka jika Darrel berfikir sejauh itu.

"Jangan bodoh hanya demi sebuah cinta."

"Itu karena kau tidak pernah merasakannya!! Aku tidak main-main. Lebih baik mati bersama daripada aku harus menyerahkan dia pada baaabi tua itu!"

Alan tersenyum, seakan menyerah. Dia berjalan menuju mobil namun adegan selanjutnya sungguh di luar dugaan. Dengan gerakan cepat dia membidik tangan Darrel sehingga senjata api terlempar. Sesuai perkiraan, peluru hanya menyerempet kulit lengan dan mengakibatkan darah segar menetes.

Belum sempat Darrel mengambil senjata lainnya. Alan kembali berniat membidik kaki milik Ella. Namun Darrel berusaha menghalangi sampai peluru berhasil menembus bagian perut.

Darrel masih berusaha bertahan tapi pengelihatannya mulai kabur. Dia sempat melihat Alan menghampirinya dengan wajah panik begitupun Ella yang berteriak memanggil namanya.

🌹🌹🌹

1
Elok
Bertele2 ceritanya
Su Tari
bagus
Unie Rya: Terimakasih ulasan baiknya❤️🥰
total 1 replies
Desi Widya
bgus
Unie Rya: Terimakasih 🌹🌹
total 3 replies
Alifasyifa
Luar biasa
Adeleida Lies
Lumayan
Unie Rya: Terimakasih ❤️
total 1 replies
Desi Yuniarti
lanjut
Santi san
aku syuka ceritanyaa seru ..
Unie Rya: Terimakasih❤️🌹
total 1 replies
de~javu. {° ~ °}
cerita nya bagus tapi like nya kok dikit ya,semangat ya thor
de~javu. {° ~ °}
mampir thor
Unie Rya: Terimakasih sudah mampir Kak🌹❤️
total 1 replies
Oh Dewi
Dicari: Naskah yang layak terbit untuk dijadikan buku.
Syarat dan ketentuan:
Sudah tamat dan Penulis belum di kontrak/sedang tidak terikat kontrak dengan penerbit manapun.

Jenis naskah yang dicari:
1. Novel;
2. Kumpulan Puisi;
3. Kumpulan Cerpen;
4. Naskah non Fiksi, dll.

Jika bersedia harap segera menghubungi saya via DM instagram (@dwafril) atau laman chat yang tersedia pada platform ini.

AE Publishing Cab. Gresik

*paling lambat 15 Agustus 2023
MAiYA ANGELAOU
good
Unie Rya
Sama-sama Kak. Terimakasih sudah mampir🌹🌹🥰
ERNY TRY SANTY
terimakasih buat author..aq sangat terhibur dng cerita darell dan Ella 🤗🥰..ttp semngt kak 💪🥰
ERNY TRY SANTY
Jan sembarangan memberi komentar jelek buat author ,klo emng g suka ya udh Jangn di baca tinggalkan..so komentar yg jlk itu membikin para author down !.. semngat kak jngn pesimis ya ,hrs ttp optimis untuk LBH bersinar LG karya" nya💪🥰🥰🥰
ERNY TRY SANTY
Ella msh bertahan dngn kemunafikan ats rs cinta SM darell 🤭..Ano emng gegabah bnget...semoga alan bs mengatasi niat jhtnya Liam
ERNY TRY SANTY
taktik nay ,emng selalu extrim...to selalu berhasil..ayo Ella kamu pasti bs meluluhkan hati mmhnya darell
ERNY TRY SANTY
aduh...demi Ella darell bnr" rela mati 🥺...semoga Ella bs menerima ajk nikah darell ..setelah melihat pengorbanan darell.
ERNY TRY SANTY
darell di lawan.. penjambret itu bagai debu doang 😄
ERNY TRY SANTY
jd inget ,alex yg di kepalanya di belah terus tangannya di potong ,oleh nay ,pas wkt hamil
ERNY TRY SANTY
naluri seorang ibu ,tdk akan prnh salah...apa lg nay yg sdh punya JM terbang tentang semuanya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!