Aleta Rubia adalah seorang model cantik yang kini namanya tengah melejit. Dia juga sudah menikah dengan seorang laki-laki berprofesi sebagai arsitek di sebuah perusahaan properti yaitu Devan Adrian Megantara. Kesibukan Aleta didunia modeling tentunya menyita waktunya untuk Devan, namun mereka sudah berjanji untuk saling percaya dan tetap fokus pada pekerjaannya masing-masing.
Suatu hari, Aleta ingin berhenti bekerja demi anak yang ada didalam kandungannya dan memperbaiki hubungan pernikahannya dengan Devan. Namun saat Aleta ingin memberitahu Devan, ia melihat suaminya bersama dengan sahabat wanitanya sedang bermesraan. Hati Aleta begitu hancur dan memutuskan untuk pergi meninggalkan Devan.
Akankah Devan menyesal? Bagaimana kehidupan Aleta dan bayi yang ada dikandungannya setelah pergi? Bagaimana juga dengan orang-orang terdekat keduanya yang menginginkan mereka berdua berpisah?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon eli_wi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kericuhan
“Jangan pernah ganggu kehidupanku dengan Aleta dan anak-anakku lagi” sentak Devan sambil menepis gandengan tangan Seina pada lengannya.
Devan menatap tajam kearah Seina yang tak terlihat takut sama sekali, bahkan kini ia seperti menantang laki-laki itu. Kini orang-orang yang ada di restorant itu pun mulai membicarakan tentang drama cinta segitiga yang ada disana.
“Aku sudah melahirkan anakmu, harusnya kamu setia denganku. Namun ternyata di belakangku kau malah makan siang bersama dengan selingkuhanmu bahkan memperkenalkan dia pada anak kita” drama Seina dengan wajah yang dibuat sedih.
Semua orang yang mendengar hal itu tentunya merasa bersimpati kepada Seina. Seina yang melihat semua orang sepertinya merasa kasihan padanya pun diam-diam tersenyum penuh kemenangan. Sedangkan Devan merasa geram dengan apa yang dilakukan oleh Seina.
“Apa yang kau katakan, Sei? Jangan mengundang opini jelek tentangku” ucap Devan dengan menatap tajam kearah Seina.
Seina masih terus melanjutkan aktingnya dengan menundukkan kepalanya sambil sesekali menggunakan tangannya untuk berpura-pura mengusap pipinya. Semua itu membuat semua orang berpikir kalau Seina tengah menghapus air mata yang ada di pipinya.
“Jangan gitu dong mas sama istrinya. Masa dia sudah melahirkan anakmu malah kamu selingkuhi”.
“Mending cerai saja mbak dengannya. Anda bisa mencari suami yang lebih tampan dan setia daripada dia”.
Beberapa pengunjung restorant langsung saja memojokkan Devan karena merasa kasihan dengan Seina. Sedangkan Devan kini mengepalkan kedua tangannya karena merasa dipermainkan oleh Seina. Restorant yang awalnya sepi karena fokus dengan makanannya masing-masing menjadi riuh seketika.
“Kalian ini nggak tahu apa-apa jadi jangan menuduh sembarangan” sentak Devan tak terima.
Bahkan kini Devan menatap seluruh pengunjung restorant itu dengan tatapan tajamnya. Namun karena pengunjung restorant yang merundungnya itu ada banyak membuat mereka tak takut dengan tatapan Devan. Malah justru
mereka dengan berani menatap sinis kearah Devan, hal ini tentunya membuat Seina senang bukan main.
“Lah... Itu buktinya istrimu menangis” seru salah satu pengunjung.
“Kalian membela orang yang salah. Dia inilah yang telah merusak rumah tangga saya hingga membuat istriku pergi. Kali ini istriku sudah kembali dan dia merusak moment kebersamaanku dengannya” sentak Devan dengan
mata memerah.
Seina yang mendengar ucapan Devan pun langsung menggelengkan kepalanya tak terima. Bahkan ia sudah mengeluarkan air mata palsunya agar bisa menarik perhatian semua orang disana namun Devan langsung saja menunjukkan bukti. Ia tak ingin nama baiknya tercoreng gara-gara kebohongan yang dibuat oleh Seina.
“Lihat ini adalah foto buku pernikahan kami sekitar 7 tahun yang lalu, saya tak pernah menikah dengan wanita dihadapan kalian. Coba kalian lihat wanita yang ada didalam buku nikah ini sangat berbeda dengan dia” seru
Devan sambil menunjukkan layar ponselnya.
Walaupun dia bukan selebriti yang sebenarnya tak penting juga mengklarifikasi hal-hal seperti ini, namun disana ternyata ada beberapa klientnya. Ia tak mau gara-gara kesalahpahaman ini membuat klientnya kabur. Beberapa orang mendekat kearah gambar dari ponsel Devan untuk melihat yang sebenarnya.
Seina tak menyangka jika Devan menyimpan foto buku pernikahannya didalam ponselnya. Melihat keadaan yang terlihat sudah tak kondusif lagi, diam-diam dia menyelinap pergi keluar restorant. Namun sialnya, ada pengunjung yang melihatnya kemudian berteriak.
“Eh... Dia kabur, berarti memang ucapan mas ini benar dan dia yang berbohong” seru salah satu pengunjung itu.
Sontak saja semua pengunjung yang merundung Devan tadi langsung berbalik kemudian mengumpati Seina dalam hati. Ternyata mereka telah dibohongi oleh seorang pelakor. Dengan wajah bersalahnya, mereka meminta maaf
kepada Devan. Devan pun memilih untuk memaafkan dan tak memperpanjang masalah.
aleta jd aneta,,sy pikir tadi'a cuma typo tp ternyata kok keterusan..
apa othor lupa kalo dr awal kasih nama aleta bukan aneta